1 ) RISET PERGURUAN TINGGI, Belum Ada Cetak Biru

JUMAT, 20 JUNI 2014
JAKARTA, KOMPAS Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, belum memiliki cetak biru arah riset dan inovasi bagi perguruan tinggi serta hubungannya dengan industri. Pemerintah masih mengutamakan penguatan ketatanan bidang sains, teknologi, kesehatan, dan pertanian. Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Djoko Santoso mengatakan, belum ada cetak biru arah riset atau inovasi di jenjang perguruan tinggi. Selama ini, Ditjen Dikti masih menguatkan ketatanan bidang sains, teknologi, kesehatan, dan pertanian. Tujuan utama program jangka panjang itu ialah menambah jumlah tenaga kerja ahli. ”Prodi sains dan teknologi sekitar 70 persen jumlahnya, tetapi mahasiswanya hanya 14 persen dari total jumlah mahasiswa,” ujar Djoko, di Jakarta, Kamis (19/6). Djoko mengungkapkan, kesenjangan antara riset perguruan tinggi dan kebutuhan industri tidak hanya terjadi di Indonesia. Industri skala besar, biasanya, memiliki lembaga penelitian dan pengembangan sendiri. Untuk itu, perguruan tinggi dapat mengembangkan kewirausahaan mandiri guna memanfaatkan dan mengembangkan hasil riset. Pemerintah juga mendorong peningkatan inkubator bisnis industri di universitas.

…dst

2 ) Raih Anugerah Kekayaan Intelektual & Hadiah Rp250 Juta!

Jum’at, 20 Juni 2014 12:01 wib
JAKARTA – Inovasi dapat meningkatkan daya saing nasional di mata dunia. Apalagi inovasi dalam berbagai bidang strategis di Tanah Air. Kelahiran inovasi untuk daya saing nasional ini sendiri didukung dengan budaya kreatif serta budaya masyarakat dalam menghasilkan dan menghargai karya intelektual. Dan untuk mendorong terciptanya budaya tersebut, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) rutin memberikan penghargaan kepada civitas akademika dan masyarakat umum yang melahirkan beragam inovasi.Program Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa ini menyasar para dosen, peneliti, dan masyarakat untuk menghasilkan berbagai karya kreatif dan inovatif dalam bidang industri, produk/teknologi, ilmu pengetahuan, dan industri kreatif.

…dst

3 )  Dikti Diminta Fasilitasi Dosen Akan Raih Profesor

20 Juni 2014
SEMARANG – Dikti dan perguruan tinggi swasta (PTS), diminta memfasilitasi sarana pendukung yang lebih baik, seperti jurnal terakreditasi nasional bagi dosen yang akan meraih gelar profesor. Sebab, hambatan utama untuk mencapai profesor, selain harus menulis karya ilmiah di jurnal international yang terakreditasi seperti Thomson dan Scopus, juga menulis sejumlah karya ilmiah di jurnal terakreditasi nasional. Hal itu dikatakan Rektor Universitas Semarang (USM), Prof Dr Pahlawansjah Harahap SE ME, kemarin. ”Kami yakin kalau Dikti dan PTS membantu memfasilitasi sarana pendukung itu, akan banyak dosen yang bergelar profesor,” kata Pahlawansjah. Dia mengatakan, saat ini USM memiliki lima profesor, 12 doktor, dan 10 dosen yang sedang menempuh studi S-3. Pihaknya mendorong setiap dosen untuk melanjutkan studi S-3 dengan beasiswa dari lembaga. ”Kami juga mendukung setiap dosen yang aktif melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

…dst

4 ) Telkom Umumkan Pemenang Telkom Smart Campus Award

Kamis, 19 Juni 2014 19:40 wib
JAKARTA – PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk (Telkom) sekali lagi menunjukkan komitmennya untuk mendukung kemajuan pendidikan Indonesia dengan kembali menyelenggarakan “Telkom Smart Campus Award (TESCA) 2014”.
TeSCA adalah program yang ditujukan untuk membantu perguruan tinggi dalam melakukan pengukuran pemanfaatan Information & Communication Technology (ICT) melalui metode “ZEN” yang dikembangkan oleh Prof. Ir. Nizam, MSc., Ph.D (Kepala Pusat Penilaian Pendidikan, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI), Prof. Dr. Richardus Eko Indrajit (Ketua Umum Aptikom) dan Prof. Zainal A. Hasibuan, Ph.D (Wakil Ketua Detiknas).Hari ini (17/6) pada acara Malam Penganugerahan TeSCA 2014, diumumkan perguruan tinggi yang meraih indeks TeSCA 2014 tertinggi dari berbagai kategori.  Acara ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Mohammad Nuh, Direktur Utama Telkom Indonesia, Arief Yahya dan tim juri “ZEN”.

..dst

5 ) UI dan Pertamina Kembali Gelar Olimpiade Sains

Kamis,  19 Juni 2014  ?  12:17 WIB
DEPOK – Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan PT Pertamina (Persero), kembali menggelar Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2014. Mengawali rangkaian kegiatan OSN PERTAMINA 2014 sebanyak 42 orang PIC dan dosen pendamping dari berbagai universitas dan perguruan tinggi, dari 33 provinsi se Indonesia berkoordinasi bersama dalam rangka sosialisasi sistem kompetisi OSN Pertamina 2014. OSN Pertamina 2014 yang mengangkat tema ‘Inovasi Sobat Bumi, Untuk Masa Depan Generasi’ telah menginjak tahun ke-tujuh dalam pelaksanaannya, merupakan kerja sama antara PT Pertamina (Persero) bersama UI yang didukung penuh oleh Kemendikbud. Dekan Fakultas MIPA UI, Abdul Haris mengatakan, OSN Pertamina 2014 terbuka bagi mahasiswa perguruan tinggi negeri atau swasta di seluruh Indonesia. Peserta mahasiswa boleh berasal dari semua program studi atau jurusan dan juga dapat berasal dari Universitas, Institut, Sekolah Tinggi ataupun Politeknik. OSN Pertamina 2014 merupakan suatu event science olympiade sebagai wahana komunikasi, sosialisasi dan internalisasi pada masyarakat baik di tingkat daerah maupun di tingkat nasional.

…dst

6  ) UGM Menerima Pengunduran Diri Anggito

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 19:16 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Diam-diam Universitas Gadjah Mada sudah menerima pengunduran diri Dr Anggito Abimanyu sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada, setelah dia terbelit kasus plagiat. Rektor UGM Profesor Dr Pratikno telah mengirimkan surat persetujuan itu ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. “Sampai sekarang masih diproses di Kemendikbud,” kata juru bicara UGM, Wijayanti, Kamis, 19 Juni 2014. Wijayanti mengatakan Dewan Kehormatan Kode Etik Dosen (DKKED) UGM menyetujui pengunduran diri Anggito sejak sebulan lalu. Anggota dewan kehormatan ini terdiri atas sejumlah guru besar. Mereka membahas kasus plagiat Anggito sejak akhir Februari 2014. Tapi Wijayanti mengaku tak tahu detail kesimpulan pembahasan kasus plagiat ini di dewan kehormatan. Dia hanya menerima informasi bahwa lembaga itu menerima surat pengunduran Anggito. Rektor Pratikno belum bisa diminta konfirmasi. Permintaan wawancara via surat elektronik belum dijawab. “Rektor sedang di luar negeri,” kata Wijayanti.

…dst

7 ) Kasus Korupsi Penjualan Aset, KPK Minta UGM Kooperatif  

RABU, 18 JUNI 2014 | 19:39 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Adnan Pandu Praja menyarankan pihak Rektorat Universitas Gadjah Mada bersikap kooperatif untuk membantu penuntasan kasus korupsi penjualan lahan milik negara di kawasan Plumbon, Desa Banguntapan, Kecamatan Banguntapan, Bantul. “Sebaiknya mendukung penuntasannya,” kata Adnan seusai diskusi di Grha Sabha Pramana, kampus UGM, Selasa, 17 Juni 2014. Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi DIY menetapkan empat akademikus UGM pengurus Yayasan Fapertagama sebagai tersangka kasus penjualan lahan milik UGM seluas 4000 meter persegi di Plumbon. Bahkan, salah seorang tersangka diduga Ketua Majelis Guru Besar UGM Profesor Dr Ir Susamto Somowiyarjo, M.Sc. Adnan juga menyarankan UGM memakai momentum ini untuk melakukan aksi bersih-bersih di lingkungan internal kampus itu. Dia juga meminta Kejaksaan Tinggi DIY meniru metode KPK dalam mengawal penuntasan kasus korupsi.

…dst

8 ) Pemerintah Alokasikan BOPTN 2014 Rp3,2 Triliun

Jum’at, 20 Juni 2014 17:35 wib
JAKARTA –  Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) tahun ini mencapai Rp3,2 triliun. Dana ini juga akan disalurkan melalui skema uang kuliah tunggal (UKT). Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Patdono Suwignyo menjelaskan, penyediaan BOPTN ke UKT akan memberikan kemudahan bagi mahasiswa khususnya dari segi ekonomi yang kurang mampu. BOPTN nantinya mengurangi biaya pendidikan tinggi yang ditanggung mahasiswa alias UKT. Patdono mengatakan, menurut Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 2012, pemerintah mengalokasikan dana bantuan operasional PTN dari anggaran fungsi pendidikan. Pemerintah menetapkan Standar Satuan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (SS BOPTN) secara periodik ditetapkan tahunan dengan mempertimbangkan capaian standar satuan biaya pendidikan unit cost yang harus ditanggung mahasiswa per semester.

…dst

9 ) Mendikbud Lantik 3 Pimpinan PTN dan 7 Pejabat Eselon 2

Thu, 06/19/2014 – 14:24
Jakarta, Kemdikbud — Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud)  Mohammad Nuh, melantik dua rektor, satu direktur politeknik, dan tujuh pejabat eselon dua, di Graha Utama Kemdikbud, Kamis pagi (19/06/2014). Rektor yang dilantik adalah Prof. Dr. Ir. Mohammad Bisri, M.S., sebagai Rektor Universitas Brawijaya periode tahun 2014-2018, dan Prof. Dr. Syafsir Akhlus, M.Sc., sebagai Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji meneruskan masa bakti periode tahun 2012-2016. Sedangkan direktur politeknik yang dilantik adalah Ir. Ridwan Baharta, M.Sc., sebagai Direktur Politeknik Negeri Subang. Sementara tujuh pejabat eselon dua di lingkungan Kemdikbud yang dilantik adalah Drs. I Made Geria, M.Si., sebagai Kepala Pusat Arkeologi Nasional; Drs. Muhammad Muhadjir, M.A., sebagai Sekretaris Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa; dan Dr. Sugiyono, sebagai Kepala Pusat Pengembangan Infrastruktur dan Perlindungan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

…dst

10 ) Indonesia Kini Miliki Atase Pendidikan dan Kebudayaan di Singapura

Thu, 06/19/2014 – 22:49
Singapura, Kemdikbud — Mulai tahun 2014 ini pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara resmi memiliki Atase Pendidikan dan Kebudayaan (Atdikbud) di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh menugaskan Ismunandar, dosen pada FMIPA Institut Teknologi Bandung (ITB), sebagai Atdikbud pertama di KBRI Singapura. Penempatan Atdikbud di Singapura tersebut ditujukan untuk meningkatkan kerja sama bidang pendidikan, penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi antara Indonesia dengan Singapura. Dalam bidang kerja sama pendidikan, Indonesia dan Singapura telah memiliki MoU yang diperbaharui dengan ditandatanganinya MoU dalam bidang pendidikan pada Leader’s Retreat di Bogor pada awal bulan Maret 2012. Hubungan diplomatik Indonesia – Singapura telah berlangsung pada tingkat Duta Besar sejak 7 September 1967. Hubungan bilateral kedua negara pun kemudian berkembang secara baik, positif, dan konstruktif. Kerja sama antara kedua negara terwujud dalam berbagai bidang kehidupan.

…dst

11 ) Puskopol Fisip UI Luncurkan Pusat Data Geospasial Politik Indonesia

Friday, 20 June 2014, 19:07 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Pusat Kajian Politik, Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Puskopol Fisip UI) meluncurkan Pusat Data Geospasial Politik Indonesia. ”Data politik merupakan sebuah data base on-line yang berbasis pada aplikasi GIS dan Geospasial yang mencakup data dan informasi politik Indonesia,” ujar Sri Budi Eko Wardani, Direktur Eksekutif Puskopol Fisip UI di Kampus Fisip UI, Depok, Jumat (20/6). Menurut Sri data politik merupakan database politik online pertama di Indonesia yang menyajikan data dan informasi Politik dalam tiga tampilan data yaitu, Peta Spasial, Tabel, dan Grafik. ”Data politik diperuntukkan sebagai sumber data rujukan bagi analisis dan produksi pengetahuan di bidang politik, sosial, dan ekonomi,” terangnya. Sri dalam presentasi peluncuran datapolitik.org yang merupakan Data Geospasial Politik Indonesia ini menjelaskan Geospasial merupakan Pola Titik berbading terbalik dengan Pola Area. Pola Titik mengandalkan kordinat longitude dan latitude.

…dst

12 )  12 Peserta Bidikmisi yang Lolos SNMPTN Unpad Tak Layak Diterima

Kamis, 19 Juni 2014 15:44 wib
JAKARTA – Di antara 2.600 calon mahasiswa yang telah diterima di Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2014, ada 628 calon mahasiswa yang bakal mendapat beasiswa bidikmisi. Dari 628 calon mahasiswa yang lulus SBMPTN 2014 dan yang diajukan Unpad untuk menerima beasiswa bidikmisi, tidak semuanya dapat menerima bantuan bidikmisi. Lolosnya peserta program bidikmisi jalur SBMPTN menjadi mahasiswa Unpad, belum tentu menjadi jaminan mereka akan  langsung dinyatakan sebagai penerima bantuan bidikmisi. Tim Unpad kembali melakukan verifikasi administrasi dan lapangan, untuk mengecek agar penyaluran bantuan tersebut tidak salah sasaran. Setelah dilakukan verifikasi administrasi, sebanyak 12 peserta di antaranya dinyatakan tidak layak menerima bantuan bidikmisi. Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator Tim Verifikator Bidikmisi, Drs. H. Wahyu Alamsyah, MS, seperti dilansir dari laman Unpad, Kamis (19/6/2014).

…dst

13 ) Tiga mahasiwa Bidikmisi Unimed tak jujur dicoret

Jumat, 20 Juni 2014 08:13 WIB
Medan (ANTARA News) – Rektor Universitas Negeri Medan Prof Dr Ibnu Hajar mengatakan, tiga mahasiswa Bidikmisi di perguruan tinggi negeri itu dicoret karena tidak jujur memberikan data pribadi. “Tiga mahasiwa Bidikmisi itu dinilai berbohong ketika mengisi bio data, kondisi keluarga dan pekerjaan orang tua yang diminta oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud),” katanya di Medan, Jumat. Peserta bidikmisi, menurut dia, adalah bantuan biaya pendidikan yang diberikan pada mahasiswa baru yang tidak mampu secara ekonomi dan berpotensi akademik baik.”Calon mahasiswa Bidikmisi ini, tentunya akan dilakukan penyaringan atau seleksi ketat oleh Tim dari Unimed mengenai kondisi kehidupan mereka dan pekerjaan orang tua,” ucap Ibnu. Rektor menyebutkan, jika data-data yang diberikan calon mahasiswa tidak sesuai dengan kenyataan maka akan digugurkan oleh tim yang ditugaskan Kemendikbud.

…dst

14 ) Tak Layak Terima Bidikmisi, Calon Maba Wajib Bayar UKT

Kamis, 19 Juni 2014 16:42 wib
JAKARTA – Namanya juga beasiswa, tidak semua orang bisa mendapatkannya, termasuk juga dengan program beasiswa bidikmisi. Program bantuan pendidikan besutan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bagi calon mahasiswa berprestasi namun memiliki kesulitan finansial ini, juga memiliki syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi lho. Koordinator Tim Verifikator Bidikmisi, Drs. H. Wahyu Alamsyah, MS, mengatakan bahwa ada sejumlah syarat untuk menjadi penerima bidikmisi. Di antaranya adalah penghasilan orangtua yang di bawah Rp3 juta per bulan dan pendidikan orangtua maksimal S-1 atau D-IV. “Setelah dilakukan verifikasi, para peserta yang dinyatakan tidak layak sebagai penerima Bidikmisi kemudian dilakukan penyesuaian data, dan diharuskan membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) sesuai dengan pendapatan orangtua, untuk selanjutnya dapat melakukan registrasi mahasiswa baru Unpad,” ujarnya seperti dilansir dari laman Unpad, Kamis (19/6/2014).

…dst

15 )  Anak Petani Raih IPK Tertinggi di UNS  

RABU, 18 JUNI 2014 | 19:17 WIB
TEMPO.CO, Surakarta – Prestasi yang diraih Angga Dwituti Lestari, 22 tahun, sangat membanggakan kedua orang tuanya. Berasal dari keluarga sederhana, mahasiswa Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Sebelas Maret Surakarta angkatan 2010 ini berhasil lulus dengan nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) hampir sempurna, yaitu 3,98. Penerima beasiswa Bidikmisi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini sudah berprestasi sejak masih duduk di bangku sekolah menengah atas di SMAN 1 Yogyakarta. Dia pernah jadi juara lomba bahasa Mandarin pada 2009. Anak bungsu dari dua bersaudara ini juga mahir berbahasa Inggris, sehingga saat ini sudah menjadi pengajar bahasa Inggris di sebuah lembaga kursus di Yogyakarta. Dia juga mengajarkan bahasa Inggris secara cuma-cuma kepada para siswa taman pendidikan Al-Quran di dekat tempat tinggalnya di Margoluwih, Seyegan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

…dst

16 ) Rintis Karier Lewat Kompetisi

Jum’at, 20 Juni 2014 13:06 wib
JAKARTA – Syukron Abu Ishaq Alfarozi dan Lathifah Fatharani adalah dua dari sekian banyak mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Keduanya belajar serius untuk menjadi ahli profesional dalam bidangnya.  Syukron sendiri jatuh cinta pada bidang jaringan komputer sejak masuk kuliah 2010 lalu. Saking cintanya, dia dan Latifah mengikuti pendidikan khusus mengenai jaringan komputer di akademi Cisco. Di luar kampus, Syukron terbiasa mengutak-atik komputer dan membaca berbagai buku tentang jaringan komputer.  “Agar tahu jaringan komputer, saya harus hapal ratusan kode Perintah Command Prompt jaringan komputer,” kata Syukron seperti dikutip dari laman UGM, Jumat (20/6/2014).  Selain itu, pria asli Pamekasan, Madura, ini juga membekali diri dengan cara pandang profesional tentang kariernya kelak. Menurutnya, kompetensi sebagai administrator jaringan komputer tidak boleh disalahgunakan seperti untuk melihat data rahasia user dan merusak keamanan sistem jaringan.

…dst

17 ) Fasilitas Minim, Mahasiswa Unibraw Protes Rektor

KAMIS, 19 JUNI 2014 | 19:54 WIB
TEMPO.CO, Malang – Puluhan mahasiswa Unversitas Brawijaya (Unibraw) Malang kampus IV di Kediri berunjuk rasa di depan gedung rektorat perguruan tinggi tersebut, Kamis, 19 Juni 2014. Dalam aksi, mereka melempar uang recehan ke rektorat sebagai bentuk sindiran bahwa Rektor Universitas Brawijaya mata duitan. Aliansi mahasiswa Universitas Brawijaya IV Kediri ini memprotes fasilitas pendidikan yang tak layak. “Gedung tidak layak, laboratorium tak ada,” kata mahasiswa program Ilmu Komunikasi semester VI, Nurhadi. Karena fasilitas tak memadai, para mahasiswa mengaku terhambat menerima pelajaran. Mereka tidak bisa menyerap pengetahuan dan melakukan praktek yang memadai. Apalagi, untuk keperluan praktikum, mereka harus pergi ke kampus pusat di Malang. “Tak efektif dan menganggu perkuliahan.” Selain soal fasilitas, tak adanya dosen tetap yang mengampu setiap program studi selama ini juga dipermasalahkan para mahasiswa. Akibatnya, kegiatan perluliahan tak bisa maksimal. Mahasiswa menuding menajemen pendidikan Universitas Brawjaya tak menerapkan pelayanan yang memadai.

…dst

18 ) UNS Tak Buka Kelas di Luar Kampus

Kamis, 19 Juni 2014 21:25 wib
SOLO – Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta banyak mendapatkan tawaran untuk bekerja sama dengan instansi di luar Kota Solo. Salah satunya dari Tangerang dan Jakarta. Namun, pihak UNS Surakarta menolak untuk membuka kelas khusus di luar kampus UNS. Menurut Ketua Program doktor ekonomi UNS, Tulus Haryono, awalnya pihak UNS memang melakukan beberapa kerja sama dengan universitas lain misalnya Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Tangerang dan Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka Jakarta kuliahnya juga di UNS namun sudah beberapa tahun yang lalu.”Jadi semuanya kuliah di sini, kami tidak punya kelas di luar UNS,” ungkapnya kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah, Kamis (19/6/2014). Menurut Tulus, meski dulu melakukan kerja sama dengan instansi lain, namun sejak dulu memang tidak buka cabang dan sudah berkomiten untuk menjaga kualitas. Meski tawaran itu datang dari kelompok dari Untirta maupun Uhamka.

…dst

19 )  Ini Materi TKD pada Seleksi CPNS

Kamis, 19 Juni 2014 13
JAKARTA – Pemerintah menjadwalkan pelaksanaan tes seleksi calon pegawai negeri sipil (PNS) pada Agustus 2014. Mumpung masih ada waktu, Anda yang berminat sebaiknya bersiap. Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman menjelaskan, seperti tahun lalu, seleksi akan dimulai dengan Tes Kemampuan Dasar (TKD). Tes ini terdiri dari tiga kelompok soal. Pertama adalah wawasan kebangsaan, meliputi Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Kedua adalah karakteristk pribadi, yakni integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan dll.

…dst

20 ) PPG Syarat sebelum Mengajar

19 Juni 2014
SEMARANG – Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan syarat yang harus dilalui guru sebelum resmi mengajar. Di sisi lain, proses pelaksanaan PPG belum jelas. Apalagi PPG juga dibuka bagi lulusan nonkependidikan. Lantas bagaimana mutu guru jebolan PPG kelak? Menanggapi penolakan yang dilakukan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Rektor Universitas PGRI Semarang Dr Muhdi menekankan pada peningkatan mutu guru. Menurut Muhdi, mahasiswa FKIP UNS tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Sebab, protes itu mendasari keinginan untuk menjaga mutu guru.”Saya bertanya-tanya. Bukankah guru itu sebutan untuk sebuah profesi. Lalu, bagaimana guru bisa dianggap suatu profesi bila latar belakang keilmuannya berbeda-beda?” terang Muhdi yang juga memimpin Universitas PGRI saat masih berstatus Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP). Menjadi sebuah keharusan bagi guru mendapatkan pendidikan keguruan (pedagogik). Sarjana keguruan mendapat perkuliahan pedagogik berkenaan bagaimana memahami karakter anak didik. Menurutnya, tak seyogianya profesi guru berlatar belakang keilmuan yang beragam.

…dst

21 ) Muhammadiyah Targetkan Pendirian PPG

Kamis, 19 Juni 2014, 20:25 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pengurus Pusat Muhammadiyah menargetkan sejumlah perguruan tingginya mendapat kesempatan untuk mendirikan lembaga Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang akan mendidik calon guru menjadi profesional. “Kami punya sejumlah perguruan tinggi yang layak memiliki PPG,” kata Wakil Ketua Majelis Pendidikan Tinggi PP Muhammadiyah Prof Dr Noorochman Hadjam di sela lokakarya tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG) di Jakarta, Kamis (19/7). Muhammadiyah memiliki 173 perguruan tinggi, di antaranya adalah Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka), Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Surakarta, dan Universitas Muhammadiyah Malang. “Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No 87 Tahun 2013 tentang Program Pendidikan Profesi Guru Prajabatan, lulusan lembaga pendidik tenaga kependidikan tidak lagi otomatis bisa menjadi guru, tapi harus menjalani Pendidikan Profesi Guru (PPG) selama setahun, ” ujar Guru Besar UGM itu.

…dst

22 )  Pendidikan Jarak Jauh untuk Bidan dan Perawat

Kamis, 19 Juni 2014, 10:10 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi meresmikan dimulainya program pendidikan jarak jauh bagi perawat dan bidan di dua daerah. “Sumber daya manusia kesehatan masih perlu ditingkatkan kompetensinya secara berkala melalui pendidikan dan pelatihan,” ujar Menkes ketika melakukan peresmian di Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BPPSDM) Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis. Pendidikan jarak jauh (PJJ) adalah salah satu metode yang harus diterapkan mengingat kondisi geografis Indonesia yang membuat metode pembelajaran konvensional sulit untuk diterapkan. Dua institusi penyelenggara pertama PJJ adalah Politeknik Kesehatan (Poltekes) Kemenkes Kupang dan Poltekes Kemenkes Kalimantan Timur. Untuk tahun ajaran pertama 2014, sebanyak 87 orang yang berasal dari dua kabupaten sasaran di NTT yakni Flores Timur dan Sumba Barat Daya telah terdaftar untuk memulai pendidikan mereka dengan beasiswa selama periode pendidikan yaitu delapan semester.

…dst

23 )  MenPAN-RB Tegaskan Seleksi CPNS 2014 Gratis dan Bebas Sogokan

Jumat, 20 Juni 2014 , 20:29:00

JAKARTA – Rencana pemerintah untuk menggelar seleksi CPNS 2014 pada Agustus mendatang, langsung disambut mafia CPNS. Dari laporan yang masuk ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), kini sudah mulai bermunculan calo CPNS dengan mengatasnamakan pejabat KemenPAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menawarkan jasa untuk membantu meloloskan peserta CPNS. “Ini sudah ada beberapa daerah yang melaporkan. Bahkan dari masyarakat ada yang menanyakan apakah benar peserta seleksi CPNS dimintakan sejumlah dana,” kata MenPAN-RB Azwar Abubakar di Jakarta, Jumat (20/6). Dia menegaskan, sejak 2012 seleksi CPNS tidak ada titip-titipan calon lagi, no money, dan bebas KKN. “Jangan mau kasi uang, karena seleksi sekarang sudah murni. Calo itu biasanya minta uang ke calon yang sebenarnya lulus murni, tapi karena sudah terlanjur minta tolong jadinya merasa kelulusannya karena dibantu calo,” bebernya.

…dst