Sumber Gambar: Website Kemenpan & RB

1 ) Peringati Harkitnas, 19 – 23 Mei 2014, PNS Dihimbau Menggunakan Baju Batik

Senin, 19 Mei 2014 – 08:57 wib oleh DESK INFORMASI SETKAB
Seluruh pegawai negeri sipil (PNS) dihimbau untuk menggunakan Batik atau Tenun Asli Indonesia selama 5 (lima) hari kerja mulai tanggal 19 – 23 Mei 2014, dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-106 tahun 2014. Surat Himbauan tersebut ditandatangani di Jakarta pada 14 Mei 2014  oleh Staf Ahli Menkominfo Bidang Sosial, Ekonomi, dan Budaya, Djoko Agung Harijadi, selaku Ketua Pelaksana Harkitnas. Djoko Agung Harijadi menyebutkan, Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum untuk memupuk semangat persatuan kesatuan dan nasionalisme bangsa Indonesia. “Dalam momentum Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, bangsa Indonesia harus bangkit dalam semua sektor untuk menatap masa depan yang lebih baik menuju masyarakat yang adil dan sejahtera,” kata Agung. Untuk itu dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan cinta tanah air, Panitia Hari Kebangkitan Nasional ke-106 menghimbau kepada seluruh PNS untuk menggunakan pakaian Batik atau Tenun Asli Indonesia selama 5 (lima) hari kerja, mulai tanggal 19 – 23 Mei 2014.

…dst

2 )  Asal usul Kebangkitan Nasional

Kebangkitan Nasional adalah Masa dimana Bangkitnya Rasa dan Semangat Persatuan, Kesatuan, dan Nasionalisme serta kesadaran untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia yang sebelumnya tak pernah muncul selama Penjajahan Belanda dan Jepang. Masa ini ditandai dengan dua peristiwa penting yaitu berdirinya Boedi Oetomo (20 Mei 1908) dan ikrar Sumpah Pemuda (28 Oktober 1928).

…dst

3 ) Inpres No. 4/2014: Total Penghematan Anggaran 86 K/L Capai Rp 100 Triliun

Selasa, 20 Mei 2014 – 10:16 wib oleh DESK INFORMASI SETKAB
Dalam lampiran Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2014 tercantum rincian anggaran dari 86 Kementerian/Lembaga (K/L) yang harus dihemat. Total anggaran yang dihemat berdasarkan Inpres ini mencapai Rp 100 triliun, dari jumlah anggaran belanja K/L sebelumnya, yaitu Rp 637,841 triliun. K/L yang mendapatkan nilai pemotongan anggaran terbesar adalah: a. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebesar Rp 22,746 triliun dari anggaran Rp 84,148 triliun; b. Kementerian Pertahanan Rp 10,508 triliun dari total anggaran Rp 86,376 triliun; c. Kementerian Perhubungan sebesar Rp 10,150 triliun dari total anggaran Rp 40,370 triliun; d. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) Rp 5,780 triliun dari anggaran RP 44,975 triliun; e. Kementerian Kesehatan Rp 5,460 triliun dari Rp 46,459 triliun; f. Kementerian Pertanian Rp 4,422 triliun dari Rp 15,470 triliun; dan g. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Rp 4,399 triliun dari Rp 16,263 triliun.

…dst

4 ) Ini Dia Dampak Jika Anggaran Riset dari APBN Minim

Minggu, 18 Mei 2014, 19:08 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Ini peringatan bagi pemerintah. Anggaran Riset (Research and Development/ R & D) dalam struktur Anggaran Pemasukan dan Belanja Negara (APBN) dinilai masih sangat minim. Pakar fisika Universitas Indonesia (UI), Dr Muhammad Hikam, menyatakan pemimpin Indonesia mendatang harus berani meningkatkan anggaran riset dalam struktur APBN. “Porsi anggaran “Research and Development” (R & D) dalam APBN masih sangat minim, bahkan kurang dari satu persen. Akibatnya, dalam jangka pendek, ide-ide inovatif bangsa Indonesia dalam mengembangkan sains-teknologi sangat kurang,” tutur mantan Kepala Program Vokasi UI itu saat dihubungi Republika, Ahad (18/5). Sedangkan dampak jangka panjang, ujarnya, Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas Indonesia dalam bidang sains teknologi akan berkurang. Akibatnya, daya saing putra – putri terbaik bangsa di tatanan dunia menjadi tertinggal dan sangat rendah dibandingkan negara-negara lain.

…dst

5 ) 99,52% Tingkat Kelulusan UN SMA/MA Tahun 2014

Senin, 19 Mei 2014 – 16:07 WIB oleh Desk Informasi Setkab
Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) jenjang SMA/MA tahun 2014 mencapai 99,52 persen. Dari total peserta UN SMA/MA yang berjumlah 1.632.757 siswa, sebanyak 7.811 (0,48 persen) dinyatakan tidak lulus UN. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh mengatakan hal itu pada jumpa pers mengenai hasil UN SMA/SMK tahun pelajaran 2014 di Gedung Ki Hajar Dewantara Kemdikbud, Jakarta, (19/05).  Kelulusan peserta didik SMA/MA dan SMK/MAK ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). Nilai akhir merupakan gabungan dari 60 persen nilai UN dan 40 persen nilai ujian sekolah/madrasah. Peserta didik SMA/SMK/MA/MAK dinyatakan lulus UN apabila nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai mata pelajaran paling rendah 4,0. Dari keseluruhan nilai nasional, terdapat 16.497 sekolah (89,40 persen) dengan tingkat kelulusan 100 persen. Sementara itu tidak ada sekolah dengan tingkat kelulusan 0 persen. Terkait dugaan kecurangan yang terjadi selama penyelenggaraan UN, Mendikbud mengatakan hal tersebut sulit dibuktikan melihat hasil analisis perolehan nilai UN yang nilai rata-rata setiap mata pelajarannya mencapai nilai 5 ke atas. “Agak susah diterima dengan logika yang simpel kalau ada kecurangan yang masif rata-rata bisa 5 koma. Kami tetap berdasarkan realita analisis,” tuturnya.

…dst

6 ) Kemendikbud Dukung Colombo Plan di Indonesia

Selasa, 20 Mei 2014 09:09 wib
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  sudah mendukung kerja sama penerapan New Colombo Plan di Indonesia. Pernyataan dukungan tersebut dijelaskan oleh Sekretaris Parlemen untuk Kementerian Luar Negeri Australia, Hon Brett Mason dirumah dinas Duta Besar Australia di Jakarta. “Kementerian Pendidikan Indonesia (Kemendikbud-red) telah mendukung, benar-benar mendukung kerjasama New Colombo Plan,” tutur Mason, di Jakarta, Senin, 19 Mei 2014. Australia berharap, skema New Colombo Plan ini dapat mendorong mahasiswa mereka belajar lagi di negara lain, khususnya di kawasan Asia pasifik. Sehingga, untuk mempermudah hal itu, Australia tertarik menjadikan Indonesia sebagai tempat tujuan untuk melanjutkan pendidikan bagi mahasiswanya.

…dst

7 ) Australia Dorong Mahasiswanya Kuliah di Indonesia

Selasa, 20 Mei 2014 09:05 wib

JAKARTA – Sekretaris Parlemen untuk Kementerian Luar Negeri Australia, Hon Brett Mason memperkenalkan New Colombo Plan untuk Indonesia. Hal tersebut merupakan sebuah kerja sama antara Australia dan Indonesia di bidang pendidikan. Colombo plan merupakan bentuk kebijakan pemerintah Australia dengan memberikan beasiswa bagi mahasiswa Australia yang menempuh strata satu (S-1). Beasiswa tersebut diberikan kepada mahasiswa Australia agar bisa mengenal lebih jauh tentang Indonesia. “Ada sekira empat negara saat ini yang menjadi tempat tujuan bagi para mahasiswa Australia yakni Jepang, Singapura, Hongkong dan Indonesia,” tutur Mason, Senin, 19 Mei 2014. Colombo Plan dibentuk sejak 1950 oleh para negara persemakmuran. Kesepakatan ini diharapkan dapat memperkuat hubungan Australia dengan negara-negara di Asia Pasifik, termasuk kini menjamin masa depan bagi mahasiswa Australia.

…dst

8 )  Suntik Kimia Pelaku Kejahatan Seksual Tak Langgar HAM

Senin,  19 Mei 2014  ?  03:04 WIB
JAKARTA – Pemberatan hukuman dengan pengebirian suntikan kimia bagi pelaku dewasa kekerasan seksual pada anak dinilai tak melanggar Hak Asasi Manusia (HAM). Hal ini dinilai pantas, karena efek dari kekerasan seksual yang dialami anak-anak akan dirasakan seumur hidup. Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, pengebirian suntikan kimia merupakan pemberatan hukum. Hal ini dirasakan, karena Undang-Undang (UU) No 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak yang memberikan hukuman maksimal 15 tahun tidak berjakan efektif. Menurut Arist, mengamati proses hukum yang terjadi pada pelaku dewasa seksual pada anak tidaklah maksimal. Hal ini tidak sebanding dengan korban yang terlaporkan trauma berkepanjangan akibat kekerasan seksual, bahkan banyak pelaku yang mendapatkan hukuman ringan bahkan di bebaskan. “Ini tidak melanggar HAM. Karena suntik kebiri ini melalui suntik kimia, bukan suntik mematikan,” tandansnya saat dihubungi KORAN SINDO, Minggu 18 Mei 2014.

…dst

9 ) Unpad Akan Dampingi Mahasiswi WN Malaysia yang Menjadi Korban Pemerkosaan

Selasa, 20/05/2014 01:05 WIB
Bandung, – Pihak Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung membenarkan salahsatu mahasiswinya asal Malaysia diduga menjadi korban pemerkosaan. Pihak kampus akan mendampingi korban selama proses penyelidikan oleh kepolisian. “Soal kronologinya kami serahkan pada kepolisian untuk menyelidiknya. Unpad sudah melibatkan tim dari lembaga pengembangan kreativitas kemahasiswaan dan alumni melakukan pengecekan ke lokasi dan melakukan pendampingan pada korban,” ujar Humas Unpad Soni A Nulhakim saat dihubungi detikcom, Senin (19/5/2014). Tim Unpad juga sudah melakukan pertemuan dengan atase pendidikan Malaysia. Sementara korban saat ini didampingi keluarganya.”Saat ini keluarga korban sudah ada di Indonesia. Katanya nanti dibawa ke Malaysia untuk pemulihan kondisi korban,” ungkap Soni.

…dst

10 )  Biadab! Mahasiswi Unpad Diperkosa di Dalam Mobil dari Jatinangor ke Lembang

Selasa, 20/05/2014 11:46 WIB
Cimahi – Mahasiswi Unpad warga negara Malaysia berusia 20 tahun mengaku diperkosa di dalam mobil yang dikendarai oleh para pelaku. Di dalam mobil yang belum diketahui jenisnya tersebut, korban digilir oleh 3 orang. “Korban mengaku merasa diperkosa di dalam mobil,” ujar Kapolres Cimahi AKBP Erwin Kurniawan saat ditemui di Mapolres Cimahi Jalan Raya Cibabat, Selasa (20/5/2014). Jumlah pelaku diduga 4 orang berdasarkan ingatan korban saat dirinya dipanggil oleh orang tak dikenal di lorong yang dilewati menuju ATM, dekat Kampus Unpad, Jatinangor. “Tapi katanya yang melakukan (perkosaan) 3 orang,” katanya.

…dst

11 ) Kapolda: Kasus Pemerkosaan Mahasiswi Unpad Membuat Malu Jabar

Selasa, 20/05/2014 12:54 WIB
Bandung – Kapolda Jabar Irjen Pol M Iriawan geram dengan terjadinya kasus pemerkosaan yang menimpa WN Malaysia yang juga mahasiswi Unpad. Polda Jabar segera membentuk tim khusus mengejar para pelaku. “Ini keterlaluan. Pelaku, membuat malu nama Jabar. Apalagi mereka sekolah di sini. Jadi ini cukup serius,” kata Iriawan di Bandung, Jabar, Selasa (20/5/2014). “Inikan mahasiswa dari negara tetangga harusnya kita jaga. Nanti lama-lama orang nggak mau kuliah di sini,” tambahnya. Menurut dia, para pelaku sungguh keteralaluan dan keji. Pihak kepolisian akan berupaya keras memburu para pelaku.

…dst