1 ) Duh, Cuma 250 Insinyur RI yang Punya Sertifikat
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896431/duh-cuma-250-insinyur-ri-yang-punya-sertifikat

Rabu, 13 November 2013 17:26 wib
JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengungkapkan hanya 250 dari 600 ribu insinyur di Indonesia yang mendapatkan sertifikat. Padahal, sertifikat diperuntukkan sebagai penyetaraan gaji atau standarisasi gaji insinyur Indonesia agar serupa dengan gaji-gaji insinyur dari negara lain.Hal tersebut seperti disampaikan Kepala BP Konstruksi Kementerian PU Hediyanto, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2013).Bahkan, tambah dia, masih banyak insinyur Indonesia yang belum memiliki sertifikat. “Yang sudah sertifikat cuma 250, semuanya ada 600 ribu. Kalau tidak ada sertifikat, mereka melihatnya seperti orang biasa,” katanya.Hendiyanto menambahkan, dengan sedikitnya insinyur Indonesia yang memiliki sertifikat, menjadi salah satu penyebab insinyur Indonesia banyak yang dibayar tak sesuai harapan lantaran belum memiliki sertifikat.

…dst

2 ) Insinyur RI di Malaysia Tak Dibayar Sesuai Kemampuan
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896397/insinyur-ri-di-malaysia-tak-dibayar-sesuai-kemampuan

Rabu, 13 November 2013 16:48 wib
JAKARTA – Insinyur Indonesia yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TNI) di Malaysia, tidak mendapatkan gaji sesuai dengan kemampuannya. Hal ini lantaran belum adanya sertifikat penyetaraan tenaga ahli dari Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum (PU) Djoko Kirmanto mengungkapkan, insinyur dari Indonesia banyak yang dibayar tidak sesuai harapannya di Malaysia. Oleh karena itu, diperlukan sertifikat agar kualitas insinyur Indonesia setara dengan yang lain.”Banyak orang kita kerja di sana (Malaysia), gajinya tidak seperti diharapkan karena tidak ada sertifikat, di sana kan harus ada penyetaraan,” ucap Djoko kepada wartawan, di JCC Senayan, Jakarta, Rabu (13/11/2013). Dia menjelaskan, dengan penyetaraan insinyur Indonesia dengan sertifikat, mampu membuat para insinyur Indonesia kuat di wilayah ASEAN. “Kita harus siapkan sertifikat antara insinyur kita dan harus kuat di ASEAN, “tambahnya. Menurutnya, sebagai salah satu insinyur Indonesia dan sebagai ketua organisasi insinyur se-ASEAN, dia berharap mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah agar membuat insinyur di Indonesia mendapatkan sertifikat.

…dst

3 ) Pesawat Unila Jadi Juara Umum di ITB
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896145/pesawat-unila-jadi-juara-umum-di-itb

Rabu, 13 November 2013 16:07 wib
JAKARTA – Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) membuktikan, perjalanan jauh yang mereka tempuh untuk tiba di kampus Institut Teknologi Bandung (ITB), Jatinangor, tidak sia-sia. Unila berhasil merebut sabuk juara umum dalam Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2013. Kesuksesan ini diraih oleh Tim BKP-010 Fakultas Teknik Unila. Tim Unila lainnya yang juga mendulang prestasi adalah BKP-001 di posisi kedua. Sedangkan Tim Bangau APRT-G dari IT Telkom harus puas dengan predikat juara ketiga. Hebatnya lagi, Tim BKP-010 FT Unila juga membawa pulang trofi sebagai Best Pilot dan Best Fastest. Sedangkan Tim BKP-001 sukses menyandang predikat Best Low Cost. Menurut salah satu anggota tim BKP-010, Supriyadi, peserta tiap kategori lomba melalui dua tahap seleksi.”Tahap pertama tentang desain airflame, sistem autopilot, dan sistem avionic. Tahap kedua, para peserta mengirim video perkembangan robot yang dibuat,” kata Supriyadi, seperti dilansir laman Unila, Rabu (13/11/2013).Awak Tim BKP-010 terdiri dari Supriyadi, Perdana Agung Nugraha, Dimas Adityawarman, dan Hadi Prayogo. Sementara Tim BKP-001 beranggotakan Aris Susilo, M  Cahyonyo, Linggom Gultom, dan M Yusuf Tamtomi. Kedua tim ini dikawal dosen pendamping, yakni Yulliarto Raharjo, M.T. dan Dr.Ing. Ardian Ulvan.

…dst

4 ) Apa Sih Kontes Robot Terbang Itu?
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896151/apa-sih-kontes-robot-terbang-itu

Rabu, 13 November 2013 17:05 wib
JAKARTA – Perkembangan teknologi pesawat terbang dan robotika di Indonesia kian pesat. Bahkan, beberapa perguruan tinggi telah mampu membuat dan mengembangkan pesawat terbang tanpa awak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV). Guna mewadahi kreativitas tersebut, Program Studi Aeronotika dan Astronotika, bersama Keluarga Mahasiswa Teknik Penerbangan (KMPN-ITB), dengan dukungan penuh dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Ditjen Dikti Kemendikbud), menggelar kompetisi pesawat terbang tanpa awak kategori outdoor yang disebut Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI).  Mengambil tempat di kampus ITB Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, kompetisi ini dihelat pada 8-10 November lalu.Kompetisi berskala nasional itu diikuti oleh siswa SMA, mahasiswa dan masyarakat umum dari seluruh Indonesia. Tercatat, tiga tim SMA, 19 tim perguruan tinggi, dan empat tim umum ambil bagian dalam kompetisi ini. Sebelum berlomba, mereka mendapatkan pembekalan tentang UAV secara umum, sistem mekanik dan manufaktur yang digunakan, industri UAV, serta pemanfaatan UAV dalam bidang fotografi.

…dst

5 ) Unesa LPTK Terbaik Se-Indonesia
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/12/373/895647/unesa-lptk-terbaik-se-indonesia

Selasa, 12 November 2013 19:04 wib
JAKARTA – Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berada dalam peringkat ke-18 dalam kategori Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) dengan pemanfaatan ICT terbaik se-Indonesia. Pemeringkatan tersebut dilakukan oleh TeSCA Smart Campus Award 2013.LPTK lain yang juga masuk dalam peringkat 100 besar ialah Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung di peringkat 22. Kemudian, terdapat Universitas Negeri Semarang (Unnes) di ranking 27 dan Universitas Negeri Malang (UM) pada posisi 49. Selanjutnya, urutan 60 dihuni oleh Universitas Negeri Gorontalo (UNG) disusul Universitas Negeri Jakarta (UNJ) pada peringkat 61. Sementara Universitas Negeri Makasar (UNM) harus puas berada pada posisi 65. Menurut Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Ilmu Komputer (Aptikom) Richardus Eko Indrajit, ada 10 dimensi penilaian yang diterapkan. Mulai dari suprastruktur kampus, infrastruktur teknologi, kesiapan orang-orang di sekitar kampus, ragam pemanfaatan dan aplikasi serta keterkaitan dengan strategi pendidikan nasional.

…dst

6 ) ITS Siap Sabet Sabuk Jawara Mobil Irit Nasional
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/12/373/895763/its-siap-sabet-sabuk-jawara-mobil-irit-nasional

Rabu, 13 November 2013 10:03 wib
JAKARTA – Sebanyak 53 tim dari berbagai universitas di Nusantara tengah bersiap berlaga di ajang Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC) besutan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tidak mau ketinggalan, sebagai tuan rumah, ITS pun bertekad kembali menuai prestasi serupa dengan tahun lalu.Pada kompetisi kali kedua itu, kampus di bawah asuhan Tri Yogi Yuwono menargetkan menjadi juara umum. Untuk memenuhi harapan tersebut, ITS mengirimkan satu mobil untuk setiap kategori. Ada ITS Team 1 dan ITS Team 3 untuk masing-masing di kategori Prototype dan Urban Concept bensin. Kemudian ITS Team 4 dan ITS Team 2 untuk Prototype dan Urban Concept diesel, serta Suro Listrik dan Nagageni II di kategori Prototype dan Urban Concept listrik. ITS Team 1, 2, 3, dan 4 merupakan Sapu Angin dari S-1 Teknik Mesin. Kemudian, Suro Listrik ialah karya para mahasiswa D-3 Teknik Mesin. Sementara Nagageni II tercipta dari tangan mahasiswa D-3 Teknik Elektro.

…dst

7 ) Kompetisi Mobil Irit Lokal Berstandar Dunia
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/12/373/895760/kompetisi-mobil-irit-lokal-berstandar-dunia

Rabu, 13 November 2013 09:08 wib
JAKARTA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya kembali menggelar Indonesia Energy Marathon Challenge (IEMC). Kali ini, gelaran tersebut menuai antusiasme dari mahasiswa di seluruh Indonesia yang terbukti dengan peningkatan peserta hingga 90 persen dibandingkan tahun lalu. “Perbedaan paling signifikan ajang saat ini dan tahun lalu terletak pada jumlah mobil ikut serta dalam kompetisi. Tahun lalu hanya 28 peserta, tahun ini pendaftar mencapai 80 peserta dan yang lolos race sebanyak 53 peserta,” urai Panitia Pelaksana IEMC 2013 Kenan Sihombing, seperti dikutip dari ITS Online, Rabu (13/11/2013). Ke-53 peserta tersebut, kata Kenan, dinyatakan lolos seleksi administratif dan penyusunan progress report. Sedangkan untuk berhasil lolos ke tahapan race, mobil harus dinyatakan lolos scruttinering.”Pada tahap ini, mobil akan diperiksa oleh teknisi berdasarkan ketentuan dimensi, berat, safety dan sebagainya. Selain itu, mobil juga harus dapat menuntaskan delapan lap dalam waktu yang telah ditentukan. Maksimal 30 menit dalam kategori Urban Concept sedangkan Prototype 26 menit,” jelasnya.

…dst

8 ) UMM Kirim Tiga Mobil ke Ajang “IEMC”
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/121353/umm-kirim-tiga-mobil-ke-ajang-iemc

13 Nov 2013 20:33:51
Malang (Antara Jatim) – Universitas Muhammadiyah Malang mengirimkan tiga unit prototype mobil karya mahasiswa Faluktas Teknik pada ajang “Indonesian Energy Marathon Challenge” (IEMC) di Surabaya.Ketua tim pembina mahasiswa M Jufri di Malang, Rabu, mengatakan tiga unit prototype mobil tersebut merupakan finalis IEMC program Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Dikti Kemendikbud) yang digelar di ITS Surabaya.”Ketiga mobil itu merupakan mobil hemat energi yang memiliki tipe urban listrik, prototype diesel dan urban diesel. Ketiganya berhasil menembus seleksi tahap akhir dan menyingkirkan ratusan peserta lainnya dalam tiga tahap seleksi,” kata M Jufri disela-sela pemberangkatan ketiga prototype mobil tersebut di kampus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).Dari enam kategori lomba, UMM mengikuti lima kategori. Tahun lalu UMM juga mengikuti lomba tersebut dan menempati peringkat keempat.Untuk tahun ini, pihaknya lebih mengoptimalkan lagi dengan harapan hasilnya lebih baik dari tahun sebelumnya.

…dst

9 ) Robot EROS Buatan Mahasiswa PENS Berjoget “Caesar”
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/121357/robot-eros-buatan-mahasiswa-pens-berjoget-caesar

13 Nov 2013 21:51:2
Surabaya (Antara Jatim) – Robot EROS (EEPIS Robot Soccer) yang merupakan buatan tim mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) telah dirancang oleh tim itu untuk bisa berjoget dangdut “Caesar” atau “Buka Titik Joss”.”Kalau memprogram EROS untuk bisa goyang Caesar memang hanya butuh waktu sehari, tapi kalau mengembangkan robot ini butuh waktu empat tahun,” kata programmer robot yang juga ketua tim, Dimas Pristovani Riananda, di Surabaya, Rabu petang.Tahun lalu (13/11/2012), tim yang beranggotakan Dimas Pristovani Riananda, Ardiansyah Al Farouq, Pratomo Adhi Nugroho, Michael Saputro Junianto Soedargo, Luqman hakim, dan Muchammad Sobrun Ibnu Atfal telah memprogram EROS untuk berjoget ala “Gangnam Style” ala Korea.Menurut dia, EROS sebenarnya bukanlah robot menari, namun robot sepak bola yang dikenal sebagai pemain bola yang handal di lapangan hijau.

…dst

10 ) Soft Skill Lemah, 66 Ribu Sarjana Potensi Nganggur
http://www.jpnn.com/read/2013/11/13/200545/Soft-Skill-Lemah,-66-Ribu-Sarjana-Potensi-Nganggur

Rabu, 13 November 2013 , 07:46:00
SEMARANG – Setiap tahun lebih dari 66 ribu sarjana baru tidak terserap dunia kerja alias nganggur. Selain belum terbukanya akses lapangan kerja yang luas, sistem pembelajaran di kampus menuai sorotan. Pembelajaran di kampus dinilai masih bersifat hard skill. Berbagai kalangan meminta perguruan tinggi meningkatkan pengembangan soft skill mahasiswanya. Data jumlah sarjana yang tidak terserap dalam pasar kerja itu diungkap portal pencari kerja JobsDB. Sejumlah kalangan akademisi yang menjadi jaringan Djarum Beasiswa Plus berkumpul dalam seminar pendidikan di Semarang kemarin. Merka saling mengeluarkan gagasan supaya sarjana atau lulusan perguruan tinggi cepat terserap dunia kerja. Programmer Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation Primadi H. Serad mengatakan, pembinaan mahasiswa perlu diarahkan juga ke pematangan soft skill. “Kemampuan akademik perlu, tetapi juga harus dibekali soft skill,” katanya. Menurutnya kebutuhan pertama dunia kerja saat ini adalah pencari kerja yang memiliki pengalaman berorganisasi, komitmen, dan proaktif.Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) Bidang Pendidikan Musliar Kasim mengatakan, pemerintah berharap menghapus potensi sarjana yang menjadi pengangguran itu. Selain mengandalkan lapangan kerja, sarjana juga diharapkan bisa membuka usaha sendiri. “Lapangan kerja terbatas, jadi kampus jangan hanya mencetan sarjana jobseeker,” ujarnya.

…dst

11 ) Dua UIN Diusulkan Jadi World Class University
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/11/13/mw6ir4-dua-uin-diusulkan-jadi-world-class-university

Rabu, 13 November 2013, 08:57 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dua perguruan tinggi agama negeri, Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah dan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang diproyeksikan menjadi perguruan tinggi negeri Islam yang berkompetensi global (World Class University). Kedua universitas tersebut dinilai memiliki kualitas yang baik.Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menyatakan, UIN Jakarta dan UIN Malang telah memiliki syarat-syarat yang bisa terpenuhi sebagai kampus World Class University. Dari sarana dan prasarananya, kata dia, kedua UIN ini bisa dibilang cukup baik dan berstandar sangat baik bila dibandingkan kampus UIN lain di Indonesia.Ia pun sudah membicarakan keinginan Kementerian Agama (Kemenag) terhadap dua kampus ini kepada Presiden. “Presiden menyambut baik dan dalam waktu dekat kita akan mempertemukan dua rektor universitas ini dengan Presiden,” ujarnya.

…dst

12 ) Mahasiswa dari 88 PT Ikuti ‘Nation Building’
http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/dunia-kampus/13/11/12/mw5pse-mahasiswa-dari-88-pt-ikuti-nation-building

Selasa, 12 November 2013, 22:31 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — Sebanyak 515 mahasiswa berprestasi dari 88 perguruan tinggi di 34 provinsi di Indonesia berkumpul di Semarang. Mereka, mengikuti kegiatan ‘Nation Building’ yang digelar Bakti Pendidikan Djarum Foundation, sejak 7–12 November 2013. Kegiatan tersebut, digelar khusus untuk semua penerima Djarum Beasiswa Plus. Menurut Program Director Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Primadi H Serad, ‘Nation Building’ merupakan sebuah soft skills atau keterampilan lunak yang diberikan kepada penerima program Djarum Beasiswa Plus (Beswan Djarum) 2013/ 2014.Tujuannya, untuk menguatkan wawasan mereka tentang makna hakekat bangsa dan kebangsaan. “Rangkaian kegiatan ‘Nation Building’ ini, meliputi Diskusi Kebangsaan, Cultural Visit, serta pergelaran seni dalam acara Malam Dharma Puruhita,” katanya. Menurut Primadi, acara ini sangat penting bagi para generasi muda Indonesia khususnya para Beswan Djarum. Sebab, wawasan kebangsaan merupakan bentuk kepercayaan diri dan rasa hormat diri kita sebagai bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa-bangsa lain di dunia.

…dst

13 ) Kenapa BOPTN tiap Kampus Beda?
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896343/kenapa-boptn-tiap-kampus-beda

Rabu, 13 November 2013 16:01 wib
JAKARTA – Tidak hanya institusi pendidikan dasar dan menengah, pemerintah juga memberikan bantuan operasional kepada perguruan tinggi negeri (BOPTN). Tujuannya, mendukung kegiatan operasional PTN sehingga tidak terlalu memberatkan mahasiswa dengan biaya kuliah yang tinggi. Sesditjen Dikti Kemendikbud Patdono Suwignyo menjelaskan, pengelolaan BOPTN diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. UU ini menyaratkan, pemerintah setiap tahun menetapkan standar satuan biaya pendidikan tinggi.”Besaran BOPTN untuk tiap kampus berbeda-beda, tergantung pencapaian mutu, akreditasi, dan indeks kemahalan wilayah,” kata Patdono, dalam Diskusi Uang Kuliah Tunggal (UKT), di Perpustakaan Kemendikbud, Jakarta, Rabu (13/11/2013).Patdono menjabarkan, indikator pencapaian mutu dilihat dari kemajuan program studi (prodi) di masing-masing PTN. Prodi di PTN yang sudah bagus, pasti mematok standar operasional yang tinggi. Sebaliknya, prodi di PTN yang belum maju tidak akan membutuhkan standar operasional tinggi.

…dst

14 ) Unsoed Mencari Nahkoda Baru
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896106/unsoed-mencari-nahkoda-baru

Rabu, 13 November 2013 14:06 wib
JAKARTA – Menjelang akhir tahun, Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) merilis agenda besar, pemilihan rektor. Kampus dengan julukan Monumen Hidup Kejuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman itu mencari pemimpin baru untuk periode 2014-2018.Senat Universitas sebagai badan normatif dan perwakilan tertinggi kampus, menghelat sebelas rangkaian kegiatan dalam proses pemilihan rektor Unsoed. Rangkaian kegiatan dimulai awal November hingga terpilihnya rektor baru pada Januari 2014.Pada 6-11 November, ada kegiatan penyusunan serta paparan dan penetapan jadwal kegiatan, serta persyaratan dan tata tertib pilihan dan paparan. Kemudian, pada 13-22 November,  ada sosialisasi persyaratan, tata tertib pilihan serta penyebaran dokumen persyaratan bakal calon rektor Unsoed kepada para dosen yang memenuhi persyaratan. Selanjutnya, 25-29 November dimulailah proses pendaftaran bakal calon rektor.

…dst

15 ) Malu “Ngemis” Sama Ortu, Warung Kejujuran pun Meluncur
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/11/373/895326/malu-ngemis-sama-ortu-warung-kejujuran-pun-meluncur

Selasa, 12 November 2013 14:04 wib
JAKARTA – Menjadi mahasiswa bukan berarti harus terus-menerus meminta kepada orangtua. Tidak ingin jadi mahasiswa biasa, Ledy Sera Noviana, Prisna Eka Rahmawati, Jayanti Madiasari, dan Arditasari Kulonprogo pun menjadi wirausaha sembari kuliah. Keempat mahasiswi Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu pun menggagas warung kejujuran di kampus mereka. Ide membuka warung kejujuran terinspirasi dari mahasiswa penempuh mata kuliah kewirausahaan yang mereka temui di kampus.Bermodalkan Rp50 ribu, kini warung kejujuran yang mereka rintis menuai keuntungan hingga ratusan ribu rupiah per minggu. Bahkan, dari keuntungan tersebut mereka mampu mencukupi kebutuhan perkuliahan, seperti buku dan fotokopi secara mandiri. “Kami hanya ingin mandiri, malu kalau minta orangtua terus. Kami minta kiriman kalau sudah kepepet saja. Orangtua juga sangat bersyukur karena merasa sangat terbantu,” kata Arditasari Kulonprogo, seperti dilansir oleh Okezone, Selasa (12/11/2013).

…dst

16 ) Pemerintah dorong universitas lahirkan perempuan peneliti
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/12/15/804755/pemerintah-dorong-universitas-lahirkan-perempuan-peneliti

Selasa,  12 November 2013  ?  14:18 WIB
Sindonews.com – Kementerian Pemberdayaan Perempuan mendorong universitas untuk melahirkan perempuan peneliti sebanyak mungkin. Salah satunya dengan pemberian beasiswa bagi kaum perempuan. Menteri Pemberdayaan Perempuan Linda Gumelar menilai, dalam membangun bangsa, pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta. Perempuan peneliti, menurutnya saat ini, semakin banyak hadir dan membawa nama harum bangsa.”Harapan bangsa ada di pundak peneliti. Program-program penghargaan kepada peneliti perempuan muda yang telah memberikan daya dan upayanya, mewujudkan keharuman nama bangsa Indonesia,” katanya di Balai Sidang Universitas Indonesia (UI), Depok, Selasa (12/11/2013). Dalam peringatan Hari Pahlawan, lanjut Linda, banyak perempuan sebagai pahlawan berjuang untuk merebut dan mengisi kemerdekaan. Salah satunya ia menyebut ibu negara Ani Bambang Yudhoyono, yang baru saja mendapatkan penghargaan Woman Empowerment in Education.

…dst

17 ) UI gelar World Science Day for Peace and Development
http://nasional.sindonews.com/read/2013/11/12/15/804635/ui-gelar-world-science-day-for-peace-and-development

Selasa,  12 November 2013  ?  10:44 WIB
Sindonews.com – Untuk merayakan satu dekade pemberdayaan perempuan dalam bidang sains di Indonesia, sekaligus memperingati World Science Day for Peace and Development (WSDPD), L’Oreal bersama Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar “L’Oreal for Women in Science (FWIS) Week” dengan tema “Satu Dasawarsa Pemberdayaan Perempuan dalam Sains. Pameran ini digelar di Perpustakaan Universitas Indonesia (UI), Depok, tanggal 12-14 November 2013. Acara pembukaan L’Oreal-UNESCO FWIS Week ini, dimeriahkan dengan penganugerahan kehormatan ‘Pemberdayaan Perempuan dalam Pendidikan’ pada Ibu Negara RI Ani Yudhoyono. L’Oreal-UNESCO juga meluncurkan sebuah buku yang ditulis oleh penulis perempuan Difabel, Angkie Yudhistia. Dalam buku itu dituliskan kisah inspiratif fellow L’Oreal-UNESCO FWIS, mengenai berbagai pemikiran pentingnya sains bagi mahasiswa.

…dst

18 ) Sebelum Ditemukan Tewas, Vita Sempat Menghilang dari Lokasi PPL
http://regional.kompas.com/read/2013/11/13/1537439/Sebelum.Ditemukan.Tewas.Vita.Sempat.Menghilang.dari.Lokasi.PPL

Rabu, 13 November 2013 | 15:37 WIB
SURABAYA, KOMPAS.com — Vita Fitria Dewi (21), mahasiswi Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya, diyakini polisi sebagai korban pembunuhan. Menurut pihak kampus, saat jasad Vita ditemukan pada Senin (12/11/2013) di Mojokerto, seharusnya dia berada di Madura untuk kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Menurut Yunus Kariyanto, dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unipa Surabaya, PPL tersebut adalah salah satu kegiatan akademik kampus dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan itu digelar di salah satu sekolah menengah kejuruan di Madura. “Detail kegiatannya saya kurang paham, namun yang pasti dengan banyak mahasiswa lainnya,” katanya ketika dikonfirmasi, Rabu (13/11/2013). Berdasarkan informasi yang dihimpun pihak kampus dari rekan-rekan korban di lokasi PPL, mahasiswi berparas cantik tersebut sempat tidak ada di lokasi selama beberapa hari sejak Sabtu (9/11/2013).

…dst

19 ) Ibu Vita Minta Pembunuh Anaknya Dihukum Berat
http://www.tempo.co/read/news/2013/11/13/058529424/Ibu–Vita-Minta-Pembunuh-Anaknya-Dihukum-Berat

Rabu, 13 November 2013 | 20:00 WIB
… Vita adalah anak tunggal pasangan Yumiyati dan Kasiyono. Kasiyono yang berasal dari Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, baru meninggal 115 hari lalu. Sedangkan Yumiati bekerja di Jakarta sejak dua tahun lalu. “Suami saya sakit stroke sampai meninggal dunia. Saya bekerja untuk biaya kuliah Vita,” kata dia sambil mengusap air matanya.

…dst