1 ) Kerom Bermimpi Punya Universitas
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896562/kerom-bermimpi-punya-universitas

Kamis, 14 November 2013 07:15 wib
JAKARTA – Bayangkan, akses jalan di daerah ini belum sepenuhnya terbuka. Infrastruktur belum memadai. Bahkan, ada wilayah yang hanya bisa dijangkau dengan pesawat terbang sewaan. Di sini hanya ada 98 sekolah; 72 SD dan 16 SMP. Sementara SMA hanya ada delapan unit dan SMK hanya ada dua sekolah. Perguruan tinggi? Jangan diharap. Itulah gambaran dunia pendidikan di Kabupaten Kerom, Papua. Wakil Bupati Kabupaten Kerom, M Markum bercerita, pendidikan di Kerom masih menghadapi banyak kendala. Salah satunya, sarana listrik.Meski demikian, dari segi kualitas, putera asli Kerom bisa dibanggakan. Beberapa di antara siswa SMA di Kerom pernah menjuarai olimpiade Fisika dan Kimia tingkat dunia. Tetapi, dunia pendidikan di Kerom seakan terhenti pada jenjang SMA. Untuk melanjutkan pendidikan tinggi, siswa Kerom harus keluar pulau. “Banyak siswa Kerom melanjutkan pendidikan di Universitas Indonesia (UI) dan  Universitas Gadjah Mada (UGM) karena kami belum memiliki universitas. Itu pun mereka yang memiliki dukungan dari keluarga, baik secara ekonomi maupun motivasi,” kata Markum, ketika berbincang dengan Okezone di Kemendikbud, Jakarta, Rabu (13/11/2013) malam.

…dst

2 ) Kerangka Kualifikasi Jadi Patokan Kurikulum untuk Hadapi Kompetisi Global
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/11/15/243228/Kerangka-Kualifikasi-Jadi-Patokan-Kurikulum

15 November 2013
SEMARANG – Perguruan tinggi (PT) diharapkan dapat mengimplementasikan dan mengembangkan kurikulum sesuai dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) yang dikeluarkan Ditjen Dikti. Upaya ini agar lulusan yang dihasilkan sesuai dengan yang diharapkan oleh kalangan industri. Hal itu disampaikan Koordinator Kopertis VI Jateng Prof DYP Sugiharto, di sela-sela Wisuda XIX Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang, Kamis (14/11). Dia mengatakan, KKNI merupakan salah satu kebijakan Kemdikbud bagi perguruan tinggi.Kebijakan itu dikeluarkan menyusul era kompetisi global yang harus dihadapi PTS. ”Dalam KKNI ada sembilan level dalam kategorisasi program- program pendidikan, misalnya program sarjana masuk dalam level enam. Level inilah yang akan menjadi standar atau ukuran bagi industri menyangkut kualitas sarjana,” ungkapnya. Karena itu, pihaknya mengharapkan agar kurikulum program sarjana yang dikembangkan di perguruan tinggi diupayakan sesuai atau sejajar dengan level enam pada KKNI tersebut. Perguruan tinggi swasta harus aktif menyesuaikan kurikulum sesuai standar yang ada dalam KKNI. KKNI merupakan kebijakan pemerintah untuk mendorong peningkatan kualitas pendidikan di perguruan tinggi. ”PTS harus bisa bersaing dengan lembagalembaga lain, seperti lembaga kursus dan sebagainya,” imbuh DYP.

…dst

3 ) Guru Besar Diminta Tak Terjebak Korupsi
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/11/15/243227/Guru-Besar-Diminta-Tak-Terjebak-Korupsi

15 November 2013
SEMARANG – Undip akan mengukuhkan tiga guru besar, Sabtu (16/11). Mereka adalah Prof Ir Retno Murwani MSc MAppSc PhD dari Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP), Prof Dr Ing Ir Gagoek Hardiman, dan Prof Dr Heru Susanto dari Fakultas Teknik (FT). Rektor Undip Prof Sudharto PH MES PhD berpesan, meski sudah bergelar profesor, tugas utama mereka adalah mengajar. Karena itu, mereka tidak boleh masuk ranah pragmatisme. ”Mencermati berita di media belakangan ini, muncul kegalauan masyarakat sehubungan dengan kiprah guru besar.Ketika bangsa ini membutuhkan peran yang lebih besar dari para cendekiawan, malah ada yang terjebak dalam perilaku koruptif. Ini memprihatinkan. Jangan sampai profesor di Undip terjebak perbuatan tercela,” tutur Sudharto dalam jumpa pers persiapan pengukuhan guru besar di Rektorat Tembalang, Kamis (14/11). Dia didampingi Sekretaris Senat Prof Dr Ir Sunarso, Dekan FT Ir Bambang Pudjianto MT, Pembantu Dekan (PD) I FPP Dr Ir Eko Pangestu dan para guru besar yang akan dikukuhkan. Sudharto menjelaskan, selain tidak boleh terjebak perilaku korupsi, mereka yang sudah memiliki gelar profesor tak harus mengejar jabatan. Alasannya, kemungkinan menduduki jabatan terutama di lingkar birokrasi memang memungkinkan.

…dst

4 ) Riset UGM: Sejak Ada KPK Durasi Putusan Kian Cepat
http://www.tempo.co/read/news/2013/11/14/063529788/Riset-UGM-Sejak-Ada-KPK-Durasi-Putusan-Kian-Cepat

Kamis, 14 November 2013 | 22:47 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Tim riset dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada (UGM) merilis hasil riset terbaru terhadap putusan-putusan kasus korupsi di Mahkamah Agung selama 2001-2012. Riset itu memakai model analisis survival untuk mengukur pola durasi penanganan kasus korupsi di persidangan. “Riset ini bisa membantu perumusan analisis biaya eksplisit yang harus ditanggung negara akibat suatu kasus korupsi,” ujar Koordinator Tim Riset tersebut, Rimawan Pradiptyo ketika berbicara via telekonferensi dari Hiroshima, Jepang di FEB UGM pada Kamis, 14 November 2013.Menurut Rimawan hasil analisis terhadap putusan kasus korupsi dengan model baru ini menyimpulkan sejak KPK banyak menangani kasus korupsi besar, durasi penyelesaian kasus di semua level pengadilan cenderung semakin cepat. Kasus itu termasuk yang pemberkasannya dari kepolisian maupun kejaksaan. “Artinya kehadiran KPK menyokong perbaikan penanganan korupsi di institusi hukum lain dan membuat biaya penanganan kasus korupsi makin bisa ditekan,” ujar Rimawan.

…dst

5 ) Seimbang, ITS Dipuja-puji BAN-PT
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896535/seimbang-its-dipuja-puji-ban-pt

Kamis, 14 November 2013 14:01 wib
JAKARTA – Badan Akreditasi Nasional Peguruan Tinggi (BAN-PT) kembali mengadakan visitasi Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Dalam proses tersebut, ITS mendapat pujian dari lima perwakilan BAN-PT.Melalui pertemuan tersebut, BAN-PT menilai setiap bagian di ITS memiliki peran yang sama kuatnya. Kelima tim asesor dari BAN-PT tersebut adalah Yanuarsyah Haroen dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Bambang Supriyadi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Belawati Widjaja dari Universitas Indonesia (UI), Norma Afiati dari Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, dan Indrianty Sudirman dari Universitas Hassanudin (Unhas) Makassar. Norma menyatakan, penilaian yang dilakukan meliputi keseluruhan institusi. Dengan kata lain, tidak hanya menitikberatkan pada satu bagian. Usai wawancara terhadap seluruh bagian, Norma pun memuji keseimbangan peran yang ada di ITS. ”Tidak semua institusi bisa memiliki bagian-bagian yang berperan sama kuat seperti ini. Biasanya masih ada yang mendominasi dan memiliki porsi lebih kecil,” ujar Norma, seperti dinukil dari ITS Online, Kamis (14/11/2013).

…dst

6 ) ITS-Jerman Kembangkan Potensi Pulau Poteran-Maratua
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/121384/its-jerman-kembangkan-potensi-pulau-poteran-maratua

14 Nov 2013 09:53:00
ITS-Jerman Kembangkan Potensi Pulau Poteran-Maratua
Surabaya (Antara Jatim) – ITS, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Pemerintah Kabupaten Berau (Kaltim), dan Hochscule Wismar University of Applied Science bekerja sama untuk mengembangkan potensi Pulau Poteran di Sumenep (Jatim) dan Pulau Maratua di Berau.”KKP telah menetapkan ITS untuk mengadopsi dua kepulauan, yakni Pulau Poteran di Kabupaten Sumenep dan Pulau Maratua di Kabupaten Berau,” kata Dekan Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS Prof Ir Eko Budi Jatmiko MSc PhD di Surabaya, Kamis.Di sela-sela “Sustainable Island Development Initiatives (SIDI) Week 2013” pada 13-17 November 2013, ia menjelaskan tim ITS dan Jerman membahas kerja sama itu melalui SIDI di Surabaya pada 13-14 November, lalu tim berkunjung ke kedua pulau itu pada 15-17 November. “Kerja sama ITS-Jerman itu sendiri merupakan tindak lanjut perjanjian kedua pihak yang ditandatangani pada tahun 2012, lalu KKP memberi apresiasi atas tindak lanjut kerja sama kami itu dalam bentuk SIDI 2013,” tuturnya.

…dst

7 ) Robot EROS Buatan Mahasiswa PENS Berjoget “Caesar”
http://www.antarajatim.com/lihat/berita/121357/robot-eros-buatan-mahasiswa-pens-berjoget-caesar

13 Nov 2013 21:51:23
Surabaya (Antara Jatim) – Robot EROS (EEPIS Robot Soccer) yang merupakan buatan tim mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) telah dirancang oleh tim itu untuk bisa berjoget dangdut “Caesar” atau “Buka Titik Joss”.”Kalau memprogram EROS untuk bisa goyang Caesar memang hanya butuh waktu sehari, tapi kalau mengembangkan robot ini butuh waktu empat tahun,” kata programmer robot yang juga ketua tim, Dimas Pristovani Riananda, di Surabaya, Rabu petang.Tahun lalu (13/11/2012), tim yang beranggotakan Dimas Pristovani Riananda, Ardiansyah Al Farouq, Pratomo Adhi Nugroho, Michael Saputro Junianto Soedargo, Luqman hakim, dan Muchammad Sobrun Ibnu Atfal telah memprogram EROS untuk berjoget ala “Gangnam Style” ala Korea. Menurut dia, EROS sebenarnya bukanlah robot menari, namun robot sepak bola yang dikenal sebagai pemain bola yang handal di lapangan hijau.”Tidak hanya menjadi juara bertahan KRSBI (Kontes Robot Sepak Bola Indonesia), tapi di kancah internasional pun berhasil meraih peringkat ‘delapan besar’ pada Robocup di Eindoven, Belanda pada Juni 2013,” katanya.

…dst

8 ) Arjuna, Mobil Listrik Baru dari UGM
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896457/arjuna-mobil-listrik-baru-dari-ugm

Kamis, 14 November 2013 09:07 wib
JAKARTA – Tidak puas hanya melahirkan Semar si mobil hemat energi serta mobil formula Bimasakti, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali unjuk gigi dalam kemampuan automotif mereka. Kali ini, inovasi yang dihasilkan berupa mobil balap listrik yang diberi nama Arjuna.Arjuna lahir dari tangan 10 mahasiswa Jurusan Teknik Mesin dan Industri serta Jurusan Elektronika dan Instrumentasi (ELINS) UGM. Mobil teranyar dari kampus di bawah pimpinan Pratikno itu bahkan sukses meraih juara tiga dalam Kompetisi Mobil Listrik Indonesia untuk kategori efisiensi di Bandung, belum lama ini. Ketua Tim Teknis mobil balap listrik Arjuna Rizky Muhammad Ramadhan menuturkan, Arjuna didesain agar memiliki tingkat efisiensi yang memadai. Dia menjelaskan, dalam satu kali pengisian daya, Arjuna bisa melaju dengan jarak tempuh 30 km. “Sekali charge, sekira tiga jam dan bisa mencapai jarak tempuh 30 km,” ujar Rizky, seperti dikutip dari laman UGM, Kamis (14/11/2013).

…dst

9 ) Mahasiswa Unnes Juara I LKTM
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2013/11/15/243226/Mahasiswa-Unnes-Juara-I-LKTM

15 November 2013
SEMARANG – Dua mahasiswa FMIPA Universitas Negeri Semarang (Unnes) meraih juara I lomba karya tulis mahasiswa (LKTM) tingkat nasional di Makassar, baru-baru ini. Mereka adalah Irfan Saptian dan Novita Ana Anggraeni yang berhasil menyisihkan 15 finalis dari berbagai perguruan tinggi negeri di Indonesia.Mereka melakukan penelitian dengan judul ”Balas (Baterai Talas): Pemanfaatan Batu Baterai Bekas Berbahan Dasar Daun Talas (Colocasia esculenta) dan Kitosan Udang sebagai Sumber Energi Terbarukan yang Ramah Lingkungan”. Sebanyak 15 peserta terdiri atas tiga tim dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), satu tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dua tim dari Universitas Sebelas Maret (UNS), dua tim dari Universitas Diponegoro (Undip), satu tim dari Institut Pertanian Bogor (IPB), dua tim dari Universitas Brawijaya (Unbraw), satu tim dari Untirta. Lalu, satu tim dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), satu tim dari Universitas Negeri Malang (UNM), dan satu tim dari Universitas Hasanuddin (Unhas).

…dst

10 ) Ini Program Beasiswa Kuliah di Belanda
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/11/14/3/194799/-Ini-Program-Beasiswa-Kuliah-di-Belanda

Kamis, 14 November 2013 | 19:40 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Hari ini warganegara Indonesia yang berbakat dan berambisi studi di Belanda diundang untuk mendaftar ke program Orange Tulip Scholarship 2014. Beasiswa ini mendukung pelajar, mahasiswa, dan profesional muda untuk mewujudkan potensi mereka. Program ini dibuat oleh Nuffic Neso Indonesia bersama dengan perguruan tinggi Belanda dan mitra dari sektor publik dan swasta. Ada 22 organisasi yang berkontribusi di Orange Tulip Scholarship 2014 (OTS): perguruan tinggi Belanda, kementerian Indonesia, dan perusahaan Belanda. Ada 27 skema beasiswa dan 86 beasiswa yang tersedia. Gelar yang ditawarkan dalam beasiswa OTS adalah: program foundation/pathway, S1 dan S2 di berbagai subyek akademis. Program OTS 2013 juga terbilang lebih sukses dibandingkan tahun sebelumnya: dengan 19 organisasi yang menyediakan lebih dari 40 beasiswa. Untuk tahun 2014, Nuffic Neso berhasil menggandakan jumlah beasiswa yang tersedia bagi orang Indonesia melalui program OTS ini.

…dst

11 ) Beasiswa Penelitian bagi Sarjana Indonesia
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896480/beasiswa-penelitian-bagi-sarjana-indonesia

Kamis, 14 November 2013 11:04 wib
JAKARTA – Ilmu pengetahuan dan teknologi harus terus berkembang tanpa ada batasan jarak. Apalagi dengan banyaknya tawaran beasiswa penelitian dari kampus luar negeri dapat memacu para akademisi untuk terus berkarya. Salah satu tawaran beasiswa penelitian untuk jenjang S-2 dan S-3 ke luar negeri datang dari Lembaga tersebut seperti Harvard Kennedy School (HKS) dan The Indonesian Scholarship and Research Support Foundation (ISRSF). Kedua lembaga tersebut menawarkan para sarjana Indonesia untuk bisa melakukan penelitian atau pun melanjutkan jenjang pendidikannya hingga S-3.Salah satu universitas yang menjadi sasaran sosialisasi kedua lembaga itu ialah Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Pada kesempatan tersebut, Direktur Eksekutif ISRSF Benny Subianto mengatakan, HKS dan ISRSF memiliki mekanisme berbeda dalam penyelenggaraan progam beasiswa pendidikan tersebut.

…dst

12 ) 4 Perempuan Peneliti Raih Penghargaan LOreal-UNESCO
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/14/373/897142/4-perempuan-peneliti-raih-penghargaan-loreal-unesco

Kamis, 14 November 2013 18:43 wib
DEPOK – Empat perempuan hebat memperoleh kesempatan meraih prestasi dalam ajang L’Oreal-UNESCO For Women in Science Nasional 2013.Keempat peneliti muda menerima fellowship dengan nilai masing-masing sebesar Rp80 juta untuk mendanai penelitian mereka. Adapun untuk kategori Life Science yakni Yosi Agustina (32), dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB). Kemudian Ratih Asmana Ningrum (34), peneliti di Bioteknologi LIPI, serta Yusnita Rifai (37), dosen di Fakultas Farmasi Universitas Hasanudin. Sementara untuk kategori Material Science yakni direbut oleh Indri Badria Adilina (31), peneliti Pusat Penelitian Kimia LIPI. Yosi Agustina mengambil penelitian soal “Analisis korelasi penyakit tubercolosis dengan komorbilitas Diabetes Mellitus untuk mencari pengobatan yang optimal melalui pendekatan farmakologi dan management science”.Sementara Ratih Asmana Ningrum mengambil penelitian soal “Pengembangan anti kanker mutein rekombinan interferon Alpha – 2B agar lebih tahan terhadap protease untuk tujuan terapi oral”.

…dst

13 ) 40 Insinyur Se-ASEAN Belajar Listrik di PLN
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/14/373/896712/40-insinyur-se-asean-belajar-listrik-di-pln

Kamis, 14 November 2013 09:51 wib
JAKARTA – Puluhan insinyur se-Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN Federation Engineering Organitation (AFEO) mempelajari listrik yang dihasilkan panas bumi (geothermal) di Pusat Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak yang dikelola PT Indonesia Power, anak perusahaan PT PLN (Persero), di Sukabumi-Jawa Barat.Terdapat 40 insinyur dari Myanmar, Singapura, Malaysia, Thailand, serta dari Indonesia. Manajer Unit PLTP Gunung Salak PT Indonesia Power Doni Bakar mengatakan, Indonesia sudah sejak lama bisa menghasilkan listrik dari geothermal.”Namun pengembangan geothermal di Indonesia sedikit terlambat dikarenakan pengerjaan satu proyek panas bumi membutuhkan waktu yang sangat lama dan membutuhkan investasi yang tidak sedkit. Padahal potensi panas bumi di Indonesia cukup besar, sekira 40 persen potensi panas bumi dunia,” ungkap Doni, dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Kamis (14/11/2013).

…dst

14 ) Pertamina Tanam 8 Ribu Pohon di Kampus Unpad
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/11/14/3/194719/Pertamina-Tanam-8-Ribu-Pohon-di-Kampus-Unpad

Kamis, 14 November 2013 | 19:52 WIB
Metrotvnews.com, Bandung: PT Pertamina menanam 100 juta pohon dalam rangka mendukung program pemerintah menanam 1 miliar pohon di Indonesia. Dalam memenuhi program tersebut Pertamina menanam 8.000 ribu pohon di kawasan Kampus Universitas Padjajaran (Unpad), Kamis (14/11). Penanaman pohon secara simbolis dilakukan Direktur Hulu Pertamina Muhamad Husen, disaksikan Rektor Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof Ganjar Kurnia, serta diikuti ratusan mahasiswa Unpad, serta tamu undangan lainnya.Pemilihan lokasi Unpad untuk penanaman pohon dilakukan karena geografis sangat cocok untuk menanam pohon. Jenis pohon yang ditanam ada dua macam, yaitu bambu dan pohon “keras” di antaranya mahoni.

…dst

15 ) Unpad “Sidak” Gigi di Lapas Wanita
http://kampus.okezone.com/read/2013/11/13/373/896540/unpad-sidak-gigi-di-lapas-wanita

Kamis, 14 November 2013 15:09 wib
JAKARTA – Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung kembali menggelar aksi pengabdian kepada masyarakat. Kali ini, Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Wanita Sukamiskin Bandung menjadi sasaran Unpad untuk melakukan penyuluhan kesehatan gigi. Berlokasi di Aula Lapas Wanita Klas II A Bandung, staf pengajar Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Unpad Fahmi Oscandar pun didapuk sebagai pembicara. Di hadapan ratusan penghuni Lapas, Fahmi menjelaskan berbagai hal terkait kesehatan gigi dan mulut. Mulai dari fungsi gigi, penyakit seputar gigi dan gusi, hingga cara merawat gigi yang baik dan benar.”Cara merawat gigi yang baik supaya tidak sakit giginya yaitu dengan memakai sikat gigi yang tepat sesuai kondisi mulut dan umur, memakai pasta gigi yang berkualitas, dan menyikat gigi yang benar,” tutur Fahmi, seperti dilansir oleh Okezone, Kamis (14/11/2013).

…dst

16 ) LIPI adakan empat kompetisi ilmiah
http://www.antaranews.com/berita/404990/lipi-adakan-empat-kompetisi-ilmiah

Kamis, 14 November 2013 16:23 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengadakan empat kompetisi ilmiah yakni Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) Ke-45, “National Young Inventors Award” (NYIA) Ke-6, Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) Ke-12, dan Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-21. “Kegiatan rutin setiap tahun ini merupakan wujud komitmen LIPI dalam menghargai karya dan kreativitas ilmiah anak bangsa dengan menjaring 2.500 karya inovasi penelitian dan 103 finalis,” kata Kepala Biro Kerja sama dan Pemasyarajatan Iptek (BKPI) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono di Jakarta, Kamis. Pameran karya ilmiah dan presentasi finalis mulai diselenggarakan pada tanggal 14 November 2013 dan ditujukan bagi siswa, mahasiswa, dan guru, dan pengumuman pemenang pada tanggal 15 November 2013 bertempat di LIPI Jakarta.Pada tahun ini, LKIR memasuki penyelenggaraan yang Ke-45. Lomba tersebut ditujukan bagi siswa SMP-SMA maksimal usia 18 tahun.

…dst

17 ) Ilmuwan Indonesia Temukan Spesies Ikan Karang Baru
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/11/14/3/194656/Ilmuwan-Indonesia-Temukan-Spesies-Ikan-Karang-Baru

Kamis, 14 November 2013 | 14:57 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta: Para ilmuwan dari Pusat Penelitian Keanekaragaman Hayati Indonesia dan Conservation International Indonesia baru saja mendeskripsikan spesies ikan flasherwrasse yang baru.Ikan tersebut diberi nama paracheilinus rennyae, sebagai pengakuan atas kontribusi ilmiah ahli ikan Renny Kurnia Hadiaty dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Cibinong, Jawa Barat.Deskripsi spesies baru tersebut baru saja dipublikasikan dalam edisi akhir tahun jurnal Aqua, International Journal of Ichthyology. Keanegaragaman Hayati Indonesia sendiri beranggotakan kolaborasi para ilmuwan dari Universitas Udayana di Bali, Universitas Negeri Papua di Manokwari, Universitas Diponegoro di Semarang, dan Universitas California di Los Angeles.

…dst

18 ) Jam Mengajar Guru Dunia Maya Dihitung Reguler
Bakal Diminati Guru Bersertifikat
http://www.jpnn.com/index.php?mib=berita.detail&id=200950

Jum’at, 15 November 2013 , 04:04:00
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menerapkan terobosan baru. Para guru yang aktif mengajar secara online atau melalui dunia maya, akan dihitung seperti dosen reguler atau tatap muka. Penetapan standarisasi pembelajaran dunia maya akan ditetapkan. Masuknya penilaian pembelajaran via dunia maya ini merupakan gagasan dari Pusat Teknologi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud. Kepala Pustekkom Ari Santoso mengatakan, perhitungan aktivitas pembelajaran virtual itu berlaku untuk guru di jenjang pendidikan dasar, menengah, dan tinggi (dosen). “Perkembangannya sekarang, sedang dimatangkan landasan hukumnya,” kata dia. Landasan hukum yang sedang disusun bisa berupa peraturan menteri atau lainnya. Ari mengatakan tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan keseriusan pembelajaran melalui dunia maya.Dia mengatakan bahwa aktivitas pembelajaran virtual sudah sangat tinggi. Sekolah-sekolah yang sudah tersambung dengan koneksi jaringan pendidikan nasional (jardiknas) juga terus tumbuh hingga di pelosok Indonesia. Bahkan jaringan pembelajaran online ini juga menyasar sekolah-sekolah anak Indonesia yang di luar negeri.

…dst