1 ) Sidang Bioremediasi Chevron
Ahli IPB Beda Pendapat dengan Jaksa Soal Tanah Terkontaminasi
http://news.detik.com/read/2013/05/24/172556/2255361/10/ahli-ipb-beda-pendapat-dengan-jaksa-soal-tanah-terkontaminasi?ntprofil

Jumat, 24/05/2013 17:25 WIB
Jakarta – Pakar bioteknologi dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Linawati Hardjito menyebut tanah bebas dari kontaminasi bila memiliki konsentrasi minimal tanah tercemar (TPH) minimal 1 persen. Ini berbeda dengan jaksa yang dalam dakwaan menyebut tanah dengan TPH 1,73 persen tidak terkontaminasi. “Di Kepmen 128/2003 disebut tanah tidak terkontaminasi kalau TPH-nya di bawah 1 persen,” kata Linawati yang dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara bioremediasi dengan terdakwa Koordinator Tim Environmental Issues Seatlement SLS Minas PT Chevron, Kukuh Kertasafari di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (24/5/2013). Persoalan batas minimal TPH tanah terkontaminasi itu ditanyakan Kukuh. Dia mempertanyakan hasil uji laboratorium terhadap sampel tanah dari lokasi penampungan tanah yang akan dibioremediasi (stock pile). Sebab jaksa dalam dakwaan menyebut tanah terkontaminasi minyak pada stock pile tidak perlu dibioremediasi karena rata-rata TPH 1,73 persen di SLS Minas. Ini yang jadi dasar jaksa menyebut bioremediasi PT Chevron fiktif.

…dst

2 ) Sidang Bioremediasi Chevron
Ahli ITB: 14 Hari Bukan Ukuran Keberhasilan Bioremediasi
http://news.detik.com/read/2013/05/24/120952/2254906/10/ahli-itb-14-hari-bukan-ukuran-keberhasilan-bioremediasi?nd771104bcj

Jumat, 24/05/2013 12:09 WIB
Jakarta – Ahli bioremediasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Sri Haryati Suhardi mengatakan tenggat waktu 14 hari tidak dapat dijadikan ukuran keberhasilan proses bioremediasi. Penegasan ahli ini bertolak belakang dengan dakwaan jaksa penuntut umum (JPU). “14 hari bukan acuan, karena tingkat keberhasilan diizinkan hingga 8 bulan,” kata Sri Haryati yang dihadirkan dalam sidang lanjutan perkara bioremediasi dengan terdakwa Koordinator Tim Environmental Issues Seatlement SLS Minas PT Chevron, Kukuh Kertasafari di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Jumat (24/5/2013). Dia menjelaskan, 14 hari merupakan waktu bagi mikroba bekerja mendegradasi limbah minyak pada tanah tercemar. Kepmen 128/2003 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengolahan Limbah Minyak Bumi dan Tanah Terkontaminasi, juga tidak mengatur batas minimal proses bioremediasi. “Maksimumnya 8 bulan,” ujarnya. Menurut Sri Haryati, Kepmen 128/2003 mewajibkan pemeriksaan persentase kandungan minyak mentah pada tanah tercemar atau Total Petroleum Hydrocarbon per 2 pekan. Pengecekan minimal dilakukan 3 kali untuk melihat konsistensi hasil uji.”Kalau TPH sudah di bawah 1 persen, kita bisa nyatakan bioproses bisa dihentikan,” terangnya.

…dst

3 ) Empat Departemen IPB Raih Akreditasi Internasional
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/24/mnaw0t-empat-departemen-ipb-raih-akreditasi-internasional

Jumat, 24 Mei 2013, 18:31 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,BOGOR–Rektor IPB Prof Herry Suhardiyanto mengatakan keberhasilan beberapa departemen meraih akreditasi internasional merupakan bentuk komitmen perguruan tinggi itu pada mutu. “Karena mutu dan kualitas itu ke depan adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar,” katanya di Bogor, Jawa Barat, Jumat. Empat departemen di IPB yang baru mendapat akreditasi internasional itu adalah Departemen Agronomi dan Hortikultura (AGH), Departemen Proteksi Tanaman (PTN), Departemen Budi Daya Perairan (BDP), dan Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan (ITK). Tiga departemen pertama memperoleh akreditasi dari ASEAN University Network – Quality Assurance (AUN-QA). Sedangkan Departemen ITK dari Institute of Marine Engineering, Science and Technology (IMArEST). Meski mendapat pengakua dunia, Rektor mengingatkan satu catatan yang harus dipegang, yakni jangan melupakan konteks ke-Indonesiaan yang khas.

…dst

4 ) ITS Wakili Indonesia di Kompetisi GGITC Paris
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/24/mnb0a4-its-wakili-indonesia-di-kompetisi-ggitc-paris

Jumat, 24 Mei 2013, 20:03 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA–Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya melalui inovasi “Green Floating Clinic” menjadi juara ketiga dalam “Go Green in the City (GGITC) East Asia 2013” yang diadakan oleh Scheider Electric, Dengan demikian ITS hingga berhak mewakili Indonesia ke kompetisi tingkat dunia di Paris pada 27-28 Juni mendatang. “Kami meraih prestasi itu setelah bersaing dengan negara-negara di Asia, di antaranya Singapura, Filipina, Malaysia, Thailand, Vietnam, Korea Selatan, dan Taiwan,” kata mahasiswa Teknik Elektro ITS yang anggota tim ‘Green Floating Clinic’ ITS, Priyo Edy Wibowo, di Surabaya, Jumat (24/5). Didampingi anggota tim lainnya, yakni Kharisma Bani Adan, Ahmad Faisal Haq, dan Ria Sasmita Utami, ia menjelaskan keberhasilan itu mengantarkan ITS bersama tim dari Singapura dan Filipina menjadi tiga wakil Asia dalam kompetisi tingkat dunia di Paris itu.

…dst

5 ) Kuota Bidikmisi sulit penuhi target
http://nasional.sindonews.com/read/2013/03/21/15/729484/kuota-bidikmisi-sulit-penuhi-target

Ratih Keswara
Kamis, 21 Maret 2013 ? 02:24 WIB
Sindonews.com – Kuota jalur Bidikmisi yang sengaja diperuntukkan bagi siswa kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, ternyata sulit dipenuhi. Setidaknya hal inilah yang dirasakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) sebagai perguruan tinggi negeri (PTN). “Bidikmisi sulit terpenuhi karena seleksi penerimaannya bukan sekedar mengacu pada keluarga kurang mampu, tapi juga ada perhitungan standar tertentu bagi mereka yang memperoleh Bidikmisi, agar dapat kuliah di UGM,” kata Rektor UGM Prof Dr Pratikno, di Yogyakarta, Rabu (20/3/2013). Kuota Bidikmisi sendiri mencapai 20 persen dari kuota penerimaan mahasiwa baru. Pelaksanaan Bidikmisi oleh perguruan tinggi telah memiliki payung hukum yakni Undang-undang (UU) Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pratikno menuturkan, setiap tahunnya UGM berusaha memenuhi kuota bidikmisi yang telah ditentukan pemerintah. Pada 2012 UGM menaikkan kuota dari 1.000 menjadi 1.102 mahasiswa penerima Bidikmisi. Menurutnya, Pada 2013, UGM berencana hanya menargetkan penerimaan mahasiswa jalur Bidikmisi sebanyak 1.000 orang. Selain itu, persoalan untuk meningkatkan akses Bidikmisi ini terbantu dengan adanya Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). Tahun 2012 UGM mendapatkan BOPTN sekitar Rp90 miliar.

…dst

6 ) Sambut Waisak Mahasiswa UGM dan Godod Gelar Pameran di Magelang
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/24/3/156434/-Sambut-Waisak-Mahasiswa-UGM-dan-Godod-Gelar-Pameran-di-Magelang

Jum’at, 24 Mei 2013 | 17:46 WIB
Metrotvnews.com, Yogyakarta: Dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak, tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Universitas Gadjah Mada Yogyakarta menggelar pameran bertajuk Rupa Waisak Dharma Gama di Hotel Pondok Tingal, Borobudur. Perupa Yogyakarta, Godod Sutejo, Jumat (24/5), di studionya Suryodiningratan Yogyakarta, mengatakan pameran itu akan berlangsung hingga 11 Juni mendatang. “Pameran ini sekaligus menjadi usaha penggalangan dana tim KKN PPM Universitas Gadjah Mada ke Kaimana, Papua Barat,” ujar Godod. Pada pameran ini menampilkan 56 karya pilihan dari 41 perupa tanah air yang berasal dari Yogyakarta, Solo, dan Pati.

…dst

7 ) ITB Jalin Kerjasama dengan Telkomsel Kembangkan Sistem Informasi
http://www.pikiran-rakyat.com/node/236076

Jumat, 24/05/2013 – 10:24
BANDUNG,(PRLM).-Institut Teknologi Bandung (ITB) jalin kerjasama dengan Telkomsel untuk mengembangkan konten, aplikasi, layanan komunikasi dan sistem informatika. Kerjasama ini dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman ITB dan Telkomsel oleh oleh Direktur Utama Telkomsel Alex J Sinaga dan Wakil Rektor ITB Prof. Wawan Gunawan dalam acara ICT for Smart Society e-Indonesia Initiatives Forum 2013 di Aula Barat Kampus ITB, Jalan Ganeca, Kamis (23/5/2013), “Dengan kolaborasi Telkomsel dan ITB ini diharapkan mampu membuat kajian analisis dan konsep serta mampu menghasilkan produk lokal yang bermanfaat serta membantu menyelesaikan masalah,” ujar Alex. Menurutnya dalam era digital public awareness terkait inovasi dan kreativitas Teknologi Informatika di dunia pendidikan juga perlu ditingkatkan. Tujuannya untuk memacu peran serta dalam mengembangkan dan memajukan dunia pendidikan di Indonesia. Ini mengingat Indonesia negara yang peduli pendidikan. Sementara itu Head of Synergy Management Group Telkomsel, R Hermanses menjelaskan bahwa kerjasama yang dijalin Telkomsel dan ITB ini untuk membangun ekosistem mobile.

…dst

8 ) Mahasiswa FE UI Dirikan Pusat Studi BUMN
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/24/mnawc5-mahasiswa-fe-ui-dirikan-pusat-studi-bumn

Jumat, 24 Mei 2013, 18:38 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Sejumlah mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) mendirikan Center Of Studies for BUMN (CeoS for BUMN) atau pusat studi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai pusat kajian guna memahami kinerja BUMN tersebut. “Pusat studi BUMN ini nantinya akan membahas isu-isu strategis yang sedang berkembang secara terbuka dan masif agar dapat diketahui oleh banyak pihak khususnya mahasiswa,” kata Kepal. Kantor Komunikasi Universitas Indonesia Farida Haryoko di Depok, Jumat. Menurut dia pendirian CeoS for BUMN berawal dari diskusi informal empat mahasiswa FEUI terdiri dari Andi Pardamean, M Fadel Noorsal, Triasa A Laksana dan Aichiro Suryo, yang menyadari akan peran strategis BUMN dalam membangun perekonomian bangsa. Namun disisi lain kesadaran mahasiswa tentang BUMN masih rendah sehingga dianggap perlu membuat pusat kajian BUMN di lingkungan kampus. Saat ini kata dia organisasi CeoS for BUMN dijalankan oleh 47 mahasiswa FEUI yang terdiri dari jurusan Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi angkatan 2008-2012.

…dst

9 ) Peraih Nilai UN Tertinggi Nasional Ingin Jadi Dokter
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/05/24/3/156368/Peraih-Nilai-UN-Tertinggi-Nasional-Ingin-Jadi-Dokter

Jum’at, 24 Mei 2013 | 12:50 WIB
Metrotvnews.com, Denpasar: Ni Kadek Vani Apriyanti, siswa SMAN 4 Denpasar, yang merupakan peraih nilai ujian nasional murni tertinggi jenjang SMA di Tanah Air mengaku ingin melanjutkan kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. “Saya masih belum ada kepastian akan masuk Fakultas Kedokteran lewat tes atau tidak setelah berhasil meraih nilai UN tertinggi ini,” katanya di Denpasar, Jumat (24/5). Untuk kategori sekolah, SMAN 4 Denpasar menjadi yang terbaik dengan nilai rata-rata UN mencapai 9,17 dan kategori siswa Ni Kadek Vani Apriyanti dari SMAN 4 Denpasar juga berada di urutan teratas dengan nilai rata-rata 9,87. Terkait kesuksesannya menjadi peraih nilai UN tertinggi, siswa program IPA asal Gianyar ini mengatakan makin mengintensifkan belajar mendekati UN.”Dekat-dekat pelaksanaan UN, saya lebih banyak latihan soal dan belajar kelompok. Di samping pihak sekolah juga mengadakan belajar intensif untuk siswa-siswa terbaik di program IPA,” ujarnya.

…dst

10 ) Undip Bebaskan Biaya Kuliah 1.250 Mahasiswa
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/05/24/225718/Undip-Bebaskan-Biaya-Kuliah-1.250-Mahasiswa-

24 Mei 2013
SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) kembali membebaskan biaya kuliah untuk 1.250 mahasiswa miskin melalui program bantuan pendidikan miskin berprestasi (bidikmisi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mahasiswa bidikmisi tidak akan dipungut biaya apa pun selama perkuliahan di kampus. Seluruh biaya kuliah ditanggung penuh oleh pemerintah. “Mahasiswi bidikmisi tidak hanya dibebaskan dari biaya studi, tetapi juga mendapat uang saku setiap bulan Rp 600.000. Bantuan tersebut akan diterimakan selama delapan semester,” kata Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan Undip Drs Warsito SU di ruang kerjanya, kemarin. Selama tahun 2010-2012, Undip menerima mahasiswa dari program jalur bidikmisi sebanyak 1.525 orang setiap angkatan. Tahun ini Undip mengajukan 1.250 mahasiswa untuk mendapatkan beasiswa tersebut.

…dst

11 ) Kuliah Online Solusi Sulitnya Akses Pendidikan
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/05/24/mnb2g2-kuliah-online-solusi-sulitnya-akses-pendidikan

Friday, 24 May 2013, 21:27 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Jarak jauh dan kondisi demografi masih menjadi tantangan terbesar untuk pemerataan ini. Ide maupun terobosan untuk memeratakan pendidikan di wilayah terpencil pun hadir dari berbagai pihak. Ketika fasilitas email mulai booming tahun 1995 lalu, 3 tahun setelahnya di 1998, fasilitas email ini pertama kali digunakan untuk memberi pengajaran kuliah jarak jauh. Pelopornya, Universitas Terbuka (UT). Rektor UT Tian Belawati mengatakan kuliah jarak jauh sebenarnya sudah dimulai sejak lama. Bahkan kuliah jarak jauh sudah diterapkan di dunia usai revolusi industri abad ke-18 lalu. Di Indonesia, sistem kuliah jarak jauh ini mulai dikenalkan tahun `80-an lalu. Namun, penggunaan media internet baru mulai diterapkan sekitar 1998. Sebelumnya, sistem pembelajaran hanya melalui buku modul yang diberikan pada peserta didik. Menurut Tian, sistem kuliah jarak jauh memiliki keunggulan yang tidak dimiliki sistem pendidikan formal. Yaitu, aspek pemerataan dan perluasan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

…dst