1 ) UGM, UI dan ITB Buka Peluang Pertukaran Mahasiswa

Kamis, 27 Maret 2014, 00:15 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, dan Institut Teknologi Bandung membuka peluang pertukaran mahasiswa dan dosen melalui kerja sama tripartit yang sudah dirintis sejak tujuh tahun lalu. “Pertukaran mahasiswa strata satu (S-1) itu memungkinkan masing-masing mahasiswa mengambil kuliah satu semester di perguruan tinggi di luar kampusnya,” kata Ketua Tim Pelaksana Kegiatan Tripartit Universitas Gadjah Mada (UGM) Danang Parikesit di Yogyakarta, Rabu. Menurut dia, ide pertukaran mahasiswa S-1 itu sudah digagas sejak lama tetapi masih tertunda karena kendala di Senat Akademik masing-masing. Masalah itu diharapkan bisa diselesaikan tahun ini. “Program pertukaran mahasiswa antarketiga perguruan tinggi negeri itu bisa segera dilaksanakan apabila mendapat dukungan dari Senat Akademik untuk mengakui satuan kredit semester (SKS) dari perguruan tinggi lain,” katanya.

…dst

2 ) Penelitian Terkendala Dana

28 Maret 2014
SEMARANG – Karya ilmiah dan penelitian di perguruan tinggi seharusnya bisa menjadi komoditas untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Kendati demikian, Indonesia masih terkendala dana untuk melakukan penelitian. Fakta itu disampaikan Direktur Direktorat P2M Ditjen Dikti Kemdikbud, Prof Agus Subekti dalam seminar nasional ”Membangun Integritas Akademik Melalui Publikasi Karya Ilmiah dan Kebijakan Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan” di Hotel Patra Jasa Semarang, Kamis (27/3). Dia mengatakan, sebenarnya yang menjadikan negeri ini kaya bukan hanya sumber daya alam (SDA).”Melalui penelitianlah SDA dapat dikembangkan dan membuat negeri ini makin kaya. Akan tetapi, untuk menaikkan anggaran research and development di angka 0,08% menjadi 1% dari GDP saja susah. Apalagi budaya akademik kita belum menganggap penelitian sebagai kebutuhan, hanya sekadar untuk kenaikan pangkat,” ungkapnya dalam acara yang diselenggarakan Program Pascasarjana (PPs) Unnes dalam rangka Dies Natalis Ke-17 dan Dies Natalis Ke-49 Unnes itu.

…dst

3 ) Ini Kendala Rekrut Pegawai Eks PTS Menjadi CPNS

Kamis, 27 Maret 2014 19:29 wib
JAKARTA – Kendati pegawai eks perguruan tinggi swasta (PTS) bisa menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS), ternyata masih ada kendala yang sering timbul saat menjadikan mereka CPNS. Masalahnya yakni usia yang tidak sesuai dengan batas umur. Demikian disampaikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Azwar Abubakar, seperti dikutip dari laman Setkab, Kamis (27/3/2014). “Biasanya usia dari pegawai yang akan diangkat sudah melebihi batas umur. Berdasarkan UU ASN, mereka bisa menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) setelah melalui seleksi,” kata Azwar. Dia menilai, penegerian PTS sangat positif karena sistem yang berlaku seperti aturan keuangan sampai sistem penggajian juga akan dinegerikan. “Ke depan kami akan segera membuat Peraturan Pemerintah (PP) atau Kepputusan Presiden (Keppres) untuk mengurus masalah perpindahan dari swasta ke negeri,” ungkap Azwar.

…dst

4 ) MenPAN-RB Dukung PTS Jadi PTN

Kamis, 27 Maret 2014 , 17:50:00
JAKARTA — Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang telah memenuhi kriteria dan mutunya terjamin perlu dinegerikan. Hanya saja untuk mengangkat pegawai eks PTS yang dinegerikan dan pegawai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) harus berpedoman pada Undang Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal itu ditegaskan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar dalam rapat tindak lanjut PTNBH di Kantor KemenPAN-RB, Kamis (27/3). Dia mengungkapkan, saat ini ada 13 sampai 20 PTS yang sudah menjadi negeri.  “Sistem seleksi bagi pegawainya yang akan diangkat menjadi CPNS dilakukan secara nasional,” ujar Azwar. Ditambahkan, hanya orang-orang berkualitas yang dapat lolos seleksi pegawai dan diangkat menjadi PNS. Sesuai dengan kebijakan dalam UU ASN, untuk menjadi PNS harus lulus Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Bidang (TKB).

…dst

5 ) ICW dukung Kemendikbud salurkan bansos

Jum’at,  28 Maret 2014  ?  05:43 WIB
Sindonews.com – Indonesia Corruption Watch (ICW) mendukung sikap Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang memutuskan untuk tetap menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) dan tanpa melewati Kementerian Sosial (Kemensos). Kepala Divisi Monitoring Publik Indonesia Corruption Watch (ICW) Febri Hendri mengatakan, dana bansos memang seharusnya dikoordinir di satu pintu. Kemensos bisa saja menyalurkan dana bansos yang terkait dengan kebencanaan atau masalah sosial. Namun jika menyangkut tunjangan guru ataupun bantuan operasional sekolah (BOS), semestinya jangan dikategorikan dana bansos karena keduanya sudah tercantum dalam UU dimana pemerintah wajib membiayainya.  Febri meminta presiden memperkuat koordinasi penyaluran dana bansos agar tidak tumpang tindih di masing-masing instansi pemerintah.

…dst

6 ) Unair: Hati-Hati Laman Ilegal SBMPTN

27 Mar 2014 17:15:42
Surabaya (Antara Jatim) – Wakil Rektor I Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr H Achmad Syahrani MS Apt mengingatkan calon mahasiswa untuk berhati-hati mengunduh informasi dari laman (website) ilegal untuk Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). “Hati-hati dengan laman ilegal untuk SBMPTN yang beralamat pada www.sbmptn.com, padahal alamat laman resmi untuk SBMPTN adalah www.sbmptn.or.id,” katanya dalam konferensi pers tentang SNMPTN, SBMPTN, dan Help Center di kampus setempat, Kamis. Didampingi Direktur Kemahasiswaan Unair Drs Koko Srimulyo MSi dan Ketua Pusat Informasi dan Humas Unair Dr MG Bagus Ani Putra PSi, ia menjelaskan informasi pada laman ilegal itu tidak dapat dipertanggungjawabkan. “Karena itu, carilah informasi pada laman resmi. Misalnya, laman www.sbmptn.com menyebutkan bahwa siswa peringkat 1-15 di SMAN 5 Surabaya dipastikan akan diterima, padahal informasi itu hanya didasarkan pada realitas tahun lalu yang belum tentu benar untuk tahun berikutnya,” katanya.

…dst

7 ) Panita berharap pendaftar SNMPTN meningkat

Jum’at,  28 Maret 2014  ?  04:59 WIB
Sindonews.com – Penutupan pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tinggal menghitung hari. SNMPTN sudah dibuka pendaftarannya sejak 17 Februari 2014 dan akan berakhir pada 31 Maret.Ketua Panitia SNMPTN 2014 Ganjar Kurnia menyebutkan, panitia berharap tahun ini jumlah pendaftar mencapai 800.000 siswa. Sementara tahun lalu jumlah pendaftar SNMPTN mencapai 762.690 siswa. Dia mengaku optimis, target ini akan tercapai, karena setiap tahunnya jumlah pendaftar selalu naik. Berdasarkan data, pada SNMPTN 2008, jumlah pendaftar ada 378.054. Lalu pada 2009 meningkat menjadi 422.617 pendaftar. Pada 2010 jumlahnya naik kembali menjadi 456.895 siswa. Berlanjut ke 2011, jumlahnya meroket menjadi 717.192 pendaftar, yang memilih di 60 PTN.

…dst

8 ) UI klaim tak diskriminasi mahasiswa disabilitas

Jum’at,  28 Maret 2014  ?  03:31 WIB
Sindonews.com – Universitas Indonesia (UI) menjamin tidak membatasi atau melakukan diskriminasi bagi mahasiswa atau calon mahasiswa penyandang disabilitas. Pernyataan itu dikatakan oleh Rektor UI Muhammad Anis. Menurutnya, memang kebijakan tersebut tetap disesuaikan kepada program studi (prodi) yang ada. Anis mengklaim, UI sudah mempunyai lulusan arsitek tuna rungu dengan nilai cumlaude. Ada pula mahasiswa yang tuna netra tetapi tetap berprestasi. “Tergantung prodinya, untuk aturannya sudah direvisi. Kecuali prodi tertentu tak diperbolehkan. Misalnya buta warna, nanti kedokteran enggak bisa membedakan darah atau obat,” kata Anis kepada wartawan di Kampus UI, Depok, Kamis 27 Maret 2014.  Anis menambahkan, sebenarnya kepedulian juga harus dilakukan pemerintah, tak bisa hanya diakomodir perguruan tinggi masing-masing. Apalagi jika jurusan tersebut memang disesuaikan dengan kebutuhan profesi.

…dst

9 ) 39 Ribu Lulusan SMA Memperebutkan 2.535 Kursi di Unair

Kamis, 27 Maret 2014 | 21:53 WIB
TEMPO.CO, Surabaya — Sekitar 39 ribu lulusan sekolah menengah atas akan memperebutkan 2.535 kursi mahasiswa Universitas Airlangga Surabaya melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Wakil Rektor I Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr H Achmad Syahrani MS Apt mengatakan, hingga hari ini, jumlah pendaftar SNMPTN di Unair sudah mencapai 32.256 siswa.  “Diperkirakan sampai hari terakhir 31 Maret bisa melebihi 39 ribuan yang mendaftar,” kata Syahroni dalam jumpa pers di kantor manajemen Universitas Airlangga, Surabaya, Kamis, 27 Maret 2014.  Dari jumlah 32.256 pendaftar tersebut, 22.910 pendaftar menjadikan Unair sebagai perguruan tinggi negeri pilihan pertama. Mereka harus bersaing ketat karena Unair hanya menyediakan kuota 2.535 kursi.

…dst

10 ) Asyik, Mahasiswa Fakultas Pertanian UB Bisa Magang di AS

Kamis, 27 Maret 2014 20:03 wib
JAKARTA – Banyak mahasiswa yang menyepelekan magang dengan alasan malas maupun tidak dibayar. Padahal, magang menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menjajal dunia kerja sebelum akhirnya terjun langsung dalam dunia tersebut. Menyadari pentingnya program magang, Universitas Brawijaya (UB) Malang pun menjalin kerja sama dengan pihak industri dan institusi pendidikan lainnya, baik dalam maupun luar negeri. Salah satunya Ohio State University yang menyediakan program magang kerja selama satu tahun. Menurut Dosen Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian (FP) UB Sitawati, hingga saat ini, program magang tersebut hanya ditujukan bagi mahasiswa FP UB. Program tersebut, lanjutnya, ditujukan bagi fresh graduate di Indonesia untuk belajar di Ohio atau di luar negeri dengan harapan nantinya dapat mengembangkan ilmu saat kembali ke Indonesia.

…dst

11 ) Waduh, 6 Prodi Unnes Sepi Peminat

Kamis, 27 Maret 2014 09:01 wib
JAKARTA – Tidak dipungkiri jika setiap perguruan tinggi memiliki sejumlah program studi (prodi) unggulan yang menjadi incaran calon mahasiswa. Meski demikian, ada pula jurusan yang terbilang sepi peminat. Hal tersebut juga terjadi di Universitas Negeri Semarang (Unnes). Menurut Ketua Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Sugianto, hingga saat ini, sejumlah prodi di Unnes masih sepi peminat. “Sejumlah program studi masih sepi peminat. Prodi Sastra Jawa, Pendidikan Seni Tari, Pendidikan Bahasa Prancis, Pendidikan Bahasa Mandarin, Pendidikan Teknik Bangunan, dan Pendidikan Guru Jasmani Sekolah Dasar dengan pendaftar tak lebih dari 30 orang,” papar Sugianto, seperti disitat dari situs Unnes, Kamis (27/3/2014).

…dst

12 ) Mendikbud usul usia menikah minimal 19 tahun

Kamis,  27 Maret 2014
Sindonews.com –  Usia 16 tahun dinilai bukan usia yang baik bagi seorang anak untuk membangun sebuah keluarga. Membangun keluarga di usia muda ini rentan terjadinya perceraian. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M. Nuh mengatakan, dalam membangun pernikahan dibutuhkan kematangan fisik, psikologis dan ekonomi. “Jika boleh usul setidaknya minimal setelah lulus dari Sekolah Menengah Atas (SMA) yaitu pada umur 19 tahun, ujarnya, Jakarta, Rabu 26 Maret 2014. Dia menyampaikan, berdasarkan data yang dimilki, telah terjadi perceraian sebanyak 330 ribu per tahun. Artinya banyak pernikahan yang sesungguhnya kematangan untuk membangun keluarga belum ada. Dengan banyaknya peristiwa perceraian ketidaksiapan secara fisik, psikologis dan ekonomi belumlah terjadi. “Ini suatu peristiwa yang urgensi, harus cepat dirumuskan baik berbagai pandangan. Salah satunya perpektif agama kan jika sudah balig,” tegasnya.?

…dst

13 ) 11 Dosen Unair Siap Layani Mahasiswa “Curhat”

27 Mar 2014 20:17:34
Surabaya (Antara Jatim) – Sebanyak 11 relawan dosen Universitas Airlangga Surabaya siap melayani mahasiswa untuk mencurahkan isi hati atau “curhat” (curahan hati) terkait permasalahan non-akademik yang mempengaruhi keberhasilan akademik mereka melalui “Help Center” Unair. “Ada mahasiswa yang selesai tepat waktu, tapi ada juga yang nggak dan ternyata hal itu umumnya diakibatkan kendala non-teknis, misalnya faktor psikologi,” kata Direktur Kemahasiswaan Unair Drs Koko Srimulyo MSi di Surabaya, Kamis. Masalahnya, penyebab itu tidak terselesaikan karena tidak ada tempat “curhat” sehingga ada mahasiswa yang perkuliahannya terganggu. “Kita punya lembaga layanan konseling, tapi kesannya konseling itu tempat orang bermasalah,” katanya. Akhirnya, para mahasiswa yang bermasalah itu ditampung secara informal oleh relawan dosen, misalnya mahasiswa yang mengalami kekerasan dalam lingkungan pertemanan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), dan sebagainya.

…dst

14 ) Unand usulkan delapan prodi terakreditasi Asean

Rabu, 26 Maret 2014 13:16 WIB
Padang (ANTARA News) – Universitas Andalas (Unand) Padang akan mengusulkan delapan buah program studi untuk mengikuti penilaian akreditasi tingkat Asean mulai 2015. “Delapan prodi ini adalah Pendidikan Dokter, Sastra Indonesia, Peternakan, Farmasi, Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Mesin, Biologi dan Akuntansi telah mendapat rekomendasi dari Badan Akreditasi nasional Perguruan tinggi untuk promosi ikut dalam penilaian akreditasi tingkat ASEAN,” kata Sekretaris Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Unand Ade Djulardi, di Padang, Rabu. Ia mengatakan, berdasarkan data audit mutu internal yang terangkum pada 2013, ke delapan prodi tersebut telah memenuhi persyaratan untuk dipromosikan dalam penilaian akreditasi tingkat Asean. Persyaratan ini seperti telah dua kali berturut-turut prodi tersebut mendapat nilai akreditasi nasional A.

…dst

15 ) Pameran Frankfurt, Rp 11 Miliar Buat Penerjemahan

Kamis, 27 Maret 2014 | 21:17 WIB
TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menganggarkan dana US$ 1 juta atau sekitar Rp 11 miliar untuk program dana penerjemahan buku yang akan diikutsertakan dalam Frankfurt Book Fair 2015. Tahun depan, Indonesia merupakan tamu kehormatan pada pameran buku terbesar di dunia itu. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Kebudayaan, Wiendu Nuryanti, mengatakan Indonesia telah berkomitmen menjadi tamu kehormatan di pameran itu. Adapun dana Rp 11 miliar itu akan digunakan untuk menerjemahkan buku-buku bermutu yang akan ditampilkan ke komunitas penerbit di pameran itu.  “Kita akan pamerkan 2.000 buku, ditargetkan 200 buku diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman dan Inggris,” ujar Wiendu di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis, 27 Maret 2014.  Wiendu mengatakan Indonesia memutuskan mengambil posisi sebagai tamu kehormatan dalam pameran Frankfurt karena melalui pameran itu bisa menunjukkan kekayaan budaya Indonesia. “Indonesia memiliki latar belakang cukup panjang dalam kesusastraan yang perlu kita tampilkan ke dunia internasional,” ujarnya.

…dst

16 ) Guru-Dosen Lingkup Kemenag Terima Remunerasi

Kamis, 27 Maret 2014 , 05:49:00
JAKARTA – Ini kabar gembira bagi para guru dan dosen yang selama ini mengajar di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi agama yang berada di bawah nauangan Kementerian Agama (Kemenag). Sebagai bagian dari pelaksanaan program reformasi birokrasi, kemenag bakal memberikan tunjangan kinerja kepada seluruh pegawainya, termasuk yang bekerja sebagai guru, dosen, dan juga pengawas. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenag Bahrul Hayat menjelaskan, kebijakan reformasi birokrasi yang diikuti pemberian remunerasi di lingkup Kemenag ditargetkan dimulai awal tahun 2015. Namun, jika seluruh persyaratan yang ditetapkan bisa terpenuhi lebih cepat, maka program tersebut bisa lebih cepat dari yang ditargetkan. “Kita akan mengejar proses ini secepat mungkin, dan mengupayakan remunerasi berlaku mundur dari bulan Januari 2014. Kita akan usahakan,” tandas Bahrul di acara Rakor Implementasi Pelaksanaan Reformasi Birokrasi dan Rencana Pemberian Tunjangan Kinerja terhadap Jabatan Fungsional Dosen,Guru, dan Pengawas di Jakarta, kemarin (26/3).

…dst