1 ) Pajak Diusulkan Masuk ke Kurikulum Perguruan Tinggi

Sabtu, 21 Juni 2014, 01:51 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Direktorat Pajak bersama dan Forum Dosen Paja Surabaya mengusulkan agar pajak masuk dalam kurikulum perguruan tinggi. Wacana itu muncul saat berlangsung Lecturer Gathering yang digelar Ditjen Pajak dan diikuti kalangan dosen. Kegiatan dimaksudkan untuk menggugah kalangan akademisi tentang pentingnya pendidikan perpajakan sejak dini sampai dengan tingkat perguruan tinggi. “Tanggung jawab penghimpunan dana dari masyarakat melalui pembayaran pajak bukan hanya tanggung jawab Ditjen Pajak, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat termasuk kami para dosen yang mengajarkan mata kuliah Perpajakan di perguruan tinggi, ” kata Nubertus Purnomo ketua Forum Dosen Pajak Surabaya. Rencananya Ditjen Pajak dan Forum Dosen Pajak Surabaya untuk secara nasional mengusulkan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), agar materi perpajakan masuk ke dalam kurikulum perguruan tinggi, didukung sepenuhnya oleh pihak Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Kemendikbud.

…dst

2 ) Tak Penuhi Syarat BOPTN, PTN Bakal Kena Sanksi

Jum’at, 20 Juni 2014 21:16 wib
JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebagai pemberi Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN), akan memberikan sanksi bagi perguruan tinggi negeri (PTN) yang tidak memenuhi syarat pemberian BOPTN minimal kepada para mahasiswanya yang dianggap kurang mampu. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti), Patdono Suwignjo dalam diskusi BOPTN, di Perpustakaan Kemendikbud, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (20/6/2014). Patdono menegaskan, pihak Kemendikbud memberikan peraturan bagi PTN di mana minimal lima persen dari mahasiswa per prodi membayarkan UKT dengan kategori 1. “Bila ada PTN yang tidak menerapkannya, maka akan diberikan sanksi, yaitu pengurangan besaran BOPTN yang diberikan. Namun, besar pengurangan tersebut kurang dari lima persen karena dikhawatirkan mengganggu operasional PTN,” ucapnya.

…dst

3 )  Dikti Diminta Fasilitasi Dosen Akan Raih Profesor

20 Juni 2014
SEMARANG – Dikti dan perguruan tinggi swasta (PTS), diminta memfasilitasi sarana pendukung yang lebih baik, seperti jurnal terakreditasi nasional bagi dosen yang akan meraih gelar profesor. Sebab, hambatan utama untuk mencapai profesor, selain harus menulis karya ilmiah di jurnal international yang terakreditasi seperti Thomson dan Scopus, juga menulis sejumlah karya ilmiah di jurnal terakreditasi nasional. Hal itu dikatakan Rektor Universitas Semarang (USM), Prof Dr Pahlawansjah Harahap SE ME, kemarin. ”Kami yakin kalau Dikti dan PTS membantu memfasilitasi sarana pendukung itu, akan banyak dosen yang bergelar profesor,” kata Pahlawansjah. Dia mengatakan, saat ini USM memiliki lima profesor, 12 doktor, dan 10 dosen yang sedang menempuh studi S-3. Pihaknya mendorong setiap dosen untuk melanjutkan studi S-3 dengan beasiswa dari lembaga. ”Kami juga mendukung setiap dosen yang aktif melakukan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.

…dst

4 ) Obat Anti-Tuberkulosis Temuan Unair Segera Diproduksi

Minggu, 22 Juni 2014, 16:30 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA — Obat anti-Tuberkulosis (TB) temuan ahli imunologi/virologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya segera diproduksi PT Konimex dan siap beredar di masyarakat pada akhir tahun 2014 atau awal 2015. “Obat anti-TB sebenarnya sudah ada, tapi obat anti-TB temuan Unair itu dilengkapi dengan komponen anti-kebal, jadi anti-TB temuan Unair itu anti-TB yang anti-resisten,” kata Kepala Lembaga Penyakit Tropis (LPT) Unair Surabaya Prof Nasronudin di Surabaya, Ahad (22/6). Anti-TB temuan yang segera diproduksi itu melengkapi temuan vaksin anti-rabies dari ahli imunologi/virologi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya Prof Dr drh Suwarno MSi yang sudah diproduksi oleh PT Sanbe Farma dan beredar di masyarakat.
Menurut Prof Nasronudin, kerja sama dengan PT Konimex untuk obat anti-TB itu sudah sampai tahap “MoA” (memorandum of agrrement), sehingga tidak lama lagi akan segera diproduksi dan dapat dikonsumsi masyarakat.

…dst

5 )  Mahasiswa FKIP Lima PT Satukan Sikap
Sikpi Permendikbud No 87/2013

20 Juni 2014
OLO – Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dari lima perguruan berencana menggelar rembuk bersama untuk menyikapi Peraturan Mendikbud (Permendikbud) No 87 Tahun 2013 tentang Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan di kampus UNS. Presiden BEM FKIP UNS Eko Pujianto mengemukakan, mereka akan menyamakan persepsi dan merencanakan aksi dalam rangka menyikapi ketentuan baru dari Mendikbud yang mengatur lulusan FKIP tidak lagi memperoleh izin mengajar atau akta IV. ‘’Kami mengundang perwakilan mahasiswa FKIP dari Universitas Negeri Semarang (Unnes), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), UPGRI, dan UMS untuk menyikapi kebijakan baru tersebut,’’ kata Eko. Dikemukakan, mereka selanjutnya akan mengajukan pertanyaan tertulis kepada Dirjen Dikti mengenai nasib lulusan FKIPyang mulai 2014 sudah tidak lagi memperoleh akta IV. Para lulusan baru FKIPmenjadi korban dari peraturan pemerintah yang masih tanggung. Sebab, sesuai dengan Permendikbud tersebut, untuk memperoleh izin mengajar, lulusan LPTK tersebut harus mengikuti PPG. Padahal PPG baru akan dilaksanakan 2015 dan belum jelas siapa saja lembaga penyelenggaranya.

…dst

6 ) 24 Mahasiswa UGM Ikuti Jenesys di Jepang

Sunday, 22 June 2014, 05:15 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,YOGYAKARTA–Sebanyak 24 mahasiswa Universitas Gadjah Mada Yogyakarta terpilih menjadi delegasi Indonesia mengikuti program Japan-East Asia Network of Exchange for Students and Youths (Jenesys) 2014 di Jepang. “Kegiatan itu mengambil dua tema besar yakni perencanaan kota serta sains dan teknologi. Melalui kegiatan itu kami berharap bisa mendapat tambahan ilmu dan pengalaman serta mengaplikasikannya di Tanah Air,” kata salah satu mahasiswa UGM peserta Jenesys 2014 Muhammad Faiz Agni di Yogyakarta, Sabtu. Selain mahasiswa UGM, kata dia, kegiatan tersebut juga diikuti oleh 241 mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia. Ada sekitar 886 peserta dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang mendaftar dan 241 di antaranya dinyatakan lolos seleksi. “Beberapa perguruan tinggi itu di antaranya Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Universitas Jenderal Soedirman, Universitas Airlangga, Universitas Diponegoro, Universitas Sumatera Utara, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya, dan Institut Pertanian Bogor,” katanya.

…dst

7 ) Bayar UKT, Mahasiswa Bisa Ganti yang Lebih Rendah

Jum’at, 20 Juni 2014 22:36 wib
JAKARTA – Ternyata, mahasiswa yang membayarkan uang kuliah tunggal (UKT) per semester, bisa mengganti kelompok UKT-nya dengan angka yang lebih rendah lho. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud) dalam diskusi tentang Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN) di Perpustakaan Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (20/6/2014). Dia mengatakan, hal ini berlaku bila mahasiswa yang bersangkutan awalnya adalah mahasiswa dari keluarga mampu. Namun karena satu dan lain hal, misalnya jika orangtuanya mengalami kebangkrutan, maka kategori UKT-nya bisa diturunkan. “Bisa saja, namun perlu ada verifikasi keadaan ekonomi keluarga mahasiswa yang bersangkutan,” ujar Padnoto. Kepala Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi UNJ, Sjachrian menambahkan, bila ada mahasiswa Universitas Negeri Jakarta yang mengalami hal seperti itu, bisa langsung menghadap kepadanya dan nanti akan dibantu untuk proses selanjutnya.

…dst

8 ) Puskopol Fisip UI Luncurkan Pusat Data Geospasial Politik Indonesia

Jumat, 20 Juni 2014, 19:07 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK — Pusat Kajian Politik, Departemen Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (Puskopol Fisip UI) meluncurkan Pusat Data Geospasial Politik Indonesia. ”Data politik merupakan sebuah data base on-line yang berbasis pada aplikasi GIS dan Geospasial yang mencakup data dan informasi politik Indonesia,” ujar Sri Budi Eko Wardani, Direktur Eksekutif Puskopol Fisip UI di Kampus Fisip UI, Depok, Jumat (20/6). Menurut Sri data politik merupakan database politik online pertama di Indonesia yang menyajikan data dan informasi Politik dalam tiga tampilan data yaitu, Peta Spasial, Tabel, dan Grafik. ”Data politik diperuntukkan sebagai sumber data rujukan bagi analisis dan produksi pengetahuan di bidang politik, sosial, dan ekonomi,” terangnya. Sri dalam presentasi peluncuran datapolitik.org yang merupakan Data Geospasial Politik Indonesia ini menjelaskan Geospasial merupakan Pola Titik berbading terbalik dengan Pola Area. Pola Titik mengandalkan kordinat longitude dan latitude. Data mengacu pada titik kordinat lokasi pada peta. Informasi ini banyak digunakan dalam GPS contohnya untuk mengetahui sebaran letak  Puskesmas, rumah sakit dan kantor-kantor pemerintah. Sedangkan Pola Area mengandalkan batas ruang wilayah (spasial).

…dst

9 ) 7 Peserta Disabilitas Ikuti Ujian Simak UI

Minggu,  22 Juni 2014  ?  12:45 WIB
DEPOK – Universitas Indonesia (UI) memberikan kesempatan pada calon mahasiswa baru penyandang disabilitas untuk bisa lolos masuk UI. Sedikitnya tujuh peserta difabel ikut ujian Seleksi Masuk Universitas Indonesia (SIMAK) UI 2014. Di antaranya Ghea Dwi Apriliana, Bernadette Benita Sekarina, Andre Genta Sanjaya, Khairunnisa Rahayu, dan lainnya. Tiga peserta tuna netra, dan empat peserta tuna daksa. Saat ujian berlangsung, masing-masing peserta dibantu oleh dua pengawas dari mahasiswa UI. Orang tua mereka juga menunggu dan memberikan semangat di luar ruang ujian. Rektor UI Muhammad Anis mengatakan, UI peduli kepada para penyandang disabilitas, karena itu mereka diberikan ruang yang sama. “Tidak ada perbedaan, kami peduli sama mereka para penyandang disabilitas,” katanya di Gedung Rektorat UI, Minggu (22/6/2014).

…dst

10 ) Kuliah S-1 di Jepang Pakai Beasiswa, Mau?

Minggu, 22 Juni 2014 07:04 wib
JAKARTA – Pemerintah Jepang melalui Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology (MEXT) memberikan beasiswa sarjana kepada pelajar internasional dalam bidang ilmu sosial dan humaniora serta ilmu alam. Beasiswa ini dapat diambil di berbagai perguruan tinggi Jepang.  Bidang studi yang dapat dipilih calon mahasiswa adalah
1. Ilmu Sosial dan Humaniora: Hukum, Politik, Sosiologi, Literatur, Sejarah, Bahasa Jepang, Ekonomi dan Administrasi Bisnis.
2. Ilmu alam: Sains (Matematika, Fisika, Kimia), Ilmu Elektro (Elektronika, Teknik Elektro, Teknik Informasi), Ilmu Mekanika (Teknik Mekanika, Arsitektur Angkatan Laut), Teknik Sipil dan Arsitektur (Teknik Sipil, Arsitektur, Teknik Lingkungan), Ilmu Kimia (Kimia Terapan, Teknik Kimia, Kimia Industri, Teknik Tekstil), bidang lain seperti Teknik Metalurgi, Teknik Pertambangan, Teknik Maritim, Bioteknologi.

…dst

11 ) 100 Mahasiswa Raih Beasiswa ke Uni Eropa

Sabtu, 21 Juni 2014 14:04 wib
JAKARTA – Tahun ini, sebanyak 100 mahasiswa Indonesia menerima beasiswa dari Erasmus Mundus yang berganti nama menjadi Erasmus Plus (Erasmus+). Para mahasiswa tersebut akan segera berangkat ke berbagai negara Uni Eropa untuk menempuh pendidikan S-1 hingga S-3. Hari ini, Sabtu (21/6/2014) ke-100 mahasiswa tersebut menerima sertifikat beasiswa Erasmus+ langsung dari Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia Olof Skoog. Dalam kesempatan tersebut, Skoog mengucapkan selamat kepada para penerima beasiswa karena telah berhasil menembus seleksi ketat tersebut. Dia menyebut, beasiswa yang diperoleh para  mahasiswa tersebut merupakan kesempatan untuk membangun masa depan yang lebih baik. Semua ilmu yang diperoleh selama studi, lanjutnya, dapat dibawa kembali ke Indonesia dan digunakan untuk kebutuhan pembangunan Indoneasia.

…dst

12 ) Cermin Artikulasi Portabel UNY Mudahkan Tunarungu Latihan

Sabtu, 21 Juni 2014 09:06 wib
JAKARTA – Keterbatasan membuat tunarungu kesulitan dalam berkomunikasi dengan orang lain. Mereka sulit untuk mengungkapkan keinginan dan tujuan, bahkan dalam merespons pembicaraan orang lain. Oleh karena itu, penyandang tunarungu senantiasa mengandalkan mimik lawan bicara selama komunikasi. Untuk memudahkan anak tunarungu berlatih mengucapkan kata dengan artikulasi yang jelas perlu bantuan sebuah media, yaitu cermin. Penggunaan cermin dapat mempermudah anak tunarungu melihat mulut mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik. Ketika anak tunarungu berlatih tanpa cermin, maka dia tidak akan tahu bagaimana gerakan bibirnya yang baik ataupun tidak. Hal tersebut yang kemudian menggerakkan sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) membuat cermin artikulasi portabel bagi anak tuna rungu yang diberi nama Portable Articulation Mirror (PAM) berukuran kertas A4.

…dst

13 ) Dentalion UGM, Alat Periksa Gigi Praktis untuk Pelosok

Sabtu, 21 Juni 2014 12:29 wib
JAKARTA – Kesehatan gigi tak kalah pentingnya dengan bagian tubuh lain. Sayang, di daerah pelosok fasilitas untuk pemeriksaan gigi terbilang minim, termasuk penyediaan dental chair.  Beruntung, lima mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengembangkan alat diagnostik yang mempermudah tenaga medis melakukan pemeriksaan gigi yang diberi nama dental light-on (Dentalion). Kelima mahasiswa itu ialah Silva Eliana A, Ratih Setyawati, Rido Ahmad Z, Zakaria A R, dan Ahmad Zihni. Dentalion merupakan alat diagnostik yang dikembangkan dengan mengombinasikan antara kaca mulut dengan lampu penerangan jenis LED. Alat tersebut bersifat portable sehingga mudah digunakan dan bisa dibawa ke mana saja. “Dengan bantuan alat ini tenaga kesehatan gigi dan mulut akan sangat terbantu dalam melakukan pemeriksaan di mana saja termasuk saat melakukan pengabdian di daerah pelosok karena sifatnya yang portabel. Kalau dental chair kan harus digunakan di rumah sakit, distribusinya sulit dan mahal,” ujar Silva, seperti disitat dari situs UGM, Jumat (21/6/2014).

…dst

14 ) Parepare Ajak Unhas Bangun Institute BJ Habibie

Minggu, 22 Juni 2014 | 03:45 WIB
TEMPO.CO , Makassar – Pemerintah Kota Parepare akan membangun institute teknologi BJ Habibie. Rencana ini disampaikan Wali Kota Parepare Taufan Pawe saat berkunjung ke kampus Universitas Hasanuddin (Unhas). Dalam pertemuan bersama rektor Unhas Prof Dwia Aries Tina Palubuhu, Wali Kota Taufan mengajak Unhas untuk membantu proses pendirian institut.  “Parepare adalah kota kelahiran mantan presiden BJ Habibie, makanya kami menjadikan nama BJ Habibie sebagai inspirasi pada institut ini,” kata Walikota Pare Pare Taufan Pawe Jumat 20 Juni 2014. Taufan mengatakan, selain menyampaikan tujuan pembentukan institut, pemerintah Parepare ingin mendapatkan saran dan pendapat dari Universitas Hasanuddin. Parepare adalah kota yang tidak memiliki banyak sumber daya alam, sehingga untuk berkembang hanya mengandalkan jasa.

…dst

15 ) Mahasiswanya Dikeroyok Oknum PDIP, UII Protes ke Timses Jokowi-JK

Minggu, 22 Juni 2014, 09:34 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Islam Indonesia (UII) menyatakan sikap protes secara resmi dan menyesalkan peristiwa kekerasan yang menimpa civitas akademika UII oleh oknum yang menggunakan atribut Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Ketika itu, pendukung dan simpatisan PDIP yang menggelar kampanye terbuka menganiaya mahasiswa UII, yang terjadi di depan gedung Fakultas Hukum UII, Jalan Taman Siswa Nomor 158, pada Selasa, 17 Juni 2014. “Merespon peristiwa tersebut, UII melalui Lembaga Konsultasi dan bantuan Hukum (LKBH) UII pada Selasa malam, 17 Juni 2014, telah mengambil sikap dengan memproses dan mendampingi korban untuk melaporkan kasus tersebut sekaligus memasukkan laporan secara resmi ke Poltabes Yogyakarta untuk di dilakukan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan di visum,” demikian pernyataan resmi UII sebagaimana dikutip Republika Online, Ahad (22/6).

…dst

16 ) Tersangka Penjualan Lahan UGM Juga Gelapkan Pajak?

Minggu, 22 Juni 2014 | 15:13 WIB
TEMPO.CO, Yogyakarta – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta mempelajari kasus dugaan penggelapan dalam kasus penjualan lahan milik Universitas Gadjah Mada. Sebab, dalam dugaan jaksa, ada selisih nilai penjualan yang dilaporkan ke kantor pajak dengan nilai jual sesuai kuitansi. Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta telah menetapkan empat tersangka kasus penjualan 4.000 meter persegi lahan yang diklaim milik Yayasan Pembina Pertanian (kini Fapertagama). Nilai jual sesuai kuitansi sebesar Rp 2,088 miliar, tapi yang dilaporkan ke kantor pajak sebesar Rp 1,2 miliar. “Pajak adalah self assessment, kami mesti lihat dulu bagaimana laporan pajak atas transaksi tersebut,” kata Rudi Gunawan Bastari, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Daerah Istimewa Yogyakarta, Ahad, 22 Juni 2014.  Ia mengatakan, dalam pelaporan pajak, ada prosedur yang dilakukan di Kantor Pelayanan Pajak Pratama di setiap kota/kabupaten. Kantor pajak segera berkoordinasi dengan kantor pelayanan pajak yang menangani pajak penjualan lahan 2003-2007 itu.

…dst

17 ) Umur 15 Tahun Kuliah S3

Sabtu, 21/06/2014 – 21:53
LEICESTER, (PRLM).- Seorang remaja putri, Eugenie de Silva, diklaim sebagai mahasiswa program doktor termuda. Dia menempuh studi politik di Universitas Leicester, Inggris, dengan topik Perang Dunia II. Remaja berusia 15 tahun tersebut tinggal di Tennessee, Amerika Serikat, namun akan menempuh studi S3 dengan pembelajaran jarak jauh. Dosen pembimbingnya Mark Phytian mengatakan, “Tidak ada keraguan sama sekali mengenai kompetensinya.” Phytian, yang mengepalai divisi politik dan hubungan internasional Universitas Leicester-, menyatakan De Silva sudah diwawancarai melalui Skype dan dalam konteks akademis tidak ada pengecualian untuknya. Menurutnya De Silva sangat beradaptasi dan menguasai topik. De Silva akan berkunjung ke Leicester Inggris dan bertatap muka secara langsung dan menempuh ujian selama proses studi yang berlangsung antara tiga hingga enam tahun.

…dst