1 ) Arahan Mendikbud untuk Tiga Rektor Perguruan Tinggi
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1148

03/22/2013
Jakarta — Usai melantik 17 pejabat di lingkungan Kemdikbud, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh memberi arahan tugas kepada tiga rektor yang baru saja dilantik. Ketiga rektor tersebut adalah Rochmat Wahab sebagai Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), I Gede Arya Sughiarta sebagai Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar, Bambang Widigdo sebagai Rektor Universitas Borneo Tarakan. Untuk rektor UNY Mendikbud meminta, agar dalam waktu dekat segera dilakukan penataan kembali tentang sistem pembelajaran guna menyiapkan guru-guru yang mampu menjawab tantangan abad 21. “Kita harus melakukan perombakan cukup drastis selama itu memang memiliki landasan kajian akademik yang memadai,” katanya. Mendikbud mengatakan, di dalam kurikulum 2013 telah diletakkan dasar-dasar yang sangat fundamental. Pendekatan dan lingkup kajian setiap mata pelajaran dirombak sehingga bisa menumbuhkan kreativitas.

…dst

2 ) BAN-PT Minta PTS Lakukan Akreditasi “Online”
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/22/00505596/BAN-PT.Minta.PTS.Lakukan.Akreditasi.Online

Jumat, 22 Maret 2013 | 00:50 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com — Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof Dr H Mansyur Ramly SE MS meminta perguruan tinggi untuk melakukan akreditasi secara “online” (dalam jaringan/daring). “PT perlu lebih banyak menggunakan IT (Information Technology) desk dalam proses akreditasi atau bisa dikatakan seperti online system,” kata Mansyur Ramly dalam seminar di kampus Universitas Narotama Surabaya, Kamis (21/3/2013). Dalam seminar bertajuk “Menyongsong Perubahan Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi Indonesia” yang juga menampilkan Wakil Ketua APTISI Pusat Dr Ir HM Budi Djatmiko MSi itu, ia menjelaskan program studi di setiap PT perlu membuat laman web. “Dengan begitu, setiap prodi tinggal memasukkan berkas-berkasnya, potretnya, dan segala macam. Jadi, asesor tidak perlu lagi dikirimi fotokopi berkas yang tebal-tebal,” katanya. Apalagi, katanya, berkas-berkas itu lebih banyak menyita ruangan di kantor BAN-PT sendiri, sehingga hal itu tidak relevan lagi dengan kondisi IT sekarang. Sementara itu, Wakil Ketua APTISI Pusat Dr Ir HM Budi Djatmiko MSi mendorong pemanfaatan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi (LAM-PT) dalam proses akreditasi, karena kebijakan BAN PT sering kali tidak berpihak pada PTS.

…dst

3 ) KERJA SAMA PENDIDIKAN
Usulan Indonesia Disetujui Konferensi SEAMEO
http://cetak.kompas.com/read/2013/03/22/03273227/usulan.indonesia.disetujui.konferensi.seameo

22 Maret 2013
Hanoi, Kompas – Usulan Indonesia agar ada forum tingkat Asia Tenggara yang memunculkan pemimpin-pemimpin muda di kawasan itu disetujui Konferensi Organisasi Menteri-menteri Pendidikan Asia Tenggara yang ditutup di Hanoi, Kamis (21/3). Usulan itu masuk salah satu butir dari lima butir resolusi bersama. “Institusi pendidikan se-Asia Tenggara perlu memfasilitasi munculnya pemimpin masa depan di kawasan ini. Pemimpin yang juga harus mengenal dengan baik kawasannya,” kata Ketua Delegasi Indonesia yang juga Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan Musliar Kasim, seusai penutupan Konferensi Organisasi Menteri-menteri Pendidikan Asia Tenggara (SEAMEO) yang ke-47 di Hanoi, Vietnam, kemarin. Dibentuk 1965, SEAMEO memiliki sejumlah forum pertemuan tingkat menteri, pejabat kementerian, dan pusat-pusat regional di bawah Sekretariat SEAMEO yang berjumlah 21 pusat regional. Pada forum-forum itulah munculnya calon pemimpin Asia Tenggara bisa difasilitasi sehingga serangkaian pertemuan rutin yang dijalankan berdampak nyata bagi perjuangan kawasan.Yang terbaru, diluncurkan SEAMEO College, wadah baru untuk mendorong percepatan pengembangan pendidikan di Asia Tenggara menuju Komunitas ASEAN Terintegrasi tahun 2015. College itu menjadi semacam “butik”, tempat hasil riset, pengalaman, dan pengembangan kapasitas dapat diakses.

…dst

4 ) Rektor Unej Persilakan Kejati Usut Tuntas
http://m.koran-sindo.com/node/301602

22 Maret 2013
JEMBER – Rektor Universitas Jember (Unej) Mohammad Hasan mengaku tidak mengetahui kasus dugaan korupsi pengadaan laboratorium senilai Rp29 miliar yang tengah disidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember. Namun, pihaknya mempersilakan penyidik mengusut tuntas kasus tersebut. Sejauh ini, Hasan belum berpikir apakah akan menyiapkan penasehat hukum atau tidak untuk mendampingi para pejabat yang akan menjalani proses hukum. “Kami hanya bisa menunggu perkembangan lebih lanjut terkait proses hukum tersebut,” kata Hasan kemarin (21/3). Seperti diketahui, Kejari Jember tengah fokus menyelidiki dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan Peralatan Laboratorium dan Alat-alat Kesehatan Fakultas Farmasi di Unej dengan nilai proyek Rp 29 miliar. Kejaksaan telah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi maupun alat laboratorium. Selain itu, ada sejumlah barang yang kondisinya sudah rusak sejak awal sehingga tidak bisa digunakan lagi. Belum lagi adanya keterlambatan pengiriman barang dari pihak pemenang tender yakni CV Garuda Sakti Surabaya. Diduga nilai barang yang rusak sekitar Rp2 miliar. Sedangkan alat laboratorium yang diadakan untuk Fakultas Farmasi sebanyak 124 item barang.

…dst

5 ) Guru Besar pun Diminta Jujur
http://kopertis9-sulawesi.blogspot.com/2013/03/guru-besar-pun-diminta-jujur.html

21 Maret 2012
Ada apa sebenarnya dengan dunia pendidikan kita? Mengapa begitu banyak aturan dan imbauan kepada para tenaga kependidikan dan pengelola pendidikan? Mengapa masalah kejujuran selalu disebut-sebut? Bukankah dunia pendidikan, terutama perguruan tinggi, sangat menjunjung nilai-nilai kejujuran dan intelektual? Yang aneh, Guru Besar pun diminta jujur. Ada apa? Sebagian jawaban atas berbagai pertanyaan itu, diungkapkan Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ditjen Dikti Kemdikbud RI, Prof Supriadi Rustad MSi, kepada wartawan sesaat setelah menerima mandat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, yang selama empat tahun sebelumnya dijabat oleh Prof Dr H Muhammad Basri Wello MA (2008-2012), di Kantor Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Kamis, 25 Januari 2013. Jumlah calon Guru Besar yang sudah masuk berkasnya pada Ditjen Dikti Kemdikbud RI, ungkap Guru Besar Fisika, FMIPA, Universitas Negeri Semarang, sudah ratusan orang, tetapi banyak di antara mereka yang dikembalikan berkasnya karena tidak memenuhi syarat atau melakukan pelanggaran. Setiap bulannya ada sekitar 20-30 berkas pengajuan calon guru besar, tetapi hanya sekitar 30 persen yang lolos dan memenuhi syarat, sedangkan 70 persen tidak lolos sehingga syarat harus dikembalikan.

…dst

6 ) Mahasiswa UI dan ITB Ikut Program Kepemimpinan Hitachi
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/22/14522499/Mahasiswa.UI.dan.ITB.Ikut.Program.Kepemimpinan.Hitachi

Jumat, 22 Maret 2013 | 14:52 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Sebanyak empat mahasiswa Indonesia terpilih untuk ikut serta dalam program Hitachi Young Leaders Initiative (HYLI) ke-12 yang akan diselenggarakan di Bangkok, Thailand pada tanggal 1-5 Juli 2013. Mahasiswa Indonesaa ini akan bergabung dengan mahasiswa lain dari Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Jepang dalam forum regional, yang menghadirkan pembicara dari seluruh wilayah ASEAN.Keempat mahasiswa yang terpilih untuk mengikuti forum ini adalah Hanifah Ahmad dan Anbar Jayadi, keduanya dari Universitas Indonesia; serta Yosaka Eka Putranta dan Putranegara Riauwindu dari Institut Teknologi Bandung. Mereka terpilih dari sepuluh finalis yang memasuki wawancara seleksi akhir di Jakarta awal Maret lalu.

…dst

7 ) UI-Kemenlu Bangun ASEAN Studi Center
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/22/373/780083/ui-kemenlu-bangun-asean-studi-center

Jum’at, 22 Maret 2013 16:19 wib
DEPOK – Salah satu persiapan Indonesia menuju ASEAN Community 2015 mendatang dimulai dari tingkat perguruan tinggi. Terbaru, Ditjen Kerjasama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menggandeng Departemen Ilmu Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Indonesia (UI) dalam pembangunan ASEAN Studi Center. Dirjen Kerjasama ASEAN Kemenlu RI I Gusti Agung Wesaka Puja mengatakan, pihaknya kini tengah fokus membangun banyak ASEAN Studi Center di berbagai universitas sebagai lembaga pendidikan. Hal itu, salah satunya, sebagai upaya peningkatan promosi kerjasama negara-negara ASEAN. “Selama 2013, kami menargetkan membentuk delapan studi center. Dan UI menjadi universitas ternama yang memiliki studi center tersebut,” kata Gusti dalam sambutannya di FISIP UI, Depok, Jumat (22/3/2013). Gusti mengimbuh, pusat studi tersebut bermanfaat untuk menyosialisasikan kerjasama ASEAN dalam membahas peluang dan manfaat yang ditawarkan komunitas ASEAN. Serta menghasilkan kajian ilmiah mengenai berbagai risiko pembentukan komunitas ASEAN yang berkesinambungan dan dilakukan secara kolaboratif antara institusi akademik yang memiliki fokus studi mengenai ASEAN dengan pemangku kebijakan.

…dst

8 ) Mahasiswi UI Juarai Lomba Menulis Wirausahawan Muda
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/106768/mahasiswi-ui-juarai-lomba-menulis-wirausahawan-muda

22 Mar 2013 15:04:49
Surabaya (Antara Jatim) – Mahasiswi Universitas Indonesia menjuarai Lomba Menulis Wirausahawan Muda 2013 yang digelar Universitas Ciputra Surabaya, Indonesia Menulis, dan Universitas Negeri Surabaya. “Mahasiswi UI menjadi juara pertama dengan tema Bisnis Kuliner di Tengah Kemacetan dan Banjir di Jakarta, kemudian juara kedua diraih mahasiswa Universitas Jember dan juara ketiga diraih pelajar SMAN 3 Semarang,” kata anggota juri lomba Dewa Gde Satria, Jumat. Selain kategori mahasiswa/pelajar, ia menjelaskan ada pula kategori umum dengan juara pertama disabet wiraswastawati Palembang, juara kedua direbut pegawai swasta di Malang, dan juara ketiga adalah pegawai swasta asal Kediri. “Wiraswastawati Palembang menjadi juara pertama dengan tulisan features tentang kegiatan wirausaha para tahanan anak-anak, kemudian pegawai swasta Malang mengangkat tema wirausaha yang dilakukan komunitas ibu-ibu PKK,” tuturnya. Selanjutnya, kata dosen Universitas Ciputra (UC) Surabaya itu, pegawai swasta Kediri mengupas tuntas keluarganya yang berasal dari keluarga pedagang tempe.

…dst

9 ) Usaid Sediakan 31 Beasiswa ke Amerika
http://edukasi.kompas.com/read/2013/03/22/00284460/Usaid.Sediakan.31.Beasiswa.ke.Amerika

Jumat, 22 Maret 2013 | 00:28 WIB
PALU, KOMPAS.com — Agensi Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID) menyediakan 31 beasiswa bagi sarjana warga Indonesia untuk melanjutkan studi ke strata dua di Negeri Paman Sam pada 2013.Petugas rekrutmen USAID, Wahono Kolopaking, di Palu, Kamis, mengatakan, penawaran beasiswa program doktoral (S2) itu diperuntukkan bagi 31 orang, dan pendaftarannya ditutup pada 12 April 2013. “Kalaupun waktunya terlalu mepet, masih akan ada gelombang selanjutnya pada akhir tahun ini,” kata Wahono Kolopaking, di Palu, Kamis (21/3/2013). Dia mengatakan program beasiswa itu diperuntukkan bagi lulusan sarjana S1 tanpa mengenal usia. Bidang studi yang ditawarkan antara lain pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, serta tata kelola pemerintahan.

…dst

10 ) Seleksi Bidikmisi Undip Diperketat
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/03/22/219163/Seleksi-Bidikmisi-Undip-Diperketat

22 Maret 2013
JAKARTA – Proses seleksi Program Beasiswa Biaya Pendidikan Miskin Berprestasi (Bidikmisi) di Universitas Diponegoro akan berlangsung ketat. Rektor Undip Sudharto P Hadi mengatakan, dari 57.000 siswa yang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013, 8.200 mendaftar Program Bidikmisi. Adapun alokasi SNMPTN di Undip adalah 50% dari total jumlah siswa yang akan diterima pada Tahun Akademik 2013/2014. “Kuotanya (Bidikmisi) 800, tapi kita minta 1.000. Jadi, kita harus memilih 500 dari 8.200, dan itu bukan pekerjaan yang gampang,” ungkapnya. Kuota Bidikmisi untuk Undip terus meningkat. Tahun 2011 hanya 500 mahasiswa, kemudian naik menjadi 800 mahasiswa pada 2012. Diharapkan Kemdikbud mau meningkatkan kuota Beasiswa Bidikmisi menjadi 1.000 mahasiswa. “Tahun lalu terpenuhi semua,” imbuh Sudharto. Dia memegang teguh tujuan dari Program Bidikmisi dengan memberikan beasiswa kepada mahasiswa miskin namun memiliki kemampuan akademis. Karena itu, verifikasi menjadi proses yang sangat penting sehingga bantuan tersebut dapat tersalurkan kepada pihak yang benar-benar membutuhkan dan berhak.

…dst

11 ) Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Rektor Unpad Jamin Biaya Kuliah Tak Naik
http://kampus.okezone.com/read/2013/03/22/373/779973/rektor-unpad-jamin-biaya-kuliah-tak-naik

Jum’at, 22 Maret 2013 14:05 wib
JAKARTA – Penerapan Uang Kuliah Tunggal (UKT) di perguruan tinggi negeri (PTN) mulai tahun akademik mendatang melahirkan kontroversi. Salah satu pihak yang menyuarakan pendapatnya paling awal tentu adalah mahasiswa yang terkena imbas langsung dari kebijakan tersebut. Hal ini pula yang terjadi di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung. Penerapan UKT di Unpad pada tahun akademik 2013/2014, melahirkan sejumlah persepsi, di antaranya akan menaikkan biaya pendidikan yang dibebankan kepada setiap mahasiswa. Tidak ingin permasalahan tersebut terus berlanjut, pihak rektorat pun melakukan diskusi dengan perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari tiap-tiap fakultas di Unpad. Dalam kesempatan tersebut, Rektor Unpad Ganjar Kurnia menegaskan tidak akan ada kenaikan biaya kuliah dengan adanya UKT. “Pada dasarnya tidak ada kenaikan biaya kuliah,” ujar Ganjar, seperti dilansir dari Unpad, Jumat (22/3/2013). Ganjar menjamin, UKT tidak akan menaikkan biaya kuliah. Pemberlakukan UKT ini pun hanya ditujukan bagi mahasiswa baru tahun ajaran 2013/2014. Sementara untuk mahasiswa angkatan sebelumnya, biaya kuliah tidak akan mengalami perubahan.

…dst

12 ) Penyebab Banyak Konsumen Kapok Beli Mobil Listrik
Satu dari tiga pemilik mobil listrik di Jepang kapok membelinya.
http://otomotif.news.viva.co.id/news/read/399542-penyebab-banyak-konsumen-kapok-beli-mobil-listrik

Jum’at, 22 Maret 2013, 17:44
VIVAnews – Produsen otomotif dunia gencar melakukan pengembangan pada mobil listrik. Tak siapa sangka, kalau mobil jenis itu justru makin dihindari. Menurut laporan terbaru McKinsey and Company di New York, Amerika Serikat, yang dilansir Inautonews, Jumat 22 Maret 2013, satu dari tiga pemilik mobil listrik di Jepang kapok membelinya. “Mobil listrik merupakan bagian dari kemajuan teknologi tetapi mudah ketinggalan zaman. Bayangkan saja konsumen masih menggunakan walkman sementara yang lain sudah menggunakan iPod,” komentar Dave Sullivan, Manajer Analisis Produk dari Auto Pacific Incorporated Dari penelitian itu, mereka yang kapok membeli mobil listrik awalnya tertarik karena iming-iming biaya operasional murah, dan mendapat subsidi pemerintah.

…dst