1 ) PTN Tak Boleh Berpolitik Praktis
http://www.jpnn.com/read/2013/03/02/160764/PTN-Tak-Boleh-Berpolitik-Praktis-

Sabtu, 02 Maret 2013 , 07:44:00
JAKARTA – Instruksi keras dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada perguruan tinggi negeri (PTN) menjelang Pemilu 2014. Mendikbud Mohammad Nuh menegaskan, semua PTN dilarang menjadi pendukung atau underbow partai politik (parpol) tertentu. Instruksi Nuh tersebut disampaikan dalam pembukaan rapat koordinasi (rakor) pembantu rektor bidang kemahasiswaan di Jakarta, Jumat (1/3). Mantan rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu mengatakan, tidak etis jika pimpinan PTN ikut dalam politik praktis, bahkan sampai mengarahkan mahasiswanya menyukseskan parpol, caleg, hingga capres tertentu. “Sudahlah, kita ini hidupnya di lingkungan akademik. Harus total di akademik. Kami tidak mengajak ke partai A atau partai B,” tutur mantan Menkominfo tersebut. Nuh mengakui, tidak bisa dimungkiri bahwa pada tahun politik 2014 nanti potensi godaan kepada PTN untuk berpolitik praktis tidak bisa dibendung lagi. Tapi selagi masih ada waktu, Nuh menegaskan, para pimpinan PTN diharapkan bisa membentengi diri.Nuh menuturkan bahwa instruksi tersebut tidak berarti Kemendikbud tak mau ikut menyukseskan gelaran lima tahunan itu. “Kita tetap dukung pesta demokrasi itu, tapi dalam posisi yang semestinya,” tandas dia.

…dst

2 ) Menkeu Blokir Anggaran 92 Kampus Negeri
Mendikbud Akui Ada Urusan Administrasi Belum Beres
http://www.jpnn.com/read/2013/03/02/160761/Menkeu-Blokir-Anggaran-92-Kampus-Negeri-#sthash.yj51TOl1.dpuf

Sabtu, 02 Maret 2013 , 07:09:00
JAKARTA – Tertib administrasi rupanya masih menjadi titik lemah yang harus dibenahi. Sebab, gara-gara itu, puluhan triliun anggaran di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) diblokir oleh Kementerian Keuangan. Salah satunya adalah dana pengembangan untuk perguruan tinggi negeri (PTN). Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengatakan, dari total anggaran Kemendikbud dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2013 yang mencapai Rp 73,08 triliun, sebesar Rp 62,06 triliun diantaranya masih diblokir Kementerian Keuangan karena belum lengkapnya administrasi. “Salah satu yang diblokir adalah dana pengembangan untuk 92 perguruan tinggi negeri senilai Rp 3,9 triliun,” ujarnya di Kantor Kementerian Keuangan kemarin (1/3). Menurut Agus, dana tersebut masih diblokir karena pada saat pembahasan APBN 2013, tidak ada detil anggaran untuk pembangunan sarana dan prasarana di 92 PTN. “Hal semacam ini membuat syarat administrasi tidak terpenuhi, sehingga anggaran tidak bisa dicairkan,”katanya. Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo menambahkan, Kementerian Keuangan hanya bisa mencairkan anggaran sesuai dengan pagu yang tertera dalam rincian belanja pemerintah pusat yang ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres). “Nah, di Dikti (Ditjen Pendidikan Tinggi, Red), ada penambahan fasilitas pembangunan yang belum dibahas sebelumnya,” jelasnya.

…dst

3 ) Dana untuk 92 Perguruan Tinggi Dinilai Ganjil
http://www.kopertis12.or.id/2013/03/02/alokasi-dana-untuk-92-perguruan-tinggi-tahun-2013-dinilai-ganjil.html

Sabtu, 02 Maret 2013
JAKARTA, KOMPAS – Menteri Keuangan Agus DW Martowardojo mencermati alokasi anggaran Rp 3,9 triliun untuk pengembangan sarana-prasarana di 92 perguruan tinggi negeri. Ini disebabkan proses alokasinya tidak prosedural. Dalam keterangan pers di Jakarta, Jumat (1/3), Agus menyatakan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengalokasikan anggaran Rp 3,9 triliun untuk pengembangan sarana dan prasarana di 92 perguruan tinggi (PT) negeri tahun 2013. Namun, proses alokasinya tidak melalui pembahasan trilateral di pemerintah sendiri. Pembahasan trilateral adalah pembahasan internal eksekutif melibatkan Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional, Kementerian Keuangan, dan kementerian atau lembaga negara yang bersangkutan. Berdasarkan kesepakatan antara Badan Anggaran DPR dan pemerintah, setiap usulan program baru harus sudah melalui proses trilateral di pemerintah. Terhadap alokasi anggaran Rp 3,9 triliun itu, Agus menekankan, perlu perencanaan yang lebih baik dan pembahasan lebih mendalam. “Kalau tidak, ini belum bisa direalisasi,” kata Agus.

…dst

4 ) ITB, Masihkah ITB untuk Semua?
http://www.kopertis12.or.id/2013/03/02/itb-masihkah-itb-untuk-semua.html

01 March 2013 | 15:53 oleh Syarif Rousyan Fikri
Beberapa hari yang lalu linimasa media sosial saya dipenuhi dengan berita bahwa biaya untuk bersekolah di ITB semakin mahal saja. Banyak suara yang menyayangkan hal ini di kotak-kotak komentar maupun di berbagai kicauan. Di tahun-tahun sebelumnya isu mengenai mahalnya kuliah di ITB juga mencuat. Dengan adanya kebijakan yang baru (tanpa disertai sosialisasi yang memadai), muncul kesan bahwa pendidikan di ITB hanya bisa diakses oleh masyarakat yang mampu membayar Rp 55 juta rupiah sebagai `uang pangkal’. Padahal kenyataannya, selalu ada pengecualian dan keringanan bagi mereka yang tidak mampu. Namun, tak jarang hal ini sudah membuat jiper duluan, belum lagi ketakutan bahwa besarnya sumbangan akan mempengaruhi proses seleksi.

…dst

5 ) Mendikbud Buka Rakornas Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan
http://www.jpnn.com/read/2013/03/02/160761/Menkeu-Blokir-Anggaran-92-Kampus-Negeri-

03/01/2013
Jakarta — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh hari ini, Jumat (1/3/2013), membuka Rapat Koordinasi Nasional Pimpinan Perguruan Tinggi Bidang Kemahasiswaan dan Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah I-XII di Gedung D Kemdikbud. Rakornas dengan tema “Konsolidasi dan Optimalisasi Program Kemahasiswaan” tersebut akan berlangsung hingga tanggal 3 Maret mendatang. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdikbud, Illah Sailah selaku ketua penyelenggara kegiatan tersebut mengatakan hasil yang diharapkan dari Rakornas ini antara lain diperolehnya informasi umum pelaksanaan program kemahasiswaan. “Selain itu diharapkan adanya reorientasi dan kesamaan persepsi tentang kebijakan, program pengembangan mahasiswa, dan juga adanya hasil evaluasi program-program yang selama ini dilaksanakan,” ujar dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut.

…dst

6 ) Guru Besar Ajukan Keprihatinan
Khawatir Otonomi Perguruan Tinggi Terancam
http://www.kopertis12.or.id/2013/03/02/guru-besar-ajukan-keprihatinan-terkait-proses-uji-materi-uu-pt.html

Sabtu, 02 Maret 2013
Jakarta, Kompas – Kalangan ilmuwan Indonesia, termasuk para guru besar yang tergabung dalam beberapa asosiasi profesor, menyampaikan pernyataan keprihatinan terkait proses uji materi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi oleh Mahkamah Konstitusi. Ada kekhawatiran kebebasan akademik dan otonomi perguruan tinggi akan terancam jika Undang-Undang Pendidikan Tinggi (PT) dibatalkan seperti yang terjadi pada UU Badan Hukum Pendidikan (BHP). Pernyataan keprihatinan ilmuwan ini disampaikan antara lain oleh Satryo Soemantri Brodjonegoro (Institut Teknologi Bandung), Sofian Effendi (Universitas Gadjah Mada), Mayling Oei-Gardiner dan Usman Khatib Warsa (Universitas Indonesia), Herry Suhardiyanto dan Ari Purbayanto (Institut Pertanian Bogor), serta Amirudin (Universitas Pendidikan Indonesia), Jumat (1/3) sore, di Jakarta. Pernyataan keprihatinan ilmuwan ini juga mendapat dukungan dari Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia (AIPI), Asosiasi Profesor Indonesia (API), Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Seluruh Indonesia (Aptisi), Forum Rektor Indonesia (FRI), Focused Group Discussion for University Governance, dan Majelis Rektor PTN Indonesia.

…dst

7 ) Pendaftar SNMPTN Undip Tembus 42.000 Orang
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/03/02/217008/Pendaftar-SNMPTN-Undip-Tembus-42.000-Orang

2 Maret 2013
SEMARANG – Pendaftar seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) Undip, hingga Kamis (28/2), mencapai angka 42.407 orang, baik Undip sebagai pilihan pertama maupun pilihan kedua. Menurut Ketua Lembaga Pengembangan dan Penjaminan Mutu Pendidikan (LP2MP) Prof Mukh Arifin, jumlah pendaftar SNMPTN yang mendaftar Undip untuk pilihan pertama sebanyak 21.978 orang, sedangkan yang memilih Undip sebagai pilihan kedua sebanyak 20.429 orang. `’Jumlahnya diperkirakan bertambah, mengingat pendaftaran masih akan dibuka sampai 8 Maret 2013. Total pendaftar dari Jawa Tengah hingga Kamis (28/2) mencapai 15.198 orang,” tutur Guru Besar Fakultas Peternakan itu, saat dijumpai di Gedung Widya Puraya Kampus Undip Tembalang, kemarin. Banyaknya siswa yang sudah direkomendasikan tetapi belum melakukan pendaftaran disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya kegagalan saat melakukan pendaftaran online. Kemungkinan kegagalan karena kebanyakan pendaftar melaksanakan online di waktu-waktu yang sibuk atau pada saat jam kerja, sehingga lalu lintas padat serta sering gagal.

…dst

8 ) UAD Implementasikan Kurikulum Antikorupsi
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/03/02/mj0uie-uad-implementasikan-kurikulum-antikorupsi

Sabtu, 02 Maret 2013, 14:08 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta tahun ini mengembangkan kurikulum antikorupsi di Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn). Kurikulum tersebut dikembangkan bukan hanya dikampus saja tetapi juga diterapkan dalam tri darma perguruan tinggi. Menurut Kepala Program Studi (Prodi) PPKn Fakultas Ilmu Kependidikan (FKIP) UAD, Sumaryati, pendidikan anti korupsi tersebut akan dimasukkan dalam mata kuliah di kampus itu. Melalui langkah tersebut UAD bertekad menjadi pelopor pendidikan anti korupsi pada empat tahun ke depan. “Bukan hanya pada mata kuliah, namun pendidikan antikorupsi ini juga akan diintegrasikan pada tri dharma perguruan tinggi seperti pengabdian masyarakat dan penelitian,” terangnya disela-sela seminar nasional anti korupsi di kampus tersebut, Sabtu (2/3). Pengabdian masyarakat tersebut kata dia, bisa dilakukan dengan penempatan mahasiswa di sekolah-sekolah untuk mengajarkan pendidikan anti korupsi.

…dst

9 ) Usakti Buka Pendaftaran dan Ujian Masuk di Daerah
http://www.jpnn.com/read/2013/03/02/160785/Usakti-Buka-Pendaftaran-dan-Ujian-Masuk-di-Daerah-

Sabtu, 02 Maret 2013 , 03:02:00
JAKARTA – Universitas Trisakti (Usakti) mempermudah jalur masuk bagi calon mahasiswa. Jika sebelumnya pendaftaran dan ujian masuk hanya dilakukan di Jakarta, Kampus Pahlawan Reformasi itu kini memfasilitasi akses peminatnya, terutama di daerah luar Pulau Jawa. “Kami membuka pendaftaran serta Ujian Saringan Masuk di beberapa kota besar di Indonesia, dengan maksud untuk memudahkan calon mahasiswa kami yang hendak mendaftar di Universitas Trisakti,” kata Kepala Biro Administrasi Akademik Usakti, Bani Nugroho kepada wartawan di Jakarta, Jumat (1/3). Bani menuturkan bahwa maksud dan tujuan penerimaan mahasiswa baru di daerah ini adalah tidak lain untuk melayani kebutuhan peminat Usakti tanpa menyulitkan calon mahasiswanya tersebut, mengingat padatnya jadwal akademik menjelang Ujian Nasional sehingga tidak memungkinkan mereka untuk mendatangi kampus Usakti di Jakarta. Dalam prosesnya, Usakti menjalin kerjasama dengan sekolah-sekolah di daerah, untuk kemudian mendistribusikan formulir pendaftaran dan melaksanakan Ujian Saringan Masuk di sekolah tersebut.

…dst

10 ) Dubes Arab Saudi Sampaikan Kuliah Umum di IAIN Sumatera Utara
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/03/01/mizq3h-dubes-arab-saudi-sampaikan-kuliah-umum-di-iain-sumatera-utara

Jumat, 01 Maret 2013, 23:35 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,MEDAN–Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Untuk Indonesia Syekh Musthafa Ibrahim Al-Mubarak menyampaikan kuliah umum di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumatera Utara, Jumat, yang merupakan salah satu bagian dari agenda kunjungannya ke provinsi itu. Dalam kesempatan itu Mustafa Ibrahim Mubarak menyampaikan, hubungan antara Indonesia khususnya Medan dengan Arab Saudi sangat dekat dan akrab meski jarak keduanya sangat berjauhan. ”Jadi tidak hanya sebatas hubungan religius pelaksanaan ibadah haji dimana jamaah Indonesia dengan jumlah terbesar, juga pada hubungan erat yang saling menguntungkan di bidang ekonomi, pendidikan, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya,” katanya. Menurut dia, karena kedekatan itu kedepannya kerjasama tersebut khususnya di bidang pendidikan diharapkan dapat terus mengalami peningkatan signifikan.

…dst

11 ) Arab Saudi berniat bangun universitas di Sumut
http://www.antaranews.com/berita/361075/arab-saudi-berniat-bangun-universitas-di-sumut

Jumat, 1 Maret 2013 19:27 WIB
Medan (ANTARA News) – Pelaksana Harian Gubernur Sumatera Utara H Nurdin Lubis menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi Syekh Musthafa Ibrahim Al-Mubarak di ruangan kerjanya, Jumat. Dubes mengungkapkan niat Arab Saudi untuk membangun tiga universitas di Indonesia dan salah satunya berlokasi di Sumatera Utara (Sumut).
Kepada Dubes Arab Saudi, Nurdin Lubis menjelaskan potensi Sumut yang memiliki sumberdaya alam melimpah, tanahnya subur, masyarakatnya banyak dan hidup berdampingan dengan harmonis. Nurdin berharap dengan kunjungan Dubes Arab Saudi ke ruangan kerjanya dapat menjalin kerjasama dan memberikan kontribusi kepada Pemerintah Indonesia khususnya Provinsi Sumut. Bahkan, dia mengatakan, banyak warga Sumut yang menempuh pendidikan di Arab Saudi. Kemudian Nurdin berharap semoga bisa terjalin kerjasama terutama dalam bidang pendidikan dan tidak menutup bidang yang lain antara Pemprov Sumut dengan Arab Saudi.

…dst

12 ) 40 Siswa Indonesia di Luar Negeri Daftar SNMPTN 2013
http://www.pikiran-rakyat.com/node/225309

Jumat, 01/03/2013 – 17:22
BANDUNG, (PRLM).- Tidak hanya siswa SMA/SMK/MA di Indonesia yang mengikuti SNMPTN 2013. Ada juga siswa dari luar negeri yang mendaftar untuk mengikuti SNMPTN 2013. Ketua Tim Panita SNMPTN 2013 Akhmaloka mengatakan dari total 90 anak-anak Indonesia yang bersekolah di sekolah Indonesia di luar negeri. Sementara tercatat 40 siswa telah mendaftar dan ini naik 137,93 persen dibandingkan 2012 yang hanya 29 siswa Indonesia di luar negeri yang ikut SNMPTN. “Mereka itu anak-anak Indonesia di luar negeri yang sekolah di sekolah Indonesia dan ingin masuk PTN di Indonesia. Kalau mereka tidak di sekolah Indonesia tidak bisa menggunakan jalur ini,” kata Akhmaloka di ruang kerjanya Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jln. Tamansari, Kota Bandung, Jumat (1/3/2013). (A-208/A-108)

***