PENERIMAAN MAHASISWA BARU

Kuota SNMPTN Bersisa

10 Mei 2016
JAKARTA, KOMPAS — Sebanyak 115.178 mahasiswa baru diterima melalui jalur prestasi atau seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri yang diumumkan Senin (9/5). Masih tersisa sekitar 7.800 kursi untuk jalur ini yang akan dialihkan untuk jalur masuk seleksi tertulis secara nasional dan jalur mandiri.

Ketua Umum Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2016 Rochmat Wahab, di Jakarta, mengatakan, sebenarnya kuota SNMPTN tersedia 123.051 kursi. Keputusan untuk menerima mahasiswa baru lewat jalur ini sepenuhnya kewenangan PTN masing-masing.

“Yang diterima lewat SNMPTN memang di bawah kuota. Ini tak bisa dipenuhi karena setiap PTN tetap mempertimbangkan mutu bahwa mahasiswa harus memenuhi kualifikasi minimal yang ditentukan setiap PTN,” ujarnya.

Rochmat yang juga Rektor Universitas Negeri Yogyakarta menerangkan, dasar seleksi SNMPTN tahun ini dinilai dari prestasi sekolah yang meliputi akreditasi sekolah serta prestasi dan kualitas akademik alumni asal sekolah yang sama di PTN yang dipilih siswa. Adapun prestasi siswa dinilai berdasarkan nilai rapor, kriteria ketuntasan minimal mata pelajaran, prestasi akademik dan nonakademik yang relevan, nilai ujian nasional, serta sertifikat prestasi yang relevan dengan pilihan program studi.

Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia Herry Suhardiyanto mengatakan, jalur SNMPTN tetap dibutuhkan untuk menghargai siswa yang berprestasi dan memiliki potensi akademik tinggi untuk berhasil di PTN. “Penilaian didasarkan rapor dan prestasi di sekolah mengindikasikan panitia SNMPTN percaya bahwa guru di sekolah obyektif dalam menilai siswa sesuai kemampuannya. Karena itu, guru jangan coba-coba mengakali nilai rapor. Hal ini bisa terlihat nanti di indeks prestasi mahasiswa,” ujar Herry.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Intan Ahmad mengatakan, pemerintah tetap memberikan beasiswa Bidikmisi bagi calon mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu. Bidikmisi adalah bantuan biaya pendidikan yang berfokus kepada yang memiliki keterbatasan kemampuan ekonomi. Beasiswa ini pun dapat diakses mahasiswa yang masuk lewat seleksi mandiri.

“Tahun ini kuotanya 60.000 mahasiswa baru. Tahun 2017, kami akan upayakan naik menjadi 75.000 mahasiswa. Hal ini masih butuh pembahasan dengan DPR,” ujar Intan.

Ada 24.506 mahasiswa yang diterima dengan beasiswa Bidikmisi di jalur SNMPTN. Penerima Bidikmisi terbanyak antara lain di Universitas Haluoleo (1.714 orang), Universitas Negeri Padang (1.192), dan Universitas Syiah Kuala (1.853). (ELN)

Versi cetak artikel ini terbit di harian Kompas edisi 10 Mei 2016, di halaman 12 dengan judul “Kuota SNMPTN Bersisa”.