SKIM XIII Diharapkan Hasilkan Pemikiran untuk Kemakmuran Bangsa

11/13/2013

Jatinangor, Jawa Barat — Simposium Kebudayaan Indonesia Malaysia (SKIM) XIII telah resmi dibuka hari ini, Rabu (13/11) oleh Rektor Unpad, Prof. Ganjar Kurnia. Pembukaan dilakukan di Bale Sawala Unpad, Gedung Rektorat Unpad kampus Jatinangor. SKIM XIII diikuti 225 orang yang berasal dari 37 perguruan tinggi di enam negara.

Enam negara tersebut yaitu Indonesia, Malaysia, India, Bangladesh, Sudan, dan USA. Meliputi 17 perguruan tinggi di Indonesia, 16 perguruan tinggi di Malaysia dan 4 perguruan tinggi di luar negara Indonesia-Malaysia. Simposium ini merupakan acara dua tahunan yang diadakan oleh Unpad dan Universiti Kebangsaan Malaysia yang digelar sejak 1985 lalu.

“Kami sangat bergembira bahwa Simposium Kebudayaan Indonesia Malaysia ini telah meningkatkan interaksi akademis di antara para akademisi , budayawan, pelajar antara dua universitas, juga telah menghasilkan berbagai temuan dan pemikiran-pemikiran baru yang membanggakan,” tutur Rektor Unpad.

SKIM kali ini mengangkat tema Inovasi dan Kewirausahaan untuk Kemakmuran dan Kedaulatan Bangsa. Melalui SKIM XIII, Rektor mengajak para peserta untuk saling bertukar gagasan dan bertukar pengalaman untuk mengembangkan kreatifitas, inovasi dan entrepreneurship khususnya di dunia pendidikan tinggi.

“Di dalamnya tercakup pula bagaimana inovasi tersebut bisa dipasarkan, artinya aspek jejaring atau networking termasuk memperkuat hubungan di antara para pemangku kepentingan terutama dalam konteks Triple Helix,” ujar Rektor  Unpad.

Nulhaqim, S.Sos., MSi mengatakan bahwa SKIM XIII terdiri dari kegiatan utama berupa dua sesi dialog akademik yang sudah dilaksanakan Selasa (12/11) kemarin, kemudian satu sesi keynote speaker, dua sesi plenary symposium, sepuluh cluster parallel session. Sedangkan kegiatan pendukung meliputi stan inovasi dan kewirausahaan, poster presentation, student forum, serta social event.

“Hasil pemikiran kegiatan SKIM akan dipublikasikan melalui proceeding teregister ISSN, Chapter in Book teregister ISBN, serta full paper terseleksi dapat dipublikasikan pada jurnal internasional terindex Scopus,” tutur Dr. Soni.

Dr. Soni juga menuturkan bahwa untuk memperkuat kerja sama Unpad dan UKM, akan diadakan “Post Symposium Workshop”, dimana telah dipilih 7 cluster penelitian yang merupakan research niche yang akan dikerjasamakan antara peneliti Unpad dan UKM.

Pada kesempatan tersebut, hadir memberikan Keynote Speech Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia Dr. Sapta Nirwandar yang memaparkan tentang Ekonomi Kreatif Indonesia, dan Chief Executive Officer, Malaysian Biotechnology Corporation – BioTechCorp, En Razwin Sulairee Hasnan Tarmizi yang memaparkan Malaysian Biotechnology Corporation – BioTechCorp “Bio Economy for Nation’s Prosperity”. (Sumber: unpad.ac.id)