1 ) ITB Wakili RI di Ajang Dunia Rekayasa Genetik di AS Oktober Mendatang

Minggu, 24/08/2014 01:50 WIB
Jakarta – Institut Teknologi Bandung (ITB) kembali akan tampil dalam kompetisi iGEM (International Genetically Engineering Machine) di Boston, Amerika Serikat pada akhir Oktober 2014. Sebelumnya, pada tahun 2013 ITB berhasil meraih medali perak dengan proyek berjudul Biosensor Alfatoxin, dan di tahun ini akan maju dengan proyek terbaru berjudul SynbIGreen (Synthetic Biology Indonesia Go Green) yang mengangkat ide tentang limbah plastik. Seperti diketahui, hingga saat ini plastik masih menjadi primadona demi memenuhi berbagai kebutuhan manusia. Namun proses daur ulang dan manajemen sampah yang kurang baik kerap kali memberikan dampak permasalahan limbah plastik. Pengembangan alat Whole Cell Biocatalyst dengan menggunakan organisma synthetic biology ini memiliki prospek yang sangat menjanjikan untuk dikembangkan, bukan hanya di Indonesia, tetapi juga bagi negara-negara lain di dunia,” ujar Ketua tim iGEM ITB 2014, Joko melalui pers release yang diterima detikcom, Sabtu (23/8/2014).

…dst

2 ) Pidato di PBB, Mahasiswa Indonesia Dorong Peran Pemuda di Level Global

Kamis, 21/08/2014 05:00 WIB
Jakarta – Pemuda adalah sumber daya potensial yang perlu dilibatkan dalam proses pembangunan global. Oleh karena itu, dalam merancang dan melaksanakan kebijakan, para pemimpin politik perlu memberikan ruang kepada pemuda untuk mengambil peran yang lebih besar. Demikian disampaikan Gugun Gumilar, mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat, dalam pidatonya di forum International Young Leaders Assembly di kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, AS, Selasa (19/8/2014). “Pemuda yang kreatif dan inovatif berada dalam posisi yang lebih baik untuk berkontribusi dalam dialog dan aksi sosial-politik-ekonomi saat ini, khususnya menyangkut pembangunan perdamaian dan percepatan proses Millennium Development Goals (MDGs) yang akan berakhir tahun 2015,” kata Gugun seperti tertulis dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (21/8/2014).

…dst

3 )  Tim Debat Universitas Indonesia Juarai National University Debating Championship 2014

Batam, 23 Agustus 2014—National University Debating Championship 2014 (NUDC) yang dilaksanaan di Batam sejak tanggal 19 sampai 24 Agustus 2014, ditutup secara resmi oleh DR. Illah Sailah, Direktur Kelembagaan dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti mewakili Dirjen Dikt. Dalam acara penutupan yang juga merupakan puncak acara pengumuman juara NUDC 2014 dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Koordinator Kopertis Wilayah V dan Rektor Universitas Batam sebagai tuan rumah penyelenggara. Kegiatan yang dilakukan selama sepekan ini akhirnya memutuskan Tim Debat Universitas Indonesia sebagai Juara Pertama untuk kategori Main Draw, yaitu Dennys Victor Kapa dan Aulia Anggita Larasati.

…dst

4 ) Baru Pertama Buka Kesempatan Non Internal, ITB Khawatir Civitas Alergi

Senin, 25/08/2014 15:15 WIB
Bandung – Jika sebelumnya Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) haruslah lulusan ITB, untuk pertama kalinya ITB membuka kesempatan luas bagi para kandidat di luar ITB. Namun ada juga kekhawatiran civitas akademika akan alergi dengan rektor dari luar ITB. “Calon rektor terbuka dari internal maupun eksternal ITB. Meskipun kami belum pernah juga punya rektor dari luar (ITB),” ujar Ketua Panitia Pemilihan Rektor ITB, Jann Hidayat dalam jumpa pers di Gedung Rektorat ITB, Jalan Tamansari, Senin (25/8/2014). Ia berharap, warga kampus ITB bisa terbuka menerima calon atau bahkan rektor terpilih dari luar ITB nantinya. “Mudah-mudahan tidak alergi dipimpin dari luar,” katanya. Karena ITB bercita-cita menjadi universitas unggul baik di tingkat nasional maupun global. “Kalau di luar negeri sudah biasa rektornya dari luar,” katanya.

…dst

5 )  Tahun Ini 18 Ribu Mahasiswa Penerima Bidikmisi Jadi Sarjana

Fri, 08/22/2014 – 17:18
Jakarta, Kemdikbud — Hingga akhir tahun 2014, diperkirakan sebanyak 18 ribu penerima beasiswa Bidikmisi angkatan pertama, mahasiswa tahun 2010, lulus dari pendidikan S1. Setelah belajar di perguruan tinggi selama empat tahun, mereka akan menjadi sarjana-sarjana baru di negeri ini. Dari data Kemdikbud, untuk angkatan pertama mahasiswa Bidikmisi ini diketahui 86,7 persen memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 2,75. Bahkan 79 di antaranya mendapat nilai sempurna, IPK 4,00. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan, Bidikmisi merupakan kebijakan yang positif dan hasilnya sangat luar biasa. “Yang IP-nya tiga koma itu ribuan, dan secara keseluruhan (tidak hanya angkatan pertama), yang IP 4,00 ada 700-an anak,” kata Mendikbud saat berkunjung ke kantor redaksi Harian Kompas, Kamis (21/08) sore.

…dst

6 ) PTN Masih Pikirkan Kepentingan Mahasiswa

Minggu, 24 Agustus 2014 , 19:09:00
Mahasiswa abadi atau mahasiswa paling lama (mapala) kerap menjadi julukan bagi yang kuliahnya tidak kunjung selesai. Bertahun-tahun malang melintang di kampus yang sama. Aturan baru bakal ”memaksa” mereka lulus cepat.ALARM peringatan itu melengking nyaring dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Pada 9 Juni lalu, keluar Permendikbud 49/2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Peraturan baru itu mengatur, antara lain, pembatasan waktu bagi mahasiswa sarjana maupun pascasarjana. Salah satunya pasal 17 ayat 3 peraturan tersebut yang ”membidik” para mahasiswa abadi atau mapala di jenjang S-1 atau D-4. Aturannya tegas. Mereka harus menuntaskan beban belajar minimal 144 SKS (satuan kredit semester) maksimal dalam delapan atau sepuluh semester (empat sampai lima tahun). Artinya, tidak boleh ada lagi alasan untuk berlama-lama menjadi mahasiswa. Ancaman drop out pun menghadang.

…dst

7 ) Tekan SPP Kuliah, Kemendikbud Naikkan BOPTN
Anggaran Banyak Tersedot untuk Pendidikan Tinggi

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 07:40:00
JAKARTA – Pendidikan tinggi (dikti) masih menjadi anak emas dalam postur anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Dari total pagu anggaran Kemendikbud di RAPBN 2015 sebesar Rp 67,2 triliun, tersedot untuk program pendidikan tinggi sebesar Rp 31,4 triliun. Anggaran program pendidikan tinggi tahun depan, turun dibandingkan dalam APBN 2014 yang dipatok Rp 39,8 triliun. Penyusutan anggaran program pendidikan tinggi itu disebabkan karena anggaran Kemendikbud secara keseluruhan turun. Yakni dari Rp 80 triliun (APBN 2014) menjadi Rp 67,2 triliun (RAPBN 2015). Meskipun ada penurunan anggaran untuk program pendidikan tinggi, Wamendikbud Bidang Pendidikan Musliar Mengatakan program-program unggulan tetap dijalankan. “Bahkan ada yang diusulkan untuk dinaikkan,” tandasnya kemarin. Musliar mencontohkan Ditjen Dikti Kemendikbud mengusulkan ada kenaikan anggaran untuk bantuan operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN). Tahun ini anggaran BOPTN Kemendikbud dipatok Rp 3,2 triliun. Sementara tahun depan diusulkan naik menjadi Rp 4 triliun.

…dst

8 ) DPR RI Dorong Kemdikbud Tingkatkan Anggaran Tahun 2015

Sun, 08/24/2014 – 18:24
Jakarta, Kemdikbud — Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendorong Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengupayakan secara maksimal agar Pagu anggaran Kemdikbud tahun 2015 meningkat dari tahun anggaran 2014. Beberapa indikator kinerja Kemdikbud mengalami kenaikan, maka Pagu Anggaran RAPBN Kemdikbud tidak boleh turun. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Syamsul Bachri, saat memimpin rapat kerja (Raker), di ruang rapat Komisi X, gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta, Kamis (21/08/2014). Menanggapi dorongan DPR RI, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh, mengatakan Pagu Indikatif tahun 2015 betul mengalami penurunan sebesar Rp15,54 triliun dari Pagu Definitif tahun 2014.

…dst

9 ) Kemendikbud Patenkan Karya Ilmiah Pemenang PIMNAS

Kamis, 21 Agustus 2014 | 14:07 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) akan menggelar ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-27 pada 25-29 Agustus 2014 di Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah. Jumlah peserta sebanyak 440 tim Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dengan 7.307 proposal yang dibiayai Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kemendikbud.  Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Ditjen Dikti Kemdikbud, Agus Subekti mengatakan, kegiatan tersebut digelar setiap tahun sekali sebagai ajang unjuk kemampuan berinovasi para mahasiswa. Dia menyebutkan, jumlah proposal yang masuk tersebut merupakan hasil seleksi dari sebanyak total 44.754 usulan PKM.

…dst

10 )  Kemdikbud Sediakan Anggaran Rp 8 M untuk Pimnas

23 Agustus 2014
SEMARANG – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) mengucurkan ang­garan sebesar Rp 8 miliar untuk Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional (Pimnas) Ke-27 di Undip. Dana tersebut dikucurkan melalui Direktorat Jenderal Pen­didikan Tinggi (Dikti) untuk pembiayaan acara yang berlangsung Senin-Jumat (25-29). Menurut Rektor Undip Prof Sudharto Prawoto Hadi MES PhD, dana ini sebagai bentuk perhatian pemerintah guna meng­genjot prestasi mahasiswa dan kalangan pendi­dikan tinggi. ‘’Undip sebagai tuan rumah akan bekerja maksimal agar kegiatan terselenggara dengan baik,’’ kata Sudharto kepada wartawan, kemarin. Dia mengatakan, kegiatan akbar semacam itu memang menelan anggaran lumayan fantastis. Pekan untuk memberikan apresiasi terhadap karya ilmiah mahasiswa se- Indonesia itu diperkirakan menyedot biaya hingga Rp 12 miliar.

…dst

11 ) UGM kirim 61 tim ke Pimnas 2014

Jumat, 22 Agustus 2014 23:39 WIB
Yogyakarta (ANTARA News) – Universitas Gadjah Mada Yogyakarta mengirimkan 61 tim dengan 279 mahasiswa, 47 pendamping, dan 24 dosen pembina ke Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional Ke-27 di Universitas Diponegoro Semarang, 25–29 Agustus 2014. “UGM menjadi kontingen terbesar dan menargetkan juara umum pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) tersebut,” kata Direktur Kemahasiswaan UGM Senawi pada pelepasan kontingen UGM di Yogyakarta, Jumat. Menurut dia, dari sekitar 90 PTN dan PTS peserta Pimnas, UGM merupakan kontingen terbesar. Besarnya tim Pimnas UGM tersebut diharapkan bisa diiringi dengan peningkatan kualitas mahasiswa yang sebelumnya telah digembleng oleh para dosen pembina.

…dst

12 ) Arya Bagus Kevin, Mahasiswa Termuda UGM Berusia 14 Tahun Targetkan Umur 25 Tahun Sudah Jadi Doktor

Rabu, 20 Agustus 2014 , 12:39:00
PENAMPILAN anak baru gede (ABG) itu memang sempat menjadi pusat perhatian dalam upacara penerimaan mahasiswa baru UGM di lapangan Graha Sabha Pramana, Bulaksumur, Senin (18/8). Begitu nama Arya Bagus Kevin disebut pembawa acara sebagai mahasiswa termuda dengan usia 14 tahun, tepuk tangan bergema. Arya pun tampak malu-malu saat menerima ucapan selamat dari teman-teman kuliah maupun dosen-dosennya. ’’Senang sih akhirnya jadi mahasiswa UGM. Itu cita-cita saya sejak dulu,’’ ungkap remaja bongsor dengan wajah imut-imut tersebut. Meski secara usia terbilang belia, Arya terlihat cukup dewasa. Baik dalam sikap maupun cara menjawab pertanyaan wartawan yang merubungnya. Mahasiswa Jurusan Teknil Sipil, Fakultas Teknik, UGM, itu tidak tampak minder ataupun canggung berada di antara teman-temannya yang sudah dewasa dan umurnya jauh di atasnya.

…dst

13 ) Presiden: Jumlah Anak yang Masuk Pendidikan Tinggi Naik Dua Kali Lipat

Kamis, 21 Agustus 2014 | 10:51 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Jumlah anak yang masuk perguruan tinggi terus meningkat secara drastis. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebutkan, pada 2004, setelah hampir 60 tahun Indonesia merdeka, jumlah anak usia 19-23 tahun yang masuk ke perguruan tinggi hanya 14 dari 100 anak. Kini, jumlahnya mencapai 30 dari 100 anak. Demikian Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Pidato Kenegaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam rangka HUT Ke-69 Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2014 pada sidang bersama DPR RI dan DPD RI di Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jumat (15/8/2014) lalu. Presiden mengatakan, jumlah anak yang bisa mengakses pendidikan tinggi terus meningkat secara drastis, yaitu dua kali lipat dari sepuluh tahun sebelumnya.

…dst

14 ) 15 Negara Mengevaluasi Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan

Jumat, 22 Agustus 2014 | 11:58 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan menggelar seminar internasional dalam rangka evaluasi pelaksanaan Education For Sustainable Development (ESD) di Hotel Grand Sahid Jaya Jakarta, 2-5 September 2014 mendatang. Seminar tersebut dilaksanakan untuk mengevaluasi pelaksanaan ESD atau Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan di negara-negara Asia dan membangun kesepakatan bersama sebagai upaya meningkatkan kapasitas dan kapabilitas pusat pembelajaran masyarakat dalam menciptakan pembangunan berkelanjutan.

…dst

15 ) ARKEOLOGI

Jumat, 22 Agustus 2014 | 07:03 WIB
JAKARTA, KOMPAS.com – Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) akan mendukung riset dan pengembangan situs Gunung Padang. Dukungan tersebut berupa bantuan pendanaan yang ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara LPDP dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Disaksikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh, penandatanganan nota kesepahaman itu dilakukan seusai upacara bendera memperingati HUT ke-69 Kemerdekaan Republik Indonesia, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta, Minggu (17/08/2014) lalu.

…dst

16 ) Obat Luka dari Darah sapi Karya Mahasiswa UGM

Senin, 25 Agustus 2014
Lima mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, menciptakan obat luka bakar dari darah sapi. Kelima mahasiswa itu adalah Rahmad Dwi Ardhiansyah, Riefky Pradipta Baihaqie, Muhammad Nuri Nuha Naufal, Muhammad Atabika Farma Nanda, dan Aprilia Maharani. ”Uji coba kami lakukan pada tikus yang mengalami luka bakar setelah dianastesi dan dikenai besi panas. Setelah diberi salep darah sapi, luka bakar pada tikus lebih cepat sembuh dibandingkan dengan pengobatan menggunakan obat komersial lain. Tikus bisa sembuh kurang dari 21 hari,” kata Rahmad, akhir pekan lalu, di Universitas Gadjah Mada. Obat itu berbentuk salep berbahan darah sapi yang disentrifugasi dan dicampur dengan vaselin album. Obat hasil percampuran kedua bahan itu dinamakan salep Platelet Rich Plasma (PRP). (*/ABK)

***
17 ) Robot bakteri UTS Sumbawa ke lomba bioteknologi dunia

Jumat, 22 Agustus 2014 20:01 WIB
Jakarta (ANTARA News) – Mahasiswa Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) NTB akan mengikuti kompetisi bioteknologi dunia yang akan digelar di Masachusset Institut of Technology (MIT), Boston, Amerika Serikat. Dalam ajang itu, mahasiswa UTS akan membuat robot bakteri. “UTS akan mengikuti lomba bioteknologi, yakni membuat robot bakteri. UTS salah satu wakil dari Indonesia ikut ajang kompetisi bioteknologi dunia bulan Oktober-November 2014,” kata Rektor UTS, Zulkieflimansyah, di Jakarta, Jumat. Mahasiswa UTS, kata Zulkieflimansyah, berhasil membuat robot bakteri, yang saat ini belum ada di dunia.  “Ternyata soal teknologi tidak hanya milik universitas terkenal saja seperti ITB, UI, Gajah Mada,” katanya.

…dst

18 ) PENS Buat Aplikasi Pendeteksi Uang untuk Tunanetra

22 Agst 2014 13:37:44
Surabaya, (Antara Jatim) – Mahasiswa Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS), Wahyu Sulistyo, melalui proyek akhirnya membuat aplikasi mobile (telepon seluler) pendeteksi nominal uang kertas menggunakan histogram “Hue-Saturation Index” untuk membantu penyandang tunanetra mengenali nominal uang kertas rupiah. “Aplikasi ini dibuat untuk membantu penyandang tunanetra mengenali nominal uang kertas rupiah menggunakan warna sebagai karakter pembedanya melalui aplikasi mobile,” kata dosen pembimbing proyek akhir, Drs. Achmad Basuki, M.Kom, Ph.D, di Surabaya, Jumat. Basuki mengatakan, penyandang tunanetra biasanya mengenali nominal uang dengan menyusun dan melipat nomial rupiah, namun cara tersebut masih memiliki kelemahan sehingga diperlukan cara pegenalan yang lebih efisien.

…dst

19 ) ITB dan Telkomsel Kerjasama Pengembangan Program Smart City

Rabu, 20 Agustus 2014, 11:11 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Telkomsel bersama dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan program Penerapan Smart City Platform.  MoU Kerjasama dilakukan oleh Direktur Network Telkomsel Abdus Somad Arief dan Direktur LAPI ITB yang diwakili oleh Dr. Ir. Sigit Darmawan selaku Direktur Pengembangan Usaha. Smart City Platform yang dibangun akan membentuk suatu sistem terintegrasi yang dapat menciptakan interaksi yang cepat dan tepat sasaran. Dalam hal ini interaksi antara Pemerintahan sebagai penentu kebijakan, masyarakat sebagai komunitas yang perlu mendapatkan pelayanan dan kualitas hidup yang baik, serta Telkomsel yang membangun konektivitas sebagai medium komunikasi dan informasi dalam sistem tersebut.

…dst

20 ) Anak Papua tak Langsung Ambil Beasiswa Saat Ditawari

Monday, 18 August 2014, 13:47 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Dirut Pertamina Foundation Nina Nurlina Pramono mengatakan, untuk meningkatkan pendidikan terutama di daerah Indonesia Timur, Pertamina Foundation mengadakan Program Inspirasi Indonesia Timur. Tujuan program ini untuk membuka akses pendidikan khususnya di daerah terluar, terjauh, terpencil, (3T). Program Inspirasi Indonesia Timur ini, ujar Nina, salah satunya pemberian Beasiswa Sobat Bumi Pertamina Foundation untuk jenjang S1 tahun 2014-2015 bagi anak-anak di Indonesia Timur, terutama Papua. “Kalau kami memberikan beasiswa di Jawa, pasti peminatnya banyak sehingga kuota cepat habis,” ujarnya di Jakarta, Senin, (18/8). Namun, kata Nina, kalau beasiswa diberikan kepada anak-anak di Papua responnya cukup unik. “Anak-anak Papua saat ditawari beasiswa, tidak langsung diambil sehingga habisnya beasiswa tidak terlalu cepat,”katanya.

…dst

21 ) Terbesar, Kementerian Keuangan Buka Lowongan 9.000 CPNS

Senin, 25 Agustus 2014 – 08:24 WIB
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membuka kesempatam kepada Warga Negara Indonesia (WNI) di seluruh tanah air untuk mengisi lowongan penerimaan 9.000 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari jalur umum, pada seleksi penerimaan CPNS tahun anggaran 2014 ini. Jumlah 9.000 CPNS ini merupakan yang terbesar yang direkrut instansi pemerintah pada tahun anggaran 2014 ini. Posisi yang terbuka untuk penerimaan CPNS ini adalah: a. Penata Laporan Keuangan; b. Verifikator Keuangan; c. Analis Anggaran; d. Analis Pajak; e. Verifikator Pajak; f. Analis Bea dan Cukai; g. Verifikator Bea dan Cukai; h. Mualim; i. Juru Motor; j. Juru Mudi; k. Juru Minyak; l. Kelasi Kapal; m. Operator X-Ray; n. Analis Fiskal; dan o. Administrasi Persuratan.

…dst

22 ) Baru Empat Instansi Siap Terima Pelamar CPNS

Senin, 25 Agustus 2014 , 07:03:00
JAKARTA – Panitia seleksi nasional (panselnas) tes CPNS 2014 mengingatkan skema pendaftaran lintas formasi. Pada aturan baru, satu pelamar diperbolehkan memilih hingga tiga formasi tetapi hanya di satu instansi. Pelamar dituntut teliti, karena hanya diperbolehkan satu kali melakukan entry pendaftaran. Data kunci yang dipakai oleh panselnas untuk proses pendaftaran adalah nomor induk kependudukan (NIK) yang ada di KTP (kartu tanda penduduk). Pelamar diminta mencermati formasi-formasi yang akan dituju, sebelum menginput data dalam laman atau website pendaftaran. Sistem pendaftaran yang dibuka secara online dan terpusat cukup mudah mendeteksi ketika ada pelamar ganda. Sebab data NIK yang sudah masuk, tersimpan rapi dan dipakai acuan untuk menangkal pendaftar ganda. “Kami terus sosialisasi, bahwa pendaftaran hanya dilakukan satu kali,” tandas Kepala Biro Hukum dan Komunikasi Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Herman Suryatman kemarin.

…dst