1 ) Di Hari Pendidikan Nasional menteri sampaikan permintaan maaf
http://www.antaranews.com/berita/372730/di-hari-pendidikan-nasional-menteri-sampaikan-permintaan-maaf

Jumat, 3 Mei 2013 04:52 WIB
London (ANTARA News) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh menyampaikan permohonan maaf atas persoalan penyelenggaraan Ujian Nasional Tingkat SMA sederajat tahun pelajaran 2012/2013. Permintaan maaf Menteri Mohammad Nuh itu disampaikan dalam sambutan tertulisnya pada peringaran Hari Pendidikan Nasional 2 Mei yang berlangsung singkat dan ikhmat yang digelar KBRI London, Kamis. Atase Pendidikan KBRI London Fauzi Soelaiman kepada ANTARA London, Jumat mengatakan upacara diisi dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, pembacaan UUD 1945, serta menyanyikan Bagimu Negeri. Menurut Menteri M Nuh, dalam sambutan yang dibacakan Dubes RI untuk Kerajaan Inggris dan Republik Irlandia Hamzah Thayeb, kegagalan harus dijadikan sebagai pelajaran yang sangat berharga dalam memberikan layanan pendidikan kepada masyarakat.

…dst

2 ) Mendikbud Berdebat dengan Demonstran
http://www.jpnn.com/read/2013/05/02/170157/Mendikbud-Berdebat-dengan-Demonstran-

Kamis, 02 Mei 2013 , 16:56:00
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh terlibat perdebatan dengan belasan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Perdebatan ini terjadi saat Mendikbud usai menunaikan shalat Zuhur di Masjid komplek Kemdikbud, tiba-tiba dicegat demonstran yang masuk area kantor Kemdikbud. Mahasiswa yang berasal dari Universitas Diponegoro, ITB, UNJ hingga UGM, saat bertemu M Nuh langsung menyatakan penolakan terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN). Alasannya, karena UN hanya meresahkan masyarakat. Selain itu para mahasiswa juga menolak penerapan Kurikulum 2013. “Kurikulum kan tidak ada dalam rensra (rencana strategis),” celetuk seorang demonstran yang berhadapan langsung dengan M Nuh, Kamis (2/5). Mendengar celetukan mahasiswa yang tidak diketahui namanya itu, Mendikbud langsung menyanggah. “Sampeyan baca RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah, red) Kemdikbud? Itu (kurikulum 2013, red) jelas ada dalam RPJM,” kata Nuh.

…dst

3 ) Divonis Salah BEM UI, Mendikbud Harus Mundur!
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801190/divonis-salah-bem-ui-mendikbud-harus-mundur

Kamis, 02 Mei 2013 16:03 wib
DEPOK – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) memprotes ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas). Mereka menuntut Mendikbud Mohammad Nuh untuk mundur dari jabatannya. Hal itu terkait penilaian mahasiswa tentang penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) yang carut marut menyusul keterlambatan UN di 11 provinsi. Padahal, menurut BEM UI penyelenggaraan UN tidak sah lagi, karena Mahkamah Konstitusi (MK) sudah membatalkan UN.Ketua BEM UI Ali Abdillah menegaskan bahwa mahasiswa UI memvonis Mendikbud bersalah. Karena itu, kata dia, Mendikbud harus mundur dari jabatan. “Pelaksanaan UN banyak daerah yang telat. Hasilnya nilainya seperti apa saya khawatir. Saya dari BEM UI bergabung dengan BEM lainnya memvonis Mendikbud salah, dan harusnya mundur, kesalahan banyak di penyelenggaraan UN, menurut putusan MA sudah batal. Sudah cacat hukum, enggak sah,” tukasnya di Kampus UI, Depok, Kamis (2/5/2013).

…dst

4 ) Itjen Minta Pejabat Kemendikbud Berbenah
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=170215

Jum’at, 03 Mei 2013 , 00:48:00
JAKARTA – Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Haryono Umar mengatakan kacaunya pelaksanaan Ujian Nasional 2013 tingkat SMA yang mengganggu sosial, ekonomi hingga politik cukup dijadikan alasan untuk membenahi manajemen di kementerian yang dipimpin Mohammad Nuh itu. Apalagi di Kemdikbud juga banyak sekali program yang harus dijalankan dengan anggaran yang begitu besar. Karena itu perlu dilakukan penataan ke depannya. Baik yang berkaitan dengan sistem maupun maupun para pejabatnya. “Intinya harus ditata. Terkait dengan sistem, terkait dengan para pejabatnya, itu harus dibehahi, kalau tidak dibenahi ya begini-begini terus,” kata Haryono menjawab JPNN, Kamis (2/5). Dalam kasus UN yang sudah divonis bermasalah oleh Itjen dan diakui oleh Mendikbud, Haryono menyebut masih ada proses investigasi yang dilakukan, yakni terkait tender pencetakan naskah UN yang menurut sejumlah pihak terindikasi korupsi. Bahkan untuk menelusuri dugaan itu, yang menginvestigasi bukan saja dari internal Kemdikbud melalui Itjen dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI), tapi juga sudah dimasuki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Bareskrim Polri.

…dst

5 ) Kemdikbud Akan Selenggarakan Konvensi Nasional Pendidikan
http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/berita/1300

05/02/2013
Jakarta — Berbagai pandangan mengenai ujian nasional (UN), baik yang pro maupun kontra, menjadi dasar bagi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk mengadakan Konvensi Nasional Pendidikan. Selain akan membahas isu UN, Konvensi Nasional Pendidikan juga akan membahas isu-isu lain di dunia pendidikan yang sifatnya nasional. Dalam jumpa pers usai upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menjelaskan, konvensi nasional tersebut juga akan membahas Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas). “Nanti di akhir konvensi ada kesepakatan nasional tentang isu-isu nasional, termasuk UN,” katanya di Plasa Insan Berprestasi, kamis (2/5). Menurut rencana, Konvensi Nasional Pendidikan akan diselenggarakan pada bulan September 2013. Kemdikbud akan mengundang berbagai pihak yang memiliki perhatian di dunia pendidikan. Di antaranya organisasi profesi guru, pengamat pendidikan, serta dari internal kementerian.

…dst

6 ) Baru 47% Dosen di Indonesia Tersertifikasi
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801382/baru-47-dosen-di-indonesia-tersertifikasi

Jum’at, 03 Mei 2013 06:10 wib
JAKARTA – Tidak hanya guru, dosen pun harus melewati proses sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi yang dimiliki serta meningkatkan taraf hidup yang lebih baik melalui tunjangan. Namun, dari 273 ribu dosen di Indonesia, baru 47 persen yang bersertifikasi. Demikian diungkapkan Ketua Bidang Litbang dan P2M Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) Firdaus Ali saat berdiskusi permasalahan terkait pendidikan di Universitas Prof. Dr. Hamka (Uhamka). “Baru 47 persen dosen dari 204 perguruan tinggi se-Indonesia yang sudah tersertifikasi,” kata Firdaus selepas diskusi di Kampus Uhamka, Pasar Rebo, Jakarta Timur, kemarin. Namun, lanjutnya, dosen sedikit lebih beruntung dibandingkan guru untuk menutup kebutuhan karena minimnya pendapatan. Sebab, seorang dosen masih bisa mencari penghasilan tambahan. “Gaji dosen memang di atas UMP. Tetapi untuk sebuah negara, ini masih jauh dari standar. Bandingkan negara-negara lainnya. Di Malaysia, gaji dosen Rp4,8 juta, Singapura Rp9 juta, Jepang Rp13 juta, dan AS Rp31 juta,” tambahnya. Tidak hanya itu, dari 273 ribu dosen di Tanah Air, hanya delapan persen dosen yang telah menyandang titel S-3. Sementara negara tetangga, yakni Malaysia dengan total penduduk 28 juta, jumlah S-3 di Negeri Jiran tersebut mencapai 19 persen.

…dst

7 ) Mendikbud Garap UU Sisdiknas
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801323/mendikbud-garap-uu-sisdiknas

Kamis, 02 Mei 2013 20:11 wib
JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbu)d Mohammad Nuh mengaku membuat konvensi nasional tentang pelaksanaan Undang-Undang (UU) Sisdiknas. “Maret, April selalu ramai soal UN, pada saat pertemuan dengan PGRI tentang kontroversi-kontroversi. Kita buat konvensi nasional tentang pelaksanaan UU Sisdiknas, kita bertemu dengan satu titik kita ambil kesepakatan bersama agar tidak terjebak kontraversi termasuk didalam UN,” ujar M Nuh di Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Kamis (2/5/2013). Pihaknya akan mempersiapkan konvensi itu sehingga tidak ada lagi kontroversi dan tidak kontraproduktif. Menrutnya, perlu waktu untuk mempersiapkan perkiraan September, sehingga masing-masing kita harapkan hasil itu ada kesimpulan kontroversi yang tidak bisa diselesaikan bersama-sama. “Kita siapkan siapa saja yang kita ajak sebagai narasumber, untuk masing-masing punya pandangan akademik. Dengan kesepakatan bersama, ayo kita duduk bareng kita selesaikan bersama,” lanjutnya.

…dst

8 ) Muatan Pancasila dalam kurikulum sudah cukup
http://www.antaranews.com/berita/372477/muatan-pancasila-dalam-kurikulum-sudah-cukup

Rabu, 1 Mei 2013 20:25 WIB
Semarang (ANTARA News) – Pakar pendidikan karakter Universitas Negeri Semarang Prof Masrukhi menilai muatan nilai-nilai Pancasila dalam kurikulum pendidikan di Indonesia saat ini sudah cukup memadai dan proporsional. “Saya melihat kurikulum pendidikan, dilihat dari silabus dan kontennya sudah memuat penguatan nilai Pancasila secara bagus. Hanya saja, masuknya arus budaya asing memang terlalu dahsyat,” katanya di Semarang, Rabu. Menurut dia, era modern yang ditandai dengan kemajuan teknologi informasi memang membuat nilai-nilai budaya asing, baik dari Barat maupun negara lain yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia sangat mudah masuk.Ia mencontohkan mudahnya mengakses internet sekarang ini, tayangan-tayangan televisi yang kerap mengekspos kejelekan, seperti korupsi dan perselingkuhan yang bisa ditonton oleh masyarakat, terutama anak muda.

…dst

9 ) UI Tunjuk Pjs Rektor yang Baru
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/22570368/UI.Tunjuk.Pjs.Rektor.yang.Baru

Kamis, 2 Mei 2013 | 22:57 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Majelis Wali Amanat Universitas Indonesia (MWA UI) menyetujui usulan Senat Akademik untuk menunjuk Wakil Rektor UI M. Anis menggantikan Djoko Santoso sebagai Pejabat Sementara Rektor UI. Keputusan ini diambil melalui rapat MWA UI yang digelar hari ini, Selasa (2/5/2013). Ketua Pemilihan Rektor (Pilrek) UI, Endriartono Sutarto, mengatakan bahwa keputusan ini diambil dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, menurunnya kinerja manajemen UI selama dipegang oleh pejabat sementara yang juga menjabat Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi. “Awalnya memang kami minta agar dari eselon satu Kemdikbud. Karena kami pikir waktunya tidak terlalu lama untuk pengubahan statuta menjadi peraturan pemerintah. Ternyata waktunya lebih dari enam bulan. Dan pejabat sementara tidak bisa melaksanakan langkah-langkah strategis dan tidak fokus, maka ada penurunan kinerja,” kata Endriartono kepada Kompas.com, Kamis (2/5/2013).

…dst

10 ) Tampuk Kepemimpinan Djoko Santoso Digantikan Warek UI
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801261/tampuk-kepemimpinan-djoko-santoso-digantikan-warek-ui

Kamis, 02 Mei 2013 17:23 wib
DEPOK – Permasalahan di kampus Universitas Indonesia (UI) hingga kini belum kunjung usai. Proses menunju statuta atau aturan pengelolaan universitas belum juga selesai. Bahkan selama lebih dari satu tahun, UI belum juga memiliki rektor yang definitif pascaberakhirnya kepemimpinan rektor Gumilar Roesliwa Somantri. Selama kekosongan tersebut, maka UI dijabat oleh Pejabat Sementara (PJS) rektor yang diambil dari eksternal, yakni Dirjen Dikti Djoko Santoso. Namun, hari ini PJS UI tak lagi dipegang Djoko. Wakil Rektor I di UI yakni Muhammad Anis menjadi pejabat rektor yang kewenangannya sama dengan rektor. Anis adalah wakil rektor (warek) I bidang akademik. Penunjukkan Anis sebagai Pejabat Rektor berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) UI pasal 40 yang menyebutkan jika UI tidak memiliki rektor maka ditunjuklah salah satu wakil rektor menjadi pejabat rektor.

…dst

11 ) Dosen UI Tuntut Status PNS
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801171/dosen-ui-tuntut-status-pns

Kamis, 02 Mei 2013 15:17 wib
DEPOK – Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Depok diwarnai dengan unjuk rasa ribuan pekerja Universitas Indonesia (UI) yang menuntut kejelasan status para dosen dan karyawan yang hingga kini belum juga diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Adapun dari 11 ribu pegawai di UI termasuk dosen, hanya 4.000 di antaranya yang berstatus PNS. Ketua Paguyuban Pekerja UI Andri Wibisana mengatakan banyak karyawan berstatus tidak jelas saat ini, bukan pula honorer. Sementara 7.000 pegawai lainnya berstatus tak jelas. “Tuntutannya kita ingin pekerja statusnya menjadi PNS, karena status PNS itu kewajiban. Tidak jelas saat ini status kepegawaiannya, ada banyak, kerja tanpa status, bukan honorer juga, tanpa status termasuk dosen dan karyawan,” ujarnya di depan Stasiun UI, Kamis (2/5/2013). Dia menegaskan, sejak tuntutan bergulir pada 2010, dari 7.000 karyawan, baru 300 yang diangkat menjadi PNS. Ia menuntut agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memperhatikan nasib mereka.

…dst

12 ) Mendikbud Menganugerahi Satya Lencana Pegawainya
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801240/mendikbud-menganugerahi-satya-lencana-pegawainya

Kamis, 02 Mei 2013 16:44 wib
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menganugerahi pegawai atau karyawannya piagam Satya Lencana pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) hari ini. Piagam Satya Lencana Hardiknas 2013 tersebut diberikan kepada 168 pegawai atau karyawan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang masa kerja tugasnya antara 10-30 tahun serta memiliki prestasi. “Dari 168 pegawai Kemendikbud yang menerima Satya Lencana, untuk periode kerja 10 tahun ada 15 pegawai, untuk periode kerja 20 tahun ada 108 pegawai, dan periode 30 tahun ada 45 pegawai,” tukas Mendikbud Mohammad Nuh, di Jakarta, Kamis (2/5/2013).Seperti diberitakan sebelumnya, Mendikbud mengatakan, pada peringatan Hardiknas tahun ini mengambil tema ‘Meningkatkan Kualitas dan Akses Berkeadilan’.

…dst

13 ) Peringati Hardiknas, Ratusan Mahasiswa Trisakti Turun ke Jalan
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/18510114/Peringati.Hardiknas.Ratusan.Mahasiswa.Trisakti.Turun.ke.Jalan

Kamis, 2 Mei 2013 | 18:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Ratusan mahasiswa Universitas Trisakti memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan turun ke Jalan S Parman, Grogol, Jakarta Barat, persis di depan pintu masuk utama Kampus Trisakti, Kamis (2/5/2013). Komandan lapangan mahasiswa, Farhan, menuturkan, ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas dilibatkan dalam aksi tersebut. “Ada sekitar 200 mahasiswa. Tujuan kita di sini kita ingin bilang ke publik kita masih peduli dengan kondisi bangsa ini. Kita dengan dukungan turun ke jalan memperingati Hardiknas sekaligus agenda peringatan reformasi Mei 1998,” kata Farhan saat ditemui seusai melakukan aksi di Kampus Trisakti, Kamis sore. Farhan mengatakan, Hari Pendidikan yang bersinggungan dengan momen 15 tahun reformasi itu seharusnya menjadi refleksi untuk melihat kemerdekaan seperti apa yang saat ini sudah ada di negeri ini. Para mahasiswa itu memandang bahwa pelaksanaan pendidikan saat ini dinilai kurang merata, terutama pendidikan di daerah.

…dst

14 ) 6 Guru Besar UNS “Lengser”
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801137/6-guru-besar-uns-lengser

Kamis, 02 Mei 2013 15:33 wib
SOLO – Sebanyak enam profesor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta memasuki masa pensiun sebagai guru besar karena telah memasuki masa pensiun di usianya ke 70 tahun. “Dengan pensiunnya ke enam professor tersebut, berarti dari 95 guru besar yang aktif diantara 152 profesor yang selama dikukuhkan oleh UNS, kini tinggal 89 profesor yang aktif,” ungkap Rektor UNS Prof. Dr. Ravik Karsidi, MS kepada Okezone, seusai acara Pelepasan Guru Besar UNS di Kampus UNS, Kentingan Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2013).Keenam professor yang pensiun tersebut, adalah Prof Drs. Haris Mudjiman, MA guru besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Prof. Bambang S, dr, M.Med. Sci.PhD guru besar Fakultas Kedokteran, Prof Dr. Samsi Haryanto,M.Pd guru besar Fakultas Sastra dan Senirupa, Prof Dr. Mulyoto, MPd guru besar FKIP, Prof Dr. JB Suparyatmo, dr.Sp.PK guru besar Fakultas Kedokteran , dan Prof Dr. JB Dalono, dr. Sp.OG guru besar Fakultas Kedokteran.

…dst

15 ) Sekjen Dikti Minta Mahasiswa Awasi UU PT
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/109538/sekjen-dikti-minta-mahasiswa-awasi-uu-pt

02 Mei 2013 18:50:29
Surabaya (Antara Jatim) – Sekjen Direktorat Pendidikan Tinggi Kemendikbud Patdono Suwignyo meminta mahasiswa untuk mengawasi pelaksanaan UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, terutama kerja sama universitas dengan industri dan universitas asing. “Kami tidak mungkin mengekang otonomi perguruan tinggi, karena pimpinan universitas sekarang tidak mungkin seperti birokrat, tapi saya sepakat mahasiswa mengawasi otonomi itu, seperti kerja sama universitas dengan industri,” katanya di Surabaya, Kamis. Ia mengemukakan hal itu dalam diskusi publik bertajuk “Peran Swasta dalam Pembiayaan Pendidikan Tinggi” yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ITS Surabaya untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional yang dibuka Rektor ITS Prof Tri Yogi Yuwono. Dalam diskusi publik yang menampilkan pengamat pendidikan Prof Daniel M Rosyid dan Presiden BEM ITS Zaid Marhi Nugraha itu, ia mencontohkan pengawasan itu antara lain menolak kerja sama Penerbit ITS dengan Penerbit Majalah Playboy.

…dst

16 ) Pelemparan ke Rektorat Unsoed Bukan Spontanitas
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/14023820/Pelemparan.ke.Rektorat.Unsoed.Bukan.Spontanitas

Kamis, 2 Mei 2013 | 14:02 WIB
PURWOKERTO, KOMPAS.com – Koordinator “Save Soedirman” Munirah Dinayati menyatakan pengasapan (pelemparan kembang api asap) di Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bukan tindakan spontan. “Ini adalah respons mosi tidak percaya kami pascasomasi Senin (29/4) lalu yang tidak ditanggapi secara serius,” katanya kepada wartawan, di Purwokerto, Kamis (2/5/2013). Di Hari Pendidikan Nasional ini, kata dia, “Save Soedirman” telah memperingati dengan memperingatkan Rektor Unsoed atas pengkhianatan surat pernyataan oleh Rektorat tanggal 17 Desember 2012. Menurut dia, pihaknya tidak melakukan pembakaran, merusak fasilitas, dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Bahkan, lanjut dia, “Save Soedirman” melakukan evakuasi pada beberapa tamu di lantai 3 Gedung Rektorat.

…dst

17 ) Gedung Rektorat Unsoed Disabotase Mahasiswa
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/12481982/Gedung.Rektorat.Unsoed.Disabotase.Mahasiswa

Kamis, 2 Mei 2013 | 12:48 WIB
PURWOKERTO, KOMPAS.com — Gedung Rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, disabotase belasan mahasiswa setempat dengan menggunakan kembang api asap, Kamis. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah saksi, peristiwa tersebut terjadi setelah Rektor Unsoed Edy Yuwono menghadiri upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Gedung Pusat Administrasi Unsoed. “Saat hendak masuk Gedung Rektorat bersama Pembantu Rektor I dan pejabat lainnya, ada sekitar 15 mahasiswa yang mengejar Rektor sambil memanggil ‘Rektor… Rektor…’ Namun Rektor tetap tak acuh,” kata salah seorang saksi mata, Sumantoro, yang bekerja pada Bagian Rumah Tangga Unsoed. Saat masih di teras Gedung Rektorat, kata dia, tiba-tiba ada mahasiswa yang melemparkan kembang api asap ke arah rombongan Rektor. Petugas Satuan Pengamanan (Satpam) Unsoed yang mengetahui kejadian tersebut segera menendang kembang api asap yang dilempar mahasiswa. Satpam juga mengejar belasan mahasiswa tersebut dan beberapa di antaranya dapat ditangkap, tetapi akhirnya dilepas karena mereka dibela oleh teman-temannya.

…dst

18 ) Mahasiswa Unsoed Nyalakan Bom Asap di Rektorat
http://www.tempo.co/read/news/2013/05/02/079477334/Mahasiswa-Unsoed-Nyalakan-Bom-Asap-di-Rektorat

Kamis, 02 Mei 2013 | 13:26 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Kesal dengan penetapan uang kuliah tunggal yang dinilai terlalu mahal, belasan mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman membakar bom asap (flare) di lantai 3 Rektorat. Asap tebal warna-warni yang biasa digunakan suporter sepak bola seketika memenuhi ruangan berpendingin udara itu. “Rektorat pengkhianat,” teriak salah seorang mahasiswa sambil menebarkan bom asap, Kamis, 2 Mei 2013. Seketika pegawai rektorat langsung kabur ke luar rektorat karena bau asap sangat menyengat. Penjaga keamanan yang berjaga pun sontak mengejar belasan mahasiswa yang melarikan diri ke segala penjuru. Beberapa mahasiswa yang tertangkap langsung meronta-ronta. Sempat terjadi tarik-menarik antara mahasiswa dengan pihak keamanan kampus. Namun, dengan sigap mahasiswa bisa lolos dari sergapan keamanan.

…dst

19 ) Diluncurkan, Program Telkomsel Mengajar
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/20540279/Diluncurkan.Program.Telkomsel.Mengajar

Kamis, 2 Mei 2013 | 20:54 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com- Sebagai wujud kepedulian dan semangat berbagi di dunia pendidikan, dan dalam rangka menyambut Hari Pendidikan Nasional 2013, Telkomsel meluncurkan program Telkomsel Mengajar di SDN 03 Tebet, Jakarta Selatan. Melalui pogram ini, Telkomsel memberikan dukungan pembelajaran berbasis teknologi digital dan menerjunkan karyawan internal untuk secara langsung memberikan edukasi mengenai dunia TI secara dini kepada anak didik. Telkomsel Mengajar ini merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan Telkomsel dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia, dengan memanfaatkan teknologi digital dalam aktivitas belajar mengajar. “Selain itu juga memberikan wawasan dan pengetahuan bagi para pendidik maupun anak didik di era digital, agar dapat memanfaatkan teknologidengan optimal dan bijaksana,” kata Executive Head of Corporate Secretary Group Telkomsel, Asli Brahmana, Kamis (2/5/2013) dalam siaran persnya.

…dst

20 ) Biokompos “TCB” Mahasiswa Universitas Brawijaya Lebih Hemat
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/109494/biokompos-tcb-mahasiswa-universitas-brawijaya-lebih-hemat

02 Mei 2013 07:56:57
Malang (Antara Jatim) – Biokompos yang menggunakan Teknologi Pengontrol Suhu (TCB) ciptaan lima mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya Malang diklaim lebih hemat dan efektif. Ketua tim peneliti biokompos TCB Universitas Brawijaya (UB) Suroto, Kamis, mengklaim jika biokompos yang dibuat timnya dan diberi nama “Poncokusumo Fertilizer” itu berbeda dengan biokompos produk lain. “Jika secara konvensional kotoran kambing Ettawa yang sudah dicampur Mikroba Pengurai (EM4) ditutup dengan terpal, pada produk kami diolah dengan menggunakan suhu yang dihasilkan dari lampu pijar,” kata Suroto, menjelaskan. Lima mahasiswa dari FTP UB yang menciptakan Biokompos dengan menggunakan Temperature Control Bioreactor TCB) itu adalah Suroto, Hernadi Septoaji, Vagga Satria, Roshia Wulandari, dan Arifudin. Lebih lanjut Suroto mengatakan, untuk menghasilkan suhu yang dibutuhkan, tim peneliti menggunakan enam lampu pijar yang masing-masing menghasilkan energy 25 watt. Untuk mengatur agar sesuai dengan suhu yang diinginkan yaitu 40 derajat celcius, mereka menggunakan Thermostat.

…dst

21 ) Kenapa Penerapan IT di Pendidikan Tinggi Masih Minim?
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/800959/kenapa-penerapan-it-di-pendidikan-tinggi-masih-minim

Kamis, 02 Mei 2013 10:59 wib
JAKARTA – Penerapan teknologi informasi (IT) dalam dunia pendidikan Tanah Air masih terbilang minim jika dibandingkan dengan perguruan tinggi lain di kawasan ASEAN maupun Asia. Padahal penerapan IT dapat memperluas akses pendidikan dengan lebih cepat. Lantas, apa masalahnya? Kenapa perguruan tinggi Indonesia masih terbilang tertinggal untuk bidang ICT? Menurut Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Djoko Santoso, ada dua masalah utama yang menyebabkan penerapan ICT di perguruan tinggi Indonesia masih minim. “Pertama, dosen internasional belum banyak. Kalau kampus seperti National University of Singapore (NUS) bisa beli dosen dari luar tapi di sini dananya belum cukup. Jadi hanya sebatas mengundang pembicara dari luar untuk kuliah tamu. Makanya penilaian turun,” ungkap Djoko, dalam talkshow bertajuk “Peranan Strategis ICT dalam meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi Menuju World Class University”, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Rabu (1/5/2013) malam.

…dst

22 ) SP2D, Inovasi Kecil Bidang Manajemen PT
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801269/sp2d-inovasi-kecil-bidang-manajemen-pt

Kamis, 02 Mei 2013 18:29 wib
SOLO – Sistem Pengembangan Profesionalisme Dosen (SP2D) hanyalah sebuah inovasi yang di antaranya adalah memanfaatkan kebijakan Pendidikan Tinggi (Dikti) yang member Sertifikat Pendidik (SP) kepada dosen yang dianggapnya profesional, dan memberikannya tunjangan. “Sistem pengelolaan perguruan tinggi yang mendorong dosennya menjadi profesional, sehingga bisa membantu perkembangan perguruan tinggi ke arah yang lebih baik, di Universitas Sebelas Maret dinamakan SP2D,”jelas Prof Drs. Haris Mudjiman, MA, Ph.D saat berorasi pada acara pelepasan Guru Besar UNS dalam Sidang Pleno Senat yang diperluas UNS, di Kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Kamis (2/5/2013). Wujud konkrit SP2D, menurut Haris, di antaranya dosen didorong untuk professional, dalam arti menjalankan kegiatan-kegiatan tridharmanya secara terencana, berkelanjutan dan jujur. Sehingga dosen mendapatkan pengakuan sebagai professional dari Dikti, dan dari perguruan tinggi.

…dst

23 ) Telkom Dorong PT Indonesia Jadi Berkelas Dunia
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/03/mm6po5-telkom-dorong-pt-indonesia-jadi-berkelas-dunia

Jumat, 03 Mei 2013, 01:50 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) melalui kegiatan Telkom Smart Campus Award (TeSCA) ingin mendorong Perguruan Tinggi Indonesia menjadi berkelas dunia. Terkait hal itu, Telkom menggelar dialog bertajuk Peranan Strategis ICT dalam meningkatkan Daya Saing Perguruan Tinggi Menuju World class University bertempat di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (2/5). Bincang-bincang ini menghadirkan dua pembicara utama, yakni Djoko Santoso, Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan Stephane Bressan, pengajar ilmu komputer dari National Univerity Singapura. TeSCA merupakan penghargaan yang diberikan Telkom kepada perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia dalam aspek penerapan ICT. Direktur Enterprise & Wholesale Telkom, Muhammad Awaludin mengatakan, untuk membangun Indonesia yang cerdas merupakan mimpi yang ingin diwujudkan Indonesia sejak dulu. Tapi dalam praktiknya, menjadikan Indonesia cerdas bukanlah semudah membalikkan telapak tangan.

…dst

24 ) Pustek UGM Luncurkan Sekolah Tani
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/02/mm6f7c-pustek-ugm-luncurkan-sekolah-tani

Kamis, 02 Mei 2013, 22:04 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta meluncurkan program sekolah tani yang diharapkan menjadi model alternatif dalam pemberdayaan petani di Indonesia. “Melalui sekolah tani kami mencoba memperbaiki nasib petani dengan cara mencerdaskan dan mengorganisasikan mereka,” kata Kepala Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan (Pustek) Universitas Gadjah Mada (UGM) Revrisond Baswir di Yogyakarta, Kamis. Menurut dia, materi program yang diberikan pada kader-kader petani dan kelompok tani diarahkan pada aspek pengetahuan tentang politik, dan ekonomi pertanian yang lebih luas. Materi kurikulum mencakup wawasan pembangunan pertanian, potret kemiskinan, sejarah kebijakan dan pergerakan petani, problematika kebijakan dan tata niaga pertanian, strategi penguatan kelembagaan dan jaringan petani. “Kami berharap setelah lulus mereka mengetahui bagaimana tata niaga di sektor pertanian serta mampu mengatur jual beli dan tidak lagi diatur oleh tengkulak dan rentenir,” katanya. Ia mengatakan, sasaran peserta awal sebanyak 25-30 orang per angkatan yang merupakan kader muda tani meliputi kelompok tani di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Jawa Tengah dengan memperhatikan komposisi gender dan usia.

…dst

25 ) World Costume Festival
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/03/mm75ra-universitas-negeri-yogyakarta-juara-world-costume-festival

Jumat, 03 Mei 2013, 07:37 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA — Tim Mahasiswa dari Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil menjuarai ajang World Costume Festival(WCF) di Vigan City, Ilocos Sur, Filipina, akhir April lalu. Tim karnaval UNY ini menyisihkan 30 negara peserta seperti Brasil, Italia, Jepang, Banglades, Georgia, Amerika, Italia, Venezuela, Spanyol, dan tuan rumah Philiphina. Tim UNY ini merupakan satu-satunya wakil dari Indonesia. UNY berhasil membawa trofi tertinggi The Golden Kneeling Carabao Trophy dan uang tunai 50 ribu peso. “Ini membuktikan, tim kami merupakan tim kelas dunia, ” ujar Afif Ghurub Bestari, Dosen Pendidikan Teknik Busana FT UNY yang juga konseptor sertai desainer kostum untuk kejuaraan internasional tersebut, Jumat (3/5). Menurutnya, tim UNY diikuti 21 mahasiswa. Dalam ajang WCF ini, UNY menganggat tema colourfull Indonesia. Melalui tema tersebut pihaknya kata Afif, mengangkat beragam busana dan budaya etnis Indonesia mulai batak, dayak, jawa, bali, hingga papua.

…dst

26 ) Prodi Baru Elektro Pelayaran BP2IP Surabaya
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/373/801257/prodi-baru-elektro-pelayaran-bp2ip-surabaya

Kamis, 02 Mei 2013 18:03 wib
SURABAYA – Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Surabaya membuka program studi (Prodi) baru yakni Elektro Pelayaran. Prodi itu merupakan satu-satunya di Indonesia. Bahkan, BP2IP kini sudah berganti nama menjadi Politeknik Pelayaran Surabaya. “Pembukaan Prodi baru ini untuk memenuhi kebutuhan pasar dunia kerja pelayaran,” kata Kepala Seksi Pendidikan Politeknik Pelayaran Surabaya Mugen Sartoto, di Surabaya, Kamis (2/5/2013).Kata Mugen, kebutuhan pasar dunia pelayaran ini menrupakan amanah dari Amandemen Manila 2010 yang berlaku pada 2012. Poin dari amandemen itu adalah adanya kwajiban perwira dalam urusan teknik elektro. Selama ini dalam dunia pelayaran, masalah elektronik tidak dipegang oleh tenaga spesialis.”Tenaga tersebut sangat dibutuhkan baik dunia pelayaran niaga maupun nonniaga, kami berusaha untuk menyediakan tenaga spesialis di bidang elektro,” katanya.

…dst

27 ) Tiga kementerian diminta benahi pendidikan nasional
http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/02/15/744297/tiga-kementerian-diminta-benahi-pendidikan-nasional

Kamis, 2 Mei 2013 − 13:24 WIB
Sindonews.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh dan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali (SDA) diminta membenahi sistem pendidikan nasional. Hal ini disampaikan Koordinator Riset <i>Youth Integrity Survey</i> (YIS) Lia Toriana dari Transparency International Indonesia (TII). “Mendikbud dan Menag agar membenahi sistem pendidikan nasional sehingga mampu membentuk anak muda yang berkarakter dan berintegritas, baik melalui pengembangan bahan ajar, cara ajar atau lingkungan yang bebas dari praktik korupsi,” kata Lia di Hotel Akmani, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2013). Tak hanya dua menteri tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo juga diminta melakukan perbaikan program pendidikan kewarganegaraan dan antikorupsi untuk kaum muda.Lebih lanjut Lia mengatakan, Gubernur DKI Jakarta bersama wakilnya juga diharapkan bisa membangun program yang dapat meningkatkan integritas anak muda dalam pemberantasan korupsi.

…dst

28 ) Dahlan Instruksikan Direktur BUMN Ngajar di Sekolah
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/02/560/801084/dahlan-instruksikan-direktur-bumn-ngajar-di-sekolah

Kamis, 02 Mei 2013 13:28 wib
JAKARTA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mempunyai program membuat para direkturnya mengajar di sekolah. Hal ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional. Menteri BUMN Dahlan Iskan mengungkapkan, pada 20 Mei 2013 yang bertepatan dengan yakni Hari Kebangkitan Nasional, BUMN mempunyai program direktur menjadi guru atau mengajar di sekolah-sekolah SD, SMP, dan SMA. Menurut mantan Dirut PLN itu, program pengajaran di sekolah-sekolah ini terinspirasi dari Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan. Para pelajar ini diharapkan dapat terinspirasi oleh para direktur-direktur BUMN.”Harus mengajar di sekolah-sekolah, baik SD, SMP, SMA. Semakin ke pelosok makin baik, karena terkadang inspirasi itu penting dibanding knowledge, satu hari bisa di tiga tempat ngajarnya,” kata dia, di Kantor Jamsostek, Jakarta, Kamis (2/5/2013).

…dst

29 ) Keterlibatan psikolog, buka peluang mahasiswa KKN di Lapas
http://nasional.sindonews.com/read/2013/05/02/15/744147/keterlibatan-psikolog-buka-peluang-mahasiswa-kkn-di-lapas

Kamis, 2 Mei 2013 &#8722; 02:27 WIB
Sindonews.com – Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Wamenkum HAM) Denny Indrayana mengatakan, selain keterlibatan psikolog dari perguruan tinggi, terbuka pula peluang keterlibatan mahasiswa Fakultas Psikologi pada saat Kuliah Kerja Nyata (KKN). Menurutnya, selama ini selain dari Fakultas Psikologi, telah ada pula kerjasama lain yang dijalin seperti dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) serta Kementerian Agama (Kemenag) dengan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).Senada dengan itu, Direktur Center for Public Mental Health (CPMH) Universitas Gajah Mada (UGM), Noor Rochman Hadjam sepakat dengan adanya tenaga psikolog pada Lapas di Indonesia. Hal ini juga telah diterapkan pada puskesmas di Sleman maupun Kota Yogyakarta yang telah menyediakan layanan psikolog. “Nanti kita mulai dari Lapas Kelas ll Sleman (Cebongan) seperti dengan adanya pojok konseling. Sebelumnya khan kita juga sudah lakukan konseling khususnya pasca kasus penyerangan beberapa waktu lalu,” tutur Noor Rochman, di UGM, Yogyakarta, Rabu (1/5/2013).

…dst

30 ) Universitas Pancasila Siap Bertransformasi Menjadi PTN
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/02/mm6eb7-universitas-pancasila-siap-bertransformasi-menjadi-ptn

Kamis, 02 Mei 2013, 21:45 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Universitas Pancasila (UP) menyatakan kesiapannya untuk bertransformasi menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan saat ini UP masih menunggu proses yang berlangsung di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). “Selagi menunggu proses itu, UP terus meningkatkan mutu mahasiswa dan perkuliahan di semua program studi,” kata Rektor Universitas Pancasila Edi Toet Hendratno, di sela-sela wisuda kampus tersebut di Jakarta, Kamis. Ia mengatakan, hal tersebut terus dilakukan agar bisa bersaing dengan perguruan tinggi negara lain untuk bisa masuk kategori world class university. Upaya untuk meningkatkan kompetensi mutu mahasiswa terus dilakukan, di antaranya meningkatkan kerjasama dengan perguruan tinggi luar negeri. Selain itu, katanya, dengan mendatangkan dosen tamu dari luar negeri, meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris sebagai persyaratan skripsi, student exchange dengan perguruan tinggi luar negeri.

…dst

31 ) Dibuka… Kursus Gratis Bahasa dan Budaya Belanda!
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/1903250/Dibuka.Kursus.Gratis.Bahasa.dan.Budaya.Belanda

Kamis, 2 Mei 2013 | 19:03 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Untuk kedua kalinya Nuffic Neso Indonesia kembali bekerja sama dengan Erasmus Taalcentrum dan Kedutaan Belanda di Jakarta menawarkan kursus gratis bahasa dan budaya Belanda. Kursus ini diperuntukan bagi pelajar Indonesia yang telah diterima di program gelar tahun ajaran 2013 di perguruan-perguruan tinggi di Belanda. Direktur Nuffic Neso Indonesia, Mervin Bakker, di Jakarta, Kamis (2/5/20130), mengatakan, selain mempelajari bahasa Belanda, selama kursus peserta juga akan diberikan materi mengenai sistem pendidikan dan perbedaan belajar di Indonesia dan di Belanda. Saat ini, lebih dari 1.700 program studi internasional (berbahasa Inggris) ditawarkan oleh universitas-universitas di Belanda.”Jadi, dapat dipastikan, kalau untuk melanjutkan sekolah di Belanda tidak perlu belajar bahasa Belanda terlebih dahulu,” ujar Mervin.

…dst

32 ) Universitas Jember Tambah Program S-2 dan S-3
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/17422711/Universitas.Jember.Tambah.Program.S-2.dan.S-3

Kamis, 2 Mei 2013 | 17:42 WIB
JEMBER, KOMPAS.com — Universitas Jember menambah tiga program studi baru untuk strata dua (S-2) dan strata tiga (S-3). Kepastian pembukaan program S-2 dan S-3 disampaikan langsung Rektor Universitas Jember Moh Hasan pada Hari Pendidikan Nasional di Kampus Tegalboto, Jember, Jawa Timur, Kamis (2/5/2013).Ini merupakan kabar gembira yang diterima sivitas akademika Universitas Jember. Sebab, mulai tahun akademik 2013/2014 sudah bisa membuka Program Studi S-2 Linguistik di Fakultas Sastra, S-2 Teknologi Agroindustri di Fakultas Teknologi Pertanian, dan Program Studi S-3 Ilmu Hukum di Fakultas Hukum. “Ketiga fakultas tersebut segera mempersiapkan proses pendaftaran mahasiswa baru,” kata Moh Hasan.

…dst

33 ) Kompas Corner, Lebih Dekat dengan Mahasiswa
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/12154541/Kompas.Corner.Lebih.Dekat.dengan.Mahasiswa

Kamis, 2 Mei 2013 | 12:15 WIB
SERPONG, KOMPAS.com – Bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Kompas meresmikan Kompas Corner di Universitas Multimedia Nusantara (UMN), Serpong, Tangerang, Banten, Kamis (2/5/2013). Dengan konsep ruang interaksi dan pusat kreasi, Kompas Corner diharapkan bisa menjadi ruang interaksi bagi para pembacanya di kalangan mahasiswa. Wakil Redaktur Pelaksana Kompas, Trias Kuncahyono mengatakan selain untuk mendekatkan Kompas dengan generasi muda terdidik saat ini, Kompas Corner juga hadir untuk membantu sivitas akademika bijaksana dalam menghadapi serbuan informasi. “Sekarang kita tak bisa terhindar dari serbuan informasi yang begitu banyak. Kalau tujuan pendidikan Ki Hajar Dewantara dulu membuat manusia Indonesia yang terdidik dan berbudaya karena waktu itu jamannya mendidik bangsa kita bersaing dengan penjajah, sekarang sudah berbeda, tantangannya berbeda.

…dst

34 ) Posko Anti DO Bakal Dibuka
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/22264867/Posko.Anti.DO.Bakal.Dibuka

Kamis, 2 Mei 2013 | 22:26 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan membuka posko anti putus sekolah atau disebut Posko Anti Drop Out (DO) pada awal tahun pelajaran 2013-2014, Juli mendatang. Hal ini dimaksudkan untuk menekan angka anak putus sekolah sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa posko ini nantinya akan dibuka di seluruh dunia dan bekerja sama dengan Dinas Provinsi masing-masing daerah. Tentu saja, tidak menutup kemungkinan apabila ada pihak yang peduli pendidikan ingin memberikan bantuan pada posko ini. “Kami ingin memastikan agar anak-anak di Indonesia dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah,” kata Nuh saat memberikan sambutan pada upacara Hari Pendidikan Nasional di halaman Gedung A, Kemdikbud, Jakarta, Kamis (2/5/2013)

…dst

35 ) Mendikbud Ingin Lapor Presiden Dulu, Itjen Ingin Cepat
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/02/15254681/Mendikbud.Ingin.Lapor.Presiden.Dulu.Itjen.Ingin.Cepat

Kamis, 2 Mei 2013 | 15:25 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum akan menyampaikan hasil investigasi inspektorat jenderal kepada masyarakat. Alasannya, hasil investigasi tersebut semestinya disampaikan terlebih dahulu kepada Presiden Republik Indonesia. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan bahwa secara birokrasi pihaknya harus melapor terlebih dahulu kepada orang nomor satu tersebut. Selanjutnya, pihaknya baru dapat membeberkan kepada publik hasil investigasi tersebut. “Memang iya inspektorat sudah ngasih hasilnya, tapi itu hanya terkait pelaksanaan. Untuk pengadaan masih perlu pendalaman,” ujar Nuh seusai Upacara Hari Pendidikan Nasional di Plaza Gedung A Kemendikbud, Jakarta, Kamis (2/5/2013). “Untuk kapan waktu akan dipublikasikannya, saya mau laporkan detailnya kepada Presiden dulu,” imbuhnya.

…dst

36 ) Mendikbud Berjanji Copot Pejabat yang Bersalah soal UN
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/02/3/150879/Mendikbud-Berjanji-Copot-Pejabat-yang-Bersalah-soal-UN

Kamis, 02 Mei 2013 | 11:47 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan M Nuh berjanji akan mencopot pejabat di jajaran kementeriannya yang terbukti terlibat kasus penundaan pelaksanan Ujian Nasional (UN) SMA sederajat tahun 2013. Hal itu dikatakan M Nuh saat menggelar konferensi pers usai peringatan Hari Pendidikan Nasional di Gedung Plaza A, Kemendikbud, Jakarta, Kamis (2/5). “Saya terus terang belum dapat melaporkan ke Presiden karena beliau masih di Surabaya. Namun, prinsip dasarnya kita hormati Irjen Kemendikbud yang sudah melaporkan investigasinya, termasuk rekomendasi untuk penataan sistem, organisasi dan personal,” jelas Nuh. Ia didampingi Wakil Mendikbud Musliar Kasim dan Wiendu Nuryanti, Irjen Haryono Umar dan beberapa pejabat eselon satu. Nuh menegaskan, siapapun yang terbukti lalai akan dijatuhi sanksi, mulai sanksi ringan berupa teguran tertulis hingga pencopotan jabatan. Menurut Nuh, pada waktunya hasil investigasi kasus UN akan diumumkan. Investigasi itu mencakup tiga titik: pengadaan barang/jasa, pelaksanaan dan percetakan.

…dst

37 ) Pemindaian LJUN SMA 100% Selesai
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/05/02/223595/Pemindaian-LJUN-SMA-100-Selesai

2 Mei 2013
SEMARANG- Proses pemindaian lembar jawab ujian nasional (LJUN) jenjang SMA sederajat, termasuk ujian paket C di Jawa Tengah yang dilakukan Universitas Negeri Semarang (Unnes), Rabu (1/5), telah selesai 100%. Hasil pemindaian yang sudah rampung tersebut akan segera dikirim ke Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Jakarta. Seperti tahun-tahun sebelumnya, Unnes bertanggung jawab dalam proses pemindaian LJUN SMA sederajat di Jateng. Tahun ini universitas konservasi ini kembali melakukan tugas tersebut dan berhasil memindai 1.405.671 LJUN secara tepat waktu, bahkan sebelum jatuh tempo yang ditetapkan Kemdikbud. Pelaksana tugas Rektor Unnes, Dr Agus Wahyudin mengatakan, pemerintah pusat menentukan proses pemindaian harus selesai Jumat (3/5). Namun, Unnes berhasil menyelesaikan proses tersebut sebelum jatuh tempo. “Dalam proses itu kami bekerja 24 jam dengan memberdayakan 400 personel pada bagian pemberkasan, 90 personel untuk memindai, dan proses pemindaian menggunakan 23 alat image scanner,” ungkapnya saat ditemui di kampus Unnes Sekaran Gunungpati, Rabu (1/5). Penanggung Jawab Pelaksana Pe­mindaian LJUN SMA Jateng itu menjelaskan, pihaknya tidak memungkiri jika dalam proses pemindaian mengalami kendala, antara lain karena LJUN yang tipis, sehingga memerlukan perhatian khusus.

…dst

38 ) Obat Palsu Tembus Apotek
http://www.kopertis12.or.id/2013/05/03/waspadai-obat-palsu-tembus-apotek.html

Jumat,03 Mei 2013
Jakarta, Kompas – Obat palsu jenis PDE5 inhibitor atau sildenafil untuk terapi disfungsi ereksi ditemukan di sejumlah apotek. Ini menunjukkan luasnya peredaran obat palsu hingga masuk jalur distribusi obat resmi. Demikian hasil penelitian Victory Project Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia- Rumah Sakit dr Cipto Mangunkusumo (FKUI-RSCM) yang dipaparkan pada Kamis (2/5) di Jakarta. Penelitian berlangsung tahun 2011-2012, dipimpin Guru Besar Urologi FKUI Akmal Taher di Jabodetabek, Malang, Surabaya, Bandung, dan Medan. Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan Widyaretna Buenastuti mengatakan, penelitian dilakukan dengan membeli obat dari penjual obat pinggir jalan, toko obat, situs internet, dan apotek. Contoh obat yang diuji ada 518 tablet. “Hasilnya, sildenafil dari penjual obat pinggir jalan 100 persen palsu, dari toko obat 56 persen palsu, dari situs internet 33 persen palsu, dan apotek 13 persen palsu,” katanya. Hasil penelitian tidak dapat digeneralisasi untuk semua obat karena yang diteliti hanya sildenafil dan hanya di beberapa kota. Hasil penelitian akan terbit di jurnal kedokteran pertengahan 2013.

…dst

39 ) KEBENCANAAN
Solidaritas ASEAN Hadapi Bencana yang Meningkat
http://cetak.kompas.com/read/2013/05/03/04040373/solidaritas.asean.hadapi.bencana.yang.meningkat.

Jumat,03 Mei 2013
Jakarta, Kompas – Kejadian bencana terus meningkat dari tahun ke tahun dengan korban jiwa dan dampak kerusakan membesar. Benua Asia, khususnya Asia Tenggara, termasuk kawasan terbanyak dilanda bencana. Karena itu, dibutuhkan solidaritas bersama. Itu mengemuka pada diskusi kebencanaan yang diadakan ASEAN Agreement on Disaster Management and Emergency Response (AADMER) Partnership Group (APG), di Jakarta, Kamis (2/5). Tanty Surya Thamrin, Indonesia Country Leader APG-AADMER, mengatakan, pada Juli 2005, negara ASEAN menandatangani kerja sama penanggulangan bencana dan respons darurat. Perjanjian tersebut kemudian diratifikasi 10 negara anggota ASEAN pada 24 Desember 2009. “Tujuan utama AADMER adalah mengurangi kerugian akibat bencana di ASEAN dengan saling bantu,” katanya. Namun, Nanang Subana Dirja dari Oxfam mengatakan, sejak diratifikasi dua tahun lalu itu, APG-AADMER masih dalam tahap pembangunan kapasitas kelembagaan. “Masih banyak hal yang harus terus dilakukan, terutama dalam hal mitigasi bencana. Apalagi, dari tahun ke tahun intensitas bencana semakin meningkat,” katanya.

…dst