1 ) Kemendikbud Apresiasi Surat Pencairan Bidik Misi
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/04/09/3/145330/Kemendikbud-Apresiasi-Surat-Pencairan-Bidik-Misi

Selasa, 09 April 2013 | 20:00 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu, Selasa (9/4), akhirnya meneken surat izin pembukaan rekening Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tentang Bidik Misi. “Ya Selasa pagi surat izin pembukaan DIPA Bidik Misi sudah ditandatangani. Saya berterima kasih kepada Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu atas tindakan cepat mengeluarkan surat izin pembukaan DIPA rekening ini,” kata Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Illah Sailah ketika dihubungi, Selasa (9/4). Menurut Illah yang juga dosen IPB, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Ditjen Perbendaharaan Kemenkeu karena standar operational prosedur (SOP) biasanya lima hari kerja surat baru dibalas. “Nah, ini baru hari kedua sudah dibalas, rupanya yang membuat lama itu di seksi lainnya karena surat harus diagendakan dan orang yang sedang bertugas tidak di kantor dan lain sebagainya,” ungkapnya.

…dst

2 ) UNS Terpaksa Talangi Bidikmisi Rp5,4 M
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/09/373/788687/uns-terpaksa-talangi-bidikmisi-rp5-4-m

Selasa, 09 April 2013 14:47 wib
SOLO – Sejak tiga bulan lalu, dana Bidikmisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mandek dan belum dikirim ke mahasiswa penerima. Akibatnya, Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta terpaksa menalangi terlebih dahulu dana Bidikmisi untuk mahasiswanya sebesar Rp5,4 miliar. “Dana talangan tersebut siap dikucurkan bagi 1.820 mahasiswa penerima bidikmisi yang sejak bulan Januari hingga Maret 2013 belum cair,” jelas Pembantu Rektor III UNS Dwi Tiyanto kepada Okezone di Rektorat UNS, Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2013). Ke-1.820 mahasiswa penerima Bidikmisi tersebut adalah penerima beasiswa angkatan 2010 hingga 2012. Masing-masing penerima beasiswa mendapatkan dana Rp1 juta per bulan. Dana tersebut terdiri dari Rp400 ribu untuk biaya pendidikan dan Rp600 ribu untuk biaya hidup.

…dst

3 ) Kenali SBMPTN, Yuk (1)
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/08/373/788321/kenali-sbmptn-yuk-1

Selasa, 09 April 2013 06:14 wib
JAKARTA – Tahun ini jalur penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri (PTN) mengalami perubahan. Tidak hanya itu, berbagai istilah baru pun muncul dalam proses seleksi yang terdiri atas tiga jalur itu. Mendekati pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada 13 Mei mendatang, yuk kita kenali lebih dekat berbagai istilah yang ada di SBMPTN biar enggak bingung. Pembantu Rektor I Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto Mas Yedi Sumaryadi menyebut, tahun ini terdapat perubahan istilah jurusan dalam SBMPTN. Jika dulu kita mengenal tiga jurusan, yakni IPA, IPS, dan IPC, maka kali ini mereka berganti nama menjadi Sains dan Teknologi (Saintek), Sosial dan Humaniora (Soshum), dan Campuran.

…dst

4 ) Kenali SBMPTN, Yuk (2)
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/08/373/788323/kenali-sbmptn-yuk-2

Selasa, 09 April 2013 07:01 wib
JAKARTA – Universitas Jendral Soedirman (Unsoed) Purwokerto siap menggelar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) bersama 62 perguruan tinggi negeri (PTN) lainnya. Pembantu Rektor I Unsoed Mas Yedi Sumaryadi menyatakan, SBMPTN merupakan seleksi masuk PTN yang diselenggarakan serentak dan dalam bentuk ujian tertulis. Panduan teknis untuk pendaftaran, lanjutnya, dapat diunduh pada http://download.sbmptn.or.id mulai 30 April 2013 mendatang. “Rencananya, pendaftaran akan dimulai pada 13 Mei 2013 hingga 7 Juni 2013 secara online di http://sbmptn.or.id. Seleksi ini dapat diikuti oleh lulusan sekolah menengah, madrasah atau satuan pendidikan yang setara tahun 2011, 2012, dan 2013,” kata Yedi, seperti dilansir oleh Okezone, Selasa (9/4/2013).

…dst

5 ) 4 Kesalahan Umum SBMPTN
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/09/373/788554/4-kesalahan-umum-sbmptn

Selasa, 09 April 2013 11:46 wib
JAKARTA – Meski pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) baru akan dibuka awal Mei mendatang, ada baiknya kita bersiap sejak sekarang. Mulailah mencari berbagai informasi tentang SBMPTN di laman resminya. Siswa calon peserta SBMPTN bisa juga bertanya kepada para senior tentang kiat sukses menembus PTN. Selain itu, perhatikan juga kesalahan-kesalahan umum yang sering dilakukan para peserta seleksi masuk PTN seperti diungkap anggota tim promosi Universitas Brawijaya (UB), Dedy Gusra, S. Ag. berikut ini.

…dst

6 ) Mahasiswa UGM inisiasi program pendidikan anak jalanan
http://www.antaranews.com/berita/368034/mahasiswa-ugm-inisiasi-program-pendidikan-anak-jalanan

Selasa, 9 April 2013 21:44 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Mahasiswa Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta Nur Lailatun Ni`mah, Tri Sulistyo, dan Lailatul Isnaini menginisiasi program pendidikan anak jalanan untuk mendukung pemerintah dalam mengentaskan warga miskin. “Program itu adalah `Griya Edukasi Media Pendidikan Anak Raya (GEMPAR) Bidik Misi` sebagai usaha memutus rantai kemiskinan dari rakyat untuk rakyat. Program itu diusahakan oleh mahasiswa dan alumni penerima Bidik Misi dengan bantuan pemerintah,” kata Tri Sulistyo di Yogyakarta, Selasa. Menurut dia, program itu menyediakan griya edukasi untuk belajar sekaligus griya (rumah usaha) sebagai media pendidikan untuk anak raya (anak jalanan) dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas (menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi) dan mandiri (ahli berwirausaha).”Mahasiswa dan alumni penerima Bidik Misi mempunyai potensi untuk berperan dalam memutus mata rantai kemiskinan di Indonesia karena memiliki keahlian beragam. Mata rantai kemiskinan yang dimaksud adalah anak-anak jalanan yang selama ini belum mengenyam pendidikan,” kata mahasiswa penerima Bidik Misi itu.

…dst

7 ) Unila Pede Bangun Rumah Sakit
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/09/373/788529/unila-pede-bangun-rumah-sakit

Selasa, 09 April 2013 11:10 wib
JAKARTA – Makin percaya diri dengan akreditasi A yang diraih Fakultas Kedokteran (FK), Universitas Lampung (Unila) pun bersiap melanjutkan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Unila. Pembangunan RSUU tersebut setidaknya akan terwujud pada tahun ajaran baru mendatang. Rektor Unila Prof. Dr. Sugeng P. Harianto, M.S. menjelaskan, pembangunan dan pengoperasian RSU Unila merupakan salah satu cara mempertahankan akreditasi FK Unila. Keberadaan RSU tersebut akan menjadi wadah para mahasiswa dan dosen FK Unila berpraktik dan mengabdikan diri. “Saat ini kebutuhan Unila memang sudah terpenuhi dengan adanya RSU Abdul Moeloek. Tapi untuk masa mendatang, tentu Unila harus mandiri,” kata Sugeng, seperti dikutip dari laman Unila, Selasa (9/4/2013). Proyek pembangunan RSU Unila digagas dengan menggandeng Pertamina sebagai partner. Kerjasama ditargetkan dalam manajemen pengelolaan rumah sakit hingga pembangunannya.

…dst

8 ) Akreditasi A, FK Unila Setara FK UI & UGM
http://kampus.okezone.com/read/2013/04/09/373/788511/akreditasi-a-fk-unila-setara-fk-ui-ugm

Selasa, 09 April 2013 10:46 wib
JAKARTA – Civitas academica Universitas Lampung (Unila), sedang berbangga hati. Pasalnya, Fakultas Kedokteran (FK) Unila baru mengantongi akreditasi A dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud). Pencapaian tersebut dikukuhkan dalam Surat Keputusan Kemendikbud Nomor 051/SK/BAN-PT/AK-XV FK. Prestasi ini tak ayal membuat Rektor Unila Prof. Dr. Sugeng P. Harianto, M.S. bangga sekaligus terkejut. Pasalnya, usia FK Unila masihlah remaja, baru 12 tahun. “Upaya untuk mempertahankan akreditasi tersebut jauh lebih penting,” kata Sugeng, seperti dinukil dari laman Unila, Selasa (9/4/2013). Sugeng memaparkan, upaya mempertahankan akreditasi itu di antaranya dengan memperbaiki kekurangan Unila, seperti menambah jumlah dosen yang menjabat sebagai lektor kepala.

…dst

9 ) Rektor: pakta integritas versi mahasiswa terbentur aturan
http://www.antaranews.com/berita/367845/rektor-pakta-integritas-versi-mahasiswa-terbentur-aturan

Selasa, 9 April 2013 06:09 WIB
Palangka Raya (ANTARA News) – Rektor Universitas Palangka Raya (Unpar) Prof Hendry Singaraca MPd mengatakan 15 pakta integritas yang ditawarkan mahasiswa melalui Badan Eksekutif Mahasiswa akan sulit direalisasikan semua karena ada beberapa point terbentur aturan. “Misalnya, pelibatan mahasiswa dalam menentukan kebijakan universitas. Itu tidak bisa karena aturannya sudah jelas melarang,” kata Rektor Unpar di Palangka Raya, Selasa. Selain itu, lanjut dia, percepatan pembangunan sarana dan fasilitas mengajar berbenturan dengan minimnya anggaran yang dimiliki Universitas Palangka Raya. Di mana Perguruan Tinggi Negeri tertua di Ibukota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut setiap tahun hanya memiliki anggaran Rp20 miliar hingga Rp30 miliar.Ia menyebutkan bahwa dana tersebut tidak sebanding dengan luasnya Unpar yang harus ditangani dan diperbaiki. “Kalau anggaran Unpar Rp100 miliar baru percepatan pembangunan direalisasikan,” ucap Hendry.

…dst

10 ) 267 dosen awasi Ujian Nasional di Ambon
http://www.antaranews.com/berita/368013/267-dosen-awasi-ujian-nasional-di-ambon

Selasa, 9 April 2013 20:02 WIB
Ambon (ANTARA News) – Universitas Pattimura, Ambon, menerjunkan 267 dosen untuk mengawasi pelaksanaan Ujian Nasional tingkat SMA dan SMP di 11 kabupaten/kota di Provinsi Maluku yang akan berlangsung 15 April 2013. “Ratusan dosen yang diterjunkan akan mengawasi seluruh tahapan ujian nasional termasuk pemeriksaan hasilnya yang akan dilakukan di Universitas Pattimura,” kata Rektor Universitas Pattimura, Thomas Pentury, di Ambon, Selasa. Pentury mengakui, sejumlah dosen telah diberangkatkan pada Selasa ini, terutama yang akan bertugas memantau pelaksanaan UN di beberapa kabupaten yang jauh dari jangkauan serta minim sarana transportasinya diantaranya, Maluku Tenggara Barat, Maluku Barat Daya, Kepulauan Aru dan Seram Bagian Timur. Khusus kabupaten SBT para dosennya diberangkatkan dengan mobil jurusan trans seram, sedangkan MBD, MTB dan Aru menggunakan pesawat.

…dst

11 ) Usakti Siap Penuhi Kebutuhan Sarjana Teknik
http://www.jpnn.com/read/2013/04/09/166646/Usakti-Siap-Penuhi-Kebutuhan-Sarjana-Teknik-

Selasa, 09 April 2013 , 21:56:00
JAKARTA – Dekan Fakultas Teknik Sipil & Perencanaan Universitas Trisakti (Usakti), Bambang Endro Yuwono mengatakan Indonesia perlu menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) khusunya di bidang teknik untuk mengantisipasi peningkatan infrastruktur. Bambang mengungkapkan, data yang dirilis oleh Persatuan Insinyur Indonesia (PII) menyatakan bahwa Indonesia membutuhkan sumber daya manusia dengan kualifikasi profesional dan pendidikan tinggi di bidang teknik sebanyak 2,75 juta orang hingga tahun 2025. Namun sampai saat ini tenaga yang tersedia hanya ada sekitar 750.000 insinyur dari berbagai bidang di Indonesia. “Kebutuhan dunia kerja terhadap sarjana teknik terutama teknik sipil memang sangat tinggi, jumlah 750.000 itu tidak sebanding dengan penduduk Indonesia, oleh karenanya kami selalu berusaha menyediakan lulusan teknik yang terbaik, dari segi kualitas maupun kuantitas,” katanya, Bambang memperkirakan, untuk mencapai target 2025, secara bertahap Indonesia harus mencetak sedikitnya 185.000 sarjana teknik per tahunnya. “Saat ini Sarjana Teknik hanya bertambah 37.000 per tahun, ini masih sangat kurang.

…dst

12 ) Dana UN 2013 Belum Cair
http://m.koran-sindo.com/node/306336

09 April 2013
YOGYAKARTA– Satu minggu jelang pelaksanaan ujian nasional (UN), dana yang akan digunakan untuk membiayainya belum juga cair. Dana yang berasal dari APBN tersebut agaknya tersendat dicairkan karena adanya perubahan pos penganggaran di pusat. “Sampai saat ini belum ada kejelasan dana APBN untuk UN, padahal pelaksanaan UN untuk tingkat SMP hingga SMA/SMK seluruhnya dibiayai sepenuhnya dari APBN,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY Kadarmanta Baskara Aji di kantornya kemarin. Aji menuturkan, belum turunnya dana UN dikarenakan kebijakan Kemendikbud mengubah pos penganggaran yang sebelumnya masuk dalam pos anggaran bantuan sosial, diganti menjadi dana belanja barang dan jasa. Padahal, DIY membutuhkan dana Rp4 miliar untuk penyelenggaraan UN tahun ini. Dana ini memang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu senilai Rp5,8 miliar karena pelaksanaan UN mulai tahun ini di-backup oleh perguruan tinggi (PT). “Belum cairnya dana membuat kami awalnya bertanyatanya. Dan saat dikonfirmasi ke pusat, kami menerima jawaban sekitar tiga hari yang lalu bahwa pos penganggarannya berubah. Hal ini jelas membuat kami harus mengubah administrasi dalam waktu singkat karena perlakuan penggunaan dana juga ikut berubah,” paparnya.

…dst

13 ) Sekolah Katolik-Kristen Tunda Kurikulum 2013
Guru Belum Siap dan Belum Dilatih
http://cetak.kompas.com/read/2013/04/09/02475343/sekolah.katolik-kristen.tunda…kurikulum.2013

09 April 2013
Jakarta, Kompas – Sekolah Katolik dan Kristen akan menunda pelaksanaan Kurikulum 2013 sehingga kurikulum tidak akan diterapkan Juli 2013 ini. Alasannya, selain belum memahami arah dan substansi kurikulum baru itu, guru-guru mereka pun belum disiapkan untuk pelaksanaan kurikulum baru. Pernyataan itu disampaikan Komunitas Katolik dan Protestan Peduli Pendidikan di Indonesia, di Jakarta, Senin (8/4). “Kami tidak ingin gagal. Karena itu, pemahaman terhadap substansi kurikulum serta persiapan guru harus dilakukan secara serius,” kata praktisi pendidikan Jeirry Sumampow. Dia melihat, sisa dua bulan sebelum tahun ajaran baru, tidak realistis untuk melatih guru Kelas I dan IV SD, kelas VII SMP, dan Kelas X SMA/SMK. Karena itu, agar persiapan dan pelatihan guru bisa berjalan optimal, pelaksanaan Kurikulum 2013 ditunda. Romo Benny Susetyo, yang hadir dalam jumpa pers mengatakan, tanpa pelatihan yang optimal, guru-guru hanya menyampaikan secara hafalan berdasarkan buku pegangan Kurikulum 2013.

…dst

14 ) UNESCO Beri Pengakuan “Noken”
http://cetak.kompas.com/read/2013/04/09/02491098/unesco.beri.pengakuan..noken

08 April 2013
MANOKWARI, KOMPAS – Gubernur Papua Barat Abraham Octovianus Taruri menerima piagam pengakuan Organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan (UNESCO) terhadap noken. Perlengkapan hidup warga asli Papua berupa tas ini diakui sebagai warisan budaya dunia tak benda. Piagam diserahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di Manokwari, Minggu (7/4) malam. Hadir juga pada kesempatan itu Titus Pekei, warga asli Papua berpendidikan pascasarjana yang menggali nilai-nilai noken dalam riset-risetnya. Hasil riset kemudian dia sampaikan ke kantor UNESCO di Paris berikut argumen-argumennya sehingga UNESCO mengakui noken sebagai warisan budaya dunia tak benda. “Noken dengan demikian bisa disejajarkan dengan produk budaya bangsa Indonesia lainnya, seperti batik, keris, dan tari saman Aceh, yang juga telah diakui sebagai warisan budaya tak benda atau intangible cultural heritage oleh UNESCO,” ungkap Titus. Mohammad Nuh menegaskan, diakuinya noken oleh badan dunia tersebut menegaskan posisi budaya Papua sebagai bagian dari kesatuan Indonesia. Masyarakat Papua tak akan ragu-ragu lagi dalam pergaulan dunia sebagai warga bangsa Indonesia, sebab warisan budaya leluhur Papua diterima sebagai bagian dari kekaguman dunia terhadap Papua dan terhadap Indonesia.

…dst

15 ) Penyakit hepatitis menjadi masalah serius Indonesia
http://nasional.sindonews.com/read/2013/04/08/15/735884/penyakit-hepatitis-menjadi-masalah-serius-indonesia

Senin, 8 April 2013 ? 21:33 WIB
Sindonews.com – Lebih dari 20 juta penduduk di Indonesia sudah terinfeksi hepatitis, untuk itu pemerintah segera lakukan pengendalian untuk menanggulangi tersebar lebih luas. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan (kemenkes) Tjandra Yoga Aditama mengatakan, pemerintah sedang melakukan pendalaman lebih lanjut setiap daerah yang akan rawan akan hepatitis dan potensi yanga kan timbul. Selain itu pendidikan kepada masyarakat mengenai pengertian hepatitis, faktor penyebabnya, penanggulangan serta yang berkaitan dengan pencegahan karena hepatitis ini dapat dicegah. “Setiap jenis hepatitis itu berbeda-beda untuk itu pendidikan kepada masyarakat itu sangatlah penting,” ujarnya saat di temui di Kemenkes, Jakarta, Senin (8/4/2013). Menurutnya, hepatitis terdapat tiga macam yaitu hepatitis A, B, dan C. Dalam pencegahannya hepatitis A penanggulangannya lebih kepada menjaga kebersihan makanan dan proses pembuatan makanan. Hepatitis B yaitu dengan imunisasi dan hepatitis C yaitu dengan menjaga perilaku baik yaitu tidak bertukaran jarum suntik.

…dst

16 ) 20 persen anak Indonesia alami kelainan mata
http://nasional.sindonews.com/read/2013/04/08/15/735670/20-persen-anak-indonesia-alami-kelainan-mata

Senin, 8 April 2013 ? 14:22 WIB
Sindonews.com – Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) mencatat sebanyak 20 persen anak-anak Indonesia mengalami gangguan atau kelainan mata. Karena itu, banyak anak Indonesia yang harus memakai kacamata di usia dini. Guru Besar dan Aktifis Kesehatan Mata dari Perdami Profesor Nila Djuwita Farid Moeloek, SpM mengatakan sebanyak 20 persen anak Indonesia sudah mengalami gangguan atau kelainan pada matanya. Hal itu ditambah karena akibat dampak kemajuan teknologi, gadget, game online, yang mempengaruhi mata anak-anak.  Ia mengatakan, sesudah usia 6 tahun terdapat perubahan bentuk mata. Jika terdapat gangguan maka dapat dikoreksi dengan kacamata.”Sampai usia 40 tahun pun perlu kacamata buat membaca. Mata penting sekali, anak-anak sampai dewasa muda, perlu kaca mata untuk membaca dan melihat. Dengan kita banyak membaca dan melihat, mata berperan penting,” ungkapnya dalam acara Pemeriksaan Mata Gratis bersama Alfamart, Lenteng Agung, Senin (08/04/2013).

…dst