Kasus CPNS Unair 2012 Andri Setiya Wahyudi sudah masuk ke tahap KASASI DI MAHKAMAH AGUNG, detail informasi Perkaranya bisa baca di SINI

Kronologi lengkap kasus pembatalan CPNS 2012 atas nama Andri Setiya Wahyudi

1.    Tanggal 09 Agustus 2012 Biro Kepegawaian Kemdikbud mengeluarkan Pengumuman Nomor 72658/A4/KP/2012 tentang Pengumuman Seleksi Penerimaan CPNS di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2012
2.    Tanggal 14 Agustus 2012 Unair mengeluarkan pengumuman Nomor 9233/H3/KP/2012 tentang Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Universitas Airlangga tahun 2012.
3.    Berdasarkan Persyaratan yang ada di pengumuman yang dikeluarkan oleh Rektor Universitas Airlanga POIN A tersebut saya memberanikan diri mendaftar pada Tanggal 16 Agustus 2012 jam 00.05 WIB, saya lulus administrasi dan mendapatkan kartu ujian. Peserta yang daftar dosen Keperawatan sebanyak 6 Orang Nomor urut: 29, 110, 121, 172, 289 dan 298.
4.     Tanggal 8 September 2012 saya mengikuti Tes Kemampuan Dasar dan dinyatakan lulus tanggal 08 Oktober 2012.
5.     Tanggal 12 dan 13 Oktober 2012 saya mengikuti Tes Kemampuan Bidang, Psikotest dan Wawancara. Kami diwawancarai oleh Dekan Keperawatan , Wadek 1 dan Wadek 2:  saat itu saya sudah menjelaskan bahwa saya  kerja di Stikes Insan Se Agung Bangkalan, sekarang lanjutkan Studi S3 Di Unair dengan Biaya BPPs Dikti.  Saya jelaskan jika saya Lulus maka saya akan mengundurkan diri dari PTS (Stikes Insan Se Agung Bangkalan) dan akan mengembalikan BPPs.
6.      Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Tanggal 24 Oktober 2012 mengeluarkan Pengumuman Nomor: 97055/A4/KP/2012 tentang Kelulusan Tahap Akhir (Final) Seleksi Umum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Lingkungan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Tahun 2012 Nama Andri Setiya Wahyudi terdapat di Lampiran urutan Nomer 234  dan Pengumuman resmi Unair di urutan nomor 23 Maka dari itu saya mengundurkan diri dari tempat kerja di Stikes Insan Se Agung Bangkalan sambil menyelesaikan semua tugas mengajar selama satu semester.
7.     Tanggal 25 Oktober 2012 nomor 13672/H3/KP/2012 Pihak Universitas Airlanggal mengeluarkan pengumuman tentang Pelaksanaan Pemberkasan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2012 di Lingkungan Universitas Airlangga. Dari Hasil pertemuan dengan pihak Universitas Airlangga membahas Pengarahan Pemberkasan Terakhir 6 November 2012. Kami Sudah menyelesaikan pemberkasan.
8.     Tanggal 2 November 2012 atas masukan Unair, Yayasan kirim surat mohon konfirmasi  ke Kemdikbud
9.     Tangal  5 November 2012 saya menulis surat resmi atas pengunduran diri saya terhitung tanggal 24 Oktober 2012 ke Stikes Insana Se Agung.
10.   Tanggal 5 Januari 2013 ketua Yayasan memberi tanggapan bahwa Pengunduran Diri saya akan diproses setelah ada bukti pengembalian BPPS.
11.    Tanggal 9 Januari 2013 saya dihubungi oleh pihak Kepegawaian Unair (B. Epi) dan kami diberi no Hp beliau (081553471317), kemudian saya klarifikasi ulang melalui SMS dan beliau menjawab SMS kami jam 16:49 isinya: “Tadi kan sudah ditelepon, karena ada kekuragan kelengkapan supaya besok datang ke kepegawaian kantor manajemen unair”. “Tolong  kalau ke kantor manajemen pagi sekitar j 9 tks” (SMS masih tersimpan di HP saya)
12.    Tanggal 10 Januari 2013, Jam 08.45 WIB saya menemui pihak manajemen. Dari Pihak manajemen (B. Supit dan B. Epi) dan Direktur SDM (Prof Fendy) menyodorkan 3 surat:
  1. Tanggal 3 Januari 2013 Nomor: 17085/H3.5/KP/2012 tentang pembatalan pengangkatan CPNS tahun 2012
  2. Tanggal 7 Januari 2012 Nomor : 594/H3.6/KP/2013 tentang surat pengunduran diri sebagai CPNS.
  3. Surat pernyataan pengunduran diri bermaterai yang sudah disiapkan oleh pihak manajemen.
Pada surat tanggal 3 Januari 2013 disebutkan bahwa tanggal 17 Desember 2012 ada undangan, tetapi saya sampai hari ini tanggal 10 Januari 2013 tidak pernah terima surat undangan tersebut.  Di Pertemuan tanggal 10 Januari 2013 ini saya hanya diberi 2 pilihan: tanda tangani surat pengunduran diri atau melewati jalur hukum.

13.   Tanggal 10 Januari 2013 saya beserta orang tua ke Jakarta, tanggal 11 Januari 2013 menghadap bagian Biro Kepegawaian Kemendikbud Jakarta dan Bagian Direktorat  Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dirjen Dikti dengan maksud untuk melanjukan proses pengangkatan CPNS Kam.
14.   Tanggal 14 Januari 2013 kami mengahadap ke ketua Stikes Insan Se Agung Bangkalan (DR. H. Abd. Rahem, Apt) dan ketua Yayasan Karunia Abadi Surabaya (Hj Suhartini, SE., M.Kes) untuk klarifikasi surat pengunduran kami. Pada tanggal itu kami dibuatkan surat jawaban. Menurut pengakuan Ketua Stikes Insan Se Agung Bangkalan, pada tanggal 13 Oktober 2013 (Malam setelah kami ujian wawancara dengan pihak Unair), Dekan Keperawatan menghubungi beliau yang intinya ketua Stikes disuruh buat surat keberatan atas CPNS saya.
15.   Tanggal 15 Januari 2013 kami laksanakan PENGEMBALIAN BPPS  ke Rekening Kas Negara a.n. Rektor Unair Kemdikbud melalui KPPN Surabaya II sesuai arahan Bapak Direktur Diktendik, dan dilanjuti dengan pemberian surat lolos butuh oleh Ketua Yayasan Karunia Abadi Surabaya selaku pemilik PTS asal Stikes Insan Se Agung Bangkalan
16.   Saya bertemu dengan Wakil Rektor 2 dan bagian Kepegawaian (B. Supit) pada  tanggal 16 Januari 2013 jam 11.30 WIB, di Kantor Wakil Rektor 2. Hasil pertemuan dengan Bapak Nasih adalah menyarankan saya “Andri  Setiya Wahyudi” untuk bertemu dengan Pihak yayasan Karunia Abadi Surabaya dalam hal ini bertemu dengan “Hj Suhartini, SE., M.Kes” untuk menyelesaikan secara kekeluargaan dengan harapan Yayasan mengirim surat ke Universitas Airlangga Surabaya menindak lanjuti/ klarifikasi ulang surat Yayasan yang terkirim tanggal 2 November 2012.
17.  Tanggal 17 Januari 2013, kami ke Yayasan Jam 10.00 WIB, beliau menemui kami jam 15.00 WIB..

Berdasarkan pertemuan dengan Yayasan, Hj. Suhartini, SE., M.Kes mengatakan:
  1. Surat dari yayasan tertanggal 2 November 2012 belum dijawab oleh Dekan Keperawatan Unair (Purwaningsih, SKp., M.Kes).
  2. Surat dari Yayasan tangal 2 November 2012 tersebut  dibuat atas masukan atau anjuran dari Dekan Keperawatan Unair Ibu Purwaningsih.
  3. Pada pertemuan tanggal 17 atau 19 Desember 2012, menurut Ketua Yayasan Karunia Abadi Surabaya (Hj Suhartini, SE., M.Kes), salah satu peserta pertemuan mengatakan bahwa pihak Unair sebenarnya telah berupaya dengan sengaja menggugurkan saya sebagai CPNS di Kemendikbud tapi pengumuman final atas nama: Andri Setiya Wahyudi masih LULUS.

18.   Tanggal 29 Januari 2013 saya menerima surat dari pihak Unair tanggal 16 Januari 2013 nomor 1018/UN3/KP/2013 tentang tindak lanjut masalah CPNS 2012 a.n Andri Setya Wahyudi. (Terdapat kejanggalan pertemuan antara pihak Unair dan Yayasan Karunia Abadi : Surat tanggal 3 Januari 2013 tertulis pertemuan tersebut tanggal 17 Desember 2012, sedangkan tanggal 16 Januari 2013 tertulis pertemuan dilaksanakan tanggal 19 Desember 2012
19.   Tanggal 31 Januari 2013 saya mengirim surat ke Kepala Biro Kepegawaian Kemendikbud yang ditembuskan kepada Kementerian PAN dan RB dan Rektor Universitas Airlangga, isi surat  adalah kronologis CPNS kami di Unair, Sampai hari ini tanggal 11 Agustus 2014 belum ada tanggapan.
20.   Tanggal 04 April 2013 : saya dapat sms dari no: 081216848042 isinya: “u/ ralat SK sambil kami proses, di fak bisa diproses ke KPPN, nanti kalau rapat sudah turun KPPN diproses lagi kekurangannya bisa rapel, terima kasih epi”. SMS tersebut sepertinya memanas-manasin kami yang sudah sia-sia ikut CPNS dan sudah digagalkan oleh Unair, beliau  secara tidak langsung memberitahukan kepada kami kalau SK CPNS sudah keluar yang ditanda tangani oleh Dra Dyah Ismayanti, M.Med (Kabag Perencanaan dan Pengadaan CPNS, Biro kepegawaian Kemdikbud, sahabat dekat Dekan Keperawatan Unair Ibu Purwaningsih ).
21.   Karena perbuatan pimpinan Unair dan Kabag Biro Kepegawaian Kemdikbud tersebut, saya sudah kehilangan kesempatan diangkat jadi PNS, kehilangan pekerjaan tetap di PTS, mengalami kerugian materi berupakan pengembalian BPPS dan pemutusan BPPS ke depan,  juga menyebabkan ayahanda saya terserang stroke dan ibunda larut dalam kesedihan yang mendalam, kami bertekad akan memperjuangkan kebenaran. Berhubung sudah berulang kali mengirim surat pengaduan tak ada tanggapan dari Kemdikbud dan Kemenpan & RB sebagai instansi yang bertanggunjawab dalam rekrutmen cpns Kemdikbud, akhirnya kami memilih menempuh jalur hukum PTUNkan pimpinan Unair.
22.   Alhamdulillah ternyata hasil PTUN baik dari pengadilan negeri maupun pengadilan tinggi memenangkan saya, hal ini tidak lepas dari bantuan kesaksian Diktendik dan BKN yang menguatkan pengaduan kami.
23.   Pimpinan Unair yang tidak bisa menerima kekalahan kasus di tingkat Pengadilan Negeri dan Tinggi memilih naik banding ke Mahkamah Agung. Saat ini proses kasasi sedang berlangsung silakan baca susunan teamnya di SINI, semoga para hakim agung adalah umat penerima amanah Rakyat yang akan memutuskan perkara saya dengan seadil-adilnya tanpa intervensi dari pihak manapun, amiin YRA. Selain jalur kasasi, Unair juga mengadukan saya ke Polrestabes Surabaya dengan tuduhan melakukan penipuan CPNS,  surat pernyataan yang mereka minta saya tanda tangani di saat pemberkasan CPNS 2012 tanggal 23 Oktober 2012 dijadikan sebagai alat pengaduan.

Bapak Penyidik Polrestabes sampai meneteskan air mata dan geleng kepala sewaktu menyidik kasus saya. Beliau geleng kepala sambil memperlihatkan sepucuk surat: ” Ini dari  Biro kepegawaian kemendikbud tgl 30 januari 2013 ke Unair,  isi surat: Merespon surat Direktur SDM Unair tanggal 03 Januari 2013 atas usulan Pembatalan Pengangkatan CPNS 2012 atas nama Andri Setiya Wahyudi , permintaan disetuju dengan pengembalian berkas-berkas CPNS atas nama Andri Setiya Wayudi, dengan demikian proses  SK CPNS tidak diteruskan ke BKN oleh Kemendikbud.

Kami yakin Surat Pernyataan tersebut tidak bisa menjerat saya, karena saya bukan penerima beasiswa PTN, PTS atau Yayasan atau lembaga manapun, saya adalah mantan penerima BPPS S3 Unair, beasiswa BPPS adalah beasiswa dari Kemdikbud bukan dari PTN atau PTS, saya memiliki ikatan dinas dengan kemdikbud, pemindahan ke PTN adalah pemindahan homebase bukan pemutusan ikatan dinas, dan agar PTS asal saya terbantu dengan tenaga pendidik S2/S3 saya sudah kembalikan BPPS yang pernah saya terima sehingga bisa dimanfaatkan oleh rekan-rekan kampus asal yang membutuhkannya.

Pada kesempatan ini ijinkan kami memanjatkan doa untuk bapak/ibu kita yang tersebut di bawah ini, semoga mereka diberi berkah dan hidayah termasuk nikmat yang berisi keinsyafan, amiiin YRA.



1. Bapak Prof. Dr.H.Fasich, Apt selaku Rektor Universitas Airlangga
2. Bapak Dr.H.Moh.Nasih, SE.MT., Ak. selalu Wakil Rektor II Universitas Airlangga
3. Bapak Prof. Dr. Fendy Suhariadi, MT. selaku Direktur SDM Unair
4. Ibu Purwaningsih, S.Kp., M.kes selaku Dekan Fakultas Kepegawaian Universitas Airlangga
5. Bapak Prof. Dr.Sugijanto selaku Koordinator Kopertis Wilayah VII dan Dosen Tetap Universitas Airlangga
6. Bapak Prof. Dr. Ir. H. Mohammad Nuh, DEA. selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia
7. Bapak Ir. Totok Suprayitno, Ph.D. selaku Kepala Biro Kepegawaian Kemdikbud
8. Ibu Dra Dyah Ismayanti, M.Ed. Selaku Kepala Bagian Perencanaan dan Pengadaan Biro Kepegawaian Kemdibud
9. Bapak Muslikh, SH. selaku kabiro kepegawaian kemdikbud tahun 2012 dan Ketua Panitia Pelaksanaan CPNS Kemdikbud 2012
10. Ibu Suhartini, SE.M.Kes sebagai Ketua Yayasan Karunia Abadi

Ya Allah, Engkau adalah Tuhanku, tiada Tuhan selain Engkau, Engkaulah yang telah menciptakan aku dan aku adalah hambaMu, berada di dalam janjiMu dan tauhid kepadaMu selama aku mampu. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku buat. Aku mengakui semua nikmatMu kepadaku dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau.

Dan kepada Bapak/Ibu/Saudara setanah air yang selama ini sudah banyak mendukung perjuangan saya dan keluarga, kami aturkan banyak terima kasih, juga terima kasih kepada Direktur Diktendik Dikti dan Kepala BKN yang telah memberi kesaksian yang membenarkan perjuangan kami, Semoga Allah SWT memberikan Rahmat dan HidayahNya kepada Bapak/Ibu/Saudara sekalian, aamiin YRA.

Andri Setiya Wahyudi bersama keluarga besar Madura