IMG_1801-2-kcl-600x360

Integrasi Layanan Mudahkan Mahasiswa Asing Belajar ke Indonesia

5 October 2016
Mahasiswa asing yang ingin belajar di perguruan tinggi di Indonesia akan lebih mudah mengurus izin belajar dan persetujuan student visa jika layanannya terintegrasi secara online.

Penerapan aplikasi izin belajar dan persetujuan student visa berbasis internet ini akan diatur dalam sebuah Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Rancangan peraturan ini dibahas bersama antara Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Direktorat Jenderal Imigrasi, di Gedung Direktorat Jenderal Imigrasi, Selasa 4 Oktober 2016.

Dalam rancangan ini antara lain disebutkan, penerbitan rekomendasi izin belajar mahasiswa asing yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Kelembagaan Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi disampaikan kepada Direktur Jenderal Imigrasi secara elektronik.

Sementara permohonan student visa diajukan dengan mengisi aplikasi data dan melampirkan persyaratan surat penjaminan dari penjamin, surat rekomendasi izin belajar yang diperoleh dari Kemenristekdikti, fotokopi paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku, dan bukti memiliki biaya hidup bagi dirinya dan/atau keluarganya selama berada di wilayah Indonesia.

Penjamin adalah pemimpin lembaga pendidikan tinggi yang bertanggung jawab atas keberadaan dan kegiatan mahasiswa selama berada di Indonesia.

Pembahasan rancangan peraturan ini akan dilanjutkan beberapa waktu mendatang untuk merumuskan dan merampungkan beberapa pasal yang dianggap krusial oleh kedua pihak.