1 ) Kabinet Kerja

Kabinet Kerja adalah kabinet pemerintahan pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Susunan kabinet ini berasal dari kalangan profesional, usulan partai politik pengusung pasangan Jokowi-JK pada Pemilihan umum Presiden Indonesia 2014 (PDI Perjuangan, PKB, Partai NasDem, Partai Hanura ditambah PPP yang bergabung setelahnya, serta tim sukses pasangan Jokowi-JK pada Pilpres 2014. Susunan kabinet diumumkan oleh Presiden Jokowi pada 26 Oktober 2014

…dst

2 ) Profil Menristek dan Pendidikan Tinggi Muhammad Nasir

Min, 26 Okt 2014
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Muhammad Nasir didaulat sebagai Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi dalam Kabinet Kerja Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Penetapan ini diumumkan Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Minggu (26/10/2014). Nama Muhammad Nasir belakangan terus terdengar usai ia datang ke istana merdeka memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo. Pria yang pada 9 September lalu ini terpilih sebagai Rektor Universitas Diponegoro, Semarang, Jawa Tengah, untuk periode 2014-2018 ini disebut-sebut bakal menjadi calon menteri yang mengurusi riset dan perguruan tinggi. Rencananya Nasir baru akan dilantik pada 18 Desember 2014. Dia menggantikan Prof Sudharto yang akan berakhir masa jabatannya pada Desember tahun ini.

…dst

3 ) Satu Almamater, Jokowi Tarik Lima Alumni UGM

Senin, 27 Oktober 2014 – 15:05 wib
YOGYAKARTA – Lima dari 34 menteri dalam Kabinet Kerja yang dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wapres Jusuf Kalla hari ini adalah alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Jokowi sendiri merupakan lulusan kampus tersebut. “Ada lima menteri alumni UGM, Pak Jokowi juga alumnus Fakultas Kehutanan UGM,” kata Kepala Bagian Hubungan Masyarakat UGM Yogyakarta, Wiwit Wijayanti pada wartawan, Senin (27/10/2014). Kelima menteri alumni UGM tersebut adalah Pratikno yang menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara. Pratikno saat ini masih menjadi rektor di UGM. Kemudian, Anies Baswedan yang menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pendidikan Dasar Menengah. Anies saat ini juga masih tercatat sebagai rektor Universitas Paramadina Jakarta.

…dst

4 ) Anies Baswedan & M Nasir Belum Tentu Mumpuni

Senin, 27 Oktober 2014 – 11:39 wib
JAKARTA – Dua rektor yang mengisi pos-pos kementerian pendidikan, Anies Baswedan dan M Nasir, dinilai belum tentu mumpuni. Pasalnya, mereka membawahi bidang yang sangat luas. Menurut pengamat pendidikan dari Universitas Paramadina, M Abduhzen, bidang kebudayaan, pendidikan dasar dan menengah yang dipegang Anies Baswedan maupun bidang riset teknologi dan pendidikan tinggi yang ditangani M Nasir tidak spesifik. “Artinya, semua latar belakang bisa mumpuni untuk mengisi posisi menteri di bidang ini. Sekaligus juga, semua orang tidak mumpuni karena tidak spesifiknya bidang-bidang tersebut,” ujar Abduhzen, ketika dihubungi Okezone, Senin (27/10/2014).

…dst

5 ) Surat Terbuka untuk Pak M Nasir, Menteri Riset dan Dikti

www.abdul-hamid.com 27 Oktober 2014
Pak Nasir, selamat atas penetapan Bapak menjadi MenRistek Dikti. Sebagai dosen biasa, saya orang yang berharap besar dengan kementerian baru ini. Pak Nasir, ada kekhawatiran di sebagian kolega bahwa dibentuknya kementerian ini hanya memindahkan posisi subordinasi pendidikan tinggi dari Kemendikbud ke Kemendiktiristek. Kekhawatirannya adalah pendidikan tinggi disubordinasi ristek, terlalu fokus pada riset dan teknologi, dan pendidikan tinggi tetap berjalan seperti apa adanya, tanpa perubahan bahkan mengalami kemunduran sebagai rumah belajar. Padahal tentu saja, lahirnya kementerian baru ini untuk membuat perubahan, perbaikan dunia pendidikan tinggi kita. Saya berharap banyak. Kita mesti sadar bahwa profil dunia pendidikan tinggi kita saat ini tidak terlalu menggembirakan. Jauh dari ideal untuk bisa bersaing di tingkat dunia maupun kawasan. Kalau tidak percaya, ini data perbandingan Indonesia dan Malaysia dalam aspek riset.

…dst

6 )  Pratikno Dikenal Visioner

Senin, 27 Oktober 2014 – 19:06 wib
YOGYAKARTA – Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Pratikno dikenal memiliki kecerdasan yang visioner. Kini Pratikno menjadi orang nomor satu di Kementerian Sekretariat Negara. Menurut Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni UGM, Dwikorita Karnawati, Pak Tik – demikian Pratikno biasa disapa – dikenal tidak banyak bicara, tetapi juga tidak pendiam. Pemikiran dan gagasan Pratikno dikenal visioner.”Seperti memiliki terobosan-terobosan baru dalam membuka problem yang ada. Kalau bekerja, Beliau tidak ingin tradisional atau biasa-biasa, tetapi memiliki terobosan baru dan strategi jitu,” kata Dwikorita kepada wartawan di UGM Yogyakarta, Senin (27/10/2014).

…dst

7 ) Analisis Komposisi Kabinet Kerja Jokowi-JK

Wildan Hakim 26 Oct 2014 | 23:38
Setelah sempat ditunda, Presiden Jokowi Widodo akhirnya mengumumkan siapa saja yang terpilih menjadi pembantunya. Ada sejumlah wajah lama yang mengisi pos kementerian. Ada juga wajah baru yang sebelumnya diprediksi kuat menduduki posisi menteri. Komposisi Kabinet Kerja yang baru diumumkan pada Minggu sore (26/10/2014) menarik untuk dianalisis. Bagaimanapun, komposisi kabinet merupakan jawaban atas sekian banyak harapan yang diamanahkan rakyat pemilih kepada Jokowi-JK. Hak prerogatif yang melekat pada Presiden Joko Widodo menempatkan dirinya sebagai sosok sentral dan strategis dalam menentukan nama-nama yang kelak diajaknya “bekerja” dalam kabinet. Terhitung ada delapan menteri perempuan yang dipercaya Jokowi dan JK sebagai pembantunya. Para perempuan ini datang dari pelbagai latar belakang. Mulai dari politisi, akademisi, birokrat karir, hingga praktisi atau pelaku bisnis. Sisi menarik dari menteri perempuan dalam Kabinet Kerja ini adalah ditunjuknya Yohana Yambise selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan. Yohana menjadi perempuan pertama dari Papua yang diberi kepercayaan duduk di kursi menteri. Adapun Susi menjadi menteri yang hanya berijazah SMP.

…dst

8 )  Lima Guru Besar di Kabinet Jokowi-JK

Senin, 27 Oktober 2014, 15:15 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA–Lima  Guru Besar mengisi kursi kementerian pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Mereka adalah Pratikno sebagai Menteri Sekretaris Negara, Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Keuangan, Nila Djuwita Anfasa Moeloek sebagai Menteri Kesehatan, Muhammad Nasir sebagai Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, serta Yohana Susana Yembise sebagai Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Sosiolog sekaligus Guru Besar FISIP Universitas Indonesia, Paulus Wirutomo, mengatakan pertimbangan Presiden untuk memilih Guru Besar menjadi menteri adalah suatu yang wajar.

…dst

9 ) Program Bidikmisi Tetap Digulirkan, Kampus Berharap Akses Kuliah Jadi Prioritas Jokowi

Selasa, 28 Oktober 2014, 05:46:00
JAKARTA – Reposisi Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) dari Kemendikbud ke Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenriktek) menjadi perhatian di kalangan kampus. Mereka berharap prioritas peningkatan akses pendidikan tinggi selama era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terus dilanjutkan Presiden Joko Widodo. Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) Jakarta Sarmadamenuturkan, selama pemerintah Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) II, program pendidikan tinggi difokuskan dengan peningkatan angka partisipasi kasar (APK). “Pokoknya yang kuliah itu banyak dulu. Kuantitasnya diprioritaskan,” katanya di Jakarta, Senin (27/10). Setelah akses atau angka partisipasi itu digenjot, baru diikuti dengan peningkatan kualitas. Upaya menggenjot angka partisipasi kuliah dilakukan dengan beberapa program. Diantaranya adalah pemberian beasiswa pendidikan mahasiswa miskin (bidikmisi) dan pemberian BOPTN (biaya operasional perguruan tinggi negeri) untuk menekan SPP.

…dst

10 )  UGM Siapkan Lima Kandidat Penganti Pratikno

Senin, 27 Oktober 2014 – 15:42 wib
YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) memiliki lima nama pengganti Pratikno sebagai rektor. Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla menunjuk Pratikno sebagai Menteri Sekretaris Negara dalam Kabinet Kerja. Civitas UGM Yogyakarta mengaku bangga atas pemilihan Pratikno sebagai menteri. Meski demikian, itu berarti Pratikno harus melepas dunia akademisi yang membesarkan namanya untuk membantu kinerja Presiden Jokowi-JK. “Kami tentunya bangga Beliau (Pratikno) mengemban tugas baru sebagai menteri,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat UGM Yogyakarta, Wiwit Wijayanti pada wartawan, Senin (27/10/2014). Jokowi pernah menyampaikan jika menteri dalam kabinetnya tidak boleh merangkap jabatan. Lalu, siapa penganti Pratikno sebagai Rektor UGM? Wiwit menjawab secara rinci.

…dst

11 )  Nasir Jadi Menteri, Undip Gelar Pilrek Ulang

Senin, 27 Oktober 2014 – 15:26 wib
SEMARANG – Diangkatnya M Nasir sebagai Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo dan wakilnya, Jusuf Kalla, menyisakan sedikit problem bagi jabatan Rektor Universitas Diponegoro (Undip). Sebelum menjadi Menristek dan Dikti, M Nasir sejatinya juga terpilih menjadi Rektor Undip. Dia akan menggantikan Sudharto P Hadi pada 18 Desember mendatang.  “Kemungkinan perlu pemilihan lagi. Seingat saya dulu ada tiga kandidat rektor,” kata Sudharto kepada Okezone, Senin (27/10/2014). Namun, Sudharto mengimbuhkan, sebelum menggelar pemilihan ulang, Undip akan berkonsultasi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi dan pakar hukum untuk mencari payung hukum ihwal penjaringan calon rektor yang baru. Dia juga belum bisa memastikan kapan Undip kembali mengadakan pemilihan rektor ulang.

…dst

12 ) Wisuda, Rektor ITB Bahas Kemenristek & Dikti

Kamis, 23 Oktober 2014 – 17:52 wib
JAKARTA – Pada momen wisuda, Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB), Akhmaloka, membahas wacana penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti). Menurutnya, kaitan antara pendidikan tinggi dengan dunia penelitian sangat erat. Maka ketika wacana tersebut muncul, dia pun tidak heran. Di hadapan 3.107 wisudawan tahun akademik 2014/2015 dari jenjang sarjana dan pascasarjana, dia berpendapat, kebutuhan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi berperan penting dalam kemajuan suatu bangsa.

…dst

13 ) ITS Resmi Berstatus PTN Berbadan Hukum  

SABTU, 25 OKTOBER 2014 | 05:25 WIB
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya resmi berstatus Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH). Perubahan status secara resmi tersebut terhitung sejak 17 Oktober 2014. Itu termuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 81 Tahun 2014 yang tercantum dalam surat Dirjen Dikti Nomor 299/E.EI/OT/2014. Melalui rilis, Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Perencanaan Muhammad Faqih menyatakan ITS akan menerapkan masa transisi dari PTN Badan Layanan Umum (BLU) menuju PTN-BH selama satu hingga dua tahun. “Selama masa transisi, ITS tetap akan menggunakan Pengelolaan Keuangan BLU seperti yang tercantum dalam statuta,” kata Faqih.

…dst

14 )  250 Beasiswa StuNed Khusus Indonesia, “Kebangetan” Kalau Tak Diambil!

Jumat, 24 Oktober 2014 | 14:36 WIB
Nuffic Neso Indonesia menggelar presentasi untuk mengajak mahasiswa di Bandung dan sekitarnya mendaftar program beasiswa StuNed atau Studeren in Nederland (Studi di Belanda). StuNed merupakan program beasiswa dari Pemerintah Belanda khusus pelajar Indonesia untuk meraih gelar Master atau Short Course di Belanda. Presentasi yang dihadiri 300 mahasiswa perguruan tinggi di Bandung dan sekitarnya itu digelar di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Kamis (23/10/2014) kemarin, untuk memberikan informasi mengenai pendidikan tinggi di Belanda, khususnya mengenai program Beasiswa StuNed. Kegiatan tersebut dilaksanakan menjelang kunjungan delegasi beberapa perguruan tinggi Belanda ke Bandung pada 4 November 2014 mendatang. 

…dst

15 ) United Kingdom Sediakan 70 Beasiswa S2

Senin, 27 Oktober 2014 , 22:33:00

JOGJA – Tahun ini, persatuan negara-negara Britania Raya (United Kingdom) membuka beasiswa S2 bagi 70 mahasiswa Indonesia. Negara yang tergabung United Kingdom dan menjadi tujuan pendidikan S2 itu adalah Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Namun demikian, beasiswa ini akan diberikan kepada sarjana lulusan S1 Indonesia yang telah mempunyai pengalaman minimal dua tahun kerja. ”Setiap tahun United Kingdom memberikan beasiswa kepada 150 negara di dunia, termasuk Indonesia,” ungkap Koordinator Alumni Chevening Scholarships, UK Government Scholarships untuk Indonesia, Rowena Rompas, saat berkunjung ke Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta (UMY) baru-baru ini. Dalam kunjungan itu Rowena juga mensosialisasikan beasiswa S2 yang disediakan oleh UK. Menurut Rowena, secara keseluruhan tahun ini beasiswa yang disediakan United Kingdom sebanyak 1.500 orang. Karena peminat asal Indonesia tinggi, maka tahun lalu jatah beasiswa untuk Indonesia ditambah.

…dst

16 ) Sarjana Kertas

24 Oktober 2014 03:50 WIB Oleh RHENALD KASALI
SUATU pagi saya iseng menyimak iklan lowongan kerja di berbagai media cetak. Jangan salah paham, saya tidak sedang mencari-cari pekerjaan. Iseng saja. Ketika membaca iklan-iklan tersebut, ternyata di sana saya masih menemukan lowongan yang mencari tenaga kerja untuk kategori official development program dan management trainee. Bagi mereka yang bergerak dalam bidang sumber daya manusia (SDM), istilah ODP atau MT menggambarkan bahwa perusahaan-perusahaan harus menempa dulu para fresh graduate yang direkrutnya sebelum menerjunkannya ke dunia kerja. Itu tentu membutuhkan investasi tersendiri yang tidak murah. Beberapa perusahaan besar, saya tahu, memiliki semacam pusat-pusat pendidikan dan pelatihan untuk menempa para fresh graduate tersebut. Di sana, mereka diajari mulai sejarah perusahaan, tata nilai dan budaya kerjanya, sampai hal-hal praktis yang terkait dengan pekerjaan sehari-hari. Ada pula yang sampai memberikan soft skill-nya. Semua itu –pakai bahasa langsung saja– cermin betapa kebanyakan fresh graduate kita belum siap kerja, mentalitas passenger.

…dst

17 ) IPB Temukan Jenis Baru Durian Kura

Senin, 27 Oktober 2014 , 03:41:00
DRAMAGA – Zidni Ilman Navia, mahasiswi pascasarjana IPB jurusan Biologi Tumbuhan, berhasil menemukan durian jenis baru. Keunikan durian ini ada pada batangnya. Temuan baru itu diberi nama Durian Kura (Durio Zibethinus).  Menurut Zidni, ada 30 jenis durian di dunia, salah satunya durian kura. Namun, jarang yang mengetahui bahwa durian jenis ini bisa dimakan dan dikembangkan. “Sejauh ini baru Malaysia dan Brunei mengembangkannya,” tutur Zidni kepada Radar Bogor, kemarin.  Di Kalimantan, durian kura termasuk endemik (hanya tumbuh di daerah tertentu, red). Setelah dieksplorasi kesepuluh kabupaten di Kalimantan Barat, durian ini hanya ditemukan diempat lokasi yang tersebar didua kabupaten yakni Sekadau dan Kapuas Hulu. Empat loksinya yaitu di Desa Tembaga, Kecamatan Nangataman, Kecamatan Nangamahab, Kecamatan Rawa dan Kecamatan Nangasilat.

…dst