1 ) M.Nuh: Bidik Misi Jangan Disiasati
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/13/06/23/motzem-mnuh-bidik-misi-jangan-disiasati

Sunday, 23 June 2013, 12:32 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, PADANG — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh menegaskan agar program bidik misi tidak disiasati pihak universitas. Setiap calon mahasiswa yang tak mampu secara finansial berhak masuk perguruan tinggi negeri apapun jurusannya. Hal tersebut disampaikan M. Nuh saat berkunjung ke Universitas Andalas Padang, Ahad (23/6). Ia menyampaikan pesan kepada pemimpin perguruan tinggi negeri agar mendukung program bidik misi. Jumlah jatah siswa bidik misi per fakultas harus dibuka untuk mahasiswa miskin. “Ini adalah amanah undang-undang, mohon tidak disiasati,” pesan mendikbud. Nuh mengatakan, program bidik misi dibuka di setiap jurusan. PTN diharapkan tak mensiasati dengan hanya memberikan kesempatan mahasiswa miskin di jurusan non-favorit. Jurusan favorit seperti kedokteran pun harus dibuka bagi program bidik misi. “Jika kedokteran menerima 100 mahasiswa, maka 20 wajib untuk bidik misi,” kata Nuh menegaskan. Program bidik misi, kata Nuh, bagaikan vaksin sosial. Agar negara sehat dari penyakit sosial, maka diperlukan pendidikan. “Dana pendidikan diibaratkan vaksin sosial. Ibarat tubuh agar tahan banting dari penyakit,maka imunitas harus ditingktkan. Penyakit sosial paling bahaya ada tiga, kemiskinan kebodohan dan keterbelakangan peradaban. Agar tahan dari tiga penyakit tadi ya pendidikan. Tak hanya itu, Pendidikn juga sebagai elevator sosial,” ujarnya.

…dst

2 ) Beasiswa Paripurna untuk Bangsa
http://www.ui.ac.id/id/notice/archive/6518

Posted by admin on 2013-05-28 15:55:13
FKUI adalah salah satu lembaga pendidikan kedokteran terkemuka yang menjadi acuan nasional dan hingga saat ini masih menjadi pilihan bagi calon mahasiswa dari seluruh Indonesia. Dengan dibukanya berbagai jalur masuk ke UI, (antara lain, melalui jalur undangan dan SBMPTN), maka mahasiswa yang menjalani pendidikan Program Sarjana Reguler di FKUI – pun berasal dari berbagai wilayah di Indonsia dengan latar belakang sosial ekonomi yang beragam. Sejalan dengan itu, timbul permasalahan dalam biaya pendidikan di FKUI dan biaya hidup di Jakarta yang menjadi kendala dan hambatan bagi para calon mahasiswa, sehingga calon mahasiwa berkecil hati dan pesimis, merasa tidak mampu menjalani pendidikan di FKUI.Mengecap pendidikan, termasuk pendidikan tinggi adalah hak setiap warga negara Indonesia. Oleh sebab itu, disusunlah suatu program yang bernama Beasiswa Paripurna untuk Bangsa (BPuB), yang dibiayai dari dana beasiswa Universitas Indonesia untuk memperluas akses mahasiswa berpotensi dengan latar belakang ekonomi yang kurang. Program ini khusus untuk mahasiswa jenjang Sarjana Reguler Kedokteran yang tidak hanya membantu biaya pendidikan, tetapi juga biaya hidup dan fasilitas akademik. Dengan diadakannya program ini diharapkan dapat terbentuk dokter-dokter berkualitas yang berbakti untuk bangsa.

…dst

3 ) Mendikbud Resmikan Gedung Rp 95,5 Miliar di Unand Padang
http://www.jpnn.com/read/2013/06/23/178312/Mendikbud-Resmikan-Gedung-Rp-95,5-Miliar-di-Unand-Padang-

Minggu, 23 Juni 2013 , 22:22:00
PADANG – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan hari ini meresmikan lima unit gedung perkuliahan senilai Rp 95,9 miliar di Universitas Andalas (Unand) Limau Manis, Padang, Sumatera Barat. Kelima bangunan itu di antaranya gedung Fakultas Kedokteran, Fakultas Keperawatan, gedung pascasarjana dan dua gedung kuliah bersama. Pembangunan kelima gedung ini sudah dimulai sejak 2008 namun sempat terhenti saat gempa mengguncang kota Padang 2009 lalu. “Pascagempa 2009 tersendat, baru dilanjutkan kembali tahun 2011. Total seluruh anggaran pembangunan gedung ini mencapai Rp 95,9 miliar. Termahal gedung Fakultas Kedokteran Rp 40 miliar lebih,” kata Rektor Unand Padang, Dr Werry Darta Taifur, Minggu (23/6). Saat ini, Unand memiliki 15 fakultas dengan 23 ribu mahasiswa mulai dari program S1, S2 dan S3. Di Sumatera, Unand juga tercatat sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) penerima alokasi terbesar bagi mahasiswa tidak mampu melalui program Bidikmisi yang dibiayai APBN. “Unand tertinggi menerima beasiswa Bidikmisi di Sumatera. Misalnya tahun 2012 ada 22 orang Prodi Kedokteran. Keseluruhan sudah 2.050 orang mahasiswa bidikmisi yang diterima di Unand,” jelas Werry. Pada kesempatan sama, Mendikbud Mohammad Nuh menyatakan bahwa dari tahun ke tahun prestasi Unand terus mengalami peningkatan. “Mohon terus dirawat aset besar yang dimiliki Unand, terutama aset tradisi dan budaya akademik,” tegasnya.

…dst

4 ) UU Dikti Wajibkan PTN Memberikan Akses Bagi Rakyat Miskin
http://ugm.ac.id/id/berita/7920-uu.dikti.wajibkan.ptn.memberikan.akses.bagi.rakyat.miskin

Di Upload : Rabu, 19 Juni 2013 — Satria
Perkara pengujian Undang-Undang Pendidikan Tinggi (UU Dikti) sampai pada tahapan baru, yaitu mendengar keterangan Ahli dan Saksi yang diajukan oleh Pihak Terkait, Pemerintah, serta Pemohon pada persidangan keempat Perkara Nomor 033/PUU-XI/2013 perihal pengujian UU Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, Selasa (18/6) di Gedung Mahkamah Konstitusi. Sekretaris Eksekutif UGM, Gugup Kismono mengatakan pada tahapan ini UGM sebagai salah satu Pihak Terkait secara aktif memantau perkembangan persidangan. Tercatat ada 6 eks-PT BHMN sudah mengajukan diri sebagai Pihak Terkait dalam perkara tersebut, yaitu UGM, IPB, UI, ITB, UPI dan Unair. “UGM menilai UU Dikti bukan semata-mata penting bagi eksistensi institusi pendidikan tinggi, namun juga terkait kemajuan dan peningkatan pendidikan tinggi di Indonesia,”tegas Gugup, Rabu (19/6). Gugup menjelaskan pada persidangan tersebut Pihak Terkait UI, ITB dan UPI hanya dipersilakan untuk menyampaikan pendapat tertulis oleh Majelis Hakim, agar persidangan dapat efektif untuk menggali keterangan Ahli dan Saksi yang diajukan. Ahli yang diajukan oleh Pemohon, yaitu Prof. Dr. B.S. Mardiatmadja, S.J., menyatakan bahwa terdapat kesalahan penamaan terhadap UU Dikti. Di dalam UU Dikti lebih banyak terkait organisasi dan pengelolaan atau manajerial pendidikan tinggi dari pada aspek keilmuan, sehingga lebih tepat bila diberi nama UU Perguruan Tinggi. “Meskipun demikian pendidikan tinggi selain membutuhkan otonomi akademik juga butuh otonomi pengelolaan,”kata Mardiatmadja.

…dst

5 ) Dirjen Dikti Dorong Pameran Penelitian Ilmiah
http://www.tempo.co/read/news/2013/06/23/078490551/Dirjen-Dikti-Dorong-Pameran-Penelitian-Ilmiah

Minggu, 23 Juni 2013 | 18:00 WIB
TEMPO.CO, Surabaya – Sekretaris Direktorat Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Patdono Suwignyo mendorong terselenggaranya pameran hasil-hasil penelitian dari Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. Menurutnya, ajang pameran sangat dibutuhkan sebagai media sosialisasi hasil riset kepada kalayak dan kalangan industri. Sebab, menurut Patdono, masih banyak hasil penelitian ilmiah dari internal kampus yang kurang tersosialisasikan dengan massif. Ia mengklaim, usulan ini merupakan terobosan baru dari Dikti. “Tapi yang dipamerkan harus hasil penelitian yang sudah diketahui manfaatnya bagi masyarakat, bukan penelitian awal,” ucap Patdono saat kunjungan ke Tropical Disease Center Universitas Airlangga Surabaya, Minggu, 23 Juni 2013. Tahun ini, kata dia, dana penelitian yang dianggarkan mencapai Rp 1,3 triliun dari Rp 39,5 triliun total anggaran Dikti dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2013. Patdono mengingatkan, anggaran itu difokuskan untuk penelitian yang sudah diketahui potensi manfaatnya. Dengan begitu, kucuran dana APBN ke peneliti dan lembaganya, tidak sia-sia. Patdono menambahkan, fokus utama kegiatan riset saat ini bukan lagi mengejar pangkat bagi dosen peneliti tapi bagaimana caranya agar hasil riset itu berguna bagi kepentingan masyarakat luas. Karena itu anggaran penelitian untuk PTN, setiap tahun pasti naik dan wajib diserap. Pihaknya juga terus menjalin sinergi dengan kementerian lain, seperti Kementerian Pertanian, Perdagangan, Kementerian Riset dan Teknologi, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian serta kalangan pengusaha swasta. Harapannya, hasil penelitian yang memiliki potensi untuk diterapkan, dapat terserap lewat kerja sama ini. “Kita akan gandeng perusahaan-perusahaan sebagai konsumennya untuk produk riset PTN ini,” Kata Patdono.

…dst

6 ) Peneliti Jangan Berpikir Sempit
http://www.pikiran-rakyat.com/node/239556

Kamis, 20/06/2013 – 15:30
BANDUNG, (PRLM).- Tantangan yang dihadapi untuk mendukung Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia, peneliti untuk mau berubah dan tidak berpikir sempit di bidangnya saja tapi harus bisa berkonversi dengan ilmu lainnya. “Ilmuwan atau dosen sains dasar tidak boleh dilarang dalam mengembangkan terapan. Pengembangan ilmu terapan adalah syarat wajib agar dapat menjelaskan atau mengajarkan sains dasar secara konseptual dengan ilustrasi terapan yang menarik sehingga mudah dipahami atau pembelajaran kontekstual,” kata Ketua Komisi Pengembangan Sains Dasar DIKTI Prof. Ir. Lilik Hendrajaya, M.Sc., Ph.D dalam Konferensi Nasional Matematika, Sains dan Aplikasinya “Menghilirkan Penelitian Matematika dan Sains untuk Mendukung MP3EI” di Aula Pascasarjana Universitas Islam Bandung (Unisba) Jln. Punawarman, Kota Bandung, Kamis (20/6/2013). Mantan Rektor Institut Teknologi Bandung itu mengatakan dosen dengan kompetensi sains dasar dan terapannya mampu menghasilkan profesi bermanfaat di mana masyarkat memberikan kepercayaan untuk berinteraksi mendapatkan jasa dan produk profesinya. Umumnya dosen atau ilmuwan sains dasar dinilai kurang gaul dan percaya diri serta kurang informasi bagaimana harus maju kecuali yang diajarkan di kuliah dan kebiasaan riset.

…dst

7 ) FKH UGM Targetkan 16 Publikasi Internasional
http://ugm.ac.id/id/berita/7933-fkh.ugm.targetkan.16.publikasi.internasional

Di Upload : Jumat, 21 Juni 2013 — Gusti
YOGYAKARTA – Meningkatkan minat mahasiwa dan dosen untuk menulis publikasi internasional, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM menggelar lokakarya dan pelatihan penulisan artikel di jurnal internasional selama 3 hari, 21-24 Juni 2013 dengan menghadirkan dua pakar penulisan artikel ilmiah bidang sains dari University of Adelaide, Australia, Dr. Margaret Cargill dan Dr. Colin Cargill. Dekan FKH UGM, Dr. drh. Joko Prastowo mengatakan kegiatan lokakarya ini dimaksudkan untuk meningkatkan jumlah publikasi internasional FKH UGM. Pasalnya publikasi internasional di jurnal internasional yang terindeks scopus masih sangat minim. Rata-rata hanya 4-5 dosen yang bisa mempublikasikan penelitian mereka di jurnal intrenasional ternama, itu pun lebih banyak bekerjasama dengan perguruan tinggi dari luar negeri. “Tahun ini kita menargetkan 16 judul riset FKH bisa masuk publikasi jurnal Internasional,” kata Joko di sela pembukaan lokakarya penulisan publikasi internasional, Jumat (21/6). Didampingi Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, FKH UGM, Prof. Dr. drh. Siti Isrina Oktavia Salasia dan Ketua Pengelola Sistem Informasi, Akreditasi dan Perencanaan, FKH UGM, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D.

…dst

8 ) UIT Target 8000 Pendaftar
http://www.jpnn.com/read/2013/06/23/178262/UIT-Target-8000-Pendaftar-

Minggu, 23 Juni 2013 , 11:25:00
MAKASSAR — Pesatnya pembangunan dan perkembangan Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar cukup menggembirakan. Terbukti dari antusiasme masyarakat untuk mendaftar di Universitas swasta multi kompleks ini. Tidak tanggung-tanggung, tahun ajaran 2013/2014 ini UIT akan membuka pendaftaran mahasiswa baru sebanyak empat gelombang dengan target 8000 mahasiswa untuk 14 fakultas. Ketua Yayasan Universitas Indonesia Timur, H.Haruna, MA, MBA, saat meninjau ujian penerimaan mahasiswa baru gelombang pertama di Kampus V UIT Jalan Abdul Kadir Makassar, Sabtu kemarin mengatakan, perkembangan UIT saat ini sangat membanggakan dari segi kualitas, fasilitas, dan kuantitas mahasiswa. “Perkembangannya sangat luar biasa, terbukti dengan pendaftar pada gelombang pertama ini sudah 1800 calon mahasiswa yang mendaftar, padahal ini baru tahap pertama, belum pengumuman SBMPTN di Universitas negeri,” ungkapnya. Ia mengatakan, UIT merupakan kampus pertama di Indonesia timur yang konsepnya multi kompleks. “UIT sudah memiliki rumah sakit, pusat perbelanjaan, hotel, bioskop dan kolam renang. Saya terinspirasi kampus UIT menjadi icon di Indonesia timur, belum ada kampus dan rumah sakit yang memiliki Mall dan hotel, ” ungkapnya.

…dst

9 ) Kampus Bagus, Enggak Ngaruh di Dunia Kerja
http://kampus.okezone.com/read/2013/06/20/373/825108/kampus-bagus-enggak-ngaruh-di-dunia-kerja

Kamis, 20 Juni 2013 18:33 wib
JAKARTA – Secara umum, kampus yang bagus adalah kampus yang fasilitasnya lengkap, terakreditasi, gedungnya bagus, mahasiswanya yang keren-keren. Sehingga memacu sebagian calon mahasiswa memilih kampus tersebut karena gengsi. Namun demikian, Pengamat Pendidikan M. Abduhzen mengatakan, sebagus apa pun universitasnya, belum tentu bagus juga mahasiswanya. “Sebetulnya perguruan tinggi swasta yang bagus itu tidak berpengaruh, tapi tergantung dari keaktifan dan kinerja yang dilakukan oleh masing-masing mahasiswa, karena perguruan tinggi berbeda dengan sekolah,” katanya saat dihubungi Okezone, Kamis (20/6/2013). Lanjutnya, nama besar sebuah universitas yang bagus tidak lah penting saat memasuki dunia kerja. Sebuah perusahaaan justru akan melihat kinerja sang mahasiswa. “Jadi, bagaimana kesuksesan itu sangat penting oleh aktivitas dan kinerja yang didapat dari mahasiswa, sebetulnya pada saat nanti kita lulus dari perguruan tinggi tidak penting dari nama kampus yang bagus, melainkan yang paling penting adalah kualitas dan kapabilitas untuk menawarkan ke perusahaan apapun ketika bekerja nanti,” tegasnya.

…dst

10 ) Daftar Baru Penerima BSM Belum Komplit
http://www.jpnn.com/read/2013/06/24/178334/Daftar-Baru-Penerima-BSM-Belum-Komplit-

Senin, 24 Juni 2013 , 05:10:00
JAKARTA–Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memiliki tugas berat untuk menuntaskan pencairan bantuan siswa miksin (BSM). Sampai saat ini daftar baru penerima BSM yang mereka belum komplit. Kemendikbud menargetkan urusan BSM ini beres akhir bulan ini. Sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM, jumlah penerima BSM naik lipat dua lebih menjadi sekitar 14 juta orang. Selain jumlah penerimanya yang diperbanyak, satuan biayanya (unit cost) juga dinaikkan. Sayangnya sampai saat ini Kemendikbud belum membereskan daftar penerima baru BSM. Wakil Mendikbud Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, daftar penerima BSM yang sudah beres atau fix itu adalah penerima dari alokasi APBN 2013. Sedangkan penerima tambahan tadi, uangnya diambil dalam APBN Perubahan 2013 sekitar Rp 6 triliun. “Jadi yang penerima lama sudah beres. Tinggal yang penerima baru. Tapi kita targetkan tuntas akhir Juni ini,” katanya.

…dst

11 ) Nuh: BSM diberikan di tahun ajaran baru
http://nasional.sindonews.com/read/2013/06/22/15/752878/nuh-bsm-diberikan-di-tahun-ajaran-baru

Sabtu, 22 Juni 2013 − 16:30 WIB
Sindonews.com – Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengucurkan dana untuk program beasiswa siswa miskin (BSM). Beasiswa ini akan diberikan pada tahun ajaran baru, Juli 2013. “Insya Allah kita siapkan distribusinya, jadi mulai bulan Juli bisa dimulai, di tahun ajaran baru sudah bisa kita salurkan,” ujarnya di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, 12 Juni 2013 malam. Dia menyebut cakupan dari BSM ini diperluas menjadi 13,5 juta orang siswa dan ini termasuk mahasiswa tidak mampu yang mengikuti beasiswa bidik misi. “Sekarang naik menjadi 13,5 juta atau naik 2,5 kali. Unit cost nya juga naik tadinya buat SD Rp360 ribu sekarang menjadi Rp450 ribu, SMP dari Rp570 ribu menjadi Rp750 ribu, sedangkan SMA dari Rp700 ribu menjadi Rp1 juta,” tambahnya. “Yang pasti cakupan 13,5 juta siswa itu terdiri dari SD, SMP, SMA, SMK, dan Perguruan Tinggi di mana bidik misi kita kirim juga,” pungkasnya.

***

12 ) Usulan Tunjangan Guru Swasta Ditolak
http://www.jpnn.com/read/2013/06/23/178233/Usulan-Tunjangan-Guru-Swasta-Ditolak-

Minggu, 23 Juni 2013 , 04:03:00
JAKARTA – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menilai postur APBN Perubahan 2013 tidak pro guru swasta. Pasalnya tidak memuat usulan mereka supaya pemerintah memberikan alokasi tunjangan khusus sebesar Rp 500 ribu per bulan. Dengan kondisi itu, PGRI menyebut nasib rata-rata guru swasta masih memprihatinkan karena penghasilnya rendah. Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistyo menuturkan, keberadaan tunjangan tambahan untuk guru swasta sebesar Rp 500 ribu per bulan itu penting. ”Apalagi momentumnya pas dengan kenaikan harga BBM,” tandasnya. Dia mengaku sangat menyangkan sikap pemerintah tersebut. Perhitungan sementara dari PGRI saat ini jumlah sekitar satu juta jiwa. Sendainya usulan tunjangan tambahan untuk guru swasta itu bisa dicairkan, pemerintah cukup menganggarkan sekitar Rp 6 triliun per tahun. Dengan alokasi anggaran tersebut, Sulistyo mengatakan kesejahteraan guru swasta bisa semakin terjamin dan bisa lebih konsentrasi dalam mengajar.Terkait dengan pencairan Bantuan Lansung Sementara Masyarakat (BLSM) sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM, Sulistyo menuturkan banyak guru swasta miskin yang tidak mendapatkannya. Dia mengatakan di sejumlah daerah, meskipun miskin tetapi berstatus guru dianggap tidak miskin. ”Ini kan tidak benar. Mereka itu miskin, gaji gurunya ada yang hanya Rp 300 ribu per bulan,” papar Sulisyto.

…dst

13 ) Tahun Depan Sertifikasi Terakhir
http://www.jpnn.com/read/2013/06/14/176823/Tahun-Depan-Sertifikasi-Terakhir-

Jum’at, 14 Juni 2013 , 05:56:00
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akhirnya memasang target penuntasan tanggungan mensertifikasi ratusan ribu guru. Mereka menargetkan sertifikasi guru tuntas tahun depan.
Selanjutnya proses sertifikasi guru langsung menyatu dengan perkuliahan calon guru di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) bertajuk pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG).Kepala BPSDMPK-PMP (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjaminan Mutu Pendidikan) Kemendikbud Syawal Gultom menuturkan, pelaksanaan sertifikasi ini merupakan aman dari undang-undang guru dan dosen. “Kita targetkan tahun depan itu sertifikasi guru yang terahir,” kata dia. Syawal menuturkan sertifikasi guru tahun depan dipakai untuk menampung guru-guru yang tidak lolos mengikuti sertifikasi tahun ini. Dia mengatakan jika peserta sertifikasi tahun ini diseleksi menggunakan tes bernama uji kompetensi guru (UKG). Tes ini sudah masuk pekan kedua. “Kita menggunakan sistem tes karena kuota sertifikasi kalah besar dibandingkan jumlah guru yang harus disertifikasi,” kata dia. Syawal menegaskan jika sistem penetapan calon peserta sertifikasi murni menggunakan passing grade hasi UKG. Kemendikbud tidak memakai lama masa kerja sebagai acuan kelulusan masuk sertifikasi guru tahun ini. Syawal mengatakan para guru tidak perlu cemas dengan sistem UKG tahun ini. “Intinya kami tidak menerapkan sistem lulus atau tidak lulus. Tetapi kita pakai model prioritas,” tandasnya.

…dst

14 ) Indonesia gagal lobi Pemerintah Arab Saudi
http://nasional.sindonews.com/read/2013/06/23/15/753000/indonesia-gagal-lobi-pemerintah-arab-saudi

Minggu, 23 Juni 2013 − 11:09 WIB
Sindonews.com – Indonesia belum mendapat kesempatan untuk bernegosiasi dengan Pemerintahan Arab Saudi soal pengurangan kuota haji 2013 sebanyak 20 persen. Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali mengatakan, Pemerintah Arab Saudi berkenan menerima Pemerintah Indonesia untuk bernegosiasi soal itu. “Harusnya saya berangkat siang kemarin (Sabtu, 22 Juni 2013) tetapi ditunda karena belum ada jawaban dari Pemerintah Arab Saudi. Sampai saat ini belum ada yang menerima saya,” terangnya saat prescon di VIP Room Bandara Soekarno Hatta, Minggu (23/6/2013). SDA menambahkan, Menteri Haji Arab Saudi Bandar Bin Muhammad Haiiar dalam suratnya mengatakan keputusan yang diberikan oleh pemerintah Raja Arab Saudi adalah final. “Surat itu disampaikan oleh Duta Besar Arab Saudi bahwa rencana permohonan Pemerintah Indonesia untuk menambah kuota 30 ribu tidak dikalbulkan lantaran ada kebjakan pemotongan 20persen,” ujar SDA. Dalam surat permohonan tersebut, lanjut dia Indonesia menyebutkan dampak resiko kerugian yang dialami pemerintah dalam penyelenggaraan haji reguler dan haji khusus sebesar Rp800 miliar.

…dst

15 ) Kuota Haji Dipangkas, Menag Terbang ke Arab Saudi
http://news.liputan6.com/read/620464/kuota-haji-dipangkas-menag-terbang-ke-arab-saudi

Posted: 23/06/2013 20:45
Liputan6.com, Jakarta : Menteri Agama Suryadharma Ali bertolak ke Arab Saudi untuk membahas dampak pemotongan kuota haji Indonesia sebesar 20 persen. Tidak hanya soal kuota, Menag juga akan membahas tentang pemondokan, katering, angkutan jemaah dan potensi kerugian Rp 800 miliar. “Menteri telah berangkat Minggu siang,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Agama Bahrul Hayat di Jakarta, Minggu (23/6/2013).  Pada Sabtu kemarin, Suryadharma membatalkan rencana tersebut, karena Menteri Haji Arab Saudi telah mengirim surat yang menyatakan bahwa pemotongan kuota haji sebesar 20 persen sudah final. Sementara, Humas Kementerian Agama Zubaidi mengatakan, Menag bertolak ke Arab Saudi pada sekitar 11.50 WIB. Menurut Zubaidi, misi rombongan Suryadharma ke Arab Saudi untuk menyampaikan surat Presiden Susilo Bambang Yudhoyon kepada Raja Abdullah, serta membicarakan dampak pengurangan kuota. “Sesuai surat Menteri Haji, pengurangan kuota jamaah haji sebesar 20 persen itu memang sudah final, sehingga misi Menteri Agama ke Saudi untuk membahas dampak dari pemotongan kuota,” terang Zubaidi.

…dst

16 ) Saudi Enggan Nego, Kuota Haji Indonesia 2013 Dipastikan Dipotong 20%
http://www.setkab.go.id/berita-9175-saudi-enggan-nego-kuota-haji-indonesia-2013-dipastikan-dipotong-20.html

Minggu, 23 Juni 2013 – 08:27 WIB Oleh : DESK INFORMASI SETKAB
Menteri Agama  (Menag) Suryadharma Ali membatalkan niatannya berangkat ke Riyadh, Arab Saudi, setelah Menteri Haji Arab Saudi, Bandar Bin Muhammad Haiiar mengirimkan surat yang isinya bahwa pemotongan kuota haji 20 persen bagi seluruh negara sudah final. “Pemerintah Arab Saudi pun telah berkirim surat melalui Duta Besarnya di Jakarta, yang menegaskan bahwa pemotongan kuota haji sebesar 20 persen dari kuota dasar 211 ribu itu sudah menjadi keputusan final,” kata Menteri Agama Suryadharma Ali kepada pers di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Sabtu (22/6). Semula Menteri Agama bermaksud akan bertolak ke Arab Saudi pada Sabtu (22/6) pukul 11.00 WIB untuk menegosiasikan pengurangan kuota itu, tapi keberangkatan tersebut dibatalkan karena adanya surat Menteri Haji Arab Saudi, Bandar Bin Muhammad Haiiar yang disampaikan oleh Dubes Saudi di Jakarta itu.  Menag Suryadharma Ali yang didampingi Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh (PHU) Anggito Abimanyu menjelaskan, awalnya Indonesia meminta tambahan kuota 30 ribu yang diharapkan pada 2013 jemaah yang bisa bertolak sebanyak 241 ribu. Ternyata, permintaan tambahan itu tak dipenuhi, bahkan kuota dikurangi 20 persen dari kuota dasar 211 ribu. “Oleh karenanya, untuk kepastian para jamaah haji yang akan berangkat, kita pastikan 20% dipotong. Jadi, kita tidak menunggu-nunggu lagi,” ujar Menag. Dijelaskan oleh Menag bahwa 20% yang dipotong itu jumlahnya 42.200 dengan perhitungan berdasarkan basis kuota 211.000. Jumlah potongan itu terdiri dari 38.800 haji reguler, dan 3.400 haji khusus. “Jadi kuota calon jamaah haji reguler 1434H yang akan berangkat 155.200, sedang haji khusus 13600. Jadi jumlahnya 168.800,” terang Menag.

…dst