Panja Beasiswa Dikti dan SM3T Temukan Banyak Permasalahan Program Beasiswa

Anggitondi Martaon – 04 Oktober 2016 18:38 wib

(Foto:Metrotvnews.com/Anggitondi Martaon)

Metrotvnews.com, Jakarta: Panja Beasiswa Dikti dan Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T) menggelar ?Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan perwakilan perguruan tinggi swasta. Tujuannya, mencari masukan dan permasalahan pelaksanaan program beasiswa perguruan tinggi.

Perwakilan perguruan tinggi swasta (PTS) yaitu Universitas Muhammadiyah Palembang, Universitas Semarang, Universitas Nahdatul Ulama Jakarta, Universitas Muslim Aceh, Universitas  Jayabaya, Universitas Persada YAI, Universitas Pancasila.

“Masukan bagaimana memformulasi ke depan,” kata Wakil Ketua Komisi X Ferdiansyah di Gedung Nusantara I Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (4/10/2016).

Dari berbagai masukan yang ada, politikus Golkar itu menjelaskan bahwa perwakilan PTS yang hadir juga menuntut keadilan dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Keadilan yang dimaksud tidak hanya dari segi jumlah mahasiswa penerima beasiswa yang diprogram oleh Kemenristekdikti.

“Tapi juga misalkan akreditasi, prestasi universitas dan jurusan tersebut. Jadi kami minta keadilan jangan hanya sekedar jumlah,” ungkap dia.

Selain itu, perwakilan PTS juga menyampaikan keluhan terkait pencairan beasiswa yang bermasalah, seperti keterlambatan. Bahkan, di Universitas Pancasila ditemukan ada mahasiswa yang tidak pernah menerima dana beasiswa meski mempunyai Surat Keputusan (SK) penerima Bidikmisi.

“Kasus seperti Pancasila ditemukan dari 86 mahasiswa bidik misi, ada sekitar 20 mahasiswa yang hanya menerima SK dan tidak pernah menerima kucuran dana beasiswa,” sebut dia.

Dengan adanya permasalahan tersebut, Ferdiansyah mengakui ada beberapa alasan. Pada umumnya dari aspek regulasi.

Salah satu contoh kasus yaitu masalah pencairan yang terlambat. Ferdiansyah menyebutkan, kewenangan pencairan seluruh anggaran termasuk beasiswa bidikmisi merupakan domain Kementerian Keuangan.

Oleh karena itu, dalam hasil rekomendasi nanti Panja ingin Kemenristekdikti menyampaikan juga kepada Kemenku. Hal itu perlu dilakukan agar keterlambatan pencairan dana beasiswa Bidikmisi tidak terjadi lagi.

“Ini lho, rekomendasi Panja Komisi X, tolong ditindaklanjuti dengan serius. Dan bisa dilaksanakan agar tidak terjadi keterlambatan luar biasa,” ujarnya.
(ROS)