Membangun Kemandirian Bangsa Melalui PPM

Oleh Firman Hidayat – 20 November 2012

Jakarta, 20 November 2012—“Fitrah kita ingin agar ilmu yang kita miliki bermanfaat bagi masyarakat” ujar Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Supriadi Rustad ketika mewakili Dirjen DIKTI membuka Simposium Pengabdian Kepada Masyarakat Tahun 2012 yang mengambil tema Alternatif Solusi atas Persoalan Masyarakat melalui IPTEK Perguruan Tinggi.

Kepada lebih dari 200 orang dosen/peneliti dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, Supriadi menegaskan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (PPM) merupakan integral yang tidak dapat dipisahkan dari Tri Darma Perguruan Tinggi. Hasil penelitian yang berkualitas di perguruan tinggi,  secara langsung maupun tidak langsung, akan  memberikan dampak  besar bagi kemajuan masyarakat, bangsa dan negara. Peran penelitian dan pengabdian masyarakat oleh perguruan tinggi pada akhirnya akan mampu membangun kemandirian bangsa.

Supriadi mengungkapkan bahwa tingkat pelaksanaan PPM oleh dosen perguruan tinggi di Indonesia masih belum memuaskan. Saat ini baru 6% dari populasi dosen di Indonesia yang melaksanakan PPM. “Untuk mencapai critical mass, idealnya angka PPM dosen di Indonesia adalah 20% dari total populasi”, tambahnya.

Untuk itu diperlukan langkah-langkah strategis dalam pengembangannya dimasa yang angka datang. Salah satunya dengan membangun budaya menulis. “ Jangan sampai kalah dengan Mpu Prapanca dan  Mpu Panuluh. Sebelum ada tinta mereka sudah menulis, dan karya mereka dikenang sampai saat ini”, pungkas Supriadi.

Melalui Simposium ini diharapkan dapat dihasilkan kajian komprehensif pelaksanaan PPM Multi Tahun tahun anggaran 2012 yang dibiayai oleh Ditjen Pendidikan Tinggi. Di dalam Simposium tersebut akan dilakukan evaluasi terhadap PPM yang telah dilaksanakan para dosen/peneliti. Evaluasi tersebut meliputi berbagai aspek seperti kemanfaatan bagi masyarakat, kemanfaatan bagi mitra UMKM, nilai ekonomi produk/jasa bagi masyarakat, nilai strategis produk/jasa pada skala PT dan nasional, nilai omzet tahunan dan aspek-aspek lainnya.

Simposium yang digagas Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Ditjen Dikti ini berlangsung dari tanggal 20-21 November 2012 di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.