1 ) Mahfud Tidak Yakin Anggito Sengaja Memplagiat

Rabu, 19 Februari 2014 | 17:47 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD, tidak yakin bila Anggito Abimanyu sengaja melakukan plagiat. Alasannya, Mahfud menilai Anggito sebagai sosok yang berintegritas. “Saya tidak yakin Anggito sengaja melakukan itu,” kata Mahfud seperti dikutip dari Antara, Rabu (19/2/2014). Mahfud mengapresiasi langkah Anggito yang memutuskan mundur dari institusi tempatnya mengajar sebagai pertanggungjawaban atas kesalahan yang telah dilakukan. “Dia mengambil karya orang lain tanpa sengaja, hanya keliru copy paste ambil file, dia merasa bertanggung jawab dan mundur,” katanya.

…dst

2 ) Hotbonar: Anggito Dosen Terbaik di UGM

Selasa, 18 Februari 2014 15:20 wib
JAKARTA – Hotbonar Sinaga, Dosen Manajemen Risiko dan Asuransi Universitas Indonesia (UI) memandang Anggito Abimanyu sebagai dosen terbaik di Universitas Gadjah Mada (UGM). Oleh sebab itu, dengan mencuatnya kasus plagiat ke publik, Hotbonar menyarankan Anggito tidak mundur dari jabatannya sebagai dosen di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gajah Mada (UGM), Yogyakarta. “Kalau menurut saya, Anggito jangan mengundurkan diri, karena Anggito termasuk dosen terbaik di UGM,” tegas mantan Dirut Jamsostek itu, saat dihubungi Okezone, Selasa (18/2/2014). Menurut dia, mahasiswa yang diajar oleh Anggito pasti akan merasa kehilangan dengan sosok Anggito sebagai dosen di kampus yang terletak di Yogyakarta tersebut. “Mahasiswanya nanti akan kehilangan sosok dosen yang dijadikan panutannya,” tambah dia.

…dst

3 ) Rektor UGM: Indonesia Kehilangan Panutan Bangsa

Selasa, 18 Februari 2014 16:19 wib
YOGYAKARTA – Ratusan pelayat memadati sebuah ruangan di Balairung, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Mereka mendoakan sekaligus memberi penghormatan terakhir untuk filosof Damardjati Supadjar, Guru Besar Fakultas Filsafat UGM Yogyakarta.  “Kita semua, masyarakat Indonesia kehilangan Guru Besar panutan bangsa. Sepanjang karier, almarhum memiliki sumbangsih yang sangat besar terhadap UGM,” kata Rektor UGM Pratikno, Selasa (18/2/2014). Pratikno mengaku kehilangan ilmuwan, budayawan, sekaligus pendidik yang inspiratif. Damardjati merupakan guru besar jawa dan nusantara yang menginisiasi metodologi yang dikembangkan di dunia barat maupun nusantara. “Tidak hanya logika, tapi juga rasa, beliau mengembangkan filsafah khas Indonesia. Kami segenap civitas akademika UGM kehilangan Guru Besar Filsafat, semoga amal kebaikannya diterima di sisi-Nya,” jelasnya.

…dst

4 ) Cak Nun: Pak Damardjati Itu Ibarat Emas

Selasa, 18 Februari 2014 16:49 wib
YOGYAKARTA – Emha Ainun Najib (Cak Nun) memiliki pandangan tersendiri tentang almarhum Damardjati Supadjar. Guru Besar Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sekaligus ulama, tokoh masyarakat, dan penulis buku itu tutup usia karena stroke. Cak Nun menyampaikan, Damardjati memberikan sumbangsih yang besar kepada negara melalui logika berfikir maupun berfikir logis. Misalnya, kata suami artis Novia Kolopaking itu, perbedaan budaya dan agama. “Beliau mengingatkan kita pada hal-hal yang kita lupakan, terutama hubungannya dengan budaya Jawa dan agama. Pak Damardjati ini bisa menemukan bedanya antara budaya dan agama, dia sangat menolong bangsa Indonesia,” ucap Cak Nun kepada wartawan di UGM Yogyakarta, Selasa (18/2/2014).

…dst

5 ) Peneliti: Erupsi Kelud tidak Menular ke Gunung Lain

Rabu, 19 February 2014 | 16:50 WIB
Metrotvnews.com, Jakarta – Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Haryadi Permana mengatakan erupsi Gunung Kelud tidak menular ke gunung lainnya. Kendati memiliki sumber magma yang sama yaitu dari lempengan yang meleleh, setiap gunung dikontrol oleh hal dan kondisi yang berbeda. “Kejadiannya sama yaitu ada lempengan yang meleleh lalu cairannya naik ke atas. Saat ada ruang retakan, cairan itu keluar. Jarang kejadian pada gunung satu memicu gunung lain. Dapur magma hanya satu, tapi sumbernya sama yaitu dari lempengan magma,” katanya saat dihubungi Media Indonesia, Rabu (19/2). Kendati berasal dari lempengan yang sama, banyak kondisi di bawah permukaan yang tidak diketahui. Dia mencontohkan pada Gunung Merapi, ada lelehan dari lempeng dan ada gas yang kemudian mencari jalan.

…dst

6 ) Mendikbud Harap Lulusan Kampus tidak Mesti Jadi PNS

Senin, 17 February 2014 | 17:41 WIB
Metrotvnew.com, Jakarta: Jebolan perguruan tinggi (PT) tidak mesti berorientasi menjadi pegawai atau PNS. Pasalnya dewasa ini terbuka luas  peluang bekerja menjadi usahawan atau entrepreneur. “Ya, da peluang lain dan amat luas yaitu memasuki dunia bisnis. Lulusan perguruan tinggi memiliki peluang  menjadi wirausaha atau entrepreneur. Para wirausahawan kita dari PT  makin berkembang lewat jejaring,”kata Mendikbud M Nuh kepada wartawan di acara pertemuan nasional  Himpunan Alumni Pengusaha Institut Teknologi 10 November (Hipa-ITS) di Tangerang, Banten, Sabtu (15/2). Acara tersebut dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian. Hatta Rajasa, Ketua Ikatan Alumni ITS Irnandar Laksanawan, Ketua HIPA ITS Kristion dan lain lain. Nuh menyatakan untuk menjadi wirausaha lulusan PT perlu mengembangkan kreativitas yang  memberikan inovasi dalam menggunakan pengetahuan teknologi yang di dapat selama kuliah.

…dst

7 ) Siswa SMK Bisa Kok Lulus SNMPTN!

Rabu, 19 Februari 2014 19:31 wib
JAKARTA – Jangan menganggap seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) hanya milik siswa sekolah menengah atas (SMA) dan madrasah aliyah (MA). SNMPTN bisa diikuti oleh semua siswa kelas XII, termasuk dari sekolah menengah kejuruan (SMK). Bahkan, banyak juga siswa SMK sukses menembus kampus negeri melalui SNMPTN.  Salah satunya di Universitas Padjadjaran (Unpad). Menurut perwakilan tim Seleksi Masuk Universitas Padjadjaran (SMUP) Muchtaridi, banyak mahasiswanya di Fakultas Farmasi berasal dari SMK.  “Dari seratus sekian yang diterima, 20 orang berasal dari Sekolah Menengah Farmasi (SMF) dan SMK Analis Kimia. Jadi memungkinkan bagi lulusan SMK untuk lulus seleksi, namun harus diperhatikan strateginya,” ujar Muchtaridi, seperti dilansir laman Unpad, Rabu (19/2/2014).

…dst

8 ) Puluhan Ribu Pemegang Akta 4 Tak Bisa Jadi Guru

Rabu, 19 Februari 2014 17:59 wib
MAKASSAR – Dahulu, seseorang harus memiliki Akta 4 untuk menjadi guru. Sejak program sertifikasi guru diluncurkan, akta 4 tidak lagi menjadi syarat utama profesi pendidik tersebut. Akibatnya, puluhan ribu pemegang Akta 4 yang ingin menjadi guru harus mengubur impian mereka dalam-dalam. Wakil Rektor (WR) I Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof. Sofyan Salam, menjelaskan, hal ini diteguhkan dengan surat Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada Badan Kepegawaian Nasional (BKN) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) tentang penghapusan Akta 4 sebagai syarat pengangkatan guru. Padahal, selama ini BKN menggunakan Akta 4 sebagai syarat calon guru sehingga pendidikan Akta 4 pun marak.  “Dampaknya adalah puluhan ribu pemegang ijazah Akta 4 yang belum terdaftar sebagai PNS gigit jari karena tidak bisa menggunakan ijazah Akta 4-nya. Saat ini untuk menjadi guru perlu setifikat kelulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG),” ungkap Sofyan  saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (19/2/2014).

…dst

9 ) Wah, Umur 19 Tahun Sudah Jadi Sarjana

Rabu, 19 Februari 2014 17:46 wib
JAKARTA – Idealnya, mahasiswa yang lulus sarjana biasanya berusia 22 tahun atau menyelesaikan kuliah dalam waktu empat tahun. Namun itu tak berlaku bagi mahasiswa yang melakukan program akselerasi. Tapi, bagaimana jika seorang mahasiswa yang baru berusia 19 tahun sudah lulus sarjana? Bisa saja terjadi, seperti yang dialami oleh Gusti Ayu Amanda Clarissa Himawan. Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mewisuda mahasiswi dari program studi (prodi) Hubungan Internasional (HI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) itu sebagai mahasiswi dengan lulusan termuda yang berhasil menjadi sarjana pada usia 19 tahun 11 bulan. Direktur Administrasi Akademik UGM Dr. Agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih, seperti dikutip dari laman UGM, Rabu (19/2/2014), melaporkan bahwa UGM telah mewisuda 1.227 orang lulusan sarjana.

…dst

10 ) ITS Kirim Relawan ke Kediri Tiap Tiga Hari

Rabu, 19 Februari 2014 20:01 wib
JAKARTA – Letusan Gunung Kelud masuk pada kategori bencana alam besar. Betapa tidak, dampak letusan ini terasa hingga ratusan kilometer dari Kediri, tempat Gunung Kelud berdiri. Bencana ini pun sontak membangunkan rasa kemanusiaan berbagai kalangan, tidak terkecuali mahasiswa. Kampus berlomba-lomba turun tangan membantu para korban; mulai dari menggalang dana dan bantuan material hingga mengirimkan para relawan ke titik awal bencana maupun wilayah terdampak lainnya. Hal ini pula yang dilakukan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Keluarga Mahasiswa (KM) ITS lainnya langsung bergerak begitu Gunung Kelud meletus. Diawali dari forum kajian, civitas akademika ITS ini pun mengambil langkah mengirimkan relawan ke beberapa titik pengungsian.

…dst

11 ) Belajar Teknologi Nano dari Pakar Dunia

Rabu, 19 Februari 2014 19:06 wib
JAKARTA – Apa rasanya diajar pakar dunia bergelar profesor? Senang? Bangga? Satu yang pasti, ilmu yang kita dapat pun berkelas dunia.  Inilah yang dirasakan mahasiswa S-1 dan S-2 program studi Teknik Mesin Universitas Diponegoro (Undip). Belum lama ini, mereka kedatangan pakar Micro/Nanotechnology dan Microtribology dunia dari Warsaw University of Technology, Polandia, Profesor Zygmunt Rymuza. Sang profesor mengampu kuliah umum bertema “Interfacial Problem of Sliding Surfaces in Micro/Nanotechnology”. Menurut direktur laboratorium Micro/Nanotechnology dan Microtribology di Institute of Micromechanics and Photonics, Department of Mechatronic, Warsaw University of Technology, Polandia, teknologi nano saat ini masih bertumbuh. Rymuza juga menilai, tidak ada yang dapat membuat prediksi akurat tentang produk yang dihasilkan bidang tersebut ketika sudah berkembang penuh, beberapa dekade ke depan.

…dst

12 ) Mahasiswa Unej Dirikan Reaktor Biogas

Selasa, 18 Februari 2014 09:01 wib
JAKARTA – Sebanyak lima mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jember (Unej) yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Pecinta Alam (IMPA) Akasia membangun reaktor biogas untuk warga. Pembangunan salah teknologi alternatif yang ramah lingkungan itu dilakukan di Desa Banjar Sengon Patrang, Jember, Jawa Timur. Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Unej Iwan Rachmad Soetijono mengungkapkan, pemilihan biogas sebagai sumber energi alternatif warga karena beberapa alasan. Selain harga yang murah, biogas ramah lingkungan dan mudah diaplikasikan oleh warga. Menurut Iwan, ketersediaan kotoran sapi yang merupakan bahan baku untuk biogas di daerah tersebut sangat melimpah. Sayang, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal.

…dst

13 ) Di bawah Kemdikbud Research University Dinilai Sulit Berkembang

Selasa, 18 Februari 2014
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pakar Pendidikan Arief Rachman mengatakan, tidak masalah jika perguruan tinggi berada dalam naungan Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristek dan PT). “Di bawah Kemdikbud perguruan tinggi merasa research university  tidak  berkembang. Sebab perguruan tinggi lebih ditekankan pengembangannya dalam bidang keilmuwan, bukan penelitian dan riset,” kata Arief. Sejumlah negara, ujar Arief, pembangunannya lebih maju dari pada Indonesia sebab pembangunan mereka berdasarkan penelitian dan riset yang ada. Perguruan tinggi di sana kedudukannya berada di bawah Kemenristek sehingga mereka lebih banyak melakukan penelitian dan riset secara maksimal. “Kalau perguruan tinggi berada di bawah naungan Kemenristek,  maka research university akan lebih berkembang. Penekanan perguruan tinggi akan lebih banyak pada riset dan penelitian yang berguna bagi pembangunan,” terang Arief.

…dst

14 ) Kualitas Guru Menurun Pasca Alihstatus IKIP?

Rabu, 19 Februari 2014, 19:05 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Kualitas guru di Tanah Air menurun pascaperubahan status Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) menjadi universitas yang seharusnya dipertahankan untuk menyiapkan calon guru dalam kompetensi pedagogik yang jelas dan pas. “Termasuk juga peniadaan Sekolah Guru Atas (SGA) dan Sekolah Pendidikan Guru (SPG) yang pernah ada pada masa kolonial hingga tahun 60-an,” kata pengamat politik dan kebudayaan Yudi Latif saat menjadi panelis dalam acara “Konvensi Pendidikan” yang diselenggarakan Persatuan Guru RI di Bentara Budaya Jakarta, Rabu. Ketika IKIP menjadi universitas maka lembaga tersebut kemudian cenderung mengikuti tren pendidikan tinggi pada umumnya dan tidak fokus lagi pada tugas membekali dan menyiapkan mahasiswa dengan kompetensi-kompetensi yang dibutuhkan sebagai seorang guru.

…dst

15 ) UI Gelar Ekspo Karier dan Beasiswa

Rabu, 19 Februari 2014, 20:11 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Indonesia (UI) kembali menggelar ekspo karier dan beasiswa ke-17 pada 20-22 Februari 2014. Acara yang akan diikuti puluhan perusahaan nasional dan asing itu akan digelar di kampus UI Depok, Jawa Barat. Kepala Kantor Komunikasi UI Farida Haryoko mengatakan, UI Career & Scholarship Expo XIII 2014 merupakan bursa kerja yang telah diselenggarakan secara rutin oleh UI.  Ada 70 perusahaan berpartisipasi dalam kegiatan ini seperti Pertamina, Nestle Indonesia, Bursa Efek Indonesia, Astra International Tbk, dan Blue Bird Group. “Ada juga PT Rekso Nasional Food serta 12 lembaga pendonor beasiswa,” kata Farida dalam penjelasan persnya, Rabu (19/2). Lembaga-lembaga beasiswa itu di antaranya dari University of Groningen, Campus France, IIEF, DAAD, AMINEF, Uni Eropa (Erasmus Mundus), IDP Education Australia, dan NESO.

…dst

15 ) Plagiarisme – Akademisi harus cermat kutip sumber

Rabu,  19 Februari 2014  ?  04:00 WIB
Sindonews.com – Kasus penjiplakan atau plagiat tidak hanya sering terjadi di dalam negeri. Di luar negeri, banyak kalangan intelektual yang tersandung kasus ini.  Pengamat Sosial Budaya dari Universitas Indonesia (UI) Devie Rachmawati mengungkapkan, bahkan kasus plagiarisme juga dialami intelektual yang sudah menjadi “selebritis intelektual” karena karya-karyanya. Lantaran sibuk, kata dia, para “Selebritis intelektual” itu kemudian mencari staf pendukung yang dapat membantu untuk terus memproduksi karya. “Yang kemudian, terjadi pada beberapa kasus misalnya, para ‘selebritis intelektual’ ini tidak melakukan proses kontrol terhadap kualitas tulisan (quality control), sehingga sangat dimungkinkan, asisten yang bersangkutan melakukan beberapa kesalahan kutipan misalnya,” kata Devie di Depok, Selasa (18/2/2014). Devie mengingatkan hal itu perlu diwaspadai oleh banyak intelektual yang memiliki asisten. Sebab pada akhirnya, nama yang bersangkutan yang akan tertera dalam karya tersebut. Kalangan intelektual pun harus cermat meneliti sumber-sumber dari penulisan.

…dst

16 ) Soal Anggito, Mahfud contohkan Menhan Jerman

Selasa,  18 Februari 2014  ?  15:31 WIB
Sindonews.com – Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD tidak yakin Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Anggito Abimanyu melakukan tindakan plagiat atau plagiarisme. “Saya tidak yakin Anggito sengaja melakukan itu,” ujar Mahfud MD di kantor PC NU Lewimunding, Majalengka, Jawa Barat, Selasa (18/2/2014). Mahfud mengenal sosok Anggito yang juga dosen Universitas Gajah Mada (UGM) mempunyai integritas yang cukup tinggi. Kalaupun pada akhirnya Anggito mundur dari jabatannya sebagai dosen UGM, itu merupakan bentuk pertanggungjawaban Anggito. “Anggito ini mengambil karya orang lain tanpa sengaja hanya keliru copy paste, ambil file, dia merasa bertanggung jawab dan mundur,” ujarnya. Mahfud bercerita, pernah ada menteri pertahanan Jerman mengundurkan diri karena disertasinya mengutip satu pendapat, tapi lupa tidak menyebut sumbernya.”Ini Anggito juga melakukan hal sama, saya kira bagus karena pendidikan kita dirusak oleh plagiarisme, kadang kala orang sesukanya mengambil karya orang,” pungkasnya.

…dst

17 ) Anggito Abimanyu Curhat kepada Rektor UGM

19 Februari 2014
… Ia menangkap kesan Anggito benar-benar terpukul dengan kasus yang menimpanya sewaktu dia mengontak Pratikno. Dalam pembicaraan di telepon, Anggito, kata Pratikno sempat berhenti sekian detik. Seperti ada yang mencekat mulutnya. “Dia speechless,” kata Pratikno. Ia mengatakan kampusnya masih kaget dan tidak percaya dengan tuduhan plagiarisme yang menimpa Anggito Abimanyu. Pratikno menyebut Anggito Abimanyu memiliki rekam jejak yang baik di UGM. “Pak Anggito adalah akademisi dan aktivis yang kuat pemikirannya,” kata Pratikno. Dia menyatakan Anggito adalah aset besar bagi UGM dan Indonesia. Anggito punya pemikiran ekonomi yang kuat. Selain itu, Pratikno mengenal Anggito sebagai orang sederhana yang menjunjung tinggi kejujuran. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementarian Agama itu juga mudah bergaul dengan siapa pun. “Di kalangan profesional Pak Anggito juga bagus,” kata Pratikno.

…dst

18 ) Rektor UGM: Anggito Peduli Kegiatan Mahasiswa

Rabu, 19 Februari 2014 | 06:32 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Pratikno, mengatakan Anggito Abimanyu peduli terhadap kegiatan mahasiswa. Menurut Pratikno, Anggito sering mengingatkan dia untuk menyediakan fasilitas olahraga untuk mahasiswa. Dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis itu kerap mampir ke ruangan Pratikno bila berkunjung ke UGM.  Menurut Pratikno, Anggito juga sering terlibat langsung dalam kegiatan musik dan marching band mahasiswa. “Kalau ketemu saya, yang dibicarakan kegiatan mahasiswa,” kata Pratikno di ruang kerjanya, Selasa, 18 Februari 2014. Anggito populer di kalangan mahasiswa UGM. Sebelum Anggito menggelar jumpa pers perihal dugaan plagiarisme di University Club, sejumlah mahasiswa menemui Pratikno. Mereka menyatakan memberi dukungan terhadap Anggito.

…dst

19 ) Panlok UNS “Banjir” Pertanyaan Soal “Daftar Hitam” Sekolah

Selasa, 18/02/2014 – 13:23
SOLO, (PRLM).- Sejak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) merilis sejumlah sekolah yang masuk daftar hitam sehingga tidak bisa mendaftarkan siswanya untuk Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2014, Panitia Lokal (Panlok) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kebanjiran masyarakat yang minta kepastian masalah tersebut. Kebanyakan orang yang datang menanyakan sekolah mana saja yang terkena sanksi tidak boleh mengikuti program SNMPTN. “Kebanyakan yang datang maupun menghubungi lewat telefon bertanya soal sekolah-sekolah yang masuk dalam daftar hitam Panitia Pusat SNMPTN. Sekolah-sekolah yang terkena sanksi disebabkan melakukan kecurangan dalam mengunggah Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Mereka khawatir sekolahnya termasuk yang terkena sanksi sehingga minta kepastian bisa mendaftar SNMPTN atau tidak,” ungkap Humas Panlok SNMPTN UNS, Tunjung W. Sutirta kepada wartawan, Selasa (18/2/20114).

…dst

20 ) Undip-Nijmegen Perkuat Riset Kardiologi

18 Februari 2014
SEMARANG – Dua universitas bergengsi dunia, yakni Undip dan Radboud University Nijmegen memperkuat kerja sama di bidang penelitian ilmu kedokteran. ”Bentuk penguatan itu salah satunya dengan kehadiran Dr Arif Elvan dan Dr Anand Ramdat Misier, tim Kardiologi dari Isala Hospital Zwolle yang merupakan networking hospital dari Radboud University. Kami memperkuat kerja sama dalam bidang penelitian fungsi jantung,” tutur Pembantu Rektor Undip Prof Sultana Faradz PhD, di sela-sela kunjungan tim Kardiologi Nijmegen Belanda, Rabu (12/2), di Rektorat Undip Tembalang. Nijmegen Belanda dikenal memiliki banyak pakar Kedokteran. “Kerja sama ini akan menjadi center of excellencedalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya Kardiologi,” imbuh Sultana.  Undip berupaya menonjolkan potensi yang dimiliki. PTN itu sudah memiliki sembilan tenaga Kardiologi yang potensial dalam pengembangan profesionalitas. Tahun ini Undip juga  mengembangkan penelitian di bidang epilepsi, genetika, dan spesialis jantung.

…dst

21 ) BK Tanya Unair Cara Atasi “DPR Nakal”

17 Peb 2014 19:55:51
Surabaya (AntaraJatim) – Badan Kehormatan DPR RI bertanya dan meminta saran kepada akademisi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tentang cara mengatasi anggota DPR yang “nakal”, padahal sebagian besar di antaranya merupakan lulusan universitas. “Anggota yang nakal itu sebenarnya bukan hanya legislatif, tapi eksekutif dan yudikatif juga ada, sehingga terjadi krisis kepercayaan masyarakat kepada para pemimpin,” kata Wakil Ketua BK DPR RI Siswono Yudhohusodo saat kunjungan kerja di Surabaya, Senin. Dalam kunjungan kerja enam anggota BK DPR ke Kantor Manajemen Universitas Airlangga (Unair) Surabaya yang diterima Rektor Unair Prof H Fasich Apt itu, para anggota BK DPR itu menerima masukan dari Basis Susilo (Dekan Fisip), M . Sajid Darmaputra (FK), dan akademisi lainnya.

…dst

22 ) Unej Terjunkan Relawan Bencana ke Kelud

18 Peb 2014 20:26:21
Jember (Antara Jatim) – Universitas Jember menerjunkan sukarelawan bencana ke lokasi pengungsian di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa, untuk membantu warga korban erupsi Gunung Kelud yang memiliki ketinggian 1.731 meter dari permukaan laut. Pembantu Rektor III Unej Prof M.Saleh mengatakan sebanyak 10 relawan yang terdiri dari tujuh orang tim kesehatan dan tiga orang ‘trauma healing’ menuju posko pengungsian di Kota Batu sesuai dengan kebutuhan Dinas Kesehatan setempat. “Sebelumnya, kami sudah memberangkatkan satu tim yang dipimpin langsung oleh Djoko Mulyono untuk melakukan kajian dampak bencana dan mereka sudah melakukan survei mengenai kebutuhan apa yang diperlukan oleh para korban,” tuturnya. Berdasarkan data dari tim kajian dampak bencana tersebut, Unej kemudian memutuskan untuk mengirimkan tim kesehatan dan tim trauma healing untuk membantu korban bencana Kelud di posko pengungsian.

…dst

23 ) Pendirian Akademi Komunitas Swasta

Rabu, 19/02/2014 – 14:06
Jakarta, Kemdikbud –Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terus berupaya mendorong sektor swasta untuk bersama-sama mendirikan dan mengembangkan Akademi Komunitas (AK) guna memenuhi kebutuhan tenaga terampil siap kerja yang memiliki kualifikasi pendidikan tinggi. Untuk proses pendiriannya pun relatif mudah. Direktur Kelembagaan dan Kerja Sama, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Hermawan Kresno Dipojono, melalui komunikasi pos-el pada Rabu (19/02/2014) menjelaskan sedemikian mudahnya pendirian itu sehingga AK bahkan dapat dimulai dari sebuah pusat latihan (training center) milik industri yang semula digunakan sebatas untuk melatih para karyawannya agar produktivitas mereka meningkat. Dengan memformalkan pusat latihan menjadi AK maka para pesertanya dapat diwisuda dengan memperoleh diploma yang diakui resmi oleh negara. Program studinya dapat dirancang sesuai dengan kebutuhan lokal sehingga peserta didik dapat menguasai pengetahuan, keterampilan, dan sikap siap masuk atau bahkan menciptakan lapangan kerja lokal. Pembelajarannya melalui interaksi antara peserta didik/mahasiswa dengan dosen, instruktur, dan sumber belajar pada lingkungan belajar. Prosedur pendiriannya diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2013 tentang Pendirian, Perubahan, dan Pencabutan Izin Akademi Komunitas.

…dst

24 ) Diusulkan, Formasi PNS 60 Ribu, PPPK 40 Ribu

Dibuat pada 19 Februari 2014
JAKARTA – Tenaga honorer kategori II, khususnya guru yang tidak lulus tes CPNS diberi kesempatan untuk mengikuti seleksi menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Namun pelaksanaannya harus  sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan, serta kebutuhan setiap instansi. Hal itu merupakan kesimpulan Raker Pansus Guru DPD RI dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dan Sekjen Kementerian Agama Bahrul Hayat, Rabu (19/02). Raker dipimpin oleh Ketua Pansus Aidil Fitri Syah. Sesuai dengan Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), ke depan tidak dikenal lagi adanya tenaga honorer. ASN terdiri dari PNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Karena itu persoalan tenaga honorer harus dituntaskan. Dalam kesempatan itu, Menteri Azwar Abubakar mengatakan, saat ini pemerintah tengah menyusun rancangan peraturan pelaksanaan UU tentang ASN, yang terdiri dari 19 peraturan pemerintah dan 5 Peraturan Presiden. Salah satu PP yang tengah disusun adalah mengenai PPPK, yang diharapkan bisa diterapkan tahun 2014 ini.

…dst