1 ) Mahasiswa ITB Hilang Saat Mendaki Gunung Kendang
http://news.detik.com/bandung/read/2013/11/06/170512/2405348/486/mahasiswa-itb-hilang-saat-mendaki-gunung-kendang?nd771104bcj

Rabu, 06/11/2013 17:05 WIB
Bandung – Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Angkatan 2008 Joan Tobit Sigalingging menghilang di Gunung Kendang, Pangalengan atau terletak 8 km di utara Gunung Papandayan, Garut Jawa Barat. Ia hilang kontak sejak 28 Oktober lalu. Dalam situs resmi Keluarga Mahasiswa Pecinta Alam Ganesha ITB, disebutkan Tobit berangkat sendiri ke Gunung Kendang dengan mengendarai sepeda motor pada tanggal Sabtu 26 Oktober lalu, pukul 05.30 WIB. Ia mengabarkan pada temannya di Bandung sekitar pukul 11.00 WIB, ia sudah sampai di Desa Kendangkendeng. Lalu keesokan harinya, sekitar pukul 18.00 WIB, Tobit melaporkan melalui telefon bahwa ia telah tiba di Puncak Gunung. Kendang. Informasi lain Tobit melalui jalan yang naik-turun dan melelahkan serta minta dijemput esok harinya di desa Neglawangi.

…dst

2 ) ITB dan Tim SAR Mencari Tobit yang Hilang di Gunung Kendang
http://news.detik.com/bandung/read/2013/11/06/184646/2405497/486/itb-dan-tim-sar-mencari-tobit-yang-hilang-di-gunung-kendang?n991103605

Rabu, 06/11/2013 18:46 WIB
Bandung – Mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) Joan Tobit Sigalingging (23), dikabarkan hilang sewaktu mendaki di Gunung Kendang, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Pihak ITB dan Tim SAR gabungan bergerak mencari pemuda tersebut. Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB Brian Yuliarto memantau langsung proses pencarian Tobit. “Sekarang Pak Brian sedang ke Posko Pangalengan dengan dibantu Tim SAR untuk mencari,” kata Direktur Humas ITB Marlia Singgih sewaktu dihubungi detikcom via telepon, Rabu (6/11/2013).Menurut Marlia, pendakian Tobit ke Gunung Kendang itu bukan bagian dari aktivitas kampus. Pihak ITB mengetahui informasi Tobit hilang di Gunung Padang setelah upaya pencarian oleh mahasiswa ITB lainnya belum membuahkan hasil. “Setelah mencari enggak ketemu, kira-kira tiga hari lalu berita (Tobit hilang) baru sampai pada kami (pihak rektorat ITB),” ujarnya.

…dst

3 ) Dihadang Dosen dan Karyawan di Gerbang Kampus, Eksekusi Trisakti Batal
http://news.detik.com/read/2013/11/06/111044/2404651/10/dihadang-dosen-dan-karyawan-di-gerbang-kampus-eksekusi-trisakti-batal?ntprofil

Rabu, 06/11/2013 11:10 WIB
Jakarta – Eksekusi kampus Trisaksi kembali batal dilakukan. Juru sita dari PN Jakarta Barat terpaksa balik kanan setelah dihadang ratusan civitas akademika di pintu gerbang kampus. Sebanyak lima orang dari PN Jakbar datang ke kampus Trisaksi di Jl S Parman, Jakbar pukul 10.20 WIB, Rabu (6/11/2013). Mereka datang dikawal 15 polwan. Namun langkah mereka terhenti di depan gerbang kampus, lantaran di situ terdapat seratusan massa yang menghadang. Pintu gerbang kampus juga tertutup rapat. Massa terdiri dari karyawan dan dosen kampus tersebut. Juru sita dari PN Jakbar bernama Sulaiman maju ke depan dan mengajak masa untuk berunding. “Kita bisa bicarakan dulu pak di dalam,” kata Sulaiman.Tawaran Sulaiman langsung disambut oleh orator yang berada di tengah massa. “Nggak ada bicara-bicara, kita tetap menolak eksekusi,” ujar sang orator.

…dst

4 ) Negerikan Usakti Sebelum Jatuh ke Tangan Swasta
http://www.jpnn.com/read/2013/11/06/199469/Negerikan-Usakti-Sebelum-Jatuh-ke-Tangan-Swasta

Rabu, 06 November 2013 , 17:08:00
Ditolak Civitas Akademika, PN Jakbar Batalkan Eksekusi
JAKARTA – Rencana eksekusi Universitas Trisakti (Usakti) yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat kembali ditunda. Penundaan ini dilakukan setelah dosen, mahasiswan dan karyawan  memblokade pintu masuk. Mereka menolak eksekusi itu karena akan mengganggu proses perubahan status negeri Usakti yang saat ini ditangani Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas). Juru sita Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Sulaiman mengaku mengurungkan eksekusi karena tidak bisa masuk kedalam kampus, dan berpotensi terjadi bentrokan. “Kami sulit masuk karena suasananya seperti ini,” kata dia di depan Usakti, Rabu (6/11).Sulaiman saat berusaha memasuki Trisakti, diterima oleh dosen Fakultas Hukum yang juga Mantan Hakim Agung, Arbiyoto. Dalam pertemuan itu, Arbiyoto menegaskan bahwa sikap civitas akademika menolak eksekusi karena putusan Mahkamah Agung adalah non-executable.

…dst

5 ) Yayasan Trisakti Siapkan Pemutihan Ijazah yang Dikeluarkan Rektor Thoby
http://news.detik.com/read/2013/11/06/140048/2405035/10/yayasan-trisakti-siapkan-pemutihan-ijazah-yang-dikeluarkan-rektor-thoby?n991102605

Rabu, 06/11/2013 14:00 WIB
Jakarta – Yayasan Trisakti menyampaikan kekecewaannya atas kegagalan eksekusi terhadap pengurus Universitas Trisakti. Pihak yayasan menyatakan akan berorientasi pada legalisasi ijazah yang dikeluarkan oleh rektor Thoby Mutis.”Prioritas yayasan yang pertama adalah menenangkan keprihatinan para siswa akan legalitas ijazah mereka dengan memulihkan semua ijazah yang pernah dikeluarkan Thoby Mutis sebagai ijazah yang sah,” ujar Ketua Tim V Yayasan Trisakti Anak Agung Gde Agung di kampus STIE Trisakti Jalan S Parman, Jakarta Barat, Rabu (6/11/2013). Agung juga menjelaskan bahwa dengan putusan ini, pihak yayasan tidak akan memberhentikan atau merelokasi di luar ketentuan yang berlaku. Sedangkan terkait dengan gagalnya eksekusi hari ini, pihak Yayasan Trisakti akan mengadukan hal ini ke Kompolnas, Komisi Yudisial (KY), dan Kapolri.

…dst

6 ) Eksekusi gagal, Yayasan Trisakti sesalkan sikap aparat hukum
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/06/15/802546/eksekusi-gagal-yayasan-trisakti-sesalkan-sikap-aparat-hukum

Rabu,  6 November 2013  ?  23:10 WIB
Sindonews.com – Pengadilan Negeri Jakarta Barat dan aparat kepolisian dari Polres Jakarta Barat hari ini untuk ketiga kalinya gagal melakukan eksekusi terhadap para termohon, yaitu Prof Dr Thoby Mutis dan delapan rekan-rekannya yang telah menguasai Universitas Trisaksi secara ilegal sejak 12 tahun lalu. Ketua Tim V Yayasan Trisakti, Anak Agung Gede Agung menyayangkan kegagalan tersebut. Menurutnya, tindakan kepolisian yang tidak serius dalam eksekusi tersebut karena hanya menurunkan 12 polisi wanita saja.”Polisi dan PN tidak berhasil melaksanakan eksekusi tersebut alasannya macam-macam. Kita malah diminta untuk menghampiri (Thoby Mutis). Kapolres meminta secara dialogis. Padahal sudah dilakukan sejak lama. Polisi yang diturunkan juga hanya 12 polwan,” katanya di Jakarta, Rabu (6/11/2013). Menurutnya, tidak adanya keseriusan menyiapkan pengamanan dari Polres Jakarta Barat dalam eksekusi itu, pihak yayasan pun akan mengupayakan untuk melaporkan kepada Komisi Kepolisian Nasional, Kapolri Jenderal Sutarman dan Komisi Yudisial.

…dst

7 ) Unpad Teken MoU dengan 4 Kampus di Asia
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/05/373/892147/unpad-teken-mou-dengan-4-kampus-di-asia

Selasa, 05 November 2013 18:13 wib
JAKARTA – Universitas Padjadjaran (Bandung) Bandung kembali memperluas jaringan di tingkat internasional. Salah satunya dengan melakukan kerjasama terhadap empat universitas di kawasan Asia, yaitu Yangon Technological University Myanmar, IIC University of Technology Kamboja, University of Electronic Science and Technology China, dan University Sains Islam Malaysia.Penandatanganan kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan pada acara International University Partnerships Workshop di Yangon, Myanmar, belum lama ini. Pada acara yang diselenggarakan oleh SEAMEO Seamolec Jakarta bekerja sama dengan Ministry of Science and Technology Myanmar itu, Unpad diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerjasama Setiawan dan Sekretaris UPT Kerjasama, Kasno Pamungkas.

…dst

8 ) ITS Terima Bantuan Dana Rp38 M dari Alumni
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/05/373/892143/its-terima-bantuan-dana-rp38-m-dari-alumni

Selasa, 05 November 2013 17:07 wib
JAKARTA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mendapat dukungan dari Ikatan Alumni (IKA) ITS. Dukungan berupa dana dan material guna mendukung seluruh kegiatan kemahasiswaan di ITS itu bernilai sekira Rp38 miliar. Untuk kegiatan Eco Campus misalnya, IKA ITS meyumbang 500 pohon dan 100 unit sepeda. Sementara sumbangan dana lainnya juga diberikan untuk beasiswa dan dana pembangunan ITS, yakni pembangunan tower asrama gratis untuk mahasiswa.”ITS katanya mau bangun empat tower nantinya. Alumni Jurusan Teknik Sipil angkatan ke-17 (S17) sudah menyumbang sebesar Rp38 miliar untuk satu tower. Kami menyumbang Rp1 miliar sebagai awalan,” ujar Ketua Umum IKA ITS Jakarta Raya, Adi Setyawan, seperti dilansir olah Okezone, Selasa (5/11/2013).

…dst

9 ) Mahasiswa UMY presentasi penelitian di AASIC
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/06/15/802659/mahasiswa-umy-presentasi-penelitian-di-aasic

Sindonews.com – Tiga mahasiswa Teknik Sipil Fakultas Teknik UMY mendapat kesempatan tampil pada Asean Academic Society International Conference (AASIC) 2013, di Thailand 4-5 November 2013 kemarin.Ketiga mahasiswa angkatan 2011 tersebut, memaparkan hasil penelitian mereka pada bidang sains teknik. Mereka adalah Tria Wulandari Octaviana, Muhammad Arif Banjaransari dan Dwi Agrina.Menurut Tria, masing-masing dari mereka membawakan hasil penelitian yang berbeda. Tria membawakan hasil penelitian tentang campuran semen dan limbah karbit, yang digunakan sebagai stabilisasi tanah, Arif mempresentasikan hasil penelitian tentang analisis karakteristik arus sungai, dalam menanggulangi erosi tepian sungai, sedangkan Dwi dengan hasil penelitiannya, tentang aliran material lahar di sekitar Gunung Merapi.

…dst

10 ) Usia Terlalu Tua, Formasi CPNS Dokter Spesialis UNS Kosong
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/06/373/892728/usia-terlalu-tua-formasi-cpns-dokter-spesialis-uns-kosong

Rabu, 06 November 2013 19:35 wib
SOLO – Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Prof Ravik Karsidi menyatakan bahwa faktor usia adalah salah satu penyebab kosongnya pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) UNS untuk formasi tenaga pendidik atau dosen dokter spesialis.”Kosongnya formasi spesialis memang tidak lepas dari faktor usia,” jelas Rektor UNS Prof Dr. Ravik Karsidi, MS kepada wartawan di kampus UNS, Solo, Jawa Tengah, Rabu (6/11/2013).Rektor UNS mengakui bahwa rata-rata para pelamar untuk formasi dosen dokter spesialis berusia di atas 35 tahun. Padahal, 35 tahun adalah batas maksimal usia pelamar CPNS.
Hal ini, kata Ravik, terjadi karena lulusan dokter umumnya berusia lebih dari 25 tahun. Setelah lulus, mereka langsung praktik dokter atau kerja dalam beberapa tahun sambil mengumpulkan dana studi lanjutan. Pada usia sekira 30 tahun, barulah para dokter ini mengambil program spesialis.

…dst

11 ) Sambut Muharam, Mahasiswa se-Indonesia Gelar Pawai Budaya
http://www.metrotvnews.com/metronews/video/2013/11/05/3/185683/Sambut-Muharam-Mahasiswa-se-Indonesia-Gelar-Pawai-Budaya

Selasa, 05 November 2013 | 09:28 WIB
Metrotvnews.com, Makassar: Perayaan Tahun Baru Islam 1435 Hijriah dimeriahkan mahasiswa perguruan tinggi se-Indonesia dengan menggelar karnaval kebudayaan, Selasa (5/11). Pawai dimulai pukul 09.00 WITA, dari Benteng Fort Rotterdam ke Taman Macan di Jalan Balaikota.Peserta karnaval mengenakan pakaian adat dari daerah masing-masing. Karnaval juga menampilkan kesenian tari dan berbagai prosesi budaya.Pawai yang bertujuan untuk mengenalkan kenakaragaman budaya pada masyarakat itu merupakan rangkaian Festival Tari Mahasiswa Nasional (Variasi) 2013 yang diselenggarakan UKM Seni Universitas Negeri Makassar (UNM).

…dst

12 ) Unpad Gelar Seminar Farmasi
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/11/04/3/192327/Unpad-Gelar-Seminar-Farmasi

Senin, 04 November 2013 | 22:26 WIB
Metrotvnews.com, Bandung: Sedikitnya 120 orang ahli farmasi, tiga di antaranya tokoh ilmu farmasi klinik kelas dunia akan menjadi pembicara pada seminar dan workshop The 1st Indonesian Conference on Clinical  Pharmacy yang digelar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad),  Bandung, pada Rabu 6-8 November 2013. Seminar dan workshop itu akan dibuka Wakil Menteri Kesehatan Prof Dr Ali Gufron Mukti. Ketiga tokoh ilmu farmasi klinik yang akan menjadi pembicara utama itu adalah Prof Dr Joseph T Dipiro PharmD dari South Carolina College of Pharmacy University of SouthCarolina USA, Prof Syed Azhar Syed Sulaiman PhD dari Universiti Sains Malaysia, dan Prof Tomonori Nakamura PhD dari Center for Pharmacy Practice Faculty of Pharmacy Keio University Japan.

…dst

13 ) Anak Tukang Kayu Kuliah di UNS Lewat Bidikmisi
http://nasional.inilah.com/read/detail/2044462/anak-tukang-kayu-kuliah-di-uns-lewat-bidikmisi#.UnjKYVMverw

Selasa, 5 November 2013 | 14:54 WIB
INILAH.COM, Semarang – Pendidikan kedokteran merupakan salah satu bidang ilmu termahal saat ini. Bagi Dewi Nur Fatimah, puteri seorang tukang kayu di Sragen, Jawa Tengah ini, impian menjadi dokter jauh dari angan. Keterbatasan ekonomi awalnya kendala besar bagi Dewi melanjutkan ke perguruan tinggi. Berbekal prestasi di sekolah, doa orang tua dan informasi tentang Bidikmisi, kini Dewi lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret, Surakarta. Tahun 2012, Dewi dikunjungi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh di rumah gubugnya di Sragen, Jawa Tengah. Di hadapan Mendikbud, mahasiswi yang saat itu sedang menempuh semester dua ini mengaku bahagia dan terharu karena tidak pernah menyangka dirinya bisa kuliah tanpa mengeluarkan uang, bahkan mendapatkan uang setiap bulannya. Ibunda Dewi hanya seorang ibu rumah tangga. Tapi doanya untuk Dewi tak pernah putus  agar puteri kesayangannya dapat melanjutkan sekolah. Sang bunda sadar, tidak mungkin jika dengan kondisi ekonominya.“Saya sering mikir, anak pintar tapi ga bisa sekolah, sedangkan anak yang ga pintar tapi punya uang, bisa sekolah,” ujar wanita paruh baya itu hampir menangis, Selasa (5/11/2013). Karena bidikmisi, doa kedua orang tua Dewi akhirnya terjawab.

…dst

14 ) Kemendikbud dan Kemenag Terima Rapor Merah
http://www.jpnn.com/read/2013/11/05/199241/Kemendikbud-dan-Kemenag-Terima-Rapor-Merah

Selasa, 05 November 2013 , 06:44:00
JAKARTA–Batas penggunaan uang di APBN 2013 semakin mepet. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan Kementerian Agama (Kemenag) menerima “rapor merah” karena dicap lamban menyalurkan bantuan siswa miskin (BSM). Mereka di-deadline menuntaskan penyaluran BSM 15 Desember mendatang. Penyaluran BSM merupakan salah satu upaya pemerintah menjalankan program percepatan dan perluasan perlindungan sosial (P4S). Selain BSM, program ini juga mencurukan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), beras untuk masyarakat miskin (Raskin), Program Keluarga Harapan (PKH), dan pembenahan infrastruktur oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Rincian program P4S itu adalah alokasi untuk BSM sebesar Rp 7,5 triliun, PKH (Rp 700 miliar), Raskin (4,3 triliun), BLSM (Rp 9,7 triliun), dan pembangunan infrastruktur (Rp 7,25 triliun). Menteri Korodinator Bidang Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono kemarin memimpin rapat evaluasi pelaksanaan P4S di kantornya. “Semua item P4S sudah tersalurkan dengan baik. Catatan hanya untuk penyaluran BSM yang ditangani Kemenag dan Kemendikbud. Belum bagus penyalurannya,” ujar menteri sekaligus wakil ketua umum (waketum) Partai Golkar itu.

…dst

15 ) Mahasiswa Australia ikuti KKN UGM di Yogyakarta
http://www.antaranews.com/berita/403606/mahasiswa-australia-ikuti-kkn-ugm-di-yogyakarta

Senin, 4 November 2013 23:46 WIB |
Yogyakarta (ANTARA News) – Sepuluh mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Australia mengikuti Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada Yogyakarta di Daerah Istimewa Yogyakarta. “Enam perguruan tinggi itu adalah Murdoch University, Adelaide University, Melbourne University, Queensland University, Royal Melbourne Institute of Technology University dan Deakin University,” kata Wakil Rektor Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UGM Suratman di Yogyakarta, Senin. Menurut dia, sepuluh mahasiswa itu ditempatkan di tiga kabupaten di DIY selama sekitar dua bulan untuk melaksanakan program pengentasan kemiskinan di desa tertinggal dan pemberdayaan masyarakat melalui program pengembangan desa binaan.”Selain 10 mahasiswa asing itu, KKN PPM periode gasal itu juga diikuti sebanyak 275 mahasiswa. Mereka selain ditempatkan di DIY, juga disebar ke daerah luar DIY seperti Kepulauan Seribu, Makassar, dan Muntilan,” katanya.

…dst

16 ) Politeknik Kota Malang Bebani Anggaran Daerah
http://www.tempo.co/read/news/2013/11/04/079527052/Politeknik-Kota-Malang-Bebani-Anggaran-Daerah

Senin, 04 November 2013 | 16:22 WIB
TEMPO.CO, Malang – Biaya operasional Politeknik Kota Malang (Poltekom) membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Malang. Setiap tahun, Kota Malang mengucurkan dana sebanyak Rp 1,8 miliar. Dana dipasok selama lima tahun terakhir sejak berdiri pada 2008. “Kualitas tak meningkat, hanya akreditasi C,” kata Ketua Komisi Kesejahteraan Rakyat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, Fransiska Rahayu Budiwiarti, Senin, 4 November 2013.Dana tersebut digunakan untuk peningkatan fasilitas serta profesionalisme dosen. Namun, sejauh ini tak ada perkembangan signifikan pada politeknik yang dibentuk berdasarkan nota kesepahaman antara Pemerintah Kota Malang dan Kementerian Pendidikan pada 2008 itu. Sumber pendanaan Poltekom yang berasal dari Kota Malang sebanyak 30 persen sedangkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara melalui Kementerian Pendidikan menyumbang 70 persen.

…dst