LLDIKTI Wilayah  XII Ambon Gelar Pendampingan Penyusunan Dokumen SPMI PT di STP dan STKIP Hatta Syahrir Banda

 Ambon, LLDikti12

Penjaminan mutu merupakan suatu proses sistematis dan berkelanjutan yang bertujuan menghasilkan, meningkatkan, dan mempertahankan mutu suatu institusi sehingga kualitasnya terjamin dan diakui masyarakat. Penjaminan mutu di Perguruan Tinggi dilakukan untuk mengukur seberapa efektif kebijakan akademik yang diterapkan dan seberapa tinggi mutu lulusan yang dihasilkannya, selain untuk meningkatkan daya saing di antara Perguruan Tinggi, baik di dalam maupun di luar negeri.

Untuk menjawab permasalahan-permasalahan dasar tersebut, keberadaan sistem yang mengatur segala upaya penjaminan mutu di Perguruan Tinggi sangatlah penting. Sistem penjaminan mutu di Perguruan Tinggi telah diatur di dalam UU No.12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pada Pasal 53, dinyatakan bahwa Sistem penjaminan mutu Pendidikan Tinggi terdiri atas sistem penjaminan mutu internal yang dikembangkan oleh Perguruan Tinggi dan sistem penjaminan mutu eksternal yang dilakukan melalui badan/lembaga akreditasi.

Pelaksanaan kegiatan pendampingan dan bimbingan teknis SPMI pada perguruan tinggi ini merupakan langkah yang sangat penting dalam mengembangkan dan mengimplementasikan sistem penjaminan mutu di perguruan tinggi masing-masing. Pengimplementasian SPMI pada setiap perguruan tinggi sangat diperlukan saat ini, dan ke depan agar diperoleh perguruan tinggi yang bermutu, sehingga masyarakat benat-benar memperoleh pendidikan yang bermutu yang pada gilirannya akan mendorong peningkatan daya saing bangsa Indonesia dalam pengembangan IPTEK guna mendorong pembangunan ekonomi bangsa yang berlandaskan kepada kreatifitas dan inovasi sebagai bagian dari pembangunan sumberdaya manusia yang berkualitas.

Pendampingan penyusunan dokumen SPMI di Sekolah Tinggi Ilmu Perikanan dan Sekolah Tinggi Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STP dan STKIP) Hatta Syahrir Banda selama 3 hari telah menghasilkan dokumen kebijakan SPMI sebagai dasar pengembangan semua standar SPMI, Dokumen Manual Standar untuk 29 Standar, Dokumen Standar SPMI yang terdiri dari 24 Standar Nasional Pendidikan Tinggi dan Lima Standar Turunan serta dokumen formulir SPMI.

Pendampingan penyusunan dokumen SPMI di Banda berlangsung sejak tanggal 9 – 12 Juli 2019 lalu.  Tim Fasilitator Wilayah LLDIKTI Wilayah XII Dr. Piet Soegijono, M.Si. Dr. Semy S. Sipaheluth, M.Si dan Dr. Muhammad Sehol, M.Si yang melakukan pendampingan bersama tim penjaminan mutu di dua kampus itu.

Standar SPMI yang telah disusun selanjutnya akan ditetapkan oleh Ketua Yayasan sebagai Badan Penyelenggara, selanjutnya tim Penjaminan Mutu pada dua kampus yang didirikan oleh Almarhum Des Alwi tersebut akan bersama semua pimpinan dan dosen dapat berupaya melaksanakan standar-standar SPMI hasil pendampingan tersebut.

Kepala Bidang Kelembagaan dan Sistem Informasi LLDIKTI Wilayah XII L. E. Lusikooy, SH meminta dukungan dan kerja sama pihak di STP dan STKIP Hatta – Syahrir untuk memperhatikan Dokumen Kebijakan SPMI  yang sudah ada dan harus direvisi dengan memperhatikan item kebijakan mutu terutama berkaitan dengan format dan sistimatika dokumen kebijakan, manual standar, dan Standar SPMI. (bul)