1 ) Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar CPNS Kemdikbud 2013 Berjalan Lancar
http://www.kemdikbud.go.id/kemdikbud/berita/1836

11/03/2013
Jakarta–Pelaksanaan Tes Kompetensi Dasar (TKD) Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 2013 (CPNS Kemdikbud), yang dilaksanakan Minggu (3/11/2013) pagi mulai pukul 8.00 WIB berjalan lancar. Pada ujian yang dilakukan secara nasional di seluruh Indonesia ini, diikuti sekitar 95 peserta dari jumlah pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi. Di antara para peserta ujian terdapat peserta tuna netra. Hadir memonitor ujian Inspektur Jenderal Kemdikbud Haryono Umar, Sekretaris Itjen Kemdikbud Hindun Basri Purba, dan Kepala Biro Umum M.Q. Wisnu Aji. Untuk lingkup Sekretariat Jenderal Kemdikbud, pelaksanaan dipusatkan di Kompleks Kemdikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta. Formasi untuk lingkup Setjen sebanyak 46 kursi tenaga kependidikan. Adapun jumlah pelamar mencapai 8.078 orang, dan yang lulus seleksi administrasi sebanyak 3.943 orang. Unit kerja lainnya yang menyelenggarakan seleksi adalah Itjen Kemdikbud, Ditjen PAUDNI, Ditjen Dikdas, Ditjen Dikmen, Ditjen Dikti, pusat-pusat. Total ada 174 unit termasuk Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), balai pelestarian cagar budaya, kantor bahasa, universitas, dan politeknik negeri di seluruh Indonesia. Peserta yang telah dinyatakan lulus TKD akan diumumkan untuk mengikuti tes kompetensi bidang (TKB) melalui laman cpns.kemdikbud.go.id. Kelulusan Tahap II adalah kelulusan final. Hasil akhir ujian juga dapat dilihat pada laman yang sama. (JS/ASW).

***

2 ) MenPAN-RB Klaim Tes CPNS 2013 Berjalan Mulus
http://www.jpnn.com/read/2013/11/03/198975/MenPAN-RB-Klaim-Tes-CPNS-2013-Berjalan-Mulus

Minggu, 03 November 2013 , 14:18:00
JAKARTA–Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar mengatakan, tes kompetensi dasar (TKD) CPNS tahun 2013 yang diikuti 1.612.854 peserta berjalan mulus. Para peserta tes terdiri dari  963.872 pelamar umum, dan 648.982 peserta dari tenaga honorer kategori dua (K2).“Saya optimis pelaksanaan tes ini berlangsung sesuai dengan rencana, karena Panselnas sudah sejak jauh-jauh hari melakukan persiapan,” ujarnya di Jakarta, Minggu (3/11). Disebutkan, honorer K2 yang mengikuti tes terdiri dari 86.351 orang untuk kementerian/lembaga, dan 562.631 tersebar di hampir seluruh provinsi, kabupaten/kota. Dari jumlah itu, pemerintah menyiapkan kuota 30 persen atau sekitar 216 ribu  untuk diangkat menjadi CPNS. Selain TKD, pada hari yang sama tenaga honorer K2 juga mengikuti tes kompetensi bidang.Sementara untuk pelamar umum yang dipanggil mengikuti tes, sebanyak 210.109 peserta diantaranya tersebar di 21 kementerian/lembaga. Sedangkan 753.763 orang memperebutkan 40 ribu formasi yang telah ditetapkan di 256 pemerintah daerah.

…dst

3 ) Passing Grade Honorer K2 Ditentukan Usai Tes
http://www.jpnn.com/read/2013/11/02/198923/Passing-Grade-Honorer-K2-Ditentukan-Usai-Tes

Sabtu, 02 November 2013 , 23:29:00
JAKARTA – Passing grade honorer kategori dua (K2) akan ditentukan usai tes kompetensi dasar (TKD) yang digelar 3 November. Perlakuan khusus ini menurut Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo karena standar kompetensi honorer K2 tidak setinggi pelamar umum. “Kalau passing grade pelamar umum lewat tes lembar jawab komputer (LJK) sudah kita tentukan pada 18 Oktober. Sedangkan honorer K2 tunggu hasil tesnya dulu,” kata Eko kepada JPNN, Sabtu (2/11). Dia menambahkan, ada tiga sub tes yang akan dites besok, yaitu tes karakteristik pribadi (TKP), tes intelengensi umum (TIU), dan tes wawasan kebangsaan (TWK). Jika dengan sistem CAT, nilai ambang batasnya 250 terdiri dari TKP 105, TIU 75, dan TWK 70, maka LJK pelamar umum ditetapkan 242. Di mana terdiri dari TKP 108, TIU 70, TWK 64. “Kita tidak bisa menetapkan passing grade honorer K2 lebih awal karena sangat riskan dan rawan. Bila ketinggian dan banyak yang tidak lolos, akan menimbulkan masalah juga,” ucapnya.

…dst

4 ) Kasus Korupsi Beasiswa, Rektor Unsyiah Diperiksa Maraton
http://regional.kompas.com/read/2013/11/01/2315029/Kasus.Korupsi.Beasiswa.Rektor.Unsyiah.Diperiksa.Maraton

Jumat, 1 November 2013 | 23:15 WIB
BANDA ACEH, KOMPAS.com – Rektor Universitas Syiah Kuala, Samsul Rijal, diperiksa sebagai saksi dalam persidangan tindak pidana korupsi beasiswa dengan terdakwa mantan Rektor Universitas Syiah Kuala, Darni Daud. Persidangan yang sama juga menghadirkan terdakwa Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Unsyiah Yusuf Azis dan Dosen FKIP Kimia Muklis. Majelis hakim yang diketuai oleh Syamsul Qamar SH, memeriksa Samsul Rijal secara maraton selama dua hari. Samsul pun dicecar puluhan pertanyaan terkait dengan penyaluran dana beasiswa yang dikelola oleh Unsyiah, yakni program beasiswa bagi Guru Daerah Terpencil (Gurdacil) dan program beasiswa Jaringan Pengembangan Daerah (JPD).Dari pemeriksaan, Samsul Rijal mengakui ada sisa dana dari dua program beasiswa tersebut yang tidak terserap sebesar lebih dari Rp 500 juta untuk tahun 2009-2010 yang tersimpan di rekening penampungan atas nama Pembantu Rektor I Universitas Syiah Kuala. “Tapi uang tersebut digunakan untuk menutupi sejumlah biaya yang diperlukan Unsyiah.

…dst

5 ) Hikmahanto: Penyadapan Australia dan AS Tak Sesuai Norma Hubungan Diplomatik
http://news.detik.com/read/2013/11/03/134617/2402603/10/hikmahanto-penyadapan-australia-dan-as-tak-sesuai-norma-hubungan-diplomatik

Minggu, 03/11/2013 13:46 WIB
Jakarta – Penyadapan yang dilakukan Amerika Serikat dan Australia melalui kedutaan besarnya terhadap Indonesia dianggap menyalahi norma hubungan diplomatik. Karena itu wajar pemerintah Indonesia mengajukan protes atas penyadapan ini. “Penyadapan dianggap bertentangan dengan hukum internasional karena tindakan tersebut tidak sesuai dengan norma yang diatur dalam Konvensi tentang Hubungan Diplomatik,” kata pengamat hukum internasional Hikmahanto Juwana dalam pernyataan tertulisnya, Minggu (3/11/2013). Penyadapan ini menurut Hikmahanto mengganggu hubungan diplomatik kedua negara. Sebab penyadapan dilakukan karena kecurigaan dan keinginan untuk terlebih dulu mengetahui kebijakan yang diambil negara tertentu.”Tindakan penyadapan dilakukan untuk mengumpulkan informasi secara ilegal sehingga pemerintah AS atau Australia dapat mengetahui terlebih dahulu serta mengantisipasi kebijakan yang akan dibuat oleh pemerintah Indonesia,” paparnya. Hikmahanto menilai tepat protes yang dilakukan pemerintah melalui Menlu Marty Natalegawa. Pemerintah masih menunggu penjelasan resmi dari pihak Australia dan AS.

…dst

6 ) Menhan Minta Lemsaneg Selidiki Penyadapan AS
http://nasional.kompas.com/read/2013/11/01/1728172/Menhan.Minta.Lemsaneg.Selidiki.Penyadapan.AS

Jumat, 1 November 2013 | 17:28 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro telah menginstruksikan kepada Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) untuk meneliti informasi terkait penyadapan oleh Amerika Serikat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, nantinya pemerintah akan mengambil sikap.”Kita minta sistem di Lemsaneg bekerja untuk memastikan. Mereka sudah bekerja, tentu dilakukan secara silent. Sebelum ada kepastian, saya belum bisa menyampaikan sesuatu walaupun di sana-sini sudah ada suara-suara ‘eh kita termasuk yang disadap’ dan lain sebagainya. Kita tunggu laporan dari Lemsaneg,” kata Purnomo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (1/11/2013). Purnomo mengatakan, selama ini Lemsaneg melindungi komunikasi penting pemerintah. Contohnya, kata dia, staf Lemsaneg selalu ikut ketika Presiden melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.

…dst

7 ) Deteksi penyakit menular, Mahasiswa UGM buat aplikasi khusus
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/02/15/801119/deteksi-penyakit-menular-mahasiswa-ugm-buat-aplikasi-khusus

Sabtu,  2 November 2013  ?  02:41 WIB
Sindonews.com – Penyakit menular menjadi salah satu penyebab kematian terbesar bagi penduduk Indonesia. Hal ini yang menjadi alasan empat mahasiswa UGM, membuat sebuah inovasi.Inovasi yang mereka buat, ialah pengembangan aplikasi mobile peringatan dini penyakit menular, yang berbasis lokasi dengan Google Map.Keempat mahasiswa tersebut adalah Daniel Oscar Baskoro, Bondan Bhaskara dan Faisal Ahmad Sulhan dari Ilmu Komputer FMIPA UGM, serta Ragil Unggul Prakoso dari Pendidikan Kedokteran UGM.Aplikasi kesehatan yang dinamakan ‘Health Circle’ ini berjalan dengan memberitahukan lokasi-lokasi rawan terjangkitnya penyakit menular bagi penggunanya.”Aplikasi ini pada intinya untuk membantu memudahkan penggunanya mengetahui daerah-daerah rawan terjangkitnya penyakit menular. Dengan begitu, pengguna bisa menghindari lokasi sumber penularan penyakit menular, seperti demam berdarah, flu burung dan penyakit menular berbahaya lainnya,” ujar Oscar, Jumat, 01 November 2013, di UGM.Dijelaskan Oscar sebagai pembuat alogaritma dari aplikasi ini, Health Circle berisi informasi potensi penyakit menular, yang diperoleh melalui integrasi sistem informasi berita yang terdapat pada media online.

…dst

8 ) Mahasiswa Indonesia di Malaysia kesulitan dapat visa
http://www.antaranews.com/berita/403162/mahasiswa-indonesia-di-malaysia-kesulitan-dapat-visa

Jumat, 1 November 2013 18:33 WIB
Kuala Lumpur (ANTARA News) – Sejumlah mahasiswa asal Indonesia yang kuliah di beberapa universitas ternama di Malaysia kesulitan mendapatkan visa pelajar meskipun dari segi pembiayaan saat ini jauh lebih mahal dibanding sebelumnya. “Kami banyak menerima keluhan dari mahasiswa Indonesia soal sulitnya mereka mendapatkan visa pelajar dari negara ini,” kata Atase Pendidikan KBRI di Kuala Lumpur, Rusdi MA, di Kantornya, Jumat. Seorang mahasiswa Indonesia yang akan berangkat ke Kuala Lumpur, kata dia, menyampaikan pesan elektronika kepada dia. “Yang bersangkutan sudah menguruskan visa sejak Maret 2013 dengan membayar sebesar 1.000 ringgit, namun sampai Oktober ini, dia belum memperoleh visa pelajar dari Malaysia,” kata Rusdi.”Keluhan sejenis itu juga kami peroleh dari banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah di sejumlah perguruan tinggi di negara ini terutama di universitas swasta,” ungkapnya. Terkait hal itu, KBRI di Kuala Lumpur sudah menyurati sejumlah pimpinan universitas di mana banyak mahasiswa Indonesia yang kuliah disana tapi belum mendapatkan visanya.

…dst

9 ) Arsip mendukung akuntabilitas dan transparansi
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/02/15/801142/arsip-mendukung-akuntabilitas-dan-transparansi

Sabtu,  2 November 2013  ?  05:11 WIB
Sindonews.com – Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Kementerian Agama RI Prof. Dr. Nur Syam, M.Si mengatakan, bahwa arsip merupakan hal yang sangat penting dalam dunia pendidikan, khususnya perguruan tinggi. “Arsip itu sangat penting,” katanya seperti dikutip dari www.kemenag.go.id.Kegiatan worskhop itu merupakan kegiatan yang diselenggarakan atas kerja sama, antara Ditjen Pendidikan Islam (Pendis) bersama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), dan Universitas Negeri Malang (UNM) diikuti oleh 50 Perguruan Tinggi yang berada di bawah naungan Kementerian Agama RI, serta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Dalam ceramahanya, Nur Syam juga menegaskan bahwa arsip juga memiliki fungsi sebagai alat rekam informasi dan sebagai bentuk akuntabilitas, transparansi lembaga kepada publik.“Bermanfaat untuk mendukung akuntabilitas dan transparansi lembaga. Juga, berfungsi sebagai alat pengambil keputusan, pusat ingatan dan bahan pertanggung jawaban,” papar mantan Rektor IAIN Sunan Ampel Jawa Timur.

…dst

10 ) Dosen Universitas Sydney khawatir bahasa daerah punah
http://www.antaranews.com/berita/403307/dosen-universitas-sydney-khawatir-bahasa-daerah-punah

Sabtu, 2 November 2013 19:04 WIB
Denpasar (ANTARA News) – Direktur Program Studi Asia Universitas Sydney, Australia, Prof Adrian Vickers, mengkhawatirkan bahasa daerah di pelosok Tanah Air punah penutur bahasa daerah tersebut lebih banyak hidup di bawah garis kemiskinan.”Berkurangnya penutur bahasa daerah itu bisa juga akibat mengalami marjinalisasi sosial seperti bahasa penduduk asli pada sejumlah suku di Australia,” katanya sebagaimana ditirukan Nyoman Gunarsa selaku penggagas “International Festival of Balinese Language” (IFBL), Sabtu. Gunarsa sebagai pendiri dan pemilik Museum Seni Lukis Klasik Bali di Semarapura, Kabupaten Klungkung, menerima masukan dari para ahli bahasa di mancanegara, termasuk Adrian Vickers. Festival Internasional Bahasa Bali digelar pada 8 November mendatang melibatkan peserta dari sembilan negara, antara lain Australia, Belanda, Italia, Swiss, Prancis, Belgia, Amerika Serikat, Jepang, dan India serta tuan rumah.

…dst

11 ) Gagal Tiga Kali, Tidak Bisa Sertifikasi
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=198949

Minggu, 03 November 2013 , 07:31:00
SURABAYA – Hanya ada tiga kesempatan bagi guru-guru untuk ikut pendidikan dan latihan profesi guru (PLPG). Jika peserta PLPG gagal tiga kali, peluangnya untuk mendapatkan sertifikasi tertutup selamanya. Kepala Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jawa Timur Salamun menyatakan, guru-guru yang tahun ini gagal PLPG masih diberi kesempatan untuk ikut tahun depan. Kesempatan PLPG tersebut ada hingga 2015. Jika tahun ini, 2013, 2014, dan 2015 tetap gagal, mereka tidak memperoleh tunjangan profesi pendidik (TPP) untuk selamanya. “Mereka hanya menerima gaji dan tunjangan fungsional,” ungkapnya. Sebagaimana diberitakan, Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Timur Ichwan Sumadi menyampaikan, berdasar hasil PLPG di Jawa Timur gelombang I hingga III, guru yang lulus hanya 30 persen. Sisanya, 70 persen, tidak lulus. LPTK Rayon 114 Unesa saja menyebut ada 1.827 di antara 2.870 guru yang tidak lulus.Hingga saat ini, belum diketahui angka pasti jumlah guru yang gagal PLPG gelombang I hingga III. Sebab, belum ada tembusan dari masing-masing LPTK di Jawa Timur.Menurut Salamun, guru-guru tidak lulus PLPG bukan karena soal ujian tulis nasional (UTN) terlalu sulit. Hanya, banyak guru yang mengeluh sebelum menjalaninya. “Sebenarnya, kalau guru mau belajar, soal itu tidak akan sulit,” ucapnya. Mengenai banyaknya guru yang tidak lulus PLPG, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Jawa Timur Harun menanggapinya dengan berbeda. Menurut dia, ada kemungkinan beberapa guru yang tidak lulus adalah guru senior yang usianya sudah sepuh.

…dst

12 ) Percayalah Saya Sedang Berbohong!
http://nasional.kompas.com/read/2013/11/02/1101440/Percayalah.Saya.Sedang.Berbohong.

Sabtu, 2 November 2013 | 11:01 WIB
…cut…”Kondisi ini menguntungkan saya karena mereka, para reporter, senang jika saya telah meramukan isi berita untuk mereka. Para reporter senang karena dengan demikian mereka mendapatkan berita dengan mudah dan bisa mencari berita lainnya. Para reporter ini dinilai dari berapa jumlah berita yang mereka setorkan per hari. Memang ini kondisi yang tak bagus, tetapi itulah kenyataannya.”Membaca kutipan Issa di atas sangat menohok karena persis itulah kondisi yang juga terjadi di Indonesia. Berita-berita mudah diproduksi dan cepat didistribusikan, sensasi demi sensasi dihasilkan, tanpa suatu verifikasi lebih detail, tanpa pemeriksaan lebih teliti sebelum disiarkan. Justru karena para wartawan zaman sekarang dikejar untuk menghasilkan berita sebanyak-banyaknya dan secepat-cepatnya, tak banyak dari berita itu sungguh sudah layak lolos ketika disiarkan.

…dst