1 ) Sebelum Ditutup Paksa, PTN Diminta Bubarkan Kelas Jauh Sendiri
http://www.jpnn.com/read/2012/12/05/149270/Sebelum-Ditutup-Paksa,-PTN-Diminta-Bubarkan-Kelas-Jauh-Sendiri-

Rabu, 05 Desember 2012 , 06:34:00
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kian bersemangat bersih-bersih layanan kelas jauh yang merugikan masyarakat. Apalagi setelah mereka mendapatkan kabar jika ada kampus negeri (PTN) yang membuka kelas jauh. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Djoko Santoso kemarin (4/12) mengatakan, para kampus negeri itu harus menghentikan praktek kelas jauh. “Harus segera ditutup. Karena memang benar ijazahnya tidak sah,” katanya. Mantan rektor ITB itu menegaskan pihaknya akan berlaku adil dalam penertiban kampus-kampus yang membuka kelas jauh ini. Dia mengatakan tidak akan menjalankan perlakuan yang berbeda antara kampus negeri dengan kampus swasta. Diantara kampus negeri yang sempat meramaikan praktek kelas jauh adalah Universitas Indonesia (UI). Kampus yang identik dengan jaket kuning ini sempat membuka pascasarjana kelas jauh di Bali. Keberadaan kampus kelas jauh UI ini sempat memunculkan protes dari komunitas kampus swasta setempat. Selain UI, dikabarkan juga banyak PTN di Jawa yang membuka kelas jauh di Bali. Komunitas kampus swasta wajar protes dengan ekspansi kampus negeri itu. Sebab mereka merasa dirugikan karena kue mahasiswa di daerah dikuasai kampus kelas jauh itu. Djoko yang juga menjabat sebagai Plt rektor UI menuturkan, akan menelusuri informasi itu. Dia akan memastikan apakah kelas jauh UI di Bali masih aktif atau sudah ditutup. Sebab dia menjabat sebagai Plt rektor UI masih beberapa bulan terakhir. “Informasi ini harus bisa dibuktikan. Kalau hanya katanya ya repot juga mengeceknya,” ujar mantan rektor ITB itu.

…dst

2 ) Rencana Penetapan Upah Minimum Guru Segera Dibahas
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/05/09412518/Rencana.Penetapan.Upah.Minimum.Guru.Segera.Dibahas

Rabu, 5 Desember 2012 | 09:41 WIB
BOGOR, KOMPAS.com – Kesejahteraan guru ternyata masih menjadi masalah dalam dunia pendidikan. Selain sering terlambatnya tunjangan sertifikasi, honor para guru ini terkadang masih berada di bawah batas upah minimun regional sehingga banyak guru yang hidupnya pun di bawah garis kesejahteraan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa terkait hal ini akan dibahas mengenai upah minimum guru yang seharusnya. Namun upah minimum tersebut juga harus disesuaikan dengan beban minimum mengajar yang harus dipenuhi oleh para guru. “Ini penting sekali. Tapi honor minimum ini harus dikaitkan dengan beban minimum. Jangan nanti karena ada honor minimum terus mengajar tidak sesuai jam. Atau misalnya yang satu ngajar lima jam dan yang satu 24 jam tapi nuntut sama,” kata Nuh, seusai acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT Ke-67 PGRI di Sentul International Convention Centre, Bogor, Selasa (4/12/2012).

…dst

3 ) Mendikbud Sambut Baik Standarisasi Gaji Guru
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/12/12/04/mei9bd-mendikbud-sambut-baik-standarisasi-gaji-guru

Selasa, 04 Desember 2012, 21:24 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyambut baik perda untuk standarisasi gaji guru honorer, baik di swasta maupun di negeri di Kabupaten Bogor.”Itu sangat baik itu. Jadi honor minimum harus seimbang dengan beban minimum guru,” ujar Mendikbud usai acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-67 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Jangan sampai, kata Mendikbud, guru yang hanya mengajar lima jam namun mendapat honor setara dengan yang mengajar delapan jam. Bupati Bogor Rachmat Yasin mengatakan, pada 2014 Kabupaten Bogor akan menerapkan tunjangan minimal guru swasta. Tujuannya, agar sekolah tidak seenaknya memberikan honor para guru. “Kalau memang yayasan tersebut memiliki guru dan murid yang banyak, pemerintah akan subsidi sekolah swasta tersebut. Yang penting, setiap guru yang memiliki 0-5 tahun pengabdian, gajinya tidak boleh ada yang kurang dari 500 ribu rupiah, dan tunjangan tersebut meningkat sesuai dengan masa pengabdiannya,” ujar Rachmat Yasin.

…dst

4 ) Mendikbud Janji Tak Bedakan Sekolah Swasta dan Negeri
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/05/09211586/Mendikbud.Janji.Tak.Bedakan.Sekolah.Swasta.dan.Negeri

Rabu, 5 Desember 2012 | 09:21 WIB
BOGOR, KOMPAS.com – Melalui revisi Peraturan Pemerintah (PP) No 74 Tahun 2008 tentang guru, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menjamin penempatan guru baik untuk sekolah negeri maupun sekolah swasta akan setara dan tidak ada lagi cerita kekurangan jumlah guru untuk sekolah swasta. “Selama ini, seolah-olah sekolah swasta hanya jadi semacam training centre saja. Ini yang jadi persoalan,” kata Nuh seusai acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2012 dan HUT Ke-67 PGRI di Sentul International Convention Centre, Bogor, Selasa (4/12/2012). Ia menjelaskan yang terjadi selama ini banyak guru-guru di sekolah swasta yang baik dan berprestasi lolos tes CPNS dan kemudian harus keluar dari sekolah swasta tersebut. Akibatnya, sekolah swasta menjadi kekurangan guru karena para guru ini pindah ke sekolah negeri. “Nanti yang menggantikan di sekolah swasta itu guru baru. Iya kalau ada yang menggantikan. Yang seperti ini akan dicarikan jalan keluar,” ujar Nuh.

…dst

5 ) Mendikbud tegaskan revisi PP 74 lindungi guru dari politik
http://www.antaranews.com/berita/346869/mendikbud-tegaskan-revisi-pp-74-lindungi-guru-dari-politik

Selasa, 4 Desember 2012 21:52 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan perlu dilakukan revisi terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 74/2008 tentang guru agar terciptanya tata kelola guru yang lebih baik, salah satunya membahas perlindungan guru dari politik. “Perlindungan bagi para guru politik juga dituangkan dalam revisi PP ini,” kata Mendikbud usai acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-67 di Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pilkada, kata Nuh, menambahkan keresahan para guru. Oleh karena itu perlu adanya PP yang mengatur agar guru jangan dibebani dengan politik praktis. Mendikbud mengatakn guru seharusnya khusyuk melakukan tugasnya sebagai pendidik. “PP tentang guru ini sudah masuk uji publik. Intinya revisi PP ini menyangkut tata kelola guru mulai dari karir hingga yang berimplikasi kesejahteraan,” ujar Perbaikan-perbaikan yang dilakukan dalam PP tersebut, juga termasuk masalah penempatan. Selama ini, jelas Mendikbud, penempatan guru banyak masalah terutama guru swasta yang lulus tes menjadi guru PNS.

…dst

6 ) Mendikbud: penerapan kurikulum baru tidak mungkin ditunda
http://www.antaranews.com/berita/346832/mendikbud-penerapan-kurikulum-baru-tidak-mungkin-ditunda

Selasa, 4 Desember 2012 19:09 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan penerapan kurikulum baru mulai tahun ajaran 2013/2014 tidak mungkin ditunda. “Tidak mungkin dilakukan penundaan. Intinya, begitu hilang setahun, berapa juta anak yang kehilangan kesempatan untuk itu. Kaitannya kami menghitung pada 100 tahun Indonesia pada 2045,” kata Mendikbud usai acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-67 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Selasa. Secara subtansi, menurut dia tidak ada masalah dalam subtansi kurikulum baru, meskipun ada permintaan untuk menunda penerapan kurikulum baru. “Yang penting kurikulum tidak bermasalah. Untuk urusan teknis, maka bisa dijelaskan secara teknis pula,” katanya. Secara teknis, kata Mendikbud, dilakukan bertahap. Skenario awal, kurikulum baru tersebut diprioritas kepada kelas 1,4,7, dan 10.

…dst

7 ) APTISI Siapkan Lembaga Akreditasi Mandiri
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/05/11502947/APTISI.Siapkan.Lembaga.Akreditasi.Mandiri

Rabu, 5 Desember 2012 | 11:50 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com- Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) menyiapkan pembentukan lembaga akreditasi mandiri (LAM). Lembaga ini dibutuhkan untuk mengakreditasi program studi di PTS yang banyak belum tuntas terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). “Gagasan pembentukan LAM yang diakomodasi dalam UU Pendidikan tinggi itu dari APTISI. Sebab, kita bisa mengandalkan BAN-PT. Karena itu, APTISI pusat sedang menyiapkan LAM, dan APTISI wilayah diminta untuk mendukung,” kata Ketua APTSI Kopertis Wilayah III Prof. Suyatno, dalam acara Silaturahmi Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta Wilayah III DKI Jakarta di Universitas Tarumagara di Jakarta, Rabu (5/12/2012). Menurut Suyatno, PTS harus terus meningkatkan kualitasnya. Lebih dari 60 persen mahasiswa Indonesia atau sekitar 2,5 juta dari total 4,5 juta mahasiswa Indonesia dilayani PTS.

…dst

8 ) IASI gelar pelatihan studi S3 ke Jerman
http://www.antaranews.com/berita/346913/iasi-gelar-pelatihan-studi-s3-ke-jerman

Rabu, 5 Desember 2012 06:15 WIB
London (ANTARA News) – Ikatan Ahli dan Sarjana Indonesia (IASI) menggelar pelatihan untuk dapat melanjutkan studi program strata tiga (S3) ke Jerman dengan fasilitas beasiswa. Program pelatihan Studi S3, IASI ke Jerman dimaksudkan untuk memberikan informasi luas bagi calon mahasiswa dari Indonesia yang ingin melanjutkan studi S3 ke Jerman, ujar Ketua IASI, Adam Pamma kepada ANTARA London, Rabu. Dikatakannya peluang beasiswa ke Jerman juga cukup besar. Diantaranya beasiswa pemerintah Jerman (DAAD), beasiswa yang disediakan pemerintah Indonesia (Dikti) dan beasiswa Debt swap. Beasiswa Debt Swap adalah program kerjasama antara pemerintah Indonesia dan Jerman untuk penghapusan hutang Indonesai terhadap Jerman dimulai tahun 2012 dan direncanakan berlangsung selama 10 tahun dengan target 5.000 doktor.

…dst

9 ) Pembiayaan Riset Indonesia Tertinggal
http://www.kopertis12.or.id/2012/12/05/pembiayaan-riset-indonesia-tertinggal.html

Rabu,05 Desember 2012
Bandung, Kompas – Pembiayaan riset pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia jauh tertinggal dari Malaysia maupun Thailand. Salah satu parameter adalah jumlah aplikasi paten Indonesia yang tergolong rendah. Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik Badan Informasi Geospasial Priyadi Kardono memaparkan hal itu pada Expo Hasil Penelitian Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Selasa (4/12), di Bandung. “Tahun 2008, Indonesia hanya memiliki anggaran penelitian dan pengembangan 0,72 miliar dollar AS dan menghasilkan aplikasi paten 23 buah. Malaysia menghasilkan 1.312 paten dengan anggaran 2,3 miliar dollar AS, Thailand 986 aplikasi paten dengan anggaran 1,46 miliar dollar AS,” kata Priyadi. Ia menyayangkan lemahnya dukungan pembiayaan dari pemerintah. Padahal, salah satu faktor penentu daya saing suatu bangsa adalah seberapa jauh tingkat riset dan inovasinya. Menurut Priyadi, riset di berbagai negara maju amat didukung oleh pemerintah. Kelompok peneliti beserta hasil risetnya menjadi referensi para pemimpin dan politisi dalam mengelola sumber daya dan aset serta menjadi sumber informasi bagi pemecahan masalah nasional.

…dst

10 ) UGM Tawarkan Hasil Riset ke Industri dan BUMN
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/12/12/05/mejd04-ugm-tawarkan-hasil-riset-ke-industri-dan-bumn

Rabu, 05 Desember 2012, 09:16 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Universitas Gadjah Mada Yogyakarta akan menawarkan 300 inovasi dan hasil riset kepada industri dan Badan Usaha Milik Negara untuk dikelola dan dikembangkan dalam rangka peningkatan daya saing industri. “Kerja sama riset industri merupakan salah satu usaha membangun inovasi dan penguasaan teknologi di industri untuk mendukung kemandirian bangsa,” kata Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Suratman di Yogyakarta, Rabu. Menurut dia, industri memerlukan peningkatan daya saing untuk bisa berkompetisi di era global dan pasar bebas. Hal itu dapat dicapai salah satunya melalui inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Oleh karena itu, kata dia, potensi yang dimiliki oleh pihak industri dan universitas dengan dukungan pemerintah, mitra investasi, dan mitra profesional dapat lebih dioptimalkan untuk menghasilkan kerja sama riset industri yang menguntungkan semua pihak.

…dst

11 ) Kemenristek Siapkan Beasiswa Periset Rp1 Triliun
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/12/367872/293/14/Kemenristek_Siapkan_Beasiswa_Periset_Rp1_Triliun_

Rabu, 05 Desember 2012 17:50 WIB
JAKARTA–MICOM: Menristek Gusti Muhammad Hatta mengatakan pihaknya sedang mengupayakan untuk menyekolahkan para periset baik di dalam dan luar negeri untuk program S2 dan S3 serta pelatihan di lembaga-lembaga riset internasional. “Saya sudah ajukan anggaran Rp1 triliun untuk beasiswa, tapi ini masih untuk PNS dan diprioritaskan dahulu ke Lembaga Penelitian Nonkementerian (LPNK) di bawah Kemenristek,” ujarnya. Menurutnya, saat ini semua SDM iptek yang dahulu disekolahkan BJ Habibie, sekitar 35% nya sudah akan memasuki masa pensiun. “Kalau tidak segera rekrutmen baru, kita bisa kehabisan SDM unggul. Maka harus segera SDM iptek disekolahkan di jenjang lebih tinggi.” (OL-10)

***

12 ) Pusat Unggulan Riset Mengolah Barang Mentah di Dalam Negeri
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/05/367871/293/14/Pusat-Unggulan-Riset-Mengolah-Barang-Mentah-di-Dalam-Negeri

Rabu, 05 Desember 2012 17:42 WIB
JAKARTA–MICOM: Menteri Riset dan Teknologi Gusti Muhammad Hatta meminta hadirnya pusat-pusat unggulan iptek nasional bisa memberi nilai ekonomi lebih, guna mendukung program MP3EI. Untuk itu, Kementerian Riset dan Teknologi akan memberikan dana insentif untuk memperkuat hasil riset yang diproduksi pusat unggulan. Ada insentif operasional pengembangan kelembagaan, insentif sumber daya manusia, insentif fasilitasi jaringan internasional, dan insentif riset dan pemannfaatan hasil riset. “Insentif akan diberikan maksimal tiga tahun, dan pasti akan dievaluasi setiap tahunnya,” kata Menristek usai memberikan piagam penetapan untuk Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia di Jember dan Lembaga Penyakit Tropis Universitas Airlangga Surabaya, sebagai pusat unggulan iptek di Jakarta, Selasa (5/12). Setiap tahunnya Kementerian Riset dan Teknologi memberikan insentif riset sebesar Rp1 miliar untuk pusat unggulan iptek. Dengan adanya insentif itu, setiap pusat unggulan iptek bisa mengembangkan hasil riset yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

…dst

13 ) Tahun Depan, Sembilan Litbang Jadi Pusat Unggulan Riset
http://www.mediaindonesia.com/read/2012/12/05/367873/293/14/Tahun-Depan-Sembilan-Litbang-Jadi-Pusat-Unggulan-Riset

Rabu, 05 Desember 2012 18:01 WIB
JAKARTA–MICOM: Deputi Kelembagaan Iptek Kemenristek Benyamin Lakitan menerangkan tahun depan rencananya ada 9 lembaga litbang yang terdiri dari konsorsium dan pusat penelitian, sudah dipersiapkan menjadi pusat unggulan. Antara lain Pusat Penelitian Karet, Pusat Kajian Hortikultura Tropika IPB, dan Pusat Studi Biofarmaka IPB. Kemudian konsorsium riset lahan suboptimal (Sumsel), konsorsium riset pariwisata (Bali). Kemudian, konsorsium riset ruminansia besar (Bali-Nusa Tenggara), konsorsium riset hutan tropis berkelanjutan (kalimantan), konsorsium riset sagu (Papua-Maluku), dan konsorsium riset rumput laut (Sulawesi Selatan). Semua lembaga litbang ini diharapkan akan memberikan kontribusi dalam penguatan koridor ekonomi. Dicontohkan untuk konsorsium pariwisata, para pelaku pariwisata di Bali tidak lagi menghitung jumlah kunjungan wisatawan. “Diarahkannya berapa satu wisatawan menghabiskan uang untuk berbelanja selama di Bali,” ujarnya. (OL-10)

***
14 ) Lembaga Riset Ristek Tetapkan Dua Pusat Unggulan Baru Iptek
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/05/19241435/Lembaga.Riset.Ristek.Tetapkan.Dua.Pusat.Unggulan.Baru.Iptek.

Rabu, 5 Desember 2012 | 19:24 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Riset dan Teknologi menetapkan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao di Jember Jawa Timur dan Lembaga sebagai Pusat Unggulan Iptek sebagai pusat unggulan iptek.Dua lembaga riset tersebut, jelas I Wayan Budiastra Asisten Deputi Kompetensi Kelembagaan Kemenristek, Rabu (5/12/2012) dipilih dari 28 lembaga yang diusulkan tahun ini. Adapun pada tahun pertama program – yaitu tahun 2011 – dari 61 lembaga yang dicalonkan terseleksi satu diantaranya menjadi PUI. Pusat unggulan itu adalah Pusat Penelitian Kelapa Sawit di Medan. Dalam sambutan Penetapan PUI pada hari yang sama, Menristek Gusti Muhammad Hatta, menjelaskan selain tiga PUI yang ditetapkan itu ada 9 lembaga riset lainnya yang tengah dibina untuk menjadi PUI. Pada tahun 2014 lembaga yang dibina akan ditingkatkan menjadi 19 yang tersebar di 6 koridor ekonomi. Jadi di tiap koridor ada 2 hingga 3 PUI. Jumlah ini masih sangat sedikit, jika dibandingkan dengan jumlah lembaga litbang nasional dan daerah yang sekitar 500. Jumlah PUI harus terus ditingkatkan.

…dst

15 ) Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Fisika Teori Internasional
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/03/21451954/Indonesia.Berpeluang.Jadi.Pusat.Fisika.Teori.Internasional

Senin, 3 Desember 2012 | 21:45 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Indonesia berpeluang menjadi markas Pusat Fisika Teori International (International Center for Theoretical Physics/ ICTP) di kawasan Asia Timur. “International Atomic Energy Agency (IAEA) dan ICTP menilai Indonesia layak. Ini sesuatu yang membanggakan,” kata Kepala Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Djarot Wisnubroto, di sela lokakarya bertema “Entrepreneurship Physicists and Engineers from Far Eastern Developing Countries” di Jakarta, Senin (3/12/2012). Menurut Djarot, penilaian kelayakan tersebut dilakukan berdasarkan keberadaan infrastruktur keilmuan, seperti laboratorium serta kemampuan sumber daya manusia. “Dorongan ini disampaikan melalui Batan karena kami telah memiliki hubungan kerja sama erat dengan IAEA dan cukup sering menggelar kegiatan regional di bidang ketenaganukliran,” katanya. Menurut dia, rencana untuk menjadi markas Pusat Fisika Teori Internasional tersebut sudah mendapat dukungan dari Kementerian Riset dan Teknologi, universitas, dan lembaga-lembaga penelitian.

…dst

16 ) Mahasiswa UI Juara I Esai ”Menjadi Indonesia”
http://www.tempo.co/read/news/2012/12/05/079446156/Mahasiswa-UI-Juara-I-Esai-Menjadi-Indonesia

05 Desember 2012
TEMPO.CO, Jakarta – Mahasiswi Universitas Indonesia, Gigay Cita Acik, menjadi juara pertama dalam kompetisi esai mahasiswa “Menjadi Indonesia” yang diselenggarakan oleh Tempo Institite (Tempo Media Group). Esai yang ditulis Kigay berjudul “Andai Aku Jadi Menteri Pendidikan RI”. Dalam esainya, ia menceritakan tentang pengalamannya menjadi peserta pertukaran pelajar di Italia selama satu tahun. Menurut dia, pendidikan di Indonesia masih harus banyak dibenahi. Di Indonesia, pendidikan adalah transfer ilmu yang menjadikan murid menjadi cetak biru sang guru. Ia membandingkan sistem pendidikan yang ia rasakan saat berada di Italia. Ia merasa di Italia, sistem pendidikannya lebih memberikan kebebasan berkespresi kepada peserta didik. Juara dua disandang oleh Robi Irfania dari Universitas Indonesia dan juara tiga diraih oleh Sabrina Gita Aninta dari Institut Teknologi Bandung.

…dst

17 ) 1.000 Mahasiswa Hasilkan 50 Finalis
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/12/05/207616/1.000-Mahasiswa-Hasilkan-50-Finalis

05 Desember 2012
LEBIH dari 500 karya milik 1.000 mahasiswa dari puluhan universitas terbaik di Indonesia telah masuk di meja juri Caraka Festival (Carakafest) 2012. Sesuai dengan kategori, ada enam jenis karya yang dikirimkan. Yakni print ad, radio ad, TVC, ambient media, digital activation, dan integrated media. Para juri yang digawangi oleh M Ismail Fahmi (Creative Director Satucita Advertising), Fenty Fitrianty (Art Director Lynx Film Production House), Morian Madjid (Creative Director Colman Handoko), Hezal Weisman (Sr Art Director Leo Burnett Indonesia), dan Aji Bekti (Creative Group Head Lowe Indonesia) akhirnya memilih 50 finalis. “Finalis berasal dari UGM, ITB, Atmajaya Yogyakarta, UMY, UI, Undip, Universitas Mercubuana Jakarta, Universitas Kristen Petra Surabaya, ITS Surabaya, ISI Yogyakarta, dan Universitas Sebelas Maret,” kata Communication Director Carakafest 2012 Shafira Indah Meutia. Selain memperebutkan penghargaan Gold, Silver, dan Bronze, para finalis juga akan dipilih untuk Award Best Craftmanship yang terdiri atas Best Photography, Best Art Directing, Best Copy Writing, Best, dan Best Cinematography. Semua finalis akan didatangkan ke Semarang untuk mengikuti rangkaian acara Carakafest 2012 pada 6-8 Desember.

…dst

18 ) Prograam “Komputer Untuk Rakyat” HMIF ITB Targetkan 100 Komputer
http://www.pikiran-rakyat.com/node/213971

Rabu, 05/12/2012 – 18:43
BANDUNG, (PRLM).-Himpunan Mahasiswa Informatika (HMIF) Institut Teknologi Bandung (ITB) targetkan 100 buah komputer dalam program “Komputer untuk Rakyat”. Program ini merupakan inisiasi mengumpulkan komputer yang layak pakai untuk didistribusikan kepada sekolah-sekolah menengah yang membutuhkan di wilayah Kota Bandung. “Banyak perusahan punya komputer kerja yang tidak terpakai dengan spek kepake. Padahal dengan spek yg bekas mereka sudah seneng. Kami bertindak sebagai akan melakukan survei sekolah mana yang layak menerima komputer,” kata Ketua HMIF Adhiguna Surya di Kampus ITB, Jln. Ganesha, Rabu (5/12). Dia memaparkan sampai saat ini sudah ada 26 komputer yang telah disumbangkan SMP Al-Falah di wilayaah Dago. Untuk selanjutnya komputer yang nanti dapat dikumpulkan akan disumbangkan ke sekolah-sekolah yang telah disurvei. (A-208/A-89)***

***

19 ) Beasiswa S-2 di Singapura, Siapa Mau?
http://kampus.okezone.com/read/2012/12/04/368/727410/beasiswa-s-2-di-singapura-siapa-mau

Rabu, 05 Desember 2012 08:06 wib
Beasiswa ini hanya untuk mahasiswa internasional dan tidak terbuka bagi warga Singapura. Beasiswa ini terdiri atas dua jenis dan berlaku dalam jangka waktu satu tahun. Setiap beasiswa meliputi biaya kuliah penuh atau parsial di NTU dan Massachusetts Institute of Technology (MIT) untuk studi bisnis di luar negeri. Para penerima beasiswa akan mendapatkan SGD1.200 tiap bulan serta penginapan dengan tiket pesawat kembali ke MIT. Apa saja persyaratan untuk program beasiswa ini? Pendaftar setidaknya memiliki pengalaman bekerja minimal delapan tahun bekerja pasca-kelulusan termasuk lima tahun pengalaman manajerial serta memiliki riwayat akademis pendidikan sarjana yang baik. Peserta harus menunjukkan kualitas kepemimpinan dan potensi dalam berorganisasi dan atau pelayanan terhadap masyarakat. Pastinya, Anda juga harus memiliki nilai TOEFL atau IELTS yang baik untuk pelamar dari universitas yang berbahasa non-Inggris.

…dst

20 ) Transaksi Wajib Gunakan Rupiah
http://www.seputar-indonesia.com/news/transaksi-wajib-gunakan-rupiah

05 Desember 2012
YOGYAKARTA – Transaksi perdagangan di dalam negeri belum sepenuhnya menggunakan mata uang rupiah. Sejumlah daerah terang-terangan menggunakan mata uang dolar. Padahal pemerintah telah mengeluarkan Undang-Undang (UU) No 7/2011 tentang Mata Uang. Kasubid Perencanaan dan Perbendaharaan Kas Dirjen Perbendaharaan,Kementerian Keuangan Wibawa Pram Sihombing mengungkapkan,di Pulau Bintan dan Bali, perdagangan banyak menggunakan mata uang dolar, baik Amerika Serikat (USD) atau Singapura. Bahkan ada objek wisata yang tarif masuknya memungut dolar. Padahal jelas-jelas pengelolanya adalah pemerintah. “Ada yang seperti ini,tetapi tidak perlu saya sebutkan daerahnya karena mereka tidak memahami aturan perundangan,” kata Pram dalam Sosialisasi UU No 7/2011 tentang Mata Uang di Yogyakarta kemarin. UU tersebut adalah produk hukum yang mengacu UUD 1945 terkait penggunaan mata uang. Selama ini aturan yang ada merujuk UU Tahun 1950.

…dst

21 ) Pengangkatan Honorer K1 jadi CPNS Dicicil
http://www.jpnn.com/read/2012/12/05/149239/Pengangkatan-Honorer-K1-jadi-CPNS-Dicicil-

Rabu, 05 Desember 2012 , 00:26:00
JAKARTA–Rapat penentuan kuota Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari honorer K1 akan diputuskan Kamis (6/12). Namun pemerintah tetap bersikukuh jumlah honorer K1 yang bisa segera mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) baru 49.714 orang. Pemerintah ngotot, tidak bisa 71 ribu tenaga honorer K1 semuanya diangkat menjadi CPNS dalam waktu bersamaan. Alasannya, jika menunggu tim quality assurance (QA) menyelesaikan pemeriksaan sisa honorer K1 (sekitar 21 ribu) dan kemudian ditetapkan bersama formasinya, akan memancing gelombang kemarahan massa. “Ini sudah tanggal 4. Kalau masih harus menunggu hasil pemeriksaan 21 ribu honorer agar kuota 71 ribu terpenuhi, bakal fatal akibatnya. Sebab, bisa-bisa formasi untuk 2012 hangus,” kata Kabag Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, Selasa (4/12). Dijelaskannya, belum tuntasnya pemeriksaan 21 ribu honorer tersebut lantaran Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengalami kesulitan untuk menelaah sumber gaji honorernya. Sebab, banyak yang gajinya langsung ditransfer langsung ke rekening honorernya.

…dst

22 ) Nasib 21 Ribu Honorer K1 Ditentukan 6 Desember
http://www.jpnn.com/read/2012/12/04/149171/Nasib-21-Ribu-Honorer-K1-Ditentukan-6-Desember-

Selasa, 04 Desember 2012 , 13:19:00
JAKARTA– Dari formasi 71 ribu pegawai honorer K1 yang disiapkan, baru 49.714 yang sudah dinyatakan clear dan tinggal menunggu penetapan formasi untuk selanjutnya masuk pemberkasan NIP (Nomor Induk Pegawai). Sisanya, sekitar 21 ribu Honores masih belum jelas nasibnya. Karena itulah Komisi II DPR RI kembali akan memanggil pemerintah untuk membahas angka pasti honorer K1 yang akan diangkat tahun ini. “Tanggal 6 Desember nanti jadi penentu untuk jumlah kuota honorer K1 yang diangkat CPNS. Memang digelar tertutup, karena atas permintaan pemerintah,” kata Wakil Ketua Komisi II Ganjar Pranowo di Jakarta, Selasa (4/12). Dijelaskannya, tujuan DPR memanggil pemerintah lagi karena belum puas dengan hasil penilaian quality assurance (QA) oleh tim BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). Sebab, BPKP tidak menjelaskan detil indikator apa saja yang menyebutkan honorer K1-nya clear atau masih ada masalah.”Kami tidak tahu indikator penilaian tim QA ini seperti apa. Alangkah eloknya kalau kami DPR juga diberitahu agar kami bisa ikut mengawasi juga,” ujar politisi PDIP ini.

…dst