1 ) Gagal SNMPTN, Bisa Ikut SBMPTN
Diluncurkan 15 Maret
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/03/14/218237/Gagal-SNMPTN-Bisa-Ikut-SBMPTN

14 Maret 2013
SEMARANG – Calon mahasiswa yang gagal dalam pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) atau jalur prestasi masih memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) atau jalur tulis. Hal itu disampaikan Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Sudijono Sastroatmodjo, ke­ma­rin. Dia mengatakan, siswa yang belum mendaftar atau tidak diberi rekomendasi oleh kepala sekolah pada jalur SNMPTN, tetap bisa mendaftar di PTN melalui jalur SBMPTN.”Jalur SBMPTN ini pada tahun lalu sama dengan seleksi jalur tulis SNMPTN,” ungkapnya. Tahun ini Unnes membuka kuota 35% melalui SBMPTN (2.308 mahasiswa) yang akan diterima dari jalur tersebut. Adapun jalur SNMPTN 55% (3.638 mahasiswa) dan sisanya 10% (734 mahasiswa) akan diterima lewat Seleksi Penerimaan Mahasiswa Unnes (SPMU). “Sehingga pada Tahun Akademik 2013/2014 ini totalnya Unnes akan me­nerima 6.680 mahasiswa baru dari tiga jalur tersebut,” tutur Sudijono. Melalui SBMPTN tersebut, Un­nes juga menyediakan Beasiswa Bi­dikmisi untuk 612 mahasiswa dari ke­luarga miskin. Secara teknis, Men­dikbud Prof Mohammad Nuh akan meluncurkan SBMPTN 2013 pada 15 Maret.

…dst

2 ) Peminat Membeludak, Kuota Bidik Misi Unej Ditambah
http://www.tempo.co/read/news/2013/03/14/079467046/Peminat-Membeludak-Kuota-Bidik-Misi-Ditambah

Kamis, 14 Maret 2013 | 15:43 WIB
TEMPO.CO, Jember – Universitas Jember menambah kuota calon mahasiswa penerima Beasiswa Bidik Misi 2013. Menurut Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, Rokhani, penambahan itu dilakukan karena jumlah peminat pada tahun ini membeludak. “Kuotanya ditambah dari 1.050 orang menjadi 1.250 orang,” ujarnya, Kamis, 14 Maret 2013. Rohani mengatakan, tahun ini, peminat beasiswa Bidik Misi tercatat sebanyak 7.622 orang. Sedangkan tahun 2012 hanya 2.304 calon mahasisswa melamar. “Jadi tingkat persaingannya sekarang satu banding enam atau tujuh,” dia menambahkan. Tahun ini tercatat sebanyak 24.442 orang calon mahasiswa mendaftarkan diri ke Universitas Negeri Jember. Itu adalah data terakhir setelah pendaftaran SNMPTN resmi ditutup pada hari Senin lalu.

…dst

3 ) Beasiswa Bidik Misi Unair-ITS Kebanjiran Peminat
http://www.tempo.co/read/news/2013/03/14/079466991/Beasiswa-Bidik-Misi-Unair-ITS-Kebanjiran-Peminat

Kamis, 14 Maret 2013 | 12:51 WIB
TEMPO.CO, Surabaya – Perguruan Tinggi Negeri Surabaya menyaring ribuan calon mahasiswa yang mengajukan beasiswa Bidik Misi 2013. Sebanyak 6.680 calon mahasiswa mengajukan permohonan beasiswa ini di Universitas Airlangga (Unair) dan 4.272 lainnya di Institut Teknologi 10 November Surabaya (ITS). Pembantu Rektor I Unair, Achmad Syahrani, menyatakan ada 6.680 calon mahasiswa yang mendaftar sebagai penerima beasiswa Bidik Misi di kampusnya. Seleksi ketat akan diberlakukan. Sebab, kuota beasiswa Bidik Misi di Unair hanya untuk 900 mahasiswa. Menurut dia, Unair setiap tahun selalu memenuhi kuota yang dialokasikan. “Mohon maaf, tidak semua PTN bisa memenuhi,” katanya, kepada Tempo, Kamis, 14 Maret 2013. Di samping Bidik Misi yang dananya bersumber dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Unair punya Bidik Misi yang dananya dari Unair sendiri. Saat ini, dari sekitar 32.000 mahasiswa Unair, ada 21 persen yang memperoleh beasiswa dari berbagai sumber, termasuk dari Bidik Misi.

…dst

4 ) Jadi “Mahasiswa” ITB via YouTube
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/14/373/775828/jadi-mahasiswa-itb-via-youtube

Kamis, 14 Maret 2013 16:18 wib
JAKARTA – Massifnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadikan internet layaknya sebuah universitas raksasa. Beragam informasi bisa kita cari, cepat dan gratis. Terinspirasi oleh Open Courseware dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Institut Teknologi Bandung (ITB) pun memanfaatkan internet untuk menyebarkan informasi dari ruang kelas mereka kepada masyarakat luas. Melalui situs YouTube, kita kini bisa mengakses video-video perkuliahan di ITB. Dengan kata lain, masyarakat luas bisa “berkuliah” di ITB tanpa jauh-jauh ke Bandung. Asyik, ya? Dilansir dari laman ITB, Kamis (14/3/2013), hingga saat ini telah ada tujuh video perkuliahan yang bisa diakses di YouTube. Video tersebut merupakan pertemuan mata kuliah Kimia Dasar sesi satu hingga tujuh. Dalam video itu, Prof. Dr. Ismunandar sebagai pengampu mata kuliah membahas materi Larutan, Kesetimbangan, Kinetika, dan Asam Basa. Ismunandar berharap, video perkuliahannya tidak hanya menjadi sumber belajar untuk mahasiswa, tetapi juga memberi sumber referensi bagi kalangan praktisi pendidikan dan akademisi yang terkait dengan Kimia.

…dst

5 ) Ekstrak Wortel Gantikan Formalin dalam Bakso
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/372/775341/ekstrak-wortel-gantikan-formalin-dalam-bakso

Kamis, 14 Maret 2013 10:01 wib
JAKARTA – Makanan hasil olahan daging sapi yang satu ini pasti sudah dikenal masyarakat luas, baik tua maupun muda. Ya, bakso yang disajikan dengan kuah kaldu panas sudah pasti akan menerbitkan air liur kita. Tetapi salah satu bahaya yang mengintai pengonsumsi bakso adalah kandungan bahan pengawet yang biasa dipakai dalam membuat bakso. Biasanya, perajin bakso mencampurkan boraks atau formalin untuk menjaga ketahanan bakso mereka. Padahal, kedua zat tersebut termasuk toksik (beracun) dan tidak layak untuk kesehatan manusia. Nah, untuk mengurangi efek toksik dari zat pengawet bakso, tiga mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat inovasi unik. Ardi, Ari Purnomo, dan Herlinda Kusuma Wadani melalui penelitiannya berhasil memanfaatkan ekstrak wortel (Daucus carota) sebagai alternatif bahan pengawet bakso yang alami. Ardi menjelaskan, banyak orang memfavoritkan bakso, tetapi mereka tidak memiliki pengetahuan cukup tentang bakso yang aman dikonsumsi. Buktinya, masyarakat kerap kali masih mengonsumsi bakso yang dicampur boraks dan formalin.

…dst

6 ) Mahasiswa UNY Pecahkan Rekor Buat Gunungan Wayang Raksasa
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/03/14/3/138199/Mahasiswa-UNY-Pecahkan-Rekor-Buat-Gunungan-Wayang-Raksasa

Kamis, 14 Maret 2013 | 04:14 WIB
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dari Fakultas Bahasa dan seni (FBS) mencatatkan rekor Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan membuat gunungan wayang setinggi 13 meter. “Tingginya 13 meter,” kata Yeni Setyaningsih, salah satu mahasiswi UNY yang ikut dalam pembuatan gunungan wayang raksasa, Rabu (13/3). Menurut Yeni, gunungan wayang tersebut merupakan rangkaian dari pagelaran pentas drama wayang yang akan mementaskan lakon kemuliaan atau keagungan Bharatayudha. “Sedangkan Gunungan Wayang tidak bisa lepas dari pentas wayang, nah itu ide awalnya,” jelasnya. Gunungan wayang tersebut, lanjut Yeni dibaut dari mi instan yang berjumlah 4.000 buah. Dan pemasangannya sudah dimulai sejak tanggal 9 Maret. (Furqon Ulya Himawan)

***

7 ) Indonesia Ikuti Pameran Pendidikan di China
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1122

03/14/2013
Beijing, China — Pemerintah Indonesia melalui Atase Pendidikan KBRI Beijing China ikut serta memeriahkan pameran pendidikan di China yang bertajuk China International Education Exhibition Tour (CIEET 2013). Pameran pendidikan ini berlangsung di China Agriculture Exhibition Center Beijing pada tanggal 9 hingga 10 Maret 2013, dan dilanjutkan di beberapa kota lainnya seperti kota Shenyang, Xi’an, Shanghai, Hetei, Fuzhou, dan Guangzhou. Pemaran tersebut diikuti oleh 424 peserta dari 29 negara di dunia, termasuk Indonesia.Tujuan Atase Pendidikan KBRI Beijing ikut serta dalam pameran ini antara lain untuk mempromosikan perguruan perguruan tinggi di tanah air yang termasuk dalam kategori 58 Most Promising Universities (berdasarkan hasil evaluasi kualitas sistem pelayanannya). Beberapa universitas di Indonesia bahkan mengirimkan wakilnya dalam pameran ini, antara lain ITB, IPB, UNAIR, UNHAS, UPI, UGM, ITS, dan lain-lain.

…dst

8 ) Rekomendasi UNESCO Atasi Pengangguran RI
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/14/373/775694/rekomendasi-unesco-atasi-pengangguran-ri

Kamis, 14 Maret 2013 12:32 wib
JAKARTA – Dari sekira 200 juta pengangguran di seluruh dunia, hampir 10 juta di antaranya terdapat di Indonesia. Meski telah menggalakkan berbagai program, upaya pemerintah menekan angka pengangguran masih belum berhasil sepenuhnya. Dalam acara National Launch of the 2012 Education for All (EFA) hari ini http://kampus.okezone.com/read/2013/03/14/373/775684/indonesia-belum-capai-tujuan-education-for-all, Ketua Harian Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO Arief Rahman memaparkan, terkait keterampilan hidup (life skills), UNESCO merekomendasikan sejumlah langkah untuk mengatasi tingkat pengangguran di Indonesia. Pertama, menyediakan kesempatan pendidikan kedua untuk mereka dengan keterampilan dasar yang rendah. “Atau bahkan tanpa memerlukan keterampilan dasar sama sekali,” kata Arief di Gedung D Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (14/3/2013). Kedua, Arief mengimbuh, menghilangkan penghalang yang membatasi kaum muda untuk menuju tingkat SMP. Ketiga, membuat pendidikan tinggi lebih mudah diakses dan meningkatkan relevansi dengan dunia kerja. Dan keempat, memberikan akses bagi kaum muda dari kalangan miskin untuk mendapatkan pelatihan keterampilan untuk pekerjaan yang lebih baik, dan sejumlah langkah lainnya.

…dst

9 ) 164 Negara “Gojlok” Pendidikan untuk Semua
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/373/775371/164-negara-gojlok-pendidikan-untuk-semua

Kamis, 14 Maret 2013 08:01 wib
JAKARTA – Sekira 13 tahun lalu di Dakar, Senegal, 164 negara berkomitmen untuk mewujudkan Pendidikan untuk Semua (EFA) pada 2016. Maka, tiga tahun menjelang deadline, ke-164 negara tersebut memutuskan untuk berkumpul guna membahas kemajuan mereka terhadap tujuan tersebut. Dalam konferensi yang akan dihelat Kamis (14/3/2013) ini, di Gedung Kemendikbud, Jakarta, para delegasi dari 164 negara juga akan bertukar pikiran tentang pelajaran untuk menggambarkan definisi tujuan pendidikan internasional di masa depan. Pertemuan ini juga akan dimanfaatkan untuk merancang mekanisme guna meyakinkan semua negara tersebut dapat memenuhi janji yang telah mereka ucapkan.
Sayangnya, EFA Global Monitoring Report 2012 menunjukkan, kemajuan terhadap berbagai tujuan tersebut cenderung lambat dan sebagian besar tujuan dalam EFA tidak terpenuhi. Meski pandangan secara keseluruhan terlihat suram, beberapa negara miskin menunjukan kemajuan yang cukup baik. Demikian dilansir keterangan tertulis EFA kepada Okezone, Kamis (14/3/2013).

…dst

10 ) Maret, UKT Ditarget Selesai
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/03/14/218236/Maret-UKT-Ditarget-Selesai

14 Maret 2013
BANTEN – Hingga saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) belum merilis besaran uang kuliah tunggal (UKT). Sebab, ada sejumlah universitas yang terlambat mengirimkan data. “Ada beberapa universitas yang menyerahkan datanya cukup lamban. Karena itu, perlu kita matang­kan lagi, jangan sampai yang ditetapkan itu justru tidak sesuai,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, saat peresmian wahana Jelajah Angkasa di Pusat Teknologi dan Komunikasi, Kemdikbud, Tangerang Selatan, Banten. Seperti diketahui, tujuan dari UKT itu untuk meri­ngankan beban pembiayaan kuliah bagi para mahasiswa. Sebab, selama ini mahasiswa kerap dibebani berbagai macam pungutan, dari SPP, SKS, sumbangan gedung, praktikum, hingga biaya wi­suda. Rencana awal, UKT tersebut akan rampung ditetapkan pada akhir bulan Februari lalu. Dengan adanya UKT, diharapkan ada kontrol pembiayaan kuliah. Nominal UKT itu kelak berbeda-beda sesuai dengan program studi dan kemahalan wilayah PTN masing-masing. “Karena yang dibebankan mahasiswa itu bukan hanya SPP, ada uang SKS, sum­bang­an gedung, sumbangan investasi, ini yang akan kita kumpulkan untuk tentukan harga eceran tertinggi,” terang mantan Rektor ITS itu.

…dst

11 ) Kompetisi Bisnis Prasmul Berhadiah Beasiswa
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/13/368/775334/kompetisi-bisnis-prasmul-berhadiah-beasiswa

Kamis, 14 Maret 2013 09:05 wib
JAKARTA – Berminat mendalami bidang bisnis atau manajemen secara gratis? Beasiswa ini mungkin cocok untukmu. Prasetiya Mulya Business School (PMBS) membuka program beasiswa penuh S-1 dan S-2 dalam bidang General Management, Marketing, Finance, Sumber Daya Manusia dan Supply Chain. Selain itu, pelamar beasiswa S-1 juga bisa memilih program Accounting. Apa saja syaratnya? Bagi peminat beasiswa sarjana, pelamar haruslah siswa-siswi kelas XI dan XII SMA. Beasiswa S-1 PMBS ini diperebutkan melalui Kompetisi Beasiswa Young Scholar Indonesia (YSI) yang pendaftarannya ditutup hingga 29 Maret 2013. Nah, informasi lengkap tentang kompetisi beasiswa YSI ini dapat disimak di laman PMBS http://www.pmbs.ac.id/youngscholar. Demikian seperti dikutip dari keterangan pers PMBS kepada Okezone, Kamis (14/3/2013).Sedangkan untuk beasiswa S-2, pelamar haruslah merupakan mahasiswa S-1 tingkat akhir atau sarjana baru dengan masa kelulusan maksimal dua tahun. Beasiswa program S-2 Magister Manajemen di PMBS dapat diraih melalui ajang Bizcamp Challenge 2013. Di kompetisi ini, generasi muda Indonesia ditantang mengadu ide bisnis paling kreatif dan inovatif. Pendaftaran dan informasi lengkap mengenai Bizcamp Challenge juga dapat diakses pada laman PMBS. Deadline-nya 12 April 2013, ya!(rfa)

***

12 ) Pendiri Trisakti Persoalkan Gelar Doktor untuk Taufiq Kiemas
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=162579

Rabu, 13 Maret 2013 , 19:34:00
JAKARTA – Gelar Doktor Honoris Causa yang diterima Ketua MPR, Taufiq Kiemas dari Universitas Trisakti, Minggu (10/3) lalu, dipertanyakan keabsahannya oleh pendiri Yayasan Trisakti. Pasalnya, pemberian gelar itu diberikan oleh pihak yang secara hukum tidak berhak menguasai Universitas Trisakti. Pendiri Yayasan Trisakti, Harry Tjan Silalahi kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (13/3), mengungkapkan, Mahkamah Agung (MA) berdasarkan putusan Nomor 410 K/PDT/ 2004 tertanggal 25 April 2005 lalu, telah memutuskan bahwa statuta dan badan hukum Universitas Trisaksi, termasuk pengangkatan Thoby Mutis sebagai rektor, dianggap tidak sah. Karenanya, pemberian gelar Honoris Causa ke Taufiq juga tidak sah. “Thoby yang secara hukum tidak sah, tetapi melantik dan memberikan gelar Doktor Honoris Causa kepada Ketua MPR. Jadi ada seolah-olah pembenaran seorang pembajak memberikan gelar kepada orang yang terhormat,” Padahal, lanjutnya, masyarakat sudah mengetahui putusan MA, termasuk Taufiq Kiemas yang menerima gelar. Karenanya, kata Harry, pemberian gelar itu dapat dikatakan sebagai transaksi ilegal.”Ini artinya seperti penadah. Kalau bilang tidak tahu, itu tidak mungkin. Karena, semua sudah tahu termasuk Pak TK (Taufiq Kiemas, red). Lebih menyedikan lagi, dalam transaksi ilegal ini dihadiri oleh presiden dan wakil presiden, serta sejumlah menteri dan mantan presiden dan pejabat negara lainnya,” ujar Harry.

…dst

13 ) Karim-Tamara Allaf Pecahkan Masalah Menahun Petani Buah dan Sayur Indonesia
Jadi Standar Produk Heinz, Gratiskan Royalti buat Jatim
http://www.jpnn.com/read/2013/03/14/162643/Jadi-Standar-Produk-Heinz,-Gratiskan-Royalti-buat-Jatim-

Kamis, 14 Maret 2013 , 08:15:00
ILMUWAN bukanlah sosok yang tinggal di menara gading. Dua ilmuwan Prancis, ayah dan anak, mewujudkan hal itu dengan menciptakan mesin pemroses buah dan sayur. Pemprov Jatim akan memproduksinya secara masal buat petani hortikultura di Jawa Timur. Berikut catatan wartawan Jawa Pos ABDUL ROKHIM yang akhir bulan lalu berkunjung ke Prancis. Rombongan Pemerintah Provinsi Jawa Timur tak punya banyak waktu saat berkunjung ke Paris, Prancis, akhir Februari lalu. Untuk menekan biaya akomodasi, semua acara yang disepakati dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Prancis harus tuntas dalam 24 jam. Karena itu, pemimpin rombongan, Asisten Bidang Pembangunan dan Ekonomi Sekdaprov Jawa Timur Hadi Prasetyo, sejak awal keberangkatan menetapkan agenda pembicaraan, alokasi waktu, bahkan target negosiasi dengan ketat. “Semua harus disiplin, jangan sampai kita tidak mendapat apa-apa dari kunjungan ke Prancis ini,” tegasnya.Datang saat hari baru saja terang, pukul 08.30 waktu setempat, rombongan yang terdiri atas para kepala dinas, kepala bidang, serta pejabat eselon II tersebut menjadi tamu paling pagi KBRI di Paris.

…dst

14 ) Waduh! Sarjana Sampai Profesor Terjaring Razia Orang Stres di Jaksel
http://news.detik.com

Rabu, 13/03/2013 11:33 WIB
Jakarta – Razia gelandangan dan orang stres yang dilakukan Dinas Sosial Jaksel mendapatkan hasil mengejutkan. Ternyata ada di antara mereka yang memiliki gelar sarjana sampai profesor. Dinsos Jaksel pun mengirim mereka ke panti rehabilitasi. “Ada sarjana, santri, profesor, malah ada yang bisa bahasa Inggris saja. Pokoknya macam-macam,” jelas Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Miftahul Huda saat berbincang, Rabu (13/3/2013). Miftahul mengungkap data razia yang dilakukan. Pada 2012 saja, ada 107 orang yang terjaring. Untuk 3 bulan ini sudah 43 orang. Tapi itu semua bukan sarjana atau profesor, mereka campuran dari berbagai kalangan.

…dst