Status Ikatan Kerja Dosen

Ada pertanyaan menarik tentang status ikatan kerja dosen, yaitu perbedaan antara dosen tidak tetap dengan dosen honorer, bagi yang merasa tertarik pada topik ini silakan baca diskusi di bawah ini:

— In evaluasi-ps-dikti@yahoogroups.com , rosi@… wrote:

Dear all,

Mungkin ada yang dapat memberi pencerahan …

Selama ini saya mengikuti petunjuk Kopertis saat masih menggunakan sistem lama: kalau sudah bukan dosen tetap lagi, diproses menjadi dosen honorer, agar nama dosen tsb tidak ada lagi dalam daftar dosen tetap.

Di sistem yang sekarang, di menu perubahan data dosen di bagian status ikatan kerja, pilihannya :

– dosen tetap,

– dosen PNS DPK,

dosen honorer,

– dosen SP rumah sakit,

dosen tidak tetap.

> Yang masih belum jelas bagi saya, apa bedanya dosen honorer dan dosen tidak tetap.

Terima kasih

Rosixx

Saya tanggapi sbb:

To: evaluasi-ps-dikti@yahoogroups.com

From: fitri

Date: Tue, 17 Sep 2013 03:53:20 +0000

Subject: Re: [portal-informasi-pendidikan] Status ikatan kerja dosen/To: Dik Rosxxx

Pertanyaan menarik dari Dik Rosi, kalo pengertiannya menurut bahasa Indonesia sih sama. Tapi pengertian bila sudah dikaitkan dengan kebijakan Dikti menjadi tidak sama.

Bila kita telusuri kebijakan Diktentidk Dikti belakangan ini, ada dosen honorer/dosen kontrak/tidak tetap berhomebase dan tidak berhomebase. Agar tidak terjadi kekeliruan dalam memaksnai status dosen, maka dosen yang kerja paruh waktu dikategorikan menjadi:

1 ) Dosen Kontrak/Dosen tidak tetap

adalah dosen kerja paruh waktu (tidak memiliki kewajiban BKD minimal 12 sks per semester), mereka diangkat dengan SK dari Yayasan/Pimpinan PT sebagai Dosen Kontrak/Tidak Tetap yang menyatakan hak dan kewajiban dosen. Dengan kata lain mereka ini = dosen honorer yang berhomebase dan memiliki surat kontrak kerja/SK pengangkatan dari pimpinan PT ybs

2 ) Dosen honorer/dosen tamu

adalah dosen kerja paruh waktu yang tidak memiliki PT induk, mereka bertugas di PT tanpa harus ada kontrak kerja/sk pengangkatan dari Yayasan/pimpinan PT. Dengan kata lain status mereka bebas, kapan aja boleh angkat kaki.

Demikian pemahaman saya, dik Rosi.

Perbedaan tsb juga bisa terbaca dari yang tersirat di persyaratan NUPN Baru di  https://forlap.dikti.go.id/

– SK dari Yayasan/Pimpinan PT sebagai Dosen Kontrak/Tidak Tetap yang menyatakan hak dan kewajiban dosen
– Ijazah lengkap (mulai S-1/D-4), bagi lulusan PT luar negeri disertakan SK penyetaraan dari DIKTI atau PTN yang ditunjuk DIKTI
– Surat pernyataan dosen yang bersangkutan yang sesuai dengan SK Dirjen Dikti Nomor : 108/DIKTI/Kep/2001.
– Melampirkan SK jabatan fungsional dosen (jika ada)

Ada lagi yang bertanya:

To: evaluasi-ps-dikti@yahoogroups.com

From: wwixxx

Date: Tue, 17 Sep 2013 02:50:40 +0000

Subject: Re: [portal-informasi-pendidikan] Status ikatan kerja dosen

Saya juga punya uneg2 untuk disampaikan, mungkin secara substansi berbeda tpi paling tdk bisa disebut masih dlm satu konteks yg sama.

Terkait dgn status hubungan kerja, ada isu yg menarik di sejumlah PTN baru, dimana bagi teman2 dosen di PTN baru yg semula diikat dgn SK dari yayasan namun begitu penegerian diresmikan melalui perpres, status dosen tetap tersebut msh dipayungi oleh SK Yayasan alias blm ada pembaruan SK dr institusi PTN yg bersangkutan yg msh menggunakan jasa dari dosen ‘tetap’ yg sama. Dgn kondisi hari ini sdh mjd institusi negeri, apakah SK dosen tetap dari yayasan msh bisa berlaku? Sekedar informasi, di sejumlah PTN baru tsb sdh berlangsung sejak Perpres penegerian th. 2011 ?

Mhn pencerahannya, terima kasih.

Saya tanggapi sbb:

To: evaluasi-ps-dikti@yahoogroups.com

From: fitri

Date: Tue, 17 Sep 2013 11:08:25 +0700

Dik Wwixxx, silakan baca penjelasan ke dik Rosi (sama ada kaitan dengan kebijakan Diktendik Dikti). Berhubung teman-teman tsb memiliki PT induk dan SK pengangkatan dari pimpinan (yang mungkin perlu renew kalo tak cantumkan hak dan kewajiban) maka status mereka pada saat penegerian adalah dosen kontrak/tidak tetap tidak dianggap honorer oleh kebijakan Dikti. Status mereka bisa ditingkatkan menjadi dosen tetap non PNS bila disetujui Dikti (usulan dari pimpinan PT disetujui), memiliki gaji tetap dan tunjangan (termasuk pengaturan asuransi kesehatan/biaya pengobatan), hanya saja gaji sedikit di bawah dosen PNS dengan kualifikasi yang sama, dan tidak memiliki pensiun terkecuali tunjangan hari tua yang dipotong dari gaji sesuai kesepakatan kontrak kerja menurut peraturan perundangan yang berlaku. Dosen tetap non PNS biasanya memiliki masa kerja minimal 5 tahun sesuai Kepmendikbud no. 234/U/2000  pasal 8.

Salam, Fitri.