1 ) SNMPTN 2013
Lulusan 2011-2012 Masih Bisakah Ikut Tes Masuk PTN?
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/14/09495056/Lulusan.2011-2012.Masih.Bisa.Ikut.Tes.Masuk.PTN

Jumat, 14 Desember 2012 | 09:49 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 tak lagi menjadi nama untuk ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri secara tertulis. Namun, pemerintah tetap akan menyelenggarakan ujian tulis melalui tahapan lain yang diberi nama Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). SNMPTN hanya akan mengakomodasi kesempatan untuk lulusan tahun 2013. Ujian tertulis SBMPTN menjadi satu-satunya kesempatan kepada para lulusan SMA/SMK/MA pada tahun 2011 dan 2012 yang ingin masuk PTN.

…dst

2 ) Cuma Dijatah 10 Persen, SIMAK UI 2013 Tetap Digelar
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/14/11461659/Cuma.Dijatah.10.Persen.SIMAK.UI.2013.Tetap.Digelar

Jumat, 14 Desember 2012 | 11:46 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Tidak seperti pada tahun 2012, pemerintah menyiapkan tiga model penerimaan mahasiswa baru, yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) untuk penyaringan semacam jalur undangan, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) untuk penyaringan dengan ujian tertulis serta ujian mandiri yang diadakan masing-masing PTN. Kebijakan penyelenggaraan ujian mandiri sampai pembuatan soal ujian menjadi hak masing-masing PTN. Walau porsinya hanya 10 persen dari total kuota kursi di PTN yang bersangkutan, Universitas Indonesia (UI) kembali membuka peluang bagi yang berminat menuntut ilmu di UI melalui Seleksi Masuk Universitas Indonesia atau Simak UI pada tahun depan. “Tentu akan kami bahas tentang Simak UI ini. Biasanya memang digelar setelah SNMPTN,” kata Pejabat Sementara Rektor UI, Djoko Santoso, kepada Kompas.com, Kamis (13/12/2012).

…dst

3 ) Jangan Sampai Kepsek Curang Saat Isi PDSS
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/14/12331678/Jangan.Sampai.Kepsek.Curang.Saat.Isi.PDSS

Jumat, 14 Desember 2012 | 12:33 WIB
MATARAM, KOMPAS.com – Pemerintah menambah porsi jumlah mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur undangan pada pelaksanaan Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013. Sebanyak 60 persen dari total kuota kursi PTN tahun depan akan diisi melalui seleksi ini. Setiap PTN bisa mengalokasikan 50-60 persen kuota kursinya untuk jalur ini. Seluruh siswa diperkenankan ikut melalui jalur ini. Nanti, pemerintah yang akan menyeleksi lewat mekanisme seleksi berdasarkan nilai rapor dan ujian nasional (UN). Syaratnya, di tahap awal, para kepala sekolah harus memasukkan data para siswa ke dalam Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) melalui laman resmi PDSS http://pdss.snmptn.ac.id/. Rektor Universitas Mataram H Sunarpi, mengatakan, mekanisme ini rentan. dengan kecurangan. Pasalnya, kepsek bisa memanipulasi data yang dimasukkan. Sunarpi mengingatkan para kepsek untuk tidak curang karena sanksi akan menanti. “Tidak hanya kepala sekolah yang akan diberikan sanksi. Tapi sekolah yang curang dalam mengisi data pada pangkalan data sekolah dan siswa (PDSS) bisa masuk dalam daftar hitam sekolah bermasalah,” katanya di Mataram, Rabu (13/12/2012).

…dst

4 ) SMPTN Jalur Undangan Kurangi Beban Negara
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/12/12/14/mf0916-smptn-jalur-undangan-kurangi-beban-negara

Jumat, 14 Desember 2012, 12:10 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI – Kebijakan pemerintah menerapkan Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMPTN) melalui jalur undangan dinilai bisa mengurangi beban keuangan negara. “Penerapan kebijakan itu akan menguntungkan negara karena tidak perlu lagi mengeluarkan anggaran besar untuk membiayai ujian SMPTN seperti selama ini,” kata Rektor Universitas Haoluoe Kendari, Sulawesi Tenggara Usman Rianse, Jumat (14/12). Untuk diterima masuk perguruan tinggi negeri, kata dia, panitia seleksi tidak perlu lagi menyelenggarakan ujian yang biayanya cukup besar. Melainkan cukup melihat nilai Ujian Naional (UN) para calon mahasiswa. Mereka yang memiliki nilai UN yang tinggi, katanya, otomatis bisa langsung diterima sepanjang daya tampung perguruan tinggi negeri yang bersangkutan masih memungkinkan. Selain itu, kata dia, kebijakan tersebut juga membuka peluang anak-anak bangsa dari kalangan keluarga ekonomi lemah untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri.

…dst

5 ) SNMPTN Harus Jamin Pemerataan
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/12/14/208564/SNMPTN-Harus-Jamin-Pemerataan

14 Desember 2012
JAKARTA – Tidak dapat dimungkiri, pembangunan di Indonesia berbeda-beda antar satu daerah dan daerah lain, termasuk pembangunan bidang pendidikan. Meski demikian, pemerintah seharusnya memberikan kesempatan yang sama kepada siswa di seluruh Indonesia untuk dapat masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). “Tingkat kesulitan belajar memang berbeda-beda. Tapi harus diberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak yang potensial di semua daerah untuk mendapatkan peluang masuk PTN,” ujar mantan Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal, di Jakarta, kemarin. Menurutnya, untuk memberikan kesempatan tersebut, pemerintah harus dapat mengumpulkan data prestasi dan rekam jejak siswa selama menjalani pendidikan. Hal itulah yang selayaknya menjadi pertimbangan saat mau masuk PTN. Dengan demikian, lanjutnya, akan tercipta pemerataan akses bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Cara itu akan lebih baik ketimbang melakukan tes kognitif untuk masuk PTN.

…dst

6 ) Peserta SNMPTN 2013 Diprediksi 1,5 juta Orang
http://www.jpnn.com/read/2012/12/14/150448/Peserta-SNMPTN-2013-Diprediksi-1,5-juta-Orang-

Jum’at, 14 Desember 2012 , 09:18:00
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memprediksi dengan digratiskannya sistem seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) 2013, maka pesertanya akan mencapai angka 1,5 juta orang. Dipaparkannya, dalam SNMPTN tahun depan yang sudah resmi dilaunching Kemdikbud bersama panitia SNMPTN beberapa hari lalu, ada dua terobosan baru yang dihasilkan, pertama, ada pengakuan PTN terhadap Ujian Nasional (UN) karena digunakan sebagai parameter dalam SNMPTN. “Kedua, tahun 2013 itu tidak pakai bayar untuk mendaftar ke PTN, itu amanah UU 12 tahun 2012. Apalagi diintegrasikan dengan bidikmisi,” ujar Mohammad Nuh dengan bangga di depan anggota Komisi X DPR RI, saat Rapat Kerja, Kamis (13/12) malam. Peserta UN yang bebas dari biaya ini adalah jalur undangan, karena dalam sistem SNMPTN tahun depan ujian tulis dihapuskan, dan itu berlaku untuk kuota 60 persen dari total jumlah penerimaan mahasiwa baru. “Kalau biasanya 500 ribu yang daftar, kita perkirakan tahun depan bisa 1,5 juta. Sehingga akses yang berkeadilan bisa ditegakkan, termasuk kalau yang tidak mampu ada bidikmisi,” jelas Menteri asal Jawa Timur itu. Diketahui, dalam SNMPTN 2013, 61 PTN akan menerapkan 60 persen mahasiswa baru dari total kuota keseluruhan di setiap Universitas Negeri akan diterima melalui jalur undangan. Sisanya diterima lewat tes bersama dan jalur mandiri dengan tes tertulis serta tetap membayar pendaftaran.

…dst

7 ) Unpad Sediakan Kuota 2.100 untuk Warga Jabar
http://www.pikiran-rakyat.com/node/215021

Jumat, 14/12/2012 – 08:35
BANDUNG, (PRLM).-Universitas Padjadjaran menyediakan kuota untuk sekitar 2.100 warga Jawa Barat berkuliah di Unpad pada tahun 2013. Kuota ini akan terpenuhi melalui Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 jalur undangan yang saat ini berbasis nilai raport atau prestasi. Demikian dikemukakan Rektor Unpad Prof. Ganjar Kurnia dalam jumpa pers Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2013 di Tingkat Nasional maupun di Lingkungan Unpad di Kampus Unpad, Jln. Dipati Ukur, Kota Bandung. “Kami ingin setiap program studi di Unpad ada perwakilan mahasiswa dari setiap kota/kabupaten di Jawa Barat. Di Unpad itu ada 42 prodi, kami ingin setiap prodi terdapat dua anak daerah Jabar maka minimal akan ada 84 orang dari setiap kota/kabupaten di Jawa Barat yang akan masuk ke Unpad,” kata ProfM Ganjar. Dia juga menjelaskan program affirmative action yang akan dikembangkan, nantinya peserta di setiap kota/kabupaten akan bersaing dengan peserta lain dari kabupaten itu sendiri untuk mendapatkan kuota khusus warga di Jabar. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya memberikan kesempatan bagi warga Jabar untuk menempuh jenjang pendidikan tinggi di Unpad. Pada tahun ini hanya sekitar 49 persen pendaftar dari Jabar dan sebagain besar berasal dari kota Bandung.

…dst

8 ) Tahun Ajaran 2013, ITB Buka Enam Prodi Baru
http://www.pikiran-rakyat.com/node/215037

Jumat, 14/12/2012 – 12:09
BANDUNG, (PRLM).- Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka tiga program studi (prodi) baru untuk jenjang strata satu pada tahun ajaran 2013 mendatang. Ketiga prodi tersebut antara lain Prodi Teknik dan Pengelolaan Sumber Daya Air dan prodiRekayasa Infrastruktur Lingkungan pada Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL)serta Prodi Kewirausahaan pada Sekolah Bisnis dan Manajemen (SBM). Masing-masing prodi baru akan terdiri atas 144 sks. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Kadarsah Suryadi mengatakan dibukanya kedua prodi pada FTSL memenuhi kebutuhan nyata masyarakat akan ahli -ahli yang bergerak pada sumber daya air untuk mencari jalan keluar terhadap permasalahan air yang ada. Air menjadi masalah besar saat ini yang harus segera ditagani termaksuk juga infratsruktur lingkungannya yang harus ditata dengan benar sebagai tombak kesehatan bangsa Indonesia. Menurutnya kesehatan bangsa Indonesia tidak hanya soal obat-obatan tapi juga infrastruktur lingkungan yang sehat. Bagaimana membuat infrastruktur khususnya dalam pengelolaan sumber daya air yang dapat menunjang kebutuhan air sehat bagi masyarakat. “Kebutuhan untuk mengatasi permasalahan air ini sangat tinggi tapi ahli-ahli yang ada masih sangat kurang,” kata Prof. Kadarsah di Kota Bandung, Jumat (14/12).

…dst

9 ) Prestasi Sains dan Matematika Indonesia Menurun
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/14/09005434/Prestasi.Sains.dan.Matematika.Indonesia.Menurun

Jumat, 14 Desember 2012 | 09:00 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Pencapaian prestasi belajar siswa Indonesia di bidang sains dan matematika, menurun. Siswa Indonesia masih dominan dalam level rendah, atau lebih pada kemampuan menghafal dalam pembelajaran sains dan matematika. Demikian hasil Trends in Mathematics and Science Study (TIMSS) yang diikuti siswa kelas VIII Indonesia tahun 2011. Penilaian yang dilakukan International Association for the Evaluation of Educational Achievement Study Center Boston College tersebut, diikuti 600.000 siswa dari 63 negara.
Untuk bidang Matematika, Indonesia berada di urutan ke-38 dengan skor 386 dari 42 negara yang siswanya dites. Skor Indonesia ini turun 11 poin dari penilaian tahun 2007. Pada TIMSS matematika kelas VIII tersebut, peringkat pertama diraih siswa Korea (613), selanjutnya diikuti Singapura. Nilai rata-rata yang dipatok 500 poin. Adapun bidang sains, Indonesia berada di urutan ke-40 dengan skor 406 dari 42 negara yang siswanya dites di kelas VIII. Skors tes sains siswa Indonesia ini turun 21 angka dibandingkan TIMSS 2007. Wono Setyabudhi, dosen matematika dari Institut Teknologi Bandung, yang dihubungi dari Jakarta, Jumat (14/12/2012), mengatakan, pembelajaran matematika di Indonesia memang masih menekankan menghapal rumus-rumus dan menghitung. Bahkan, guru pun otoriter dengan keyakinannya pada rumus-rumus atau pengetahuan matematika yang sudah ada.

…dst

10 ) Divine Filter Gubes UB Akan Ditayangkan HBO
http://kampus.okezone.com/read/2012/12/14/373/732169/divine-filter-gubes-ub-akan-ditayangkan-hbo

Jum’at, 14 Desember 2012 15:01 wib
JAKARTA – Menghasilkan inovasi baru yang berguna bagi masyarakat luas adalah sebuah kepuasan terbesar bagi para peneliti. Apalagi ketika karya tersebut mendapat apresiasi dari dunia internasional lewat publikasi di media audio visual. Hal ini yang dialami oleh Guru Besar Universitas Brawijaya (UB) Malang Sutiman Bambang Sumitro beserta tim. Divine filter yang telah ditekuni Sutiman beserta tim sejak tujuh tahun silam akan disiarkan oleh salah satu jaringan televisi kabel premium yang berbasis di Amerika Serikat, HBO. Wawancara dan pengambilan gambar di laboratorium bio-informatika dan laboratorium biomedik itu berlangsung kemarin. Sutiman mengaku sangat gembira atas respon masyarakat dunia terhadap hasil penelitian tersebut. “Divine filter yang menggunakan teknologi balur telah merambah berbagai negara seperti Amerika Serikat, Norwegia, Arab Saudi, dan Nigeria. Teknologi ini juga telah menyembukan penyakit degeneratif banyak orang,” ungkap Sutiman, seperti dinukil dari laman resmi UB, Prasetya Online, Jumat (14/12/2012).

…dst

11 ) Ada Ditjen Dikti di Pameran Hari Nusantara 2012
http://www.dikti.go.id/?p=7401&lang=id
Oleh Dinna Handini – 13 December 2012

Perhelatan yang diikuti 7 provinsi dan 14 kementerian serta lembaga ini, terdiri dari 114 stand. Selain sosialisasi berbagai kebijakan dan program pemerintah, materi yang dipamerkan dalam ajang ini antara lain produk makanan olahan dari komoditas perikanan, pertanian dan perkebunan yang diproduksi kelompok usaha serta koperasi binaan kementerian. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti, Kemdikbud) turut serta dalam pameran ini. Beberapa materi yang disosialisasikan diantaranya Undang-Undang Pendidikan Tinggi, Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi, Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal (SM-3T) serta Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013.

…dst

12 ) Anggaran Kurikulum Terancam Dibintangi
http://www.jpnn.com/read/2012/12/14/150440/Anggaran-Kurikulum-Terancam-Dibintangi-

Jum’at, 14 Desember 2012 , 07:52:00
JAKARTA – Rapat kerja Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Komisi X DPR RI, Kamis (13/12) malam berlangsung alot, pasalnya wakil rakyat masih berdebat soal kurikulum baru yang akan diterapkan 2013. Imbasnya, anggaran kurikulum baru pun terancam dibintangi oleh DPR. Pantauan JPNN di DPR, Raker itu mengagendakan dua hal, mendengar pemaran kurikulum dari Mendikbud Mohammad Nuh dan membahas soal rencana kerja anggaran kementrian dan lembaga (RKA/KL) 2013. Namun waktu Raker tersita oleh perdebatan DPR soal kurikulum baru. Dalam Raker itu Mendikbud sudah memaparkan soal kurikulum baru, apa yang menyebabkan perubahan, hingga bagaimana implementasinya, namun oleh sejumlah anggota dewan penjelasan itu dipandang belum cukup, sehingga perlu didalami oleh panitia kerja (Panja) kurikulum DPR RI. Selain itu, kurikulum baru akan diterapkan tahun ajaran 2013 mau tidak mau saling berkaitan dengan RKA/KL yang masih dalam pembahasan antara Kemdikbud dengan DPR. Sehingga harus ada konsekwensi jika kurikulum terlebih dulu yang akan dibahas, maka anggaran untuk kurikulum baru harus dipending dulu. “Kalau kita mau anggarkan, kita harus bahas dulu kurikulumnya seperti apa. Kalau kurikulumnya belum dibahas, kita pending saja dulu anggarannya,” kata anggota Komisi X, Dedi Gumelar saat interupsi dalam Raker yang dipimpin Agus Hermato itu.

…dst

13 ) Mendikbud Dinilai Terlalu Optimis
http://www.jpnn.com/read/2012/12/14/150442/Mendikbud-Dinilai-Terlalu-Optimis-

Jum’at, 14 Desember 2012 , 08:26:00
JAKARTA – Bola panas perubahan kurikulum masih akan terus menggelinding di DPR RI, pasalnya sebagian besar anggota Komisi X DPR menyuarakan agar Panitia Kerja (Panja) Kurikulum harus ikut melakukan kajian mendalam pada draft perubahan kurikulum tersebut. Mereka juga menilai pemerintah terlalu optimis bahwa kurikulum baru dapat dijalankan ditengah persiapan yang belum tuntas. Sebagai bahan kerja untuk Panja kurikulum, Komisi X DPR cukup mengapresiasi pemaparan soal perubahan kurikulum yang telah disampaikan oleh Mendikbud dalam Raker tersebut, namun demikian penjelasan itu dinilai belum detail, terutama soal implementasinya ke depan. Anggota Komisi X DPR, Ferdiansyah menyampaikan, sejalan dengan uji publik kurikulum baru yang dilakukan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, dirinya juga akan memanfaatkan masa reses untuk melakukan uji publik di daerah pemilihannya. Hal serupa rencananya juga akan dilakukan oleh anggota DPR lainnya. “Artinya dalam kesempatan reses kami juga akan menanyakan kesiapan tiga komponen utama dalam perubahan kurikulum, yakni guru, pengawas dan kepala sekolah. Karena merekalah ujung tombak pelaksanaan kurikulum baru,” kata Ferdiansyah disela-sela Raker dengan Kemdikbud di DPR tadi malam.

…dst

14 ) Banyak Dosen Belum Terlatih Buat Proposal
http://www.jpnn.com/read/2012/12/14/150502/Banyak-Dosen-Belum-Terlatih-Buat-Proposal-

Jum’at, 14 Desember 2012 , 13:24:00
PADANG–Banyak dosen di Sumbar belum terlatih untuk membuat proposal penelitian secara layak. Ini disebabkan mayoritas dosen masih sedikit memiliki jam terbang atau track record di bidang penelitian. Dosen belum terlalu paham penelitian yang baik dan benar sesuai skema penelitian dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) ataupun internasional. Berangkat dari masalah itu, Unit Penelitian Pengabdian Pada Masyarakat (UP3M) Sekolah Tinggi Keguruan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumbar menggelar workshop penelitian dan pengabdian masyarakat di aula STKIP, 13-15 Desember. Workshop selama tiga hari ini dibagi untuk dosen kelompok Bahasa, IPS dan MIPA. Workshop tiga hari ini menghadirkan tiga narasumber. Yaitu DR Kusni Askar (UNP), DR Ansofino (Kopertis Wilayah X) dan DR Ramadan Sumarmin (UNP). Ketiga pemateri bergantian memberikan materi kaidah penelitian, mencari hubungan sebab akibat dari masalah, mencari solusi, serta metodologi penelitian yang baik. Pemateri juga membagi ilmunya tentang bagaimana kiat-kiat meneliti, bagaimana mencari masalah untuk diangkat menjadi suatu penelitian, serta memberikan saran-saran berarti mengenai bagaimana proposal yang layak untuk didanai.

…dst

15 ) Beasiswa Fulbright Bidang Pertanian ke AS, Berminat?
http://edukasi.kompas.com/read/2012/12/14/18421673/Beasiswa.Fulbright.Bidang.Pertanian.ke.AS.Berminat.

Jumat, 14 Desember 2012 | 18:42 WIB
KOMPAS.com – Jika Anda adalah staf pengajar di perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia, beasiswa Fulbright berikut ini patut disimak. USAID kembali menawarkan beasiswa S-2 dan S-3 dalam bidang pertanian ke Amerika Serikat. Sejumlah program studi ditawarkan, antara lain Ilmu Tanah, Patologi Tanaman, Entomologi, Kultur Jaringan dan Propagasi Tanaman, Bioteknologi Pertanian, dan Pertanian Rekayasa. Untuk kandidat yang melamar beasiswa S-2, pastikan telah lulus S-1 dengan IPK minimal 3,0 (skala 4,0) dan memiliki skor minimal 550 untuk TOEFL ITP, 79/80 untuk TOEFL IBT atau skor 6.0 untuk IELTS. Sementara itu, kandidat pelamar S-3 harus sudah menyelesaikan program S-2 dengan nilai IPK minimal yang sama, namun dengan kemampuan bahasa Inggris yang lebih tinggi, yaitu dengan menunjukkan skor TOEFL ITP minimal 575 atau TOEFL IBT minimal 90 atau skor IELTS 6.5. Kandidat pelamar di kedua program ini juga harus memiliki kualitas kepemimpinan dan pemahaman yang baik tentang kebudayaan Indonesia dan internasional serta bersedia untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan studi ini.

…dst

16 ) Hore, Jakarta Jadi Pusat Penanggulangan Bencana ASEAN
http://news.detik.com/read/2012/12/14/171949/2118987/10/hore-jakarta-jadi-pusat-penanggulangan-bencana-asean?n991102605

Jumat, 14/12/2012 17:19 WIB
Jakarta – Bencana alam sering kali sulit kita prediksi. Namun pencegahan maupun penanggulangan dapat kita lakukan untuk meminimalisir bencana. Oleh karena itu ASEAN membentuk ASEAN Coordinating Centre for Humanitarian Assistance on Disaster Management (AHA Center). Lembaga penanggulangan bencana ASEAN ini merupakan pusat informasi bencana alam bagi negara-negara di Asia Tenggara. “Informasi yang dikumpulkan oleh AHA Center akan dibagikan kepada 10 badan penanggulangan bencana masing-masing negara di ASEAN. Sehingga mereka akan cepat memberi respon,” ucap Sekretaris Deputi ASEAN Bidang Sosial Budaya, Alicia Dela Rosa Balla dalam Konferensi Pers di AHA Center, Gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012).

…dst

17 ) Guru Sarjana Masih Minim
http://www.jpnn.com/read/2012/12/14/150515/Guru-Sarjana-Masih-Minim-

Jum’at, 14 Desember 2012 , 14:22:00
PALEMBANG–Hingga kini, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ogan Ilir OI) mencatat guru yang telah kualifikasi Strata Satu (S1) atau DIV masih minim tercatat 48,77 persen atau sekitar 3.560 orang dari jumlah guru sekitar 7.300 orang. Kepala Disdik OI, Sidharta melalui Kepala Seksi Tentis TK/SD, Muhammad Romli menegaskan, peningkatan kualitas guru memang harus ditandai terpenuhinya kualifikasi dari sisi jenjang pendidikan. “Tapi kenyataannya masih banyak guru yang belum memenuhi standar kualifikasi S1. Sekitar 3.740 guru belum memenuhi standar kualifikasi S1,”ujarnya pada wartawan, Kamis (13/12) Untuk meningkatkan kualitas guru, pihaknya memiliki banyak terobosan. Salah satunya, dengan memberikan kesempatan kepada guru untuk mengikuti program beasiswa yang dibiayai APBD OI maupun APBD provinsi.

…dst

18 ) Sekolah Favorit akan Dijadikan Sister School
Harus Tularkan Ilmu ke Sekolah Sekitar
http://www.jpnn.com/read/2012/12/12/150186/Sekolah-Favorit-akan-Dijadikan-Sister-School-

Rabu, 12 Desember 2012 , 10:27:00
JAKARTA – Upaya menyiapkan guru untuk menerapkan kurikulum baru terus dimatangkan. Di samping melakukan pelatihan secara struktural, pemerintah berencana menggunakan pendekatan sister school dengan melibatkan sekolah-sekolah bonafit, baik negeri maupun swasta. “Kita berharap ada beberapa sekolah yang menjadi sister school. Dijadikan sister dengan sekolah yang berdekatan di situ, sehingga akan semakin menggelinding (pelatihannya),” katanya. Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, di ruang kerjanya, Selasa (11/12), usai menyampaikan laporan tentang kurikulum kepada Wakil Presiden Boediono.

…dst