1 ) Insentif Riset-Kemristek Ubah Pola Seleksi
http://www.kopertis12.or.id/2013/11/11/insentif-riset-kemristek-ubah-pola-seleksi.html

Senin, 11 November 2013
JAKARTA, KOMPAS — Pengajuan proposal usulan riset yang diterima Kementerian Riset dan Teknologi mulai menurun. Hal ini karena berlakunya remunerasi dan program hibah di perguruan tinggi dan kementerian teknis lain. Karena itu, mulai tahun ini, proses seleksi program insentif riset akan diubah, yaitu lebih menekankan pada usulan yang lebih ke hilir sehingga dapat langsung diterapkan pada industri. Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas Deputi Relevansi dan Produktivitas Iptek Kemristek I Wayan Budiastra, Sabtu (9/11). Program remunerasi dengan tunjangan yang memadai menyebabkan peneliti lebih fokus pada kegiatan di institusi masing-masing. Akibatnya, program insentif dari Kemristek kurang mendapat sambutan. Hal ini mendorong reorientasi pendanaan insentif di Kemristek yang akan lebih diarahkan untuk riset terapan untuk menghasilkan prototipe sehingga berpotensi digunakan industri untuk meningkatkan daya saingnya.

…dst

2 ) Awas Serbuan Insinyur Impor mulai 2015
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/11/11/3/193924/Awas-Serbuan-Insinyur-Impor-mulai-2015

Senin, 11 November 2013 | 21:56 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Persatuan Insinyur Indonesia secara terbuka menyatakan Indonesia terancam diserbu insinyur impor atau asing mulai 2015, bertepatan mulai diberlakukannya liberalisasi pasar ASEAN. Pasalnya karena jumlah insinyur di Indonesia sampai saat ini masih sangat kurang dibandingkan negara lain di kawasan Asia. “Ini ancaman nyata. Indonesia bakal diserbu insinyur impor atau asing, bila tidak segera melakukan terobosan radikal. Faktanya kita hanya punya 164 orang insinyur per satu juta penduduk. Idealnya harusnya 400 orang insinyur per satu juta penduduk,” kata Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Bobby Gafur Umar kepada pers di Jakarta, Senin (11/11). Ditemui di sela Konferensi Federasi Organisasi Insinyur Se-ASEAN ke-31 (Conference of ASEAN Federation of Engineering Organisations 2013/CAFEO) 11-14 November, ia mengatakan jika dibandingkan dengan sejumlah negara tetangga, seperti Malaysia, posisinya sudah 397 insinyur per satu juta penduduk dan Korea 800 insinyur per satu juta penduduk.

…dst

3 ) Unila Juara Umum Kontes Robot Terbang
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/11/11/mw3hxl-unila-juara-umum-kontes-robot-terbang

Senin, 11 November 2013, 17:46 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG – Tim dari Universitas Lampung (Unila) meraih juara umum dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2013, di Institut Teknologi Bandung (ITB) Jatinangor, Jawa Barat, yang berlangsung Jumat-Ahad (8-10/11). Unila mengirimkan dua tim dalam kontes ini, sedangkan tim satunya lagi meraih juara kedua dan predikat best pilot, best fastest dan best low cost. Dua tim  yang dikirim Unila yakni Tim BKP 010 meraih juara umum, terdiri dari Supriyadi, Perdana Agung Nugraha, Dimas Adityawarman, dan Hadi Prayogo. Dan Tim 001 meraih juara kedua terdiri dari Aris Susilo, M. Cahyonyo, Linggom Gultom, dan M. Yusuf Tamtomi. Menurut Perdana Agung Nugraha, anggota Tim BKP 010, timnya meraih juara umum setelah mengungguli saingannya di beberapa perguruan tinggi di Indonesia. “Alhamdulillah, tim kami dari Unila berhasil menyabet juara umum dan kedua,” kata Perdana Agung saat dihubungi Republika, Senin (11/11).

…dst

4 ) 4 Karya Tulis Mahasiswa ITS Diganjar Penghargaan
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/11/373/895192/4-karya-tulis-mahasiswa-its-diganjar-penghargaan

Senin, 11 November 2013 17:04 wib
JAKARTA – Empat mahasiswa Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapat penghargaan dari salah satu perusahaan di bidang klasifikasi kapal terbesar, yakni ClassNK di Jepang. Penghargaan tersebut merupakan satu-satunya yang diberikan ClassNK kepada perguruan tinggi di Indonesia. Keempat mahasiswa yang menerima penghargaan tersebut ialah Aldrin Dewabrata dari Jurusan Teknik Sistem Perkapalan sebagai juara pertama. Kemudian posisi kedua ditempati Muhammad Aulia Alamsyah dari Jurusan Teknik Perkapalan. Sementara itu, peringkat ketiga diraih Raditya Danu Riyanto dari Jurusan Teknik Kelautan. Terakhir terdapat Andri Yudhi Prawira dari Jurusan Teknik Sistem Perkapalan. Andri Yudhi Prawira mengaku senang bisa menerima penghargaan itu meski dia sempat ragu bisa mendapatkanya. “Karena semua serba mendadak, jadinya kurang yakin memperoleh ClassNK Award ini. Tahapan yang tersulit adalah saat menyiapkan karya tulis karena bobot penilaian cukup besar, yakni 40 persen dari total nilai desk evaluation,” ungkap Andri, seperti dikutip dari ITS Online, Senin (11/11/2013).

…dst

5 ) ITS Gelar Kompetisi Mobil Irit Bahan Bakar 2013
http://www.tempo.co/read/news/2013/11/11/079528887/ITS-Gelar-Kompetisi-Mobil-Irit-Bahan-Bakar-2013

Senin, 11 November 2013 | 20:36 WIB
TEMPO.CO, Surabaya – Sukses menyelenggarakan Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) pertama, Jurusan Teknik Mesin Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya akan menggelar kegiatan serupa pada bulan ini. Kompetisi mobil hemat bahan bakar tingkat nasional di bawah naungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi ini rencananya akan dimulai pada Jumat, 15 November 2013 di Sirkuit Kenjeran Surabaya dan berlangsung hingga Minggu, 17 November 2013. Kompetisi yang membawa nama ITS dan Universitas Indonesia meraih juara umum tahun lalu ini menarik perhatian perguruan pinggi lain. Sebab, jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah pesertanya naik 90 persen. Tahun lalu kompetisi diikuti 28 peserta, sementara tahun ini bertambah menjadi 80 peserta. Total ada 30 perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang akan berpartisipasi pada ajang kompetisi IEMC 2013. “Dari 80 pendaftar, yang kami nyatakan lolos tes race 53 perserta,” kata Kenan Sihombing, panitia pelaksana IEMC 2013, Senin, 11 November 2013. Bertambahnya jumlah peserta menunjukkan bahwa tingkat persaingan bakal semakin ketat. Sebab, 53 peserta tersebut merupakan tim yang lolos seleksi administratif dan penyusunan progress report. Adapun untuk race itu, mobil harus dinyatakan lolos scrut dan akan diperiksa oleh teknisi berdasarkan ketentuan dimensi, berat, safety, dan sebagainya. Mobil juga harus dapat menuntaskan delapan lap dalam waktu yang telah ditentukan.

…dst

6 ) 30 Universitas Se-Indonesia Ikuti Lomba Mobil Irit
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/121204/30-universitas-se-indonesia-ikuti-lomba-mobil-irit

11 Nov 2013 19:41:25
Surabaya (AntaraJatim) – Sebanyak 53 tim dari 30 universitas se-Indonesia mengikuti lomba mobil hemat bahan bakar (lomba irit) bertajuk “Indonesia Energy Marathon Challenge” atau IEMC 2013 di Sirkuit Kenjeran Park, Surabaya pada 15-17 November. “Jumlah peserta tahun lalu hanya 28 tim dari 19 PT, tapi tahun ini pendaftar mencapai 80 peserta dan yang lolos seleksi administratif dan penyusunan progress report sebanyak 53 peserta,” kata Sekretaris Panitia Pelaksana IEMC 2013, Kenan Sihombing, di Surabaya, Senin.Didampingi Kepala Badan Pembinaan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni ITS Dr Ir Bambang Sampurno MT dan ketua panitia Alief Wikarta ST MSc Eng PhD, ia menjelaskan mobil juga harus dinyatakan lolos scrut saat “race”. “Saat race, mobil akan diperiksa oleh teknisi berdasarkan ketentuan dimensi, berat, safety dan sebagainya. Mobil juga harus dapat menuntaskan delapan lap dalam waktu yang telah ditentukan,” kata mahasiswa jurusan Teknik Mesin ITS itu. Menurut dia, regulasi lomba memang tidak jauh berbeda dari pelaksanaan IEMC yang pertama pada tahun 2012, yakni regulasi mengacu pada kompetisi “Shell Eco Marathon” (SEM) yang merupakan kompetisi mobil hemat bahan bakar dalam lingkup internasional.

…dst

7 ) Tantangan buat Jagoan Web dan Robot, Nih!
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/09/373/894338/tantangan-buat-jagoan-web-dan-robot-nih

Senin, 11 November 2013 09:09 wib
JAKARTA – Jago ngotak-ngatik sistem komputer dan membangun website keren? Atau punya keahlian membuat robot cerdas? Daripada sekadar untuk mengisi waktu luang, kenapa enggak ikutan kompetisi asyik ini aja? Kompetisi Elektro Fair besutan Himpunan Mahasiswa Profesi Teknik Elektro (Himprote) Universitas Negeri Semarang (Unnes) ini menantang para jagoan web design dan programer robot. Mengusung tema “We Create Technology, We Build Indonesia”, Elektro Fair memasang dua kelas kompetisi, yaitu Kompetisi Web Design dan Robo Line Contest Tingkat Nasional. Mau ikutan? Daftar aja sekarang! Robo Line Contest/Line Follower bisa diikuti siswa SMA/sederajat dan mahasiswa se-Indonesia. Kompetisi ini masih menerima pendaftaran hingga 7 Desember 2013.
Juara dalam kompetisi robo line ini akan memperoleh:

…dst

8 ) Ratusan Mahasiswa UI Perang Prestasi di UI Art War
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/11/373/895252/ratusan-mahasiswa-ui-perang-prestasi-di-ui-art-war

Senin, 11 November 2013 19:13 wib
DEPOK – Kompetisi bakat di bidang seni dan budaya yang diwadahi oleh Universitas Indonesia (UI) dalam ajang UI Art War. Perang prestasi dalam bidang seni dan budaya ini diikuti ratusan mahasiswa di 13 fakultas. Untuk memeriahkan acara tersebut, UI Art War dibuka dengan parade keliling oleh para mahasiswa peserta lomba. Mereka membawa atribut berkeliling kampus UI untuk membela masing-masing fakultas. Lomba yang digelar yakni solois, band, tari, stand up comedy, film, fotografi, teater, deklamasi puisi, lukis, dan mural. Salah satunya yakni Vokasi UI yang menerjunkan 20 sampai 30 mahasiswa untuk berkompetisi. “Jadi ini semacam ajang kompetisi di bidang seni tingkat UI, antar-fakultas bertanding, semacam perlombaan, kami ikutsertakan antara 20-30 mahasiswa yang berbakat masing-masing di bidangnya,” kata Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Vokasi UI Raja Sibarani kepada Okezone, Senin (11/11/2013).

…dst

9 ) 36 Delegasi Mahasiswa Lirik Kondisi Asia Usai Krisis
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/11/373/895206/36-delegasi-mahasiswa-lirik-kondisi-asia-usai-krisis

Senin, 11 November 2013 17:27 wib
DEPOK – Ratusan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI) yang didominasi dari jurusan ekonomi serius mengikuti konferensi ekonomi internasional yang dikemas dalam bahasa Inggris. Agenda konferensi Ekonomi Internasional untuk kali ke 11 ini bertajuk Economix: Asian Economy Challenges dengan tema ‘Asia’s Survival in Fragile Global Recovery’. Di dalam acara tersebut hadir berbagai petinggi dari bermacam-macam perbankan dan dibuka oleh perwakilan dari Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Wakil Ketua Panitia atau Vice Project Officer Adinova Fauri mengatakan, kegiatan tersebut merupakan seminar, kompetisi, dan konferensi ekonomi internasional yang diikuti Indonesia dan negara asing seperti Filipina. Selain itu ada 36 delegasi mahasiswa dari berbagai universitas seperti UI, Unair, Unbraw, Unpad, dan President University. “Tahun lalu sebenarnya lebih banyak negara asing yang ikut, ada Malaysia dan Nepal juga, tetapi tahun ini hanya Filipina, kami lebih fokus dalam hal kemampuan bertahan emerging economy in fragile global recovery,” ujar mahasiswa FEUI semester 5, jurusan ilmu ekonomi ini, Senin (11/11/2013).

…dst

10 ) Potret Kekayaan dan Kemiskinan Papua
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/11/11/242715/Potret-Kekayaan-dan-Kemiskinan-Papua

11 November 2013
MENGAPA pasar global belum, bahkan tak mampu mengurangi ketimpangan ekonomi di negara berkembang? Walaupun pertumbuhan ekonomi dunia telah mengangkat penduduk dari kemiskinan, faktanya ketimpangan di penjuru bumi makin meluas. Itulah gugatan Eric Maksin, penerima Nobel Ekonomi 2007, terhadap pasar global yang melahirkan ketimpangan di bumi. Ketimpangan kesejahteraan Utara dan Selatan membentuk garis diametral yang tegas, mencolok, dan lebar. Sangat jomplang bagai langit dan bumi.Garis diametral itu, bila digores di tengah konteks (peta) Indonesia, juga menampakkan ketimpangan kesejahteraan kawasan barat dan timur. Menurut etimologi pembangunan sosial ekonomi Walt Whitman Rostow, kawasan barat (Sumatera, Jawa serta Bali) kehidupan sosial masyarakatnya berada di era lepas landas dan bersiap memasuki kehidupan modern. Sementara, di kawasan timur (dari Kalimantan hingga Papua) masyarakatnya masih dalam strata tradisional, terbelakang, tertinggal, dan terpinggirkan (lagging behind).

…dst

11 ) Kemdikbud Maksimalkan Pendidikan Menengah Universal
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/11/12/242770/Kemdikbud-Maksimalkan-Pendidikan-Menengah-Universal

12 November 2013
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berupaya menggenjot dan memaksimalkan program Pendidikan Menengah Universal (PMU). Selain menambah jumlah ruang kelas dan sekolah baru, penambahan guru dan tenaga pengajar juga menjadi prioritas. ”Untuk PMU kami anggarkan mulai dari ekspansi ruang kelas baru hingga unit sekolah baru. Itu salah satu program utama kami,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, di Jakarta, kemarin. Pihaknya telah memiliki peta daerah mana saja yang perlu menjadi prioritas PMU. ”Lokasinya di mana saja dan butuh berapa ruang kelas dan berapa sekolah baru, sudah ada semua,” katanya. Selain rencana pembangunan unit ruang kelas dan sekolah baru guna memperluas akses ke jenjang SMA sederajat, ketersediaan guru juga harus dipersiapkan secara matang. Pasalnya, ketika terjadi penambahan ruang kelas dan sekolah baru, hal itu akan berdampak terhadap jumlah dan kesiapan guru. ”Karena itu, kami siapkan anak-anak dari program sarjana mendidik di daerah terdepan, terluar, tertinggal (SM3T). Setelah selesai mereka kami sekolahkan ke pendidikan profesi.Itu antara lain sebagai persiapan guru-guru yang ada di PMU,” terangnya. Meski demikian, dia mengatakan program PMU bukan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat semata. Perlu dorongan pemerintah daerah serta peran serta swasta. ”Yang jelas, tahun 2020 target APK SMA kita mencapai 97%,” ungkap mantan Rektor ITS itu.

…dst

12 ) Laporan dari Australia
Ada Boediono Scholarship dan Boediono Prize di Kampus UWA
http://news.detik.com/read/2013/11/11/230203/2410022/10/ada-boediono-scholarship-dan-boediono-prize-di-kampus-uwa?n991103605

Senin, 11/11/2013 23:02 WIB
Perth – Kedekatan Wakil Presiden Boediono dan kampus University of Western Australia (UWA) sudah tak diragukan lagi. Bahkan, ada program beasiswa khusus yang dibuat atas nama alumnus tahun 1967 itu. Boediono lulus dari UWA dengan gelar sarjana ekonomi. Setelah lulus, pria yang pernah duduk sebagai gubernur Bank Indonesia dan menteri keuangan ini melanjutkan kuliah master ke Monash University dan doktorat di Wharton School of the University of Pennsylvania di tahun 1979. Tahun 2011 lalu, Pak Boed, sapaan akrab Boediono mendapat gelar kehormatan doktor honoris causa dari UWA. Kini, berselang dua tahun kemudian, Boediono kembali lagi ke UWA dalam rangka menjadi pembicara di peringatan 52nd Shann Memorial Lecture 2013 and 100th Year of Economics, sebuah acara yang digelar untuk mengenang jasa Edward Shann, ekonom terkenal di Australia. Ada program yang dibicarakan secara khusus oleh Boediono dan para petinggi UWA. Salah satunya adalah pemberian beasiswa pada mahasiswa yang studi tentang Indonesia di UWA. Dewi Fortuna Anwar, Deputi politik Setwapres, yang hadir dalam pertemuan itu menjelaskan, program beasiswa itu bernama Boediono Scholarship. Nama Boediono sengaja dipakai sebagai simbol tokoh Indonesia yang sukses lulusan UWA.

…dst

13 ) Teater Kampus – Jangan Redup di Kandang Sendiri
http://www.kopertis12.or.id/2013/11/11/teater-kampus-jangan-redup-di-kandang-sendiri.html

Selasa, 12 November 2013
SETIAP tahun sejak 2009, Teater Sastra Universitas Indonesia mendapat jadwal pementasan satu kali di Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Boleh dibilang, mereka menjadi satu-satunya teater kampus yang mendapat jadwal tetap. Akhir Oktober lalu, kesempatan itu digunakan untuk menggelar multimonolog Selingkuh di Graha Bakti Budaya. Jangan membayangkan bahwa sebuah teater kampus akan dimainkan oleh mahasiswa yang masih muda. Pemain multimonolog Selingkuh sebagian besar adalah alumni Universitas Indonesia (UI) yang dulunya ikut membesarkan teater kampus. Tak tanggung-tanggung, pementasan ini disutradarai langsung oleh pendiri Teater Sastra UI, I Yudhi Soenarto yang kini adalah pengajar mata kuliah Drama pada Program Studi Sastra Inggris Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI.ujuh pemain berada di panggung secara bersamaan. Dari tempat duduk yang berbeda-beda sesuai karakter yang diperankan, mereka bermonolog secara bergantian. Meski berbicara mengenai dirinya sendiri, tokoh-tokoh itu mengemukakan tema yang sama, perselingkuhan.

…dst

14 ) Rupa-rupa Film Sejarah Indonesia Era 1970-1990
http://www.tempo.co/read/news/2013/11/11/079528721/Rupa-rupa-Film-Sejarah-Indonesia-Era-1970-1990

Senin, 11 November 2013 | 12:54 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia memiliki rekam jejak sejarah yang panjang dalam menuju kemerdekaan. Beberapa peristiwa pun dibuat dalam bentuk film. Hal ini dilakukan sebagai upaya menampilkan kembali momen penting dari peristiwa sejarah ini agar tidak terlupakan. Ini juga bisa untuk memperlihatkan sisi lain dari sejarah sebuah peristiwa yang sebelumnya tidak banyak diketahui publik. Ada cukup banyak film berlatar sejarah kemerdekaan Indonesia, yang telah diproduksi selama ini, baik yang berdasarkan peristiwa maupun sosok penting di balik sebuah peristiwa.Berikut ini beberapa film sejarah Indonesia yang pernah dibuat.

…dst

15 ) Pembelajaran matematika di Indonesia masuk peringkat rendah
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/11/15/804091/pembelajaran-matematika-di-indonesia-masuk-peringkat-rendah

Senin,  11 November 2013  ?  02:40 WIB
Sindonews.com – Berdasarkan data trends in international mathematics and science study (TIMSS), pembelajaran matematika di Indonesia berada di peringkat bawah. Hal tersebut dikarenakan, metode pembelajaran kelas-kelas di Indonesia monoton dan membuat bosan. “Selain Indeks Pengembangan Manusia Indonesia yang berada di 121 pada tahun 2012, skor rata-rata prestasi matematika kelas 8 di Indonesia berdasarkan TIMSS tahun 2011 menduduk diperingkat 38 dari 42 negara. Bahkan kita jauh teringgal dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Thailand dan Malaysia,” ujar Pengajar Program Studi Statistika FMIPA UII Prof Ahmad Fauzy Minggu, 10 November 2013, dalam seminar nasional matematika dan pendidikan matematika di UNY. Ahmad mengatakan, tujuan penilaian dari TIMSS tersebut yakni mengukur prestasi dan sains pada siswa kelas 8 di negara-negara peserta. Dengan begitu, negara anggota mampu mengetahui posisi prestasi, dan perkembangan matematika sains di negara masing-masing.

…dst

16 ) Dahlan Iskan Dorong Lulusan Universitas Berwiraswasta
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/11/11/mw3gxb-dahlan-iskan-dorong-lulusan-universitas-berwiraswasta

Senin, 11 November 2013, 17:24 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan mendorong para mahasiswa yang akan lulus kuliah agar lebih memilih berwiraswasta daripada berbondong-bondong mendaftar jadi pegawai.”Saya dorong agar berubah pikiran, jangan semua jadi pegawai. Mulailah berwirausaha sejak dini. Meskipun kecil-kecilan itu baik bagi negara,” kata Dahlan usai berorasi pada Wisuda Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) 2013 di Jakarta, Senin. Untuk menampung lulusan universitas dan tenaga kerja yang semakin bertambah setiap tahun, kata dia, perekonomian nasional harus kuat dan dijaga agar terus tumbuh. Tumbuhnya usaha-usaha baru,  justru akan memacu pertumbuhan ekonomi.Ia mengatakan, memulai usaha tidak perlu dengan modal besar, karena yang dibutuhkan adalah kemauan, sedangkan modal usaha bisa didapat dari tabungan pribadi atau bank yang menyediakan modal usaha bagi pemula.

…dst

17 ) DPR Imbau Pihak Terlibat Kisruh Trisakti Bisa Menahan Diri
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/11/11/3/193879/-DPR-Imbau-Pihak-Terlibat-Kisruh-Trisakti-Bisa-Menahan-Diri

Senin, 11 November 2013 | 16:08 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi III DPR Aboebakar Al-Habsyi, mendesak pihak-pihak terkait yang terlibat dalam kisruh Universitas Trisakti agar menahan diri dan mengedepankan upaya restoratif demi menyelesaikan permasalahan. Apalagi, kampus besar yang terletak di Jakarta Barat itu sedang memasuki proses penegerian yang mendapat dukungan berbagai pihak, khususnya MPR-RI. “Persoalan Trisakti harus mengedepankan upaya restoratif, yaitu upaya untuk memperbaiki keadaan. Spirit tersebut harus dimiliki oleh semua pihak agar ke depan kampus tersebut menjadi lebih baik,” tegas Aboebakar kepada wartawan di Jakarta. Diketahui bahwa PN Jakarta Barat yang mewakili Yayasan Trisakti kembali gagal melakukan eksekusi Universitas Trisakti dari Rektor Thoby Mutis dan delapan rekannya, pada 6 November 2013.

…dst

18 ) Pemda Dilarang Angkat Guru jadi Pejabat Struktural
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=200350

Senin, 11 November 2013 , 23:51:00
JAKARTA–Pemerintah daerah dilarang keras melakukan mutasi terhadap tenaga pendidik. Kepala daerah (Kada) juga diminta tidak menempatkan guru di jabatan struktural kecuali masih dalam ruang lingkup pendidikan seperti kadis pendidikan. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Tasdik Kinanto menyikapi minimnya tenaga guru di daerah-daerah. “Bagaimana tidak kekurangan tenaga guru. Guru yang ada dimutasi ke mana-mana. Parahnya lagi, banyak guru yang dijadikan kepala dinas di luar lingkup pendidikan,” kata Tasdik kepada JPNN.com , Senin (11/11). Dijelaskan Tasdik, MenPAN-RB sudah melayangkan surat edaran soal larangan guru jadi pejabat struktural itu. Dalam surat edaran disebutkan guru tidak boleh dipindah-pindah.Dia mencontohkan di sebagian besar daerah, guru ditempatkan jadi kadis yang bukan sesuai kompetensinya. Sebut saja Kadis Perhubungan, Kadispenda, Kadisparbud, Kepala Bappeda, dan lain-lain. Alasannya karena guru yang lebih memenuhi golongan kepangkatan. “Karena guru merupakan tenaga fungsional, proses kenaikan pangkat dan golongannya memang lebih cepat dibanding struktural. Jadi banyak kada yang mengambil guru untuk ditempatkan di jabatan struktural,” terangnya. Memang, lanjutnya, realitas guru-guru di daerah, golongan dan pangkatnya tinggi sehingga sebagian besar yang memenuhi persyaratan adalah guru. Namun, lanjutnya, kompetensi jabatan sangat penting, yakni harus sesuai keahlian.

…dst

19 ) Wamendikbud: kurikulum baru didanai tiga sumber
http://www.antaranews.com/berita/404568/wamendikbud-kurikulum-baru-didanai-tiga-sumber

Senin, 11 November 2013 21:52 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Pembiayaan kurikulum baru mulai tahun ajaran 2014 akan didanai melalui tiga sumber, yakni Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) pusat, bantuan operasional sekolah, dan dana alokasi khusus (DAK), kata Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim. “Pos-pos anggaran itu akan difokuskan untuk penggandaan buku dan pelatihan guru,” kata Musliar Kasim di Jakarta, Senin.Ia mengatakan, kementerian akan mengeluarkan surat edaran terkait pembiayaan Kurikulum 2013. Ke depan, pelaksanaan pembiayaan Kurikulum 2013 tidak hanya dari DIPA pusat seperti saat ini. “Semester satu tahun depan bulan Juli digunakan dana BOS, sedangkan dana DAK digunakan untuk semester dua mulai Januari,” katanya. Musliar mengatakan, untuk penggandaan buku akan menggunakan dana bantuan operasional sekolah (BOS) dan sebagian dari DAK. “Kalau BOS kurang akan ditransfer dari pusat dari DIPA untuk tambahan BOS Buku”.

…dst

20 ) BPK: Indikasi Pidana Rp 3,67 Triliun
http://print.kompas.com

Selasa, 12 November 2013
JAKARTA, KOMPAS — Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan pada semester I tahun 2013 menunjukkan adanya 42 temuan penyimpangan penggunaan keuangan negara senilai Rp 3,67 triliun, yang terindikasi tindak pidana korupsi. Temuan itu telah disampaikan kepada instansi penegak hukum untuk diproses lebih lanjut. Ketua BPK Hadi Poernomo menyampaikan hal itu, Senin (11/11), seusai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden. BPK menyampaikan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester I Tahun 2013 kepada Presiden. ”Ada 42 kasus yang kami limpahkan ke kejaksaan, kepolisian, dan KPK dengan nilai Rp 3,67 triliun,” kata Hadi. Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha menyatakan, Presiden menerima baik laporan BPK. Pemerintah akan merespons temuan itu dan memberikan laporan tindak lanjutnya. Selama periode 2003-2013, BPK telah melaporkan 425 kasus yang mengindikasikan ada unsur pidana korupsi. Nilainya mencapai Rp 40,52 triliun. Perinciannya, 60 temuan disampaikan ke kepolisian, 200 temuan disampaikan ke kejaksaan, dan 165 temuan disampaikan ke KPK. Dari keseluruhan temuan itu, yang belum ditindaklanjuti atau belum diketahui informasi tindak lanjut dari instansi berwenang mencapai 33,65 persen atau 143 temuan.

…dst

21 ) Dari 9005 Puskesmas, hanya 7,4% punya dokter
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/11/15/804514/dari-9005-puskesmas-hanya-7-4-punya-dokter

Senin,  11 November 2013  ?  21:22 WIB
Sindonews.com – Direktur Eksekutif Indonesia Hospital And Clinic Watch (INHOTCH) Fikri Suadu mengatakan, pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak ditopang dengan fasilitas, infrastruktur, sumber daya kesehatan maupun jumlah pendistribusian tenaga kesehatan. Saat ini, 746 rumah sakit milik pemerintah dan 126 rumah sakit swasta tidak mempunyai dokter spesialis penyakit dalam, 139 rumah sakit tidak memiliki dokter spesialis bedah, 167 tidak memiliki dokter spesialis anak dan 117 rumah sakit tidak memiliki dokter spesialis kandungan.”Ini sama dengan 9005 Puskesmas di Indonesia, hanya 7,4 persen yang memiliki dokter gigi dan dokter umum,” kata Fikri saat ditemui diskusi INHOTCH, di Jakarta, Senin (11/11/2013).Menurut dia, jumlah tempat tidur juga harus dipenuhi pemerintah, pasalnya 685 rumah sakit umum pemerintah hanya 101.039 jumlah tempat tidur. Dari jumlah tersebut 46.986 tempat tidur masuk dalam katagori kelas III.

…dst

22 ) Cara IDI tingkatkan standar kompetensi dokter
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/11/15/804509/cara-idi-tingkatkan-standar-kompetensi-dokter

Senin,  11 November 2013  ?  21:05 WIB
Sindonews.com – Ketua Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zainal Abidin mengatakan, untuk menaikkan standar kompetensi, nantinya para dokter akan diberikan modul pelatihan sambil melakukan praktik. Hal ini merupakan upaya guna menaikkan mutu dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan. Hal ini dapat dimaksimalkan sampai 2019, selanjutnya para tenaga dokter baru akan melakukan kontrak untuk diletakan dilayanan primer dan rumah sakit. Selain itu, IDI akan mendesak agar pemerintah dapat meletakan pendistribusian dokter merata sampai kepulauan dan daerah perbatasan. “Kita harapkan pemerintah lakukan distribusi dokter dengan baik dan merata,” kata Zainal, saat ditemui diskusi Indonesia Hospital And Clinic Watch (INHOTCH) di Jakarta, Senin (11/11/2013). Selain itu, lanjut dia, pemerintah harus mengalokasikan dengan jelas terkait tenaga kesehatan dan fasilitas tenaga kesehatan. Hal ini bertujuan untuk menekan terjadinya konflik di permukaan. “Kami ingin pemerintah mengalokasikan secara jelas, berapa persen yang diberikan,” tegasnya.

…dst