Konferensi ke-3 HPEQ-Dikti 7-8 November 2012

Jadwal Acara Main Conference HPEQ 2012

Central Conference dilaksanakan selama setengah hari kerja (half day) pukul 08.00 –  12.00 yang rencananya akan dilaksanakan pada hari ke-dua yaitu Kamis, tanggal 8 November 2012. Konferensi utama ini merupakan acara puncak dari rangkaian kegiatan konferensi yang pelaksanaanya secara on-line dengan Dikti sebagai tempat berlangsungnya acara. Acara konferensi diantaranya adalah sebagai berikut:

Hari/Tanggal      : Kamis, 8 November 2012

Lokasi                  : Auditorium Lt.2 Gedung D Dikti Jakarta

No

Waktu

Acara

Narasumber/panelis/penanggung jawab

1 07.00 – 08.00 Registrasi PesertaPersiapan Vicon SekretariatTim IT, perlengkapan, acara
2 08.00 – 08.15 Opening Ceremony Master of ceremony
Pembukaan
Menyanyikan lagu Indonesia Raya
Doa Bersama
3 08.15 – 08.20 Laporan implementasi Konferensi HPEQ 2012 Ketua panitia
4 08.20 – 08.25 Pembukaan Moderator
5 08.25 – 08.40 Keynote speech 1Penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi kesehatan berbasis TIK Wakil Mendikbud
6 08.40 – 08.55 Keynote speech 2Penerapan UU PT pada penjaminan mutu pendidikan tinggi kesehatan Dirjen Dikti
7 08.55 – 09.10 Pengumuman pemenang kompetisi ‘Mari Menulis & Mari Merekam’ Wakil tim juri
8 09.10 – 09.25 Sistem penjaminan mutu pendidikan tinggi kesehatan Direktur Ditbelmawa
9 09.25 – 10.30 Diskusi interaktif on site dan local host Panelis: Dirjen Dikti, Koordinator komponen 1 & 2 HPEQ, Ketua Task Force LAM PT Kes & LPUK
10 10.30 – 10.40 Penayangan video perkembangan proyek HPEQ dan produk program
11 10.40 – 10.55 Evaluasi setiap site Moderator
12 10.55 – 11.00 Penutupan

Sumber: http://www.kemdiknas.go.id/ dan http://hpeq.dikti.go.id/?p=1579

Press Release

HPEQ-Dikti, Kemdikbud. Selasa, 6 November 2012

Gerakan Mutu di Pendidikan Tinggi Kesehatan, Konferensi ke-3 HPEQ-Dikti

Tujuh asosiasi profesi dan institusi pendidikan tinggi kesehatan, termasuk mahasiswa, pada 7-8 November ini, kembali akan menggelar konferensi tahunan ke-3 HPEQ-Dikti 2012. Tujuh organisasi dimaksud adalah Kedokteran, Kedokteran Gigi, Keperawatan, Kebidanan, Kefarmasian, Gizi dan Kesmas.

Istimewanya, konferensi digelar secara video telewicara dengan modalitas jaringan Indonesian Higher Education Network (Inherent) Dikti, Kemdikbud. Selain itu, melalui kerjasama dengan Kemkominfo memanfaatkan Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK), konferensi juga akan diikuti oleh pemangku kepentingan pendidikan tinggi kesehatan di pelosok negeri, hingga kecamatan.

Konferensi dirancang untuk mentradisikan penggunaan TIK dalam menjembatani komunikasi antar stakeholders kesehatan. Konferensi juga memperkenalkan pentingnya Pangkalan Data Perguruan Tinggi(PDPT) kesehatan yang saat ini sedang dibenahi dan segera diluncurkan sebagai basis  penjaminan mutu pendidikan tinggi kesehatan. Konferensi juga menjadi ajang konsultasi publik kebijakan penataan pendidikan tinggi kesehatan melalui pendirian Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes) dan Lembaga Pengembangan Uji Kompetensi (LPUK) sebelum diluncurkan.

Pada hari pertama, 7 November, kegiatan terpusat di local host dan empat satellite host masing-masing profesi. Sementara hari kedua, 8 November, kegiatan akan terpusat di Dikti, Kemdikbud Jakarta yang secara interaktif diikuti oleh local host, satellite host, peserta MPLIK dan streaming melalui domain dikti.go.id. Bagi yang mengikuti streaming maupun  nobar interaksi langsung bisa melalui twitter @hpeqdikti.

Masing-masing profesi memiliki satu local host di perguruan tinggi tertentu. Satu local host akan terkoneksi dengan empat satellite host di berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi local host  Kedokteran Gigi; UNHAS: Farmasi; Untan: Kedokteran; IPB:Gizi; UNUD:Kesmas; Universitas Brawijaya: Bidan; dan UGM:Keperawatan. Masing-masing memiliki empat satelit di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Tema yang diangkat dalam konferensi kali ini adalah “Mengangkat Budaya Akademik Melalui Pembangunan TIK dalam Rangka Mengintegrasikan Sistem Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan. Pada hari kedua, 8 November, akan tampil sebagai narasumber Musliar Kasim, Wakil Menteri Pendidiakan dan Kebudayaan (Wamendik); Djoko Susanto (Dirjen Dikti). Kedua mantan rektor itu akan menjelaskan bagaimana kebijakan penjaminan mutu pendidikan  tinggi di Indonesia.

Konferensi ini dimungkinkan karena adanya fasilitasi dari sebuah program HPEQ (Health Professional Education Quality) project-Dikti. Proyek kerjasama antara Bank Dunia dan Dikti, Kemdikbud. Fokus kerjasama adalah dalam penataan mutu pendidikan tinggi kesehatan dengan tiga agenda besar. Pertama, penguatan institusi pendidikan melalui pengembangan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes) dan penjaminan kompetensi lulusan tenaga kesehatan melalui pendirian Lembaga Pengembangan Uji Kompetensi (LPUK), dan ketiga adalah program hibah kompetisi pengembangan Fakultas kedokteran. Selain itu, melalui HPEQ dikembangkan juga berbagai standarisasi, naskah akademik pendidikan tinggi kesehatan dan kajian-kajian terkini tentang dunia pendidikan tinggi kesehatan. Termasuk kegiatan kerjasama mahasiswa kesehatan yang telah banyak menghasilkan karya-karya.

Info lebih lanjut:

Kantor HPEQ-Dikti:

Gedung Victoria Lt. 2 Jl. Sultan Hasanuddin

Jakarta Selatan, 12160.

Telp: 021 7279 1384/0213417 3304

CP: Aprilia Ekawati Utami (081310551454)

Website: www.hpeq.dikti.go.id atau www.hpeqconference.com

Email: hpeqconference@gmail.com

Surat Pemberitahuan dan Undangan Koferensi HPEQ 2012