1 ) Mendikbud Imbau Pemilih Pemula untuk Tidak Golput

Selasa, 08/04/2014 – 11:59
Jakarta, Kemdikbud — Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah pemilih pemula pada pemilu 2014 mencapai 20 persen dari total jumlah pemilih. Mereka adalah kelompok muda yang baru pertama kali akan menggunakan hak pilihnya dalam pemilu, antara lain mereka yang masih duduk di bangku SMA/SMK/MA dan telah berusia 17 tahun, atau mahasiswa. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengimbau para pemilih pemula tersebut untuk menggunakan hak pilihnya dengan baik. “Imbauan saya, manfaatkan betul kesempatan untuk ikut nyoblos itu. Pertama, jangan golput. Yang kedua, pelajari betul para caleg atau partai yang sudah ditetapkan sebagai peserta pemilu,” ujar Mendikbud di Jakarta, (07/04/2014). Ia menyarankan para pemilih pemula untuk mempelajari profil para calon legislatif dan partai politik sesuai dengan pertimbangan yang baik dan rasional. “Silakan. Saya tidak punya arahan harus partai X, Y, atau Z,” katanya. Mendikbud menambahkan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) juga bekerja sama dengan KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk melakukan sosialisasi tentang pentingnya berpartisipasi dalam pemilu. “Kaitannya dengan proses demokratisasi kita,” ujarnya.

…dst

2 )  Belasan Ribu Mahasiswa di DIY Jadi Golput

Selasa, 08 April 2014 15:52
Liputan6.com, Yogyakarta – Data yang masuk ke KPU Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hanya ada 3.849 pemilih dari kalangan mahasiswa di luar Kota Gudeg yang akan menggunakan haknya dalam Pemilu 2014. Jumlah itu berbeda dengan total mahasiswa di DIY yang mencapai belasan ribu orang.  Kondisi tersebut membuat belasan ribu mahasiswa dipastikan ‘golput’ pada pileg nanti. Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan mengatakan, sudah berupaya maksimal agar mahasiswa di DIY dapat menggukan haknya.  Ia mengaku sudah melakukan sosialisasi di kampus. Seperti mendatangi para rektor se-DIY ataupun memberikan arahan kepada mahasiswa agar mengunakan hak pilih pada 9 April besok.”Sistem kita sudah jauh lebih baik, kalau dulu (2009) pemilih dari luar kota harus mencabut hak pilih dari asal wilayah, lalu mendaftarkan ke KPU. Tapi sekarang cukup langsung mendaftar ke KPU saja, nanti petugas KPU akan memberi arahan lokasi terdekat dari domisili mahasiswa,” kata Hamdan kepada Liputan6.com, Selasa (8/4/2014).

…dst

3 ) Pileg 2014 Pukulan Telak Buat Jokowi dan Kemenangan Partai Islam

Kamis, 10 April 2014 , 01:24:00 WIB
RMOL. Hasil akhir quick count atau hitung cepat dari sejumlah lembaga survei memunculkan sejumlah kejutan. PDI Perjuangan misalnya, beberapa waktu lalu diprediksikan akan meraih lebih dari 30% suara, ternyata jauh meleset. “Hasil quick count saat ini malah menunjukkan PDIP hanya meraih 19% atau di bawah presidential treshold. Artinya, Jokowi yang diharapkan punya tuah politik untuk dongkrak PDIP ternyata tidak penuhi hasil yang ditargetkan,” jelas Direktur Eksekutif IndoStrategi, Andar Nubowo kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 9/4). Menurutnya, raihan PDIP itu mengejutkan, bukan saja bagi PDIP, tetapi juga bagi masyarakat luas. Sebab, PDIP ternyata  masih harus berkolisi dengan partai lain untuk bisa mengusung capres-cawapres pada Pilpres Juli mendatang. “Oleh karena itu, meski menang Pileg, PDIP tampaknya tidak terlalu bergembira dengan hasil yang ada. Kita tampaknya bakal menyaksikan kejutan kejutan politik dari PDIP pasca pileg ini dan jelang Pilpres,” jelasnya. Sementara Partai Golkar mengalami penurunan signifikan, yakni hanya mendapat sekitar 14,30-15% suara. Hasil ini bisa memicu ledakan “api dalam sekam” friksi internal PG, terutama terkait pencapresan Aburizal Bakrie.

…dst

4 )  Penegerian PTS Tidak Berarti Konversi Pegawai Swasta ke PNS

Selasa, 08/04/2014 – 16:25
Jakarta, Kemdikbud — Perguruan tinggi swasta (PTS) yang akan dikonversi menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) harus memenuhi beberapa persyaratan. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, setidaknya ada dua hal yang harus dipenuhi, yaitu penyerahan aset ke negara dan adanya kesepakatan bahwa dosen dan pegawai di PTS itu tidak serta merta berubah status menjadi pegawai negeri sipil (PNS). “Tidak bisa serta merta, karena sudah ada undang-undang pegawai negeri sendiri. Kalau mau jd PNS itu ada prosedur dan mekanismenya sendiri. Dan itu bagian dari perjanjian atau kesepakatan kalau mau dikonversi itu (PTS),” ujar Mendikbud di Jakarta, (07/04/2014). Ia mengatakan, meski status kepegawaian tidak serta merta berubah menjadi PNS, hak-hak dasar dosen dan pegawai di PTS yang dinegerikan tetap diberikan. Mereka tetap menerima gaji seperti biasa. Penggajian mereka bisa dilakukan melalui Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) PTN tersebut atau dengan menggunakan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). “Gajinya dapat tapi statusnya tidak atau belum PNS,” kata Mendikbud. Untuk menjadi PNS, lanjutnya, bisa mengikuti seleksi penerimaan CPNS sesuai prosedur bagi yang usianya masih memenuhi persyaratan.

…dst

5 ) Ribuan dosen PTN baru tagih janji PNS

Minggu,  6 April 2014  ?  19:48 WIB
Sindonews.com – Ribuan dosen dan karyawan kampus swasta yang diubah menjadi Perguruan Tinggi Negeri Baru (PTNB), menagih janji untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Ketua Ikatan Lintas Pegawai PTNB Fadillah Sabri mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjanjikan, jika kampus swasta bersedia dinegerikan, maka status dosen dan karyawannya akan diangkat menjadi CPNS. Namun ketika masa awal itu memang diperlukan masa adaptasi dua tahun untuk proses pengangkatan. “Sekarang aset kampus sudah diambil oleh pemerintah, namun kami ditelantarkan. Kalau kampusnya dinegerikan maka kami pun seharusnya jadi PNS,” kata Fadillah di Jakarta, Minggu (6/4/2014). Tercatat ada 20 PTNB yang diresmikan sejak 2010 hingga kini. Pada 2010 diresmikan, Universitas Bangka Belitung, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Musamus, Politeknik Manufaktur Babel, Poltek Batam. Di tahun selanjutnya, berturut-turut ada delapan PTNB diresmikan yakni Universitas Maritim Raja Ali Haji Tanjung Pinang, Poltek Bengkalis, Poltek Balikpapan, Poltek Madura, Poltek Madiu, Poltek Semarang dan Papua serta Poltek Nusa Utara. Pada 2 April 2014 ditambah 7 PTNB lagi sehingga jumlahnya menjadi 20 PTNB. Kampus pun bersedia dinegerikan pemerintah, karena terletak di kawasan terpencil, terluar dan terdepan. Sehingga menjadi sabuk pengaman negara dan mengejar ketertinggalan dari daerah lain.  Fadil menyatakan, bukannya mengangkat PNS karyawan dan dosen yang sudah lama mengabdi, malah pemerintah merekrut PNS baru. Padahal mereka seharusnya dikenakan lex specialis, yakni otomatis naik jadi PNS.

…dst

6 ) Asyik! Dosen Non-PNS Juga Bisa Dapat Pensiun, Kata Mendikbud

Senin, 07 April 2014, 16:34 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Para dosen dan karyawan yang belum jadi PNS di 13 PTN baru ingin seperti dosen dan karyawan di PTN  Tirta Yasa Banten dan PTN Trunojoyo Bangkalan Madura menjadi PNS. Menanggapi hal itu,  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, kalau dosen memenuhi  syarat dan lolos tes PNS itu bisa jadi PNS. Tapi kalau tidak memenuhi syarat, misalnya karena usia tetap tidak bisa jadi PNS. “Memang semua orang ingin menjadi PNS. Sebab orang beranggapan kalau jadi PNS masa tua akan terjamin,” kata Nuh di Jakarta, Senin, (7/4). Sebenarnya, terang Nuh, dosen swasta juga bisa dapat pensiun. Caranya dengan membuat asuransi pensiun yang nanti dicairkan pada masa tua setelah pensiun.”Sebenarnya PNS itu dapat pensiun karena sebagian gajinya disisihkan untuk dimasukkan ke Taspen. Lalu Taspen itu dicairkan saat PNS itu sudah pensiun, “ujar Nuh.  Jadi, lanjut Nuh,PNS maupun non PNS bisa dapat dana pensiun asalkan membuat asuransi pensiun   untuk menjamin masa tua kelak.

***

7 ) PENS jadi Juara Lomba Robot Pemadam Api di AS

08 Apr 2014 16:15:21
Surabaya (Antara Jatim) – Tim robot Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) dari Indonesia menjadi juara lomba robot pemadam api internasional bertajuk “Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest 2014” di Trinity College, Hartford, Connecticut, AS pada 5-6 April. “Sebenarnya, kami mengirimkan tiga robot pemadam api dari kategori beroda, lalu tim Politeknik Bandung dengan satu robot pemadam api dari kategori berkaki. Semuanya mendapat dukungan dana dari pemerintah,” kata Humas PENS Andri Suryandari di Surabaya, Selasa. Namun, katanya, tim robot beroda dari PENS itu mendapat titipan sebuah robot berkaki untuk diikutsertakan dalam lomba yang sama, meski tidak didanai pemerintah. “Alhamdulillah, ketiga robot beroda dan sebuah robot berkaki itu menjadi juara semuanya,” katanya. Tim PENS yang sebelumnya menjuarai Kontes Robot Cerdas Indonesia 2013 dan berangkat ke AS itu terdiri dari tiga mahasiswa, dua dosen pembimbing, dan seorang official. Ketiga mahasiswa adalah Derry Pratama, Saiful Fatoni, dan Mughni Syahid.

…dst

8 ) Mahasiswa Indonesia Sapu Bersih Juara Di Ajang Robot Cerdas Dunia

09 April 2014 | 22:52
Di tengah hiruk-pikuk Pemilu 2014, ada sebuah berita menggembirakan dari ajang lomba robot cerdas pemadam api tingkat dunia. Robot-robot cerdas dari Indonesia yang diwakili oleh Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyabet habis juara 1,2 dan 3 di ajang bergengsi Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest 2014 yang bertempat di Trinity College, Hartford, Connecticut, Amerika Serikat. Lomba ini diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi di Amerika Serikat, Kanada, Israel, Kuwait, Armenia Dan Indonesia. Ada dua lomba macam lomba robot cerdas pemadam api yaitu robot beroda dan robot berkaki. Ada 54 tim untuk robot beroda dan berkaki. Dari kedua macam lomba ini, tim robot dari PENS mendaftarkan tiga robot berodanya yaitu ER2C, EFFiRo dan PENS, serta satu robot berkaki yaitu Walking EFFiRo. Dua robot berkaki lagi dari Indonesia berasal dari Politeknik Bandung. Semua robot mempunyai strategi yang berbeda untuk menghasilkan waktu tercepat untuk memadamkan api.

…dst

9 ) BJ Habibie setuju namanya jadi pengganti UNG

Selasa, 8 April 2014 15:51 WIB
Gorontalo (ANTARA News) – Mantan Presiden, Baharuddin Jusuf Habibie, merestui penggunaan namanya sebagai pengganti nama Universitas Negeri Gorontalo (UNG). Jika terwujud, maka nama universitas itu adalah Universitas BJ Habibie.  Persetujuan tersebut disampaikan Habibie kepada Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie, Rektor UNG, Syamsu Qomar Badu, Ketua Dewan Adat, Karim Pateda, dan para wali kota/bupati se-Gorontalo yang menemui presiden ketiga Indonesia itu di kediamannya di Jakarta, Minggu (7/4). Sepulang dari memimpin delegasi Gorontalo kepada tokoh nasional itu, gubernur Gorontalo mengemukakan, di Gorontalo, Selasa, kedatangannya bersama rombongan membawa surat pernyataan resmi secara tertulis untuk meminta persetujuan Habibie menjadi nama baru UNG. Surat itu ditandatangani rektor, para kepala daerah, tokoh masyarakat dan tokoh adat Gorontalo.

…dst

10 ) Singgah ke Indonesia, Bill Gates Melipir ke UGM

Selasa, 08 April 2014 13:19 wib
JAKARTA – Kedatangan orang terkaya di dunia sekaligus pendiri Microsoft, Bill Gates, ternyata tidak ke Jakarta untuk meresmikan Indonesia Health Fund (IHF) saja, Bill Gates sebelumnya diketahui juga mengunjungi Yogyakarta yakni ke Universitas Gadjah Mada (UGM). Kira-kira, ngapain saja ya selama di UGM? Di UGM, pendiri Bill & Melinda Gates Foundation ini memberikan apresiasi terhadap program pengabdian masyarakat UGM saat berkunjung pada Sabtu, 5 April lalu. Dalam kunjungan selama 1,5 jam ke Fakultas Kedokteran (FK) UGM, Bill Gates bertemu dengan Rektor UGM, Prof. Dr. Pratikno M.Soc.Sc,. Pratikno memberikan sambutan atas kunjungan Bill Gates ke UGM. Mengenal Bill Gates sebagai tokoh yang sangat besar perhatiannya dalam pengabdian masyarakat, Pratikno menjelaskan bahwa UGM merupakan university of the people. “Dulu UGM dibentuk oleh masyarakat Indonesia untuk rakyat Indonesia. Saat ini salah satu program unggulan yang dimiliki UGM adalah pengabdian dan pemberdayaan masyarakat UGM melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN),” ujarnya seperti dilansir dari laman UGM, Selasa (8/4/2014).

…dst

11 ) Menjadi Profesor di Usia 26, Irwin Yousept Siap Membangun Indonesia

Senin, 11/03/2013 07:38 WIB
Jakarta – Irwin Yousept (31) meraih gelar profesornya di usia yang masih muda yakni 26 tahun. Kini dia bekerja di Technischen Universitat Darmstadt, Universitat in Hessen, Jerman sebagai pengajar.  Irwin tidak lupa dengan tanah kelahirannya, Indonesia. Dia mengaku siap jika suatu saat dibutuhkan untuk membangun tanah air Indonesia.  “Saya sangat bangga sekali, saya akan siap balik ke Indonesia apabila Indonesia membutuhkan,” saat berbincang dengan sejumlah wartawan termasuk detikcom di Hotel Adlon Kempinski, Berlin, Jerman, Selasa (6/3/2013). Irwin adalah salah satu Diaspora Indonesia yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden SBY yang sedang melakukan kunjungan kerja di negara tersebut. Pria yang akrab disapa Yousept ini mengambil jurusan Matematika di Technische Universitt Berlin. Yousept hanya membutuhkan waktu 2,5 tahun untuk merampungkan sarjana strata I dan II, serta 2,5 tahun untuk mendapatkan gelar Doctor of Philosophy (Phd).

…dst

12 ) Mahasiswa Dipukul Dosen, STAIN Kediri Ricuh  

SELASA, 08 APRIL 2014 | 12:58 WIB
TEMPO.CO, Kediri – Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kediri, Jawa Timur, mengamuk di kampus mereka, Selasa, 8 April 2014. Selain menuntut pemecatan seorang dosen, sejumlah mahasiswa terlibat baku hantam dengan mahasiswa lain yang tak sependapat dengan aksi itu. Aksi mahasiswa yang tergabung dalam Senat Mahasiswa STAIN ini diawali dengan berorasi di halaman kampus, Jalan Sunan Ampel, Kediri. Mereka menuntut dosen pengajar Jurusan Ushuluddin, Dr Akib Muslim, dipecat sebagai pengajar karena kerap melakukan tindak kekerasan. Terakhir, Akib menempeleng Aziz, mahasiswa Ushuluddin, pada Kamis, 3 April 2014, dengan alasan yang sangat sepele. “Dia lebih layak disebut preman,” kata Aman Nur Hadi, Ketua Senat Mahasiswa STAIN, Selasa, 8 April 2014. Peristiwa itu sendiri, menurut Aman, tak seharusnya terjadi. Aziz yang datang bersama beberapa temannya ke dalam ruang kampus pada pukul 07.30 WIB tiba-tiba ditempeleng Akib dengan keras. Akib marah karena mata kuliah sudah dimulai pukul 07.00 WIB. Hal itu mengejutkan mahasiswa lain yang mengikuti perkuliahan.

…dst

13 )  Dikhawatirkan, Semua Sarjana Bisa Ikuti Pendidikan Profesi Akuntan

08 April 2014
SEMARANG – Dalam era global, dunia akuntan seperti diobok-obok. Pasalnya, saat ini sangat terbuka bagi umum untuk memperoleh gelar akuntan (Ak), padahal pada era sebelumnya mensyaratkan gelar itu hanya boleh untuk sarjana jurusan akuntansi. Direktur Komunikasi Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) Deny Poerdiyanto MSi mengatakan hal itu dalam Seminar Chartered Accountant di Fakultas Ekonomi Unissula, barubaru ini. Kegiatan tersebut mengusung tema ‘’Sinergitas Peran Akuntan Pendidik dan Organisasi Profesi (IAI)’’. Seminar berkait peningkatan kualitas akuntan supaya lebih siap menghadapi pasar bebas di Asia Tenggara itu juga menghadirkan pembicara Tarmizi Achmad MBAPhD. Deny mengatakan, ibaratnya semua sarjana boleh mengikuti pendidikan profesi akuntan. Hal itulah yang dikhawatirkan oleh akuntan yang benar-benar berasal dari lingkup kerja dan profesi mereka, dengan basic sarjana jurusan akuntansi. Mengembangkan Keterampilan Dia mengemukakan, IAI sebagai organisasi profesi telah menyusun tujuan strategis, yakni membimbing perkembangan akuntan, mempertinggi mutu pendidikan akuntan, sekaligus mempertinggi mutu pekerjaan akuntan di Indonesia.

…dst

14 ) Enam PT Indonesia Kerja Sama dengan Universitas Kitakyushu

Senin, 07/04/2014 – 15:38
BANDUNG, (PRLM).- Enam fakultas dari enam universitas yang ada di Indonesia yaitu Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Pasundan, Universitas Langlangbuana, Institut Teknologi Bandung, Universitas Andalas, dan Universitas Negeri Malang menandatangani kesepakatan kerja sama penelitian di bidang Lingkungan Hidup dengan Fakultas Teknik Lingkungan Universitas Kitakyushu Jepang. MoU yang ditandatangani di Universitas Kitakyushu di Kota Kitakyushu Provinsi Fukuoka Jepang ini ditandatangani oleh dekan dari masing–masing fakultas. Untuk tahap pertama kerja sama penelitian, menurut guru besar Departemen Manajemen Lingkungan Hidup Kitakyushu, merupakan salah satu penelitian yang bertujuan membuat suatu model dalam pemecahan masalah yang berkaitan dengan masalah lingkungan hidup yang sedang melanda Indonesia. “Kerja sama ini meliputi bidang penelitian mengenai model/strategi dalam mengelola limbah padat kota, mengelola kualitas udara, pemanfaatan energi dan mengelola sungai serta pendidikan lingkungan hidup bagi sekolah dasar,” katanya dalam rilis, Senin (7/4/2014), didampingi dosen Universitas Kitakyushu asal Indonesia, Indriyani Rachman. (A-71/A-88)

***

15 )  Robot Gedek, Pengering Gabah dari UGM

Rabu, 09 April 2014 13:16 wib
JAKARTA – Melihat bentuknya, tidak ada yang menyangka jika inovasi pengering gabah itu dijuluki robot. Sebab, alat yang dinamakan Robot Gedek itu terbuat dari anyaman bambu yang biasa digunakan sebagai dinding rumah (gedek) bukan logam layaknya robot. Julukan tersebut keukeuh digunakan sang pencipta Ridho Andika untuk menamakan tabung berukuran besar dengan tinggi tiga meter itu. Inovasi tersebut difungsikan bukan untuk memadamkan api seperti halnya robot buatan mahasiswa lainnya, melainkan sebagai pengering gabah.Mahasiswa Jurusan Teknik Pertanian, Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta itu, terdiri dari gedek, kayu, pipa logam, dan heater. Robot Gedek tersebut menyita waktu selama dua bulan pengerjaan untuk dapat berfungsi dengan maksimal.

…dst

16 ) PMK Terbit, Tunjangan Guru Triwulan I dan Kekurangan Pembayaran pada 2010-2013 Segera Dibayar

Senin, 07/04/2014 – 15:41
Jakarta, Kemdikbud — Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang menjadi payung hukum dalam pembayaran tunjangan guru pegawai negeri sipil daerah (PNSD) tahun anggaran 2014 telah terbit. Penerbitan PMK tersebut dilakukan setelah Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan hasil audit tentang kekurangan pembayaran tunjangan guru 2010-2013. Dengan terbitnya PMK itu, kekurangan tunjangan guru pada tahun 2010-2013 pun segera dibayar. PMK No. 61/PMK.07/2014 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Negeri Sipil Daerah kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2014 diterbitkan pada 3 April 2014. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan, audit BPKP mengenai kekurangan pembayaran tunjangan guru tahun 2010-2013 membutuhkan waktu sekitar empat bulan, sehingga BPKP baru merampungkannya pada akhir Februari lalu, dan akhirnya PMK pun terbit pada awal April kemarin. “Dengan adanya PMK diharapkan semakin ada kepastian pembayaran tunjangan. Uangnya ada, persoalan dukungan administrasi ada melalui SK, perintah membayarkan melalui PMK juga ada. Jadi tidak ada alasan bagi (pemerintah) kabupaten dan kota untuk tidak membayarkan (tunjangan guru),” ujar Mendikbud saat jumpa pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, (07/04/2014).

…dst

17 ) Gaji Rp3,2 Juta, Polri Butuh 7.000 Brigadir Polwan

Senin, 07 April 2014 12:33 wib
JAKARTA – Kepolisian Negara Republik Indonesia membuka “lowongan” untuk para pemuda pemudi yang berminat untuk menjadi anggota Polri. Bagi kalian yang berminat mendaftar, tenang saja, Polri membuka banyak kuota kok. Mengutip situs resmi penerimaan Polri, Senin (7/4/2014), jumlah kuota penerimaan yang tersedia yakni 10.750 orang untuk Brigadir Polisi laki-laki (Polri) dan 7.000 Brigadir Polisi wanita (Polwan).Pembukaan pendidikan ini akan dimulai pada 3 Juni 2014 dengan lama pendidikan selama tujuh bulan serta penghasilan sebesar Rp3.200.200. Asyiknya, pendapatan tersebut belum ditambah dengan tunjangan lainnya.Adapun Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polri Pengendalian Personel membuka pendaftaran mulai dari 26 Maret sampai 15 April 2014.

…dst

18 )  Modus pemalsuan faktur pajak palsu

Senin,  7 April 2014  ?  21:00 WIB
Sindonews.com – Modus pelaku penerbitan faktur pajak palsu yang ditangkap Kamis 3 April 2014 malam, tergolong lihai. Pelaku berinisial Z dan D, mendirikan beberapa perusahaan yang di antaranya adalah PT. SIC, PT. IGP, PT GIK, PT BSB, PT KGMP, PT BIS, PT BUMP, PT CDU, PT MNJ, PT SPPS dan PT PML. Perusahaan tersebut didirikan dalam kurun waktu tahun 2003 s.d tahun 2010. Hal itu dikemukakan Yuli Kristiono selaku Direktur Intelejen dan Penyidikan, dalam konverensi pers di Gedung Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Senin (7/4/2014), perusahaan-perusahaan tersebut hanya fiktif saja. “Mereka sengaja membuat perusahaan fiktif, kemudian mendaftarkan NPWP. Ada juga yang mendirikan perusahaan, bisnisnya berjalan, orangnya ada, tapi mereka bekerja untuk menyebarkan faktur palsu,” ulas Yuli. Lebih lanjut, Yuli menjelaskan bahwa perusahaan-perusahaan fiktif tersebut didirikan dan menggunakan nama-nama fiktif sebagai pengurus dan pemegang saham. Z dan D menyuruh anak buah mereka, bernama Soleh alias Sony, dkk, untuk menandatangani faktur pajak dan SPT Masa PPM perusahaan-perusahaan tersebut. Faktur pajak yang diterbitkan kemudian dijual ke perusahaan-perusahaan yang berniat menggunakan faktur tersebut sebagai pengurang jumlah pajak yang harus dibayar.

…dst

19 ) UNESCO: Sistem peringatan tsunami Indonesia bikin masyarakat panik

Rabu,  9 April 2014  ?  02:00 WIB
Sindonews.com – Organisasi Pendidikan, Keilmuan dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization/UNESCO) meminta pemerintah untuk memperbaiki sistem peringatan dini tsunami. Pasalnya banyak masyarakat yang belum paham akan peringatan tersebut. Anggota Indian Ocean Tsunami Information Center UNESCO Jakarta Ardito Kodijat mengatakan, Indonesia termasuk negara yang rawan bahaya dua jenis tsunami. Yakni tsunami lokal dan tsunami jarak jauh. Tsunami lokal sebagai dampak gempa yang terjadi di Indonesia seperti di Aceh dulu. Sedangkan tsunami jarak jauh seperti gempa yang menyebabkan tsunami di Chili pekan lalu. “Keduanya membutuhkan penanganan yang berbeda. Namun masih ada missing link dari peringatan dini yang disampaikan ke masyarakat sehingga masyarakat pun belum tahu bagaimana dampak bahayanya,” ujarnya di Gedung BMKG, Selasa 8 April kemarin sore.

…dst