Ambon, Tim Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XII Ambon melakukan evaluasi lapangan ke STIKOM Ambon pada hari Jum’at 06/03/2020 terkait dengan proses perubahan bentuk dari Sekolah Tinggi menjadi Institut dengan nama Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) STIKOM Ambon dan pengajuan rekomendasi pembukaan Program Studi (Prodi) baru yaitu Prodi Bisnis Digital jenjang S-1.

Pada kegiatan evaluasi lapangan ini dihadiri oleh Kepala LLDIKTI, Dr. Muhammad Bugis SE, M.Si; Sekretaris LLDIKTI, Dr. J. E. Lekatompessy, SE, M.Si, AK, CA; Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi, Lemmy E. Lusikooy, SH; Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya, C. Matakena SE, M.Si; Kepala Sub Bagian Kelembagaan, Abd. Kadir Salam, S.Kom; Ketua STIKOM Ambon, Dr. Lukman Saleh dan Pihak Perkumpulan Pendidikan dan Teknologi Lukman Saleh, Ahmad Rahawarin, M.Si.

Dalam sambutannya, Dr. Muhammad Bugis SE, M.Si menyampaikan agar proses evaluasi lapangan ini dapat dilakukan secara tepat waktu guna mendukung kebijakan pemerintah terkait pelayanan publik. Evaluasi lapangan ini dilakukan dengan tujuan untuk mendokumentasikan dan memastikan sarana dan prasarana yang ada pada program studi yang diusulkan (Bisnis Digital) jenjang S-1. Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa proses pemeriksaan dokumen (Instrumen Akreditasi Minimum) agar dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Untuk itulah tim LLDIKTI Wilayah XII Ambon melakukan evaluasi lapangan terhadap STIKOM Ambon.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Bagian Kelembagaan dan Sistem Informasi menyampaikan bahwa secara infrastruktur STIKOM Ambon pada prinsipnya tidak ada masalah. Tetapi harus tetap dilakukan evaluasi lapangan karena merupakan suatu ketentuan. Dalam arahannya beliau kepada pihak STIKOM Ambon agar berkoordinasi  dengan LLDIKTI Wilayah XII Ambon ketika hendak melakukan perubahan pada borang instrumen.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Akademik, Kemahasiswaan dan Sumber Daya dalam arahannya beliau mengingatkan tentang ketersediaan Sumber Daya (Dosen), dimana berdasarkan pengalaman bahwa ada salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mengeluh kekurangan dosen ketika melakukan akreditasi prodi. “Hal ini hendaknya jangan terjadi pada STIKOM, karena seharusnya semua persyaratan sumber daya sudah terpenuhi sejak awal” imbuhnya.

Foto: Pemeriksaan Dokumen Persyaratan Pembukaan Prodi Digital Bisnis Jenjang S-1

Rangkaian kegiatan evaluasi lapangan dihadiri juga oleh tim teknis yakni Kepala Subbagian Kelembagaan dan Operator Silemkerma. Secara substansi tim teknis menyampaikan beberapa masukan kepada pihak STIKOM terkait dengan sarana dan prasarana.

Kemudian Sekretaris LLDIKTI Wilayah XII Ambon hadir untuk memberikan penguatan terkait dengan muatan kurikulum. Dalam arahannya beliau menyampaikan agar pihak STIKOM Ambon mencantumkan visi misi institusi dalam menyusun instrumen borang. “Karena dari visi misi inilah, kita dapat menyusun muatan kurikulum dan capaian pembelajaran” ujar beliau.

Evaluasi lapangan merupakan salah satu prosedur penting yang harus dilaksanakan untuk evaluasi kesiapan kondisi lapangan dalam setiap penyelengaraan program studi baru. Supaya dalam proses memperoleh ijin pembukaan prodi yang diusulkan dapat sesuai dengan persyaratan dan ketentuan yang berlaku. (wan)