1 ) Pendaftaran SBMPTN Mulai Dibuka Senin
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152838/-Pendaftaran-SBMPTN-Mulai-Dibuka-Senin

Sabtu, 11 Mei 2013 | 11:44 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) secara daring mulai dibuka, Senin (13/5) pada pukul 08.00. Pendaftaran hingga 7 Juni mendatang dan ditutup pada pukul 22.00. Pendaftaran dilakukan melalui situs http://ujian.sbmptn.or.id. Ujian tertulis dilaksanakan pada 18-19 Juni. Sedangkan pelaksanaan ujian keterampilan pada 20 Juni dan atau 21 Juni. Pelaksanaan ujian keterampilan ini berlaku untuk beberapa jurusan seperti olahraga, seni tari, seni musik, sendratasik, dan seni rupa atau desain. Ketua Panitia Pelaksana SBMPTN Akhmaloka mengatakan SBMPTN diperkirakan akan diikuti sekitar 600 ribu peserta. Jumlah kursi yang diperebutkan adalah 90.000 untuk SBMPTN dan 120.000 kursi untuk SNMPTN. 62 PTN termasuk PT yang dikelola Kementerian Agama sebanyak delapan akan ambil bagian dalam SBMPTN 2013. Jumlah PTN yang dikelola Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berjumlah 54. “SBMPTN dapat diikuti peserta yang lulus SLTA atau setara mulai 2011-2013,” ujar Akhmaloka pada Sabtu (11/5). Peserta SBMPTN dibagi atas tiga kelompok ujian yaitu kelompok ujian sain dan teknologi (saintek), kelompok ujian sosial dan humaniora (soshum) dan kelompok ujian campuran. Setiap peserta boleh mengambil tiga program studi (prodi) hanya dari satu kelompok ujian dan dari PTN mana saja.

…dst

2 ) Siswa Bidikmisi Dibebaskan Biaya Pendaftaran SBMPTN
http://www.jpnn.com/read/2013/05/11/171477/Siswa-Bidikmisi-Dibebaskan-Biaya-Pendaftaran-SBMPTN-

Sabtu, 11 Mei 2013 , 11:46:00
JAKARTA – Panitia Pusat seleksi penerimaan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) jalur SBMPTN memberi perlakuan khusus bagi siswa program Bidikmisi. Siswa yang sudah mendapatkan biaya pendidikan dan biaya hidupnya ditanggung pemerintah, mereka juga dibebaskan dari biaya pendaftaran masuk PTN. Ketua Panitua Pusat SBMPTN, Akhmaloka menyebutkan siswa Bidikmisi yang berasal dari kalangan kurang mampu memang tidak dipungut biaya pendaftaran, baik SNMPTN yang sedang berjalan, SBMPTN maupun jalur Mandiri yang pelaksanaannya dilakukan masing-masing PTN. “Siswa Bidikmisi tidak dipungut biaya pendaftaran, gratis. Mereka cukup menggunakan nomor PIN Bidikmisi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemdikbud,” kata Akhmaloka, Sabtu (11/5). Tahun 2013 ini, jumlah peserta Bidikmisi yang mengikuti semua bentuk seleksi masuk PTN, baik SNMPTN, SBMPTN maupun jalur mandiri tidak dibatasi, hanya saja jumlah yang akan diterima di PTN sudah dipatok pemerintah sebanyak 40.000 kursi. Cara mendapatkan PIN Bidikmisi sendiri sudah ditetapkan oleh Dirjen Dikti. Siswa tidak mampu yang berasal dari keluarga miskin bisa mendaftarkan diri ke Ditjen Dikti untuk mendapatkan PIN khusus program Bidikmisi. “Siswa kurang mampu mendaftar ke Dikti dan akan dicek apakah mereka dari keluarga miskin atau bukan. Setelah itu baru diberi PIN Bidikmisi,” tambah Akhmaloka.(Fat/jpnn)

***

3 ) “Coba-coba Jadi Joki SBMPTN, Pasti Ketahuan”
Peserta SBMPTN tidak boleh melakukan kecurangan
http://nasional.news.viva.co.id/news/read/411979–coba-coba-jadi-joki-sbmptn–pasti-ketahuan-

Sabtu, 11 Mei 2013, 11:44
VIVAnews – Panitia pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Nasional mengaku sudah mengantisipasi kemungkinan adanya joki peserta tes. “Kita sudah antisipasi sedemikian rupa. Mulai dari soal ujiannya, kemudian validasi jawaban,” kata Ketua Panitia Pelaksana SBMPTN 2013, Akhmaloka di Jakarta, Sabtu 11 Mei 2013. Meski begitu, dia tidak bersedia membeberkan lebih detail caranya untuk mendeteksi keberadaan para joki. “Saya tidak bisa ceritakan secara mendetail, nanti saya dikira ngajarin joki,” katanya. Akhmaloka menyatakan jika memang nantinya terbukti memakai joki, maka yang orang terkait dengan joki itu tidak akan lulus. “Joki tersebut akan ditangkap. Dan apabila masuk ke ranah pidana, ya akan kita pidanakan,” sambungnya. Dia menghimbau agar para peserta SBMPTN tidak melakukan kecurangan dalam mengerjakan tes bersama itu. “Kalau ada joki akan ketauan, jangan coba-coba,” kata dia mengingatkan.

…dst

4 ) Soal SBMPTN Dipastikan Tak Bocor
http://www.tempo.co/read/news/2013/05/11/079479591/Soal-SBMPTN-Dipastikan-Tak-Bocor

Sabtu, 11 Mei 2013 | 13:08 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Soal Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dijamin kerahasiaannya. Panitia sudah mengupayakan agar soal tak bocor. Wakil Ketua SBMPTN Rochmat Wahab mengatakan, panitia mengemas rapi soal dengan peti baja. “Soal dijamin tak bocor seperti ujian nasional,” kata dia di Hotel Century, Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2013. Panitia pun, kata dia, sudah mengupayakan agar soal tak bocor. Misalnya dengan menjaga kerahasiaan percetakan PTN mana yang ditunjuk. “Jika masyarakat tahu, soal akan bocor,” ujar dia. Ketua SBMPTN, Akhmaloka, mengatakan, pihaknya sudah siapkan semuanya terkait proses seleksi ini. “Kami sudah koordinasi dengan mitra IT agar tidak terjadi kegagalan sistem online, baik untuk pendaftaran maupun proses berikutnya,” ucap Rektor Institut Teknologi Bandung tersebut. Ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mulai dibuka pendaftarannya pada Senin depan. Pada 13 Mei 2013, pendaftaran secara online serentak dibuka untuk semua siswa yang ingin mengikuti ujian tertulis ini. “Dan ditutup tanggal 17 Juni 2013 jam 11 malam WIB.”

…dst

5 ) Mohammad Nuh Resmikan Politeknik Madiun
http://edukasi.kompas.com/read/2013/05/11/13472881/Mohammad.Nuh.Resmikan.Politeknik.Madiun

Sabtu, 11 Mei 2013 | 13:47 WIB
MADIUN, KOMPAS.com- Politeknik Negeri Madiun di Kota Madiun, Jawa Timur, yang sebelumnya merupakan sekolah swasta dengan nama Politeknik Madiun, Sabtu (11/5/2013), diresmikan. Peresmian dilakukan oleh Menteri Pendidikan Mohammad Nuh. Dalam kesempatan itu, Nuh mengatakan ada banyak alasan kenapa Politeknik Madiun dijadikan sekolah negeri. Salah satunya supaya menjadi pusat pendidikan unggulan di wilayah Jawa Timur bagian barat. Alasan lain, supaya pemerintah turut bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan pendidikan, tanpa bermaksud meremehkan kemampuan pihak swasta. Politeknik Negeri Madiun ini akan melengkapi politeknik sebelumnya di Jatim. Selain Madiun, pemerintah telah membangun Politeknik Negeri Banyuwangi dan Madura.

…dst

6 ) “Jangan Meremehkan Pendidikan Vokasi”
http://kampus.okezone.com/read/2013/05/11/373/805501/jangan-meremehkan-pendidikan-vokasi

Sabtu, 11 Mei 2013 16:19 wib
MADIUN – Mendikbud Mohammad Nuh melakukan kunjungan kerja untuk meresmikan Politeknik (Poltek) Negeri Madiun (PNM). Dalam acara itu, Nuh menenegaskan pendidikan vokasi sejajar dengan pendidikan akademik.
“Jangan sekali-kali meremehkan pendidikan vokasi. Bahkan dalam UU pendidikan tinggi (Dikti), pendidikan vokasi harus disejajarkan dengan pendidikan akademik dari sisi kelembagaan kesatuan dan dari sisi ketenagaan, dosen bisa menjadi guru besar,” kata Nuh dalam sambutan peresmian Politeknik Negeri Madiun, Jawa Timur, Sabtu (11/5/2013). Oleh karena itu, Nuh melanjutkan, Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud diperintahkan menyusun Rancangan Undang-Undang Perguruan Tinggi (RUUPT) untuk kembangkan program vokasi hingga magister (S-2) dan doktor terapan (S-3). “Syarat menjadi dosen poltek harus S2. Sehingga, tidak ada diskriminasi antara pendidikan vokasi dan pendidikan akademik. Demikian juga tidak ada siskriminasi antara dosen vokasi dan dosen akademik,” imbuhnya.

…dst

7 ) PNM untuk redistribusi pusat unggulan pendidikan
http://www.antaranews.com/berita/374129/pnm-untuk-redistribusi-pusat-unggulan-pendidikan

Sabtu, 11 Mei 2013 18:33 WIB
Madiun (ANTARA News) – Perubahan status swasta Politeknik Madiun menjadi Politeknik Negeri Madiun (PNM) untuk redistribusi pusat unggulan di bidang pendidikan vokasi di Jawa Timur, kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhammad Nuh. “Selama ini, pusat unggulan pendidikan berada di kota besar, seperti Surabaya dan Malang. Hal itu yang ingin dihapus oleh pemerintah pusat,” ujarnya seusai mersmikan PNM di Kota Madiun, Sabtu. Menurut dia, terdapat beberapa target kemudahan dengan berubahnya status Politeknik Madiun dari swasta ke negeri, diantaranya akses yang lebih mudah kepada anak-anak muda yang berasal dari daerah untuk mendapatkan pendidikan tinggi. “Anak-anak muda tersebut tidak harus keluar daerah untuk sekolah. Selain itu, PNM juga menumbuhkan kebanggaan bagi warga Madiun dan sekitarnya,” kata Nuh.

…dst

8 ) Forum Rektor Apresiasi Kabalitbang Kemendikbud Mundur
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152854/-Forum-Rektor-Apresiasi-Kabalitbang-Kemendikbud-Mundur

Sabtu, 11 Mei 2013 | 12:48 WIB
Metrotvnews.com, Solo: Forum Rektor Indonesia (FRI) mengapresiasi keputusan Khairil Anwar Notodiputro yang mundur dari jabatan kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Balitbang Kemendikbud). FRI menilai keputusan Khairil itu sebagai bentuk pertanggungjawaban moral yang positif atas kisruhnya pelaksanaan ujian nasional sekolah menengah atas (SMA) di 11 provinsi. “Itu harus dihargai secara positif, itu kehormatan bagi dia,” tegas Ketua FRI Laode M Kamaluddin di kampus Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah, Sabtu (11/5). Keputusan untuk mundur dari jabatan ketika gagal menjalankan tugas seperti itu, tegas Kamaluddin, merupakan sebuah kewajaran. Di Jepang misalnya, jika ada sebuah pesawat terbang jatuh menterinya akan mengundurkan diri. Kamaluddin mengatakan, pengunduran diri Khairil itu harus dilihat secara bijaksana. Ia tidak setuju jika keputusan itu dilihat sebagai bentuk sikap melarikan diri dari tanggung jawab. Ia justru harus dipahami sebagai bentuk pertanggungjawaban karena kegagalan dalam menjalankan sebuah mandat.

…dst

9 ) Kabalitbang Kemendikud: Masak Saya Harus Mencebur ke Sungai?
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152736/Kabalitbang-Kemendikud-Masak-Saya-Harus-Mencebur-ke-Sungai

Sabtu, 11 Mei 2013 | 00:33 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemendikbud Khairil Anwar Notodiputro memastikan telah mengajukan pengunduran diri terkait kisruh keterlambatan ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat di 11 provinsi. Meski sempat menolak diwawancarai, wartawan Media Indonesia Syarief Oebaidillah berhasil mewawancarai Khairil Anwar Notodiputro di Kantor Kemendikbud, Jumat (10/5). Berikut petikannya.

…dst

10 ) Mendikbud hormati keputusan mundur bawahannya
http://www.antaranews.com/berita/374136/mendikbud-hormati-keputusan-mundur-bawahannya

Sabtu, 11 Mei 2013 19:42 WIB
Gresik (ANTARA News) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh tetap menghormati keputusan pejabat bawahannya di eselon I yang mengundurkan diri terkait kekisruhan dalam pelaksanaan Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat SMA beberapa waktu lalu. “Mundur atau mengundurkan diri itu menjadi hak setiap orang. Kami tetap menghormati dan memberikan apresiasi kalau ada pejabat yang mengundurkan diri,” katanya kepada wartawan di Gresik, Jawa Timur, Sabtu. Ia mengemukakan hal itu menanggapi kabar mundurnya salah seorang pejabat eselon I di kementeriannya, yakni Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Khairil Anwar Notodiputro, yang diduga terkait kekisruhan pelaksanaan UN Sekolah Menengah Atas (SMA). Kepala Balitbang merupakan pihak yang bertanggung jawab terhadap proses pengadaan soal UN SMP dan SMA. Proses pendistribusian soal mengalami keterlambatan, sehingga pelaksanaan UN SMA di 11 provinsi harus ditunda.

…dst

11 ) Hasil Investigasi Karut-Marut UN Diumumkan Senin
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152893/-Hasil-Investigasi-Karut-Marut-UN-Diumumkan-Senin

Sabtu, 11 Mei 2013 | 16:34 WIB
Metrotvnews.com, Madiun: Tim investigasi untuk karut-marutnya pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tahun 2013 yang dibentuk Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah merampungkan tugasnya. Hasil temuan tim investigasi tersebut akan diumumkan ke publik, Senin (13/5) minggu depan. “Tunggu saja detailnya besok, Senin minggu depan,” kata Mendikbud M Nuh kepada wartawan seusai meresmikan Politeknik Negeri Madiun, Sabtu (11/5). Hasil temuan tim investigasi, sambung Mendikbud, akan membeberkan secara rinci mulai dari persoalan percetakan, pendistribusian dan temuan lainnya. Dari hasil investigasi memang ditemukan ada beberapa hal yang terjadi kesalahan.
Di antaranya ada keterlambatan pengiriman naskah UN akibat dokumen UN tidak terdistribusi dengan baik. (Sunarwoto)

***

12 ) UN Jangan dijadikan Syarat Masuk PT
http://m.koran-sindo.com/node/314409

11 Mei 2013
SOLO – Kisruh ujian nasional (UN) terus menjadi perhatian. Forum Rektor Indonesia (FRI) mengusulkan hasil UN ini jangan dijadikan sebagai syarat masuk perguruan tinggi. Ketua FRI Laode M Kamaluddin mengatakan, dalam penerimaan calon mahasiswa baru, sebaiknya diserahkan kepada otoritas perguruan tinggi (PT) masing-masing. Apalagi saat ini, di PT terdapat jalur mandiri dengan menyelenggarakan ujian masuk sendiri. “Dalam konteks yang kita lihat sekarang ini bahwa UN sebaiknya tidak dijadikan sebagai salah satu syarat masuk PT,” ujar Laode kepada wartawan di Gedung Rektorat Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kemarin. Meski demikian, dia menilai siswa kelas XII tetap harus menjalani kelulusan dengan menempuh UN. “Mereka (para siswa kelas XII) harus lulus iya, namun hanya lulus. Jangan melihat hasil angka UN-nya,” tandasnya. Pria yang menjabat sebagai Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang ini juga beranggapan kondisi pendidikan di Indonesia masih memerlukan standarisasi. Pasalnya, perkembangan pendidikan di Pulau Jawa dan luar Jawa memiliki tingkat yang berbeda, meskipun terus mengalami kemajuan yang pesat. “Bahkan, sekarang ini pendidikan di daerah-daerah sudah bisa dibilang cukup maju dan dapat bersaing dengan kotakota besar,”papar Laode. Dia mencontohkan di kampusnya. Dalam pembukaan program kelas siang dan penelusuran bakat, ternyata mahasiswa yang dipilih dan direkrut oleh Unissula tidak kalah satu sama lain. Baik itu yang berasal dari Jawa maupun luar Jawa.

…dst

13 ) Presiden Harus Komit Berdayakan Perguruan Tinggi
http://www.jpnn.com/read/2013/05/11/171521/Presiden-Harus-Komit-Berdayakan-Perguruan-Tinggi-

Sabtu, 11 Mei 2013 , 19:13:00
SURAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Irman Gusman mengatakan Perguruan Tinggi harus punya mimbar tersendiri dan tidak terganggu hanya karena urusan birokrasi dan struktural. Menurutnya, jabatan rektor yang diposisikan sebagai satuan kerja yang berada di bawah Dirjen merupakan kesalahan struktural yang harus segera diperbaiki. “Rektor itu harus punya mimbar tersendiri dan jangan terganggu oleh urusan birokrasi dan struktural. Siapa pun presiden yang nantinya terpilih melalui Pemilu Presiden 2014, harus berkomitmen terhadap pemberdayaan perguruan tinggi. Kalau tidak, maka perguruan tinggi akan semakin terpuruk,” kata Irman Gusman dalam acara Musyawarah Nasional (Munas) Forum Rektor Indonesia se Jawa yang berlangsung di Kampus Universitas Sebelas Maret, Solo, Sabtu (11/5). Langkah kongrit untuk pemberdayaan perguruan tinggi lanjut Irman mendekatkannya dengan lembaga-lembaga riset yang didanai oleh negara secara maksimal. “DPD mendorong perguruan tinggi bergabung dengan lembaga riset dan teknologi agar perguruan tinggi lebih dekat dengan industri dan tidak jadi penghuni menara gading,” kata dia.

***

14 ) Perguruan Tinggi Negeri Didominasi Kota Besar
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152886/-Perguruan-Tinggi-Negeri-Didominasi-Kota-Besar

Sabtu, 11 Mei 2013 | 16:09 WIB
Metrotvnews.com, Madiun: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh menyatakan, berubahnya status Politeknik Madiun dari swasta menjadi negeri ini merupakan upaya pemerintah untuk menepis diskriminasi perguruan tinggi negeri yang selama ini didominasi kota-kota besar. Selain itu juga sebagai proses distribusi berkualitas dari dunia pendidikan untuk kota-kota pinggiran. “Dalam upaya itu sekarang menjadikan sejumlah perguruan tinggi di kawasan kota pinggiran menjadi negeri. Untuk di Jawa Timur perguruan tinggi negeri sudah dilakukan di Madura dan Banyuwangi,” kata Mendikbud dalam sambutannya saat meresmikan Politeknik Negeri Madiun, Sabtu (11/5). Masih dalam upaya tersebut, menurut Mendikbud, perguruan tinggi negeri yang berada di daerah pinggiran ini akan disejajarkan dengan perguruan tinggi negeri di kota-kota besar. Dengan begitu generasi yang hendak melanjutkan perguruan tinggi negeri tidak harus pergi Surabaya dan Malang. “Karena sudah memiliki perguruan tinggi negeri, sekarang cukup kuliah di kota Madiun saja tidak perlu jauh-jauh. Kalau menuntut ilmu di kota sendiri nantinya juga akan berkurang biayanya. Tidak perlu kost atau kontrak, karena tinggal dan kuliah di kotanya sendiri,” jelasnya.

…dst

15 ) Mendikbud Resmikan Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/110107/mendikbud-resmikan-sekolah-tinggi-manajemen-semen-indonesia

11 Mei 2013 17:49:50
Gresik (Antara Jatim) – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh meresmikan Sekolah Tinggi Manajemen Semen Indonesia (STIMSI) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Sabtu. Dalam peresmian itu, Nuh mengatakan, kehadiran STIMSI di Jawa Timur dapat memberikan akses pendidikan yang bagus, sehingga akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi anak bangsa. “Kalau di Malaysia sudah ada Petronas University, dan kini di Indonesia hadir STIMSI. Sekarang, bagaimana mengembangkan sayap nantinya bisa menjadi Univeritas Semen Indonesia,” katanya. Mantan Rekotr ITS Surabaya ini mengatakan, ada tiga tradisi yang berkembang pada setiap perguruan tinggi di Indonesia, yakni tradisi industri atau perguruan tinggi yang memiliki laboratorium industri, selanjutnya tradisi akademik dan inovasi, serta tradisi tradisi sosial budaya. “Untuk Semen Indonesia, sepertinya meneruskan tradisi para wali, yakni mencetak mahasiswa yang memiliki komitmen tinggi, dan saya yakin dengan kehadiran STIMSI, Indonesia tidak akan kekurangan stok mahasiswa yang memiliki komitmen tinggi,” katanya.

…dst

16 ) Undip Konsentrasi Prodi Pertanian
http://m.koran-sindo.com/node/314410

11 Mei 2013
SEMARANG– Universitas Diponegoro (Undip) mulai meningkatkan konsentrasi pada program studi ilmu pertanian. Ini seiring dengan tingginya kebutuhan tenaga ahli pertanian dalam mengelola lahan-lahan pertanian. Terlebih lagi, belakangan ini sumber daya manusia (SDM) pertanian semakin menipis dan banyak perguruan tinggi yang belum menyediakan program studi (prodi) pertanian. Hal ini seperti yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Undip Priyo Bintoro kemarin. Upaya meningkatkan konsentrasi Undip pada prodi pertanian itu ditunjukkan dengan pembukaan program S-1 Agribisnis, S-1 Agro Teknologi, dan S-1 Ilmu Teknologi Pangan Undip. “Jika melihat pedoman sejarah Undip tahun 1988-an memang sudah ada wacana pembukaan jurusan pertanian, yang selanjutnya menjadi dasar untuk pencanangan pembentukan program studi baru yang meliputi S-1 Agribisnis, S- 1 Agro Teknologi, dan S-1 Ilmu Teknologi Pangan, tetapi dengan konsekuensi perubahan nama fakultas,” papar Priyo. Karena itu, Undip melakukan perubahan nama untuk Fakultas Peternakan menjadi Fakultas Peternakan dan Pertanian.

…dst

17 ) Gandeng Kemenristek, Unissula Bentuk Konsorsium TV Digital
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/05/11/224375/Gandeng-Kemenristek-Unissula-Bentuk-Konsorsium-TV-Digital-

11 Mei 2013
SEMARANG – Pemerin­tah merencanakan tahun 2018 melakukan analog switch-off secara nasional. ”Karena itu, mulai saat ini masyarakat dan pelaku industri sebaiknya mempersiapkan diri untuk mela­kukan migrasi dari era pen­yiaran televisi analog menuju era penyiaran televisi digital,” kata Kepala Lembaga Pene­litian Unissula Dr Suryani MT, dalam pertemuan membahas pembentukan Konsorsium TV Digital dan Industri Kreatif TIK di kampus Unissula yang diprakarsai oleh Kemenristek. Hadir pada kesempatan itu Asisten Deputi Menristek Bidang Produktivitas Riset Iptek Strategis. Dia mengatakan, konsorsium melalui Forum Jaringan Litbang Jateng tersebut terdiri atas Kemenristek, Litbang Kominfo, Balitbang Jateng, TVRI, perguruan tinggi (Unis­sula, Undip, Udinus, ITS), dan industri strategis seperti, PT LEN Industri, dan Polytron. Menurut dia, Unissula yang sejak 2011 mengembangkan sistem penyiaran digital atau terrestrial-digital multimedia broadcasting (T-DMB), kini mendapat dukungan dari pemerintah untuk bersama-sama melakukan penelitian di bidang siaran televisi digital.

…dst

18 ) Hari Lupus Sedunia Diperingati di Bandung
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152889/-Hari-Lupus-Sedunia-Diperingati-di-Bandung

Sabtu, 11 Mei 2013 | 16:22 WIB
Metrotvnews.com, Bandung: Hari Lupus sedunia diperingati Syamsi Dhuha Foundation (SDF), Sabtu (11/5), di Gedung Graha Sanusi Hardjadinata, Jl Dipati Ukur, Bandung, Jabar. Dalam acara yang juga dihadiri pihak Kemenkes dan Kick Andy Foundation. Penyakit Lupus adalah penyakit yang menyerang jaringan ikat dan pembuluh darah sehingga berdampak sangat luas meliputi banyak organ tubuh. Umumnya timbul kelainan berupa ruam ruam pada kulit, khususnya pada bagian wajah sehingga penampilan penderita mirip dengan lupus atau serigala. Banyak hal yang belum di pahami mengenai penyakit Lupus ini terutama dalam hal pencegahan dan pengobatannya. Hingga saat ini di seluruh dunia tercatat ada 5 juta orang terserang penyakit tersebut dan 400 ribu di antaranya ada di Indonesia. Penyakit ini sendiri merupakan penyakit yang mematikan, setara dengan penyakit kanker. Dr Rachmat Gunadi SpPd-Kr, dokter pemerhati Lupus menambahkan bahwa belum ada data akurat yang ada namun penderita odapus (orang dengan lupus) di Bandung ada sekitar 3.000 orang dan di Jawa Barat mencapai 40.000 orang.

…dst

19 ) Tayangan Penyerbuan Densus 88 Bisa Ganggu Psikologis Anak
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/11/3/152839/-Tayangan-Penyerbuan-Densus-88-Bisa-Ganggu-Psikologis-Anak

Sabtu, 11 Mei 2013 | 11:53 WIB
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Rektor Universitas Islam Indoneia (UII) Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc menyayangkan tayangan langsung penyerbuan bersenjata terhadap teroris. Menurut Edy, tayangan yang dikesankan sebagai infotainment itu mempertontonkan pembunuhan dan penyergapan terhadap teroris. “Ini tidak mendidik, karena aksi itu ditayangkan langsung dan bisa disaksikan anak-anak,” kata Edy, Jumat (10/5). Secara psikologis, kata Rektor UII itu, akan mempengaruhi perkembangan dan pembentukan kepribadian anak. “Mengajarkan sadisme,” tegasnya. Penggerebekan teroris yang dilakukan Densus 88, imbuhnya, cenderung mengumbar show of war dengan menembak mati seseorang — apa pun labelnya — dan melakukan operasi dengan cara mengundang wartawan. Hal semacam itu, lanjutnya, sebenarnya juga membahayakan wartawan dan masyarakat. “Bisa menjadi kontraproduktif bagi penanganan teroris karena menyulitkan penangkapan,” katanya. Apalagi, ujarnya bila kemudian terjadi salah sasaran, misalnya, yang dikepung ternyata bukan orang yang dimaksud meski sama-sama teroris.

…dst

20 ) Kemdikbud Evaluasi Program Akselerasi
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/05/11/224377/Kemdikbud-Evaluasi-Program-Akselerasi-

11 Mei 2013
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan mengevaluasi program akselerasi. Menjamurnya kelas akselerasi di sekolah dikhawatirkan hanya dijadikan proyek. Hal tersebut diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Menengah (Dirjen Dikmen) Kemdikbud, Hamid Muham­mad, di Jakarta, kemarin. Menurut Hamid, sejak dibu­kanya program kelas akselerasi, pihaknya belum pernah melakukan evaluasi. Awalnya program tersebut merupakan wadah untuk menjaring peserta didik yang memiliki bakat, potensi, dan kemampuan yang lebih. “Harus dilakukan evaluasi, sehingga keberadaan kelas-kelas akselerasi tidak dijadikan proyek oleh sekolah-sekolah,” ungkap Hamid. Pihaknya khawatir menjamurnya kelas akselerasi tidak dibarengi dengan standar dan pening­katan kualitas. Pasalnya, terkait dengan biaya pendidikan, tentu kelas akselerasi lebih tinggi ketimbang kelas reguler.”Siswa yang masuk di kelas ini ada yang dikenai biaya lebih dari yang lain,” ujarnya.

…dst

21 ) Dana BOS Madrasah tak Kunjung Cair
Sekolah Ngutang, Guru jadi Sales
http://www.jpnn.com/read/2013/05/11/171491/Sekolah-Ngutang,-Guru-jadi-Sales-

Sabtu, 11 Mei 2013 , 13:56:00
BOGOR – Bantuan operasional sekolah (BOS) madrasah yang tak kunjung cair membuat proses belajar mengajar (KBM) terganggu. Pihak sekolah harus mencari pinjaman alias ngutang untuk menutupi kebutuhan sekolah selain para guru yang belum gajian selama lima bulan. Kepala MTs Yasiba, Siti Halimah, mengakui keterlambatan pencairan dana BOS berakibat pada pemenuhan peralatan belajar mengajar tidak optimal. Sekolah tidak memiliki dana cadangan yang dapat menutupi kekurangan kebutuhan sekolah. Selain untuk membeli alat perlengkapan sekolah, dana bantuan itu digunakan untuk membiayai proses penunjang pembelajaran. Saat ini sekolah terdapat 820 siswa dan 28 orang staf pengajar honorer. “Bila kondisi keterlambatan ini dibiarkan terlalu lama, maka sekolah akan terus menjerit,” ujarnya. Sementara ini, sekolahnya terpaksa meminjam uang ke pihak ketiga agar aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung. Siti menceritakan, saat ujian nasional (UN) sekolahnya harus mendirikan tenda di luar kelas, untuk para pengawas dan sebagian para peserta ujian. Apalagi, minggu depan siswa kelas VII dan VIII melaksanakan ujian kenaikan kelas. “Ini akan menggunakan anggaran yang cukup besar. Saya sudah berulang kali menanyakan kepada Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Bogor, tetapi jawabannya selalu sama, belum cair,” katanya kepada Radar Bogor (JPNN Grup).

…dst