1 ) Inna Lillahi wa inna ilaihi raji’un…telah berpulang kembali ke Rahmatulloh Prof. Dr. Ir. Hang Tuah Salim, M.OcE., Ph.D, dosen Prodi Teknik Kelautan ITB pagi ini …
Doa kami semoga arwah beliau diberi ampunan dan rahmat disisi Allah SWT dan semoga seluruh keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan keikhlasan, amiin yaa robbal alamiin.

***
2 ) Mendikbud; Orang Miskin Juga Harus Masuk Fakultas Kedokteran
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/12/11/24/me02dl-mendikbud-orang-miskin-juga-harus-masuk-fakultas-kedokteran

Minggu, 25 November 2012, 02:16 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,MINAHASA–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menargetkan jumlah penerima beasiswa bidik misi di Indonesia capai 150 ribu orang. “Sekarang ini jumlah penerima beasiswa ini mencapai sembilan puluh dua ribu. Tahun depan kita tingkatkan lima puluh ribu hingga enam puluh ribu sehingga mencapai seratus lima puluh ribu penerima,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh saat membawakan sambutan pada pelaksanaan Sosialisasi Kurikulum Nasional 2013, di Kantor Pusat Universitas Negeri Manado (Unima), Minahasa, Sabtu. Dia mengatakan, orang miskin harus diberikan akses untuk masuk Universitas Negeri Manado (Unima) dan Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), tidak boleh hanya menunggu di luar pagar. “Orang miskin juga harus masuk fakultas kedokteran. Karena itulah kepala sekolah, guru SMA dan SMK harus memanfaatkan beasiswa ini,” kata dia. Dia mengatakan, dirinya sempat berdialog dengan salah satu mahasiswa penerima beasiswa yang berasal dari Kediri, dan kuliah di Unima. Mahasiswa tersebut, kata menteri menerima biaya hidup sebesar Rp 600 ribu, sebagiannya dimanfaatkan untuk membeli kain dan menjualnya, dia tergolong mahasiswa pintar dengan indeks prestasi kumulatif tiga koma sekian.

…dst

3 ) Mendikbud: Chairul Tanjung Dulunya Miskin
http://edukasi.kompas.com/read/2012/11/24/17262035/Mendikbud.Chairul.Tanjung.Dulunya.Miskin

Sabtu, 24 November 2012 | 17:26 WIB
MANADO, KOMPAS.com — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh mengatakan, pengusaha terkemuka Chairul Tanjung dulunya miskin. Bahkan untuk biaya kuliah di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, ibunya harus menjual kain kesayangannya. “Namun bagi Pak Chairul Tanjung, kemiskinan bukan alasan untuk tidak sukses dan beliau telah berhasil membuktikannya,” kata Nuh, ketika memotivasi mahasiswa miskin penerima Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) di Universitas Negeri Manado (Unima), di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (24/11/2012). Kini, kata Nuh, Chairul Tanjung termasuk pengusaha terkemuka dan kunci kesuksesannya adalah berkat pendidikan. “Pendidikan adalah pisau yang paling tajam untuk memutus rantai kemiskinan,” kata Nuh, setelah memberi buku Chairul Tanjung si Anak Singkong kepada sejumlah mahasiswa.

…dst

4 ) 2013, Penerima Beasiswa Bidik Misi Menjadi 150.000 Orang
http://edukasi.kompas.com/read/2012/11/24/15342997/2013.Penerima.Beasiswa.Bidik.Misi.Menjadi.150.000.Orang

Sabtu, 24 November 2012 | 15:34 WIB
MINAHASA, KOMPAS.com — Jumlah penerima Beasiswa Pendidikan untuk Mahasiswa Miskin (Bidik Misi) akan ditingkatkan dari 92.000 mahasiswa penerima menjadi 150.000 mahasiswa pada 2013. Penambahan jumlah penerima beasiswa ini agar semakin banyak mahasiswa miskin yang bisa berkuliah di perguruan tinggi negeri. “Sasaran lebih jauh, agar jeratan kemiskinan bisa diputus melalui pendidikan,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh saat berdialog dengan mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi di Universitas Negeri Manado, Minahasa, Sulawesi Utara, Sabtu (24/11/2012). Menurut Mendikbud, saat diluncurkan pada 2010, jumlah penerima beasiswa Bidik Misi baru 20.000 orang. Masing-masing mahasiswa menerima Rp 400.000 untuk biaya kuliah dan Rp 600.000 per bulan untuk biaya hidup. “Beasiswa Bidik Misi meliputi biaya hidup agar mahasiswa tidak putus pendidikannya di tengah jalan,” kata Nuh. Setelah dievaluasi dan hasilnya bagus, kata Nuh, tahun 2011 jumlah penerima diperbanyak menjadi 30.000 mahasiswa. Saat ini sekitar 90.000 mahasiswa penerima beasiswa Bidik Misi. Tahun 2013 ditargetkan menjadi 150.000 mahasiswa.

…dst

5 ) Mendikbud Anggarkan Beasiswa Bidik Misi Rp1 Triliun
http://kampus.okezone.com/read/2012/11/23/373/722294/mendikbud-anggarkan-beasiswa-bidik-misi-rp1-triliun

Jum’at, 23 November 2012 14:40 wib
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menyatakan, ada 50 ribu beasiswa yang disediakan bagi mahasiswa tidak mampu tahun depan. Bila dihitung, anggaran untuk program beasiswa tersebut sekira Rp1 triliun. Nuh mengatakan, bila dihitung per anak Rp600 ribu per bulan, untuk satu tahunnya sekira Rp7,2 juta. “Tahun depan ada sekitar 50 ribuan. Biaya sekolahnya juga kita hitung kira-kira Rp10 juta per tahun, itu sudah sekitar Rp20 juta,” ujar M Nuh, di Balai Kartini, Jakarta, Jumat (23/11/2012). Dalam perhitungan, bila 50 ribu beasiswa baru senilai Rp20 juta, ini sekira Rp1 triliun yang dianggarkan. “Untuk Rp20 juta dikali 50 ribu berapa? Itu belum ditambah dengan 92 ribu (anak) yang sudah ada. Jadi tahun depan kira-kira totalnya 142-150 ribu anak dapat beasiswa,” paparnya.

…dst

6 ) RS Pendidikan Undip Beroperasi Tahun 2013
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/12/11/24/mdzjno-rs-pendidikan-undip-beroperasi-tahun-2013

Sabtu, 24 November 2012, 17:27 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,SEMARANG–Universitas Diponegoro Semarang berencana mengoperasikan pelayanan rumah sakit pendidikan mulai Maret 2013 dengan membuka layanan kesehatan bagi masyarakat umum. “Rencananya, RS Pendidikan Undip akan dibuka Maret 2013. Namun, baru ‘soft launching’ dan sebatas melayani pasien rawat jalan,” kata Rektor Undip Prof Sudharto P. Hadi di Semarang, Sabtu. Hal itu diungkapkannya usai menghadiri “International Seminar and Workshop on Stem Cell and Clinical Biology: Stem Cell and Disorders of Sex Development” yang diprakarsai Fakultas Kedokteran Undip. Menurut Sudharto, sampai saat ini pihaknya masih menyiapkan berbagai hal untuk pengoperasian layanan RS pendidikan, meliputi tenaga paramedis, administrasi, hingga peralatan-peralatan medis yang dibutuhkan. “Untuk tenaga administrasi dan paramedis yang akan menunjang layanan RS Pendidikan Undip, kami tengah melakukan rekrutmen. Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan secara maksimal pada masyarakat,” katanya.

…dst

7 ) Rektor ITS : Krisis Insinyur, Solusinya Tambah Institusi & Mahasiswa Teknik
http://kampus.okezone.com/read/2012/11/23/373/722573/rektor-its-krisis-insinyur-solusinya-tambah-institusi-mahasiswa-teknik

Sabtu, 24 November 2012 08:15 wib
JAKARTA – Minimnya jumlah sumber daya manusia, dalam hal ini tenaga ahli teknik atau insinyur bagi kalangan industri menjadi tugas besar bagi perguruan tinggi, terutama kampus yang berfokus pada bidang teknik. Salah satunya ialah Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Rektor ITS Triyogi Yuwono menyebutkan, perbandingan jumlah insinyur dengan kebutuhan pihak industri tidak seimbang. Saat ini, jumlah insinyur di Indonesia hanya 15 persen sementara yang dibutuhkan adalah 35 persen. “Maka, ini tantangan kampus kami untuk meningkatkan jumlah mahssiswa dan menarik mahasiswa untuk menjadi seorang tenaga ahli teknik,” tutur Triyogi kepada Okezone seusai acara Ikatan Alumni (IKA) ITS di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat 23 November kemarin. Keadaan ini diperparah dengan keberadaan perguruan tinggi di Indonesia yang berfokus pada bidang teknik yang sangat minim. Hanya ada dua perguruan tinggi negeri (PTN) teknik terbesar di Indonesia, yakni ITS dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

…dst

8 ) Insinyur Indonesia Kurang Dihargai di Negeri Sendiri
http://kampus.okezone.com/read/2012/11/23/373/722570/insinyur-indonesia-kurang-dihargai-di-negeri-sendiri

Sabtu, 24 November 2012 09:04 wib
JAKARTA – Kekurangan tenaga ahli teknik atau insinyur di Tanah Air ternyata diakui oleh Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Sebagai salah satu kampus yang mencetak para insinyur, dia merasa prihatin dengan kondisi tersebut. “Tenaga insinyur di Indonesia masih relatif sedikit untuk memenuhi kebutuhan industri teknologi Indonesia. Sementara kebutuhan terhadap teknologi industri setiap tahunnya meningkat. Kini, di Indonesia tenaga insinyur hanya 15 persen sedangkan kebutuhan tenaganya adalah 35 persen,” ujar Triyogi kepada Okezone, selepas acara Ikatan Alumni (IKA) ITS di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Jumat 23 Novemer kemarin. Dia menyebutkan, salah satu faktor yang menyebabkan krisis insinyur di Indonesia adalah banyak insinyur yang bekerja bukan di bidang teknik. Hal ini mengurangi tenaga ahli tehnik ini. “Sumber daya manusia yang mengelola negeri ini lebih memilih tenaga kerja asing. Selain karena menggunakan mesin serba Eropa, mereka menganggap orang asing lebih ahli,” tuturnya. Minimnya penghargaan kepada para insinyur Tanah Air, membuat mereka memilih hengkang ke luar negeri. Pasalnya, di luar negeri mereka mendapat penghargaan yang lebih baik, termasuk pendapatan yang lebih besar berkali lipat dibandingkan di Indonesia.

…dst

9 ) Krisis Insinyur, karena Institut Teknik Sedikit
http://kampus.okezone.com/read/2012/11/23/373/722440/krisis-insinyur-karena-institut-teknik-sedikit

Jum’at, 23 November 2012 18:07 wib
JAKARTA – Masa depan mahasiswa lulusan Sarjana Teknik yang akrab disebut insinyur kembali dipertanyakan. Keberadaan insinyur di Tanah Air yang semakin menurun diakibatkan oleh berbagai faktor. Mulai dari kurangnya penghargaan negara terhadap para insinyur hingga ketidakjelasan profesi insinyur yang hendaknya diatur dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Keinsinyuran. Beragam tanggapan dilontarkan para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya yang hadir dalam kegiatan yang digelar Ikatan Alumni (IKA) ITS terkait nasib para insinyur di Indonesia. Salah satunya adalah Tian, mahasiswa semester lima Jurusan Teknik Kelautan. Dia mengungkapkan, insinyur di Indonesia mungkin berkurang tetapi jumlah sarjana teknik cukup banyak.

…dst

10 ) XL Gandeng ITB Riset Aplikasi Cloud
http://kampus.okezone.com/read/2012/11/23/373/722554/xl-gandeng-itb-riset-aplikasi-cloud

Jum’at, 23 November 2012 20:42 wib
JAKARTA – Mahasiswa merupakan kreator muda yang tidak pernah lelah berinovasi. Sayangnya, banyak hasil karya maupun penelitian mereka yang tidak terpublikasi maupun tidak sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga penelitian mereka tidak jarang hanya berakhir dalam sebuah laporan. Menyadari hal tersebut, PT XL Axiata Tbk (XL) menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk bekerjasama terkait riset layanan berbasis Komputasi Awan (Cloud). Kedua pihak sepakat mengikat kerjasama selama tiga tahun ke depan, dengan mencakup penelitian dan pengembangan terhadap beberapa bentuk aplikasi, sehingga nantinya aplikasi tersebut dapat dipasarkan dan dinikmati oleh segala lapisan masyarakat. Vice President Strategic Business & Innovation XL Axiata Joedi Wisoeda dan Wakil Rektor ITB Wawan Gunawan A Kadir menandatangani perjanjian kerjasama ini di Bandung, Kamis (22/11/2012). “Hasil riset atau tugas akhir yang dilakukan di kampus jarang terpublikasi dan dikembangkan menjadi suatu produk yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Untuk itu, melalui kerjasama ini, kami berharap dapat memfasilitasi kreatifitas para mahasiswa ITB dalam menghasilkan karya-karya inovatif yang berguna bagi masyarakat luas dan kalangan industri,” ujar Joedi, seperti disitat dari siaran pers yang diterima Okezone, Jumat (22/11/2012).

…dst

11 ) Beswan 2012/2013
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/11/24/206481/Beswan-20122013

24 November 2012
MATA Ruth Yunike Usyior (21), berkaca-kaca melihat pemaparan program beasiswa djarum (Beswan) yang melibatkan mahasiswa dari Indonesia Timur. Sesekali ia tersenyum mengingat keterpilihannya menjadi wakil dari Universitas Papua Manokwari. Bersama 15 mahasiswa dari Indonesia Timur, ia berada di Semarang pada 18-21 November untuk mengikuti momen pembangunan jiwa nasionalisme. Ruth merasa senang ikut bergabung dan diperlakukan sejajar dengan mahasiswa lain dari belahan bumi Nusantara. Ia terinspirasi untuk berkarya lebih jauh dari Indra Rudiansyah, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang telah memenangi sejumlah lomba penulisan karya ilmiah dan dikirim ke luar negeri untuk mengikuti pertemuan pemuda. Alumnus lain yang menginspirasi adalah Analisa Widyaningrum. Beswan angkatan 2009-2010 ini tengah menempuh studi S-2 di Universitas Gadjah Mada. Ia didaulat menjadi pemain pementasan drama yang menceritakan pesona Indonesia Timur dalam Malam Dharma Puruhita di Ruang Merbabu Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan (PRPP) Semarang, baru-baru ini.

…dst

12 ) Cegah Tawuran Mahasiswa, Interaksi antar Fakultas Harus Ditingkatkan
http://news.detik.com/read/2012/11/24/175636/2100320/10/cegah-tawuran-mahasiswa-interaksi-antar-fakultas-harus-ditingkatkan?n991102605

Sabtu, 24/11/2012 17:56 WIB
Makassar – Staf Ahli Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof Kacung Marijan, mengomentari fenomena tawuran mahasiswa Makassar yang bagaikan tradisi. Menurutnya tawuran dapat ditekan dengan meningkatkan intensitas interaksi antar mahasiswa dari tiap fakultas yang berbeda dalam perguruan tinggi bersangkutan.”Harus ada interaksi yang lebih intens dari berbagai jurusan, harus ada kuliah bersama dari berbagai fakultas, kalau mahasiswa sering saling ngobrol satu sama lainnya, kecurigaan-kecurigaan yang sering jadi potensi konflik bisa dihilangkan,” ujar Kacung Marijan dalam acara talkshow dan nonton film bareng dengan perwakilan siswa SMU se-Makassar, di Gedung Mulo, Makassar, sabtu (24/11/2012). Guru Besar dari Universitas Airlangga ini menambahkan untuk memutus mata rantai fenomena tawuran mahasiswa Makassar dan di kota-kota lainnya, harus ada komitmen bersama antara mahasiswa dan dosen untuk mengedepankan budaya akademik dalam menyelesaikan persoalan. Salah satunya bentuknya meningkatkan interaksi produktif antar fakultas.

…dst

13 ) Peneliti Indonesia Temukan Mikroba Antikanker
http://sains.kompas.com/read/2012/11/24/10222249/Peneliti.Indonesia.Temukan.Mikroba.Antikanker.

Sabtu, 24 November 2012 | 10:22 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia menemukan senyawa aktif lipistatin dari mikroba tanah. Senyawa ini berpotensi menjadi obat baru antikanker dan antikolesterol. “Dari hasil penelitian saya, dibutuhkan uji praklinis,” kata Muhammad Hanafi, peneliti pada Pusat Penelitian Kimia LIPI, Jumat (23/11/2012), setelah orasi pengukuhannya sebagai profesor riset bidang kimia organik di Jakarta. Ketua Majelis Profesor Riset yang juga Kepala LIPI Lukman Hakim mengukuhkan pula dua peneliti lain. Sam Wouthuyzen dikukuhkan sebagai profesor riset bidang ilmu oseanografi dan Yekti Maunati sebagai profesor riset bidang antropologi. Hanafi mengatakan, sumber bahan baku obat sangat melimpah. Namun, sampai sekarang belum tergali maksimal. Tumbuhan dan mikroba yang diisolasi Hanafi untuk menemukan lipistatin meliputi Garcinia, Curcuma, Hedyotis, (tanaman) Pseudomonas, dan Streptomyces (mikroba). Saat ini dibutuhkan kerja sama dengan industri untuk uji praklinis pada hewan percobaan, dilanjutkan uji klinis pada manusia.

…dst

14 ) Sarjana Mendidik Hingga Pelosok Negeri Demi Mencerdaskan Bangsa
http://kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/853

11/23/2012
Jakarta — Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memiliki program yang didedikasikan untuk percepatan pembangunan pendidikan di daerah 3T (terluar, terdepan, tertinggal). Program tersebut dikemas dalam payung program Maju Bersama Mencerdaskan Indonesia (MBMI). Salah satu implementasinya adalah dalam bentuk pengiriman sarjana kependidikan untuk mengabdi di daerah terpencil sebagai pendidik selama satu tahun, yang dikenal dengan Program Sarjana Mendidik Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T). Pengiriman peserta Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) telah dilakukan dua angkatan. Angkatan pertama sebanyak 2479 peserta diberangkatkan ke provinsi Aceh, Papua, Papua Barat dan Nusa Tenggara Timur, dengan masa pengabdian mulai November 2011 hingga Oktober 2012. Sedangkan angkatan kedua sebanyak 2726 peserta diberangkatkan ke provinsi Aceh, Papua, Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Maluku dengan masa pengabdian mulai November 2012 hingga Oktober 2013.

…dst

15 ) Universitas Pancasila Siapkan Profesional Bidang Penyiaran
http://edukasi.kompas.com/read/2012/11/24/17110542/Universitas.Pancasila.Siapkan.Profesional.Bidang.Penyiaran

Sabtu, 24 November 2012 | 17:11 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Tingginya permintaan industri penyiaran (broadcasting), media massa, serta industri pariwisata terhadap tenaga profesional terampil yang siap pakai, langsung dijawab oleh Universitas Pancasila (UP). Bekerja sama dengan PT Haikas Media Informatika yang didirikan oleh sejumlah alumni UP yang telah berkecimpung di industri ini dengan membuka pendidikan dan training. Kerja sama UP dengan PT Haikas akan diwujudkan dalam sebuah kesepakatan kerja sama di kampus UP, Lenteng Agung Jakarta Selatan, Senin (26/11/2012). “Animo masyarakat terhadap pendidkan komunikasi serta media sangat tinggi, terlebih terhadap informasi dan komunikasi, baik audio maupun visual, sangat besar terutama di bidang broadcast,” kata Rektor UP Eddy Toet Hendratno, Sabtu (24/11/2012) di Jakarta.

…dst

16 ) Kasus Century, Dosen UGM: Boediono Hanya Korban
http://news.detik.com/read/2012/11/24/134636/2100167/10/kasus-century-dosen-ugm-boediono-hanya-korban?n990102mainnews

Sabtu, 24/11/2012 13:46 WIB
Jakarta – Wapres Boediono kerap disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam kasus bailout Bank Century senilai Rp 6,7 triliun. Namun Dosen Ekonomi UGM Denny Purbasari memiliki pandangan berbeda. Menurutnya Boediono hanya korban. “Saya menilai penjelasan beliau untuk bailout bank Century bagi ekonom 100 persen memang seperti logika ilmu Ekonomi. Keputusan tersebut diambil dalam situasi yang amat kritis, maka saya kira hal itu cukup tepat,” kata Denny dalam diskusi Sindo Radio Efek Domino Century Boediono di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (24/11/2012). Menurut Denny, kebijakan yang diambil Boediono sebagai Gubernur BI saat itu dengan memberikan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek (FPJP) sudah tepat. Apalagi keputusan yang diambil saat itu didasarkan pada keinginan untuk menyelamatkan negara. “Selama keputusan itu dibuat atas motif untuk menyelamatkan negara dan bangsa saya kira sah-sah saja, bagi saya beliau cuma korban,” ujarnya. Mengenai penyelesaian kasus Century yang kini dibawa ke ranah politik dengan usulan hak menyatakan pendapat (HMP), Denny tak setuju. Menurut dia lebih baik penyelesaian kasus tersebut tetap diserahkan ke KPK.

…dst

17 ) JK: Sarjana Jangan Jadi Lulusan Museum
http://edukasi.kompas.com/read/2012/11/24/17575193/JK.Sarjana.Jangan.Jadi.Lulusan.Museum

Sabtu, 24 November 2012 | 17:57 WIB
SERPONG, KOMPAS.com – Wakil Presiden RI periode 2004-2009 M. Jusuf Kalla mengatakan, sarjana jebolan Universitas harus mengkombinasikan pandangan ke depan dan pengalaman. Pasalnya, masa depan sebuah bangsa ditentukan oleh usaha dan perencanaan generasi muda. Perencanaan tersebut, terangnya, untuk ke depan, bukan ke belakang. “Sarjana itu lulusan Universitas, bukan Museum. Universitas adalah masa depan, Museum itu masa lalu. Masa lalu adalah masa lalu, bukan masa depan. Kita harus memandang masa depan,”kata Kalla yang biasa disapa JK di hadapan wisudawan Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Serpong, Sabtu (24/11/2012). Kalla memaparkan, masa depan sebuah bangsa ditentukan oleh penguasaan teknologi. Sarjana, terangnya, harus mampu mengoperasikan teknologi. Sebab, teknologi itu sepenuhnya hak milik perkembangan jaman. Penguasaan teknologi, menurutnya dipadukan oleh kepemimpinan. Pasalnya, racikan kedua hal itu dapat mengentaskan Indonesia dari keterpurukan.

…dst

18 ) Kisi-kisi UN 2013 Direncanakan untuk Tiga Tahun ke Depan
http://edukasi.kompas.com/read/2012/11/23/16332335/Kisi-kisi.UN.2013.Direncanakan.untuk.Tiga.Tahun.ke.Depan

Penulis : Riana Afifah | Jumat, 23 November 2012 | 16:33 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kisi-kisi Ujian Nasional (UN) 2013 telah dirilis Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) pada pekan ini. Rencananya kisi-kisi yang sudah dapat diunduh melalui situs BSNP ini akan digunakan untuk tiga tahun ke depan. Ketua BSNP Aman Wirartakusumah mengatakan bahwa kisi-kisi UN 2013 ini diproyeksikan akan terus digunakan hingga tiga tahun ke depan. Pasalnya, dari tahun ke tahun tidak terdapat banyak perubahan dalam kisi-kisi UN sehingga dipandang lebih efektif jika kisi-kisi yang baru ini tidak hanya dipakai untuk tahun depan. “Kisi-kisinya tidak banyak perubahan. Ada memang, tapi hanya sedikit sekali. Untuk itu, kami rencanakan kisi-kisi ini berlaku untuk tiga tahun ke depan karena perubahan yang tidak banyak,” kata Aman kepada Kompas.com, Jumat (23/11/2012). Terkait dengan perombakan kurikulum baru yang akan berimbas pada hilangnya UN, Aman mengatakan bahwa kurikulum baru terus dimatangkan hingga saat ini. Berbagai kemungkinan memang muncul, tetapi tetap melakukan persiapan dirasa tidak ada salahnya.

…dst

19 ) Khawatirkan Laboratorium dan Ijazah Palsu
Uji Publik Perdana Kurikulum Baru
http://www.jpnn.com/read/2012/11/25/148084/Khawatirkan-Laboratorium-dan-Ijazah-Palsu-

Minggu, 25 November 2012 , 07:56:00
MINAHASA – Uji publik kurikulum baru mulai dijalankan kemarin (24/11). Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mendapat kesempatan menjadi tempat uji publik perdana. Dalam pelaksanaannya, ajang perkenalan kurikulum baru tersebut kebanjiran pertanyaan dari para guru. Uji publik yang berlangsung di aula gedung rektorat Universitas Negeri Manado (Unima) tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh. “Tidak salah kita pilih Provinsi Sulawesi Utara sebagai tempat pengenalan (uji publik, Red) kali pertama se-Indonesia,” tutur Nuh. Menteri dari Surabaya itu menjelaskan, indeks pembangunan manusia (IPM) di Sulut berada di urutan kedua setelah DKI Jakarta. Capaian IPM tersebut, lanjut Nuh, mustahil bisa diraih jika kualitas pendidikan rendah. Setelah sesi pemaparan ditutup dan berganti dengan sesi tanya jawab, kondisi ruang mendadak riuh. Banyak guru, kepala sekolah, bahkan pejabat dinas pendidikan setempat yang ingin melontarkan pertanyaan. Sebagian di antara pertanyaan yang muncul soal kurikulum baru itu terkait dengan kesiapan tenaga laboratorium dan peralatan penunjangnya. Para guru khawatir kurikulum baru tidak efektif dijalankan karena kekurangan jumlah tenaga laborat dan fasilitasnya. Dalam kurikulum baru nanti, keberadaan laboratorium memang krusial. Sebab, sistem pembelajarannya nanti berubah dari siswa diberi tahu ke siswa mencari tahu. Salah satu caranya, siswa lebih sering beraktivitas di laboratorium.

…dst